Masih Kumpulkan Bukti, Polres Inhil Ngaku Incar Salah Seorang Pejabat di Inhil

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga saat ini, Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hilir (Inhil) mengaku masih mengumpulkan bukti-bukti sebelum akan menangkap salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Inhil sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

Pasalnya, 2 alat bukti yang diharuskan ketentuan dan peraturan yang berlaku masih belum lengkap, sehingga pejabat yang disebut-sebut itu belum ditahan oleh Polres Inhil.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasat Reskrim, AKP Ade Zamrah saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, namun ia tidak menyebutkan secara rinci persoalan ini.

“Masih kita proses, jadi belum dapat kita rincikan,” tutur Ade kepada awak media, Sabtu (21/2/2015).

Apabila seluruh berkas sudah lengkap, lanjut Ade, maka pihaknya akan memberikan informasi tersebut.

“Jika sudah P21 dengan kejaksaan, pasti kita undang semua teman-teman media untuk ekspose,” imbuhnya.(adi)




Deretan Motor Jadul Ramaikan Kota Tembilahan

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh komunitas motor klasik se-Sumatera atau lebih akrab disebut para Bikers mendatangi kota Tembilahan untuk memenuhi undangan dari Bikers Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yakni The Mojic (Motor Jadul Inhil Club).

Sekretaris The Mojic, Surya menyebutkan pada kesempatan itu penggemar motor klasik menggelar deklarasi perdana di Kabupaten Inhil, Sabtu (21/2/2015) sore hingga malam. Sebelumnya, ia mengaku selalu mengikuti berbagai kegiatan komunitas motor klasik di daerah lain seperti Palembang, Pekanbaru dan kota lainnya.

“Nah, dikesempatan ini kita lagi yang mengundang teman-teman pecinta motor klasik se-Sumatera untuk mengunjungi kota Tembilahan, mayoritas mereka belum tau dengan kota kita, ini waktunya kami memperkenalkan kampung halaman,” ujarnya kepada awak media.

Selain itu, adanya kegiatan ini secara tidak langsung juga diperkenalkannya kepada masyarakat Inhil khususnya kepada warga Tembilahan bahwa motor klasik ataupun motor jadul itu sedang nge-tren di Indonesia bahkan Dunia.

Diyakinkannya dari kehadiran para tamu luar daerah kala itu, karena cintanya dengan motor klasik, mereka rela meninggalkan sementara kampung halaman demi mengikuti kegiatan motor keluaran lama tersebut.(mirwan)




Air Pasang Kembali Melanda, Masyarakat Diimbau Waspadai Berbagai Penyakit

image-1 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Naiknya volume air Sungai Indragiri beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah ruas jalan yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama Kota Tembilahan terendam.

Kondisi ini dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak untuk bermain di lokasi yang digenangi air. Padahal, air tersebut tidak bersih dan bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti penyakit kulit dan diare.

Oleh karena itu, seluruh masyarakat di Negeri Seribu Parit diminta mewaspadai penyakit-penyakit yang akan timbul disebabkan air pasang tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie mengatakan, air pasang yang naik kepermukaan jalan tersebut merupakan air kotor yang mengandung bakteri penyebab penyakit, seperti penyakit kulit dan diare. Selain itu, perubahan cuaca saat ini juga sangat rentan terhadap penyebaran penyakit-penyakit tersebut.

“Untuk itu, kita berharap warga selalu waspada dan terus menjaga kesehatannya, agar tidak terserang penyakit pada musim air pasang yang sedang melanda Kota Tembilahan saat ini,” tutur Alvi kepada detikriau.org, Jum’at (20/2/2015).

Selanjutnya, alvi juga berharap para orang tua dapat mengontrol anak-anaknya agar tidak bermain-main di air yang menggenangi permukaan jalan, apalagi saat air mulai pasang, karena disamping untuk menghindari berbagai penyakit yang akan timbul nantinya, juga untuk menjaga keselamatan anak-anak dari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kepada orang tua kita imbau agar mencegah anak-anaknya untuk tidak mandi dan berenang saat air pasang. Karena apabila terminum air yang kotor itu, dikhawatirkan anak-anak akan mengalami sakit perut,” terang mantan Kepala Bappeda Inhil ini.

Sementara itu, salah seorang anak yang ditemui detikriau.org menjelaskan, bahwa ia dan teman-temannya sangat senang apabila musim air pasang tiba, karena mereka bisa bermain sambil mandi dan berenang di air yang menutupi badan jalan tersebut.

“Kalau banjir begini asyik maennya bang, kita bisa maen bola sambil basah-basahan dan berenang bersama-sama,” kata Ican, ketika sedang bermain bola dan bersenda gurau bersama teman-temannya di salah satu jalan yang digenangi air.

