Dinkes Inhil Gelar Senam Sehat Bersama

Tolak-MErokok-Dinkes-Ambil-Cap-Telapak-TanganTEMBILAHAN (detikriau.org) – Menjaga serta meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani para aparaturnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar senam sehat bersama, akhir pekan kemaren

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinkes, Jalan M Boya Tembilahan ini diikuti seluruh pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun tenaga honorer di lingkungan Dinkes Inhil.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti mengatakan, olahraga senam bersama ini merupakan salah satu upaya untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, seperti diketahui, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, serta pemikiran pun akan menjadi sehat dan jernih.

“Dengan seringnya kita melakukan olahraga, seperti senam pagi bersama ini, selain bisa menyehatkan tubuh, juga bisa menambah dan mempererat hubungan silaturrahmi antar sesama,” tutur Fitri.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh jajaran di lingkungan Dinkes Inhil untuk dapat mengikuti senam pagi bersama tersebut sebelum melaksanakan kegiatan dan pekerjaan rutin di kantor, karena sangat banyak manfaat positif yang bisa diperoleh dari melakukan olahraga secara teratur.

“Melalui kegiatan senam bersama ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan koordinasi antar masing-masing pegawai, sekaligus meningkatkan tali kekeluargaan antar sesama, dalam upaya memasyarakatkan olahraga,” tambahnya.

Untuk diketahui, senam pagi bersama tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dinkes Inhil dua kali dalam 1 bulan, yakni pada Hari Jum’at pertama dan ketiga, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan ketahanan tubuh dalam diri masing-masing peserta, sehingga dapat menunjang dan memberikan pengaruh positif terhadap kelancaran pekerjaan dan aktifitas seluruh pegawai.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh jajaran kesehatan di Inhil, untuk berkomitmen menjaga kesehatan kita bersama. Selanjutnya untuk seluruh masyarakat Inhil, mari kita bersama-sama menjaga kesehatan mulai dari diri kita sendiri, khususnya menjaga dari hal-hal yang bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit,” imbuhnya. (adi/adv)




Sekda Inhil Minta Satker Terkait Lakukan Pengkajian Sebelum Dibangun Turap di Daerah Rawan Longsor

Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM
Sekdakab Inhil, H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Alimuddin RM meminta kepada Satuan Kerja (Satker) terkait, untuk melakukan pengkajian sebelum dilakukan pembangunan turap di daerah yang rawan longsor.

Permintaan tersebut disampaikannya menanggapi musibah dan bencana tanah longsor yang cukup sering melanda sejumlah daerah di Negeri Seribu Parit ini, seperti Kecamatan Tanah Merah beberapa waktu lalu.

Diakui Sekda, sebelumnya Pemkab Inhil melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sudah pernah mewacanakan pembangunan turap di Kecamatan Tanah Merah.

“Namun rencana itu ditunda, karena belum dilakukannya kajian ataupun penelitian di daerah yang rawan longsor,” tutur Sekda saat ditemui sejumlah awak media, di Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

Seharusnya, lanjut mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Inhil ini, sebelum dibangun turap, tentu harus dilakukan pengecekan di lapangan terlebih dahulu.

“Jadi, harus dikaji dulu bisa atau tidaknya dibangun turap disana,” terangnya.

Oleh karena itu, DPU Inhil harus melakukan pengkajian terlebih dahulu, barulah dilaksanakan pembangunan turap. Dengan perencanaan yang baik maka diharapkan Kecamatan Tanah Merah bisa terhindar dari bencana longsor.

“Jika tidak bisa kita bangun turap, mau tidak mau kita minta masyarakat yang rumahnya berada di bibir pantai untuk pindah, karena yang rumahnya terletak di lokasi seperti itu sangat rawan terjadi longsor,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Tingkatkan Kerjasama, Crew Gemilang FM Kunjungi Bagian Satlantas Polres Inhil

gemilang fmTembilahan (detikriau.org) – Awak Radio Gemilang FM 92,6 Mhz melakukan kunjungan silaturahmi ke bagian satlantas di mapolres Inhil jalan Gadjah Mada Tembilahan. Sabtu (7/3)

Kunjungan awak radio milik Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir ini selain bersilaturahmi juga dalam rangka menjajaki jalinan kerjasama.

“Banyak program kepolisian yang bisa kita saling bekerjasama. Misalnya ikut mensosialisasikan tentang tertib berlalu llintas,” Ujar salah seorang Crew Gemilang FM, Ahmad Ali Nabfaren.

Menurutnya, mentaati peraturan berlalulintas adalah hal yang sangat penting . selain menjaga keselamatan diri pribadi juga tentunya menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya. “Makanya kita merasa mensosialisasikan hal ini adalah hal yang teramat penting. Disamping tentunya berbagai hal lainnya,”Sampaikannya

Pada kesempatan itu, Kasatlanas Polres Inhil, AKP Ahmad Salmi berharap agar momentum tersebut dapat semakin mempererat jalinan kerjasama, sehingga bisa saling memberikan dukungan terhadap tugas-tugas Kepolisian terutama Bagian Satlantas, seperti memberikan informasi terbaru dan penting tentang situasi dan perkembangan lalu lintas di Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan.

“Setidak-tidaknya, kami berharap ada perubahan terhadap kedisiplinan masyarakat dalam mentaati peraturan berlalu lintas, sehingga terjamin keselamatan bagi dirinya sendiri dan orang lain,” tutur Salmi. (Adi /Adv Pemkab Inhil)




Dewan Pinta Pemkab Inhil