Pantauan di lapangan, di beberapa ruas jalan di Kota Tembilahan, seperti Jalan Baharuddin Yusuf, Jalan H Said dan Arsyad Ahmad, serta Jalan Gunung Daek Tembilahan. Sekitar pukul 16.30 WIB, jalan-jalan tersebut mulai digenangi oleh air, dan lama-kelamaan menutupi seluruh badan jalan. Kondisi jalan yang tergenang tersebut, banyak dimanfaatkan anak-anak untuk bermain-main air. (adi)




Wujudkan Kota Bersih, Pemkab Inhil Diminta Libatkan IRT

fcffa82e8576da1902d2a3bdh-28301TEMBILAHAN (detikriau.org) – Guna mewujudkan Tembilahan sebagai kota yang bersih dan bebas sampah, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta melibatkan kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT).

Hal itu disampaikan anggota Komisi III DPRD Inhil, Okta Hasanatan karena mengingat IRT merupakan salah satu penyumbang sampah terbesar di Kota Tembilahan.

“Berbagai program Pemkab Inhil untuk menciptakan Kota Tembilahan yang bersih, tentunya harus melibatkan IRT didalamnya,” tutur Okta, belum lama ini.

Melibatkan IRT dalam program kebersihan lingkungan, lanjut Okta, dapat dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan, salah satunya dengan mendaur ulang sampah yang masih bisa digunakan.

“Caranya bisa melalui organisasi wanita atau kelompok yasinan ibu-ibu, dengan memberikan pemahaman kepada mereka, sehingga mendukung dan berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” terangnya.

Lebih jauh politisi dari Partai Golongan karya (Golkar) Inhil ini menyatakan, dirinya turut prihatin melihat kondisi Tembilahan yang terdapat banyak sampah di mana-mana. Padahal, banyak tersedia tong-tong sampah, baik sampah organik maupun non organik.

“Ini terjadi karena SDM kita yang kurang, itulah kenapa saya menekankan kepada intansi terkait, baik itu Badan Lingkungan Hidup maupun Dinas Kebersihan untuk mengikutsertakan IRT dalam mewujdkan Tembilahan sebagai kota bebas sampah,” imbuhnya.(adi)




Pemkab Inhil Diminta Perjelas Persyaratan dan Kategori Penyaluran Beasiswa

Anggota DPRD Inhil, Herwanissitas
Anggota DPRD Inhil, Herwanissitas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) diminta untuk memperjelas persyaratan dan kategori penyaluran beasiswa bagi seluruh mahasiswa di daerah tersebut.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil, Herwanissitas kepada sejumlah awak media, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, selama ini pihaknya sulit membedakan kategori beasiswa yang diterima oleh para mahasiswa di Negeri Seribu Parit.

“Setahu saya, beasiswa itukan tidak hanya untuk kalangan mahasiswa yang tidak mampu saja, tapi ada juga beasiswa bagi mahasiswa berprestasi,” tutur Herwanissitas.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini berharap, Bagian Kesra Setda dapat menganggarkan juga beasiswa untuk mahasiswa yang berprestasi

“Sebenarnya, yang dianggarkan Pemda itu adalah Bantuan Sosial (Bansos), tapi selalu dipemahaman kalangan mahasiswa biasanya disebut dengan beasiswa,” terangnya.

Dijelaskan Herwanissitas, Bansos ini berbeda dengan Hibah yang biasanya juga sudah dianggarkan oleh Pemkab Inhil setiap tahunnya.

“Kalau Bansos bisa didapatkan secara berturut-turut, apalagi jika seseorang itu masuk dalam kategori terkena dampak sosial, sedangkan kalau Hibah tidak,” imbuhnya.(adi)




Pemkab Inhil Pastikan Komitmen Selesaikan Berbagai Persoalan di Daerah

chairul-hudaTEMBILAHAN (detikriiau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) tetap berkomitmen melakukan koordinasi terhadap pihak perusahaan-perusahaan atas berbagai persoalan di daerah ini yang menyangkut dengan keberadaan perusahaan di Inhil.

Pernyataan ini disampaikan Asisten II Setda  Kabupaten Inhil H Fauzar kepada awak media, kemaren. Ia menyebutkan, jika ada persoalan daerah yang menyangkut dengan kesejahteraan masyarakat maka pihaknya segera menindaklanjuti secara tegas.

“Pada intinya kami akan terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan jangan sampai persoalan-persoalan daerah timbul karena kehadiran mereka,” kata Fauzar.

“Perihal perizinan perusahaan saat ini sedang dilakukan evaluasi sesuai aturan yang berlaku”.

Terkait rusaknya sejumlah ruas jalan yang ada di beberapa kecamatan, pemkab Inhil akan terus berupaya untuk melakukan perbaikan jalan-jalan yang dinilai sudah tidak layak difungsikan lagi namun tentunya dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran. (mirwan/adv pemkab inhil)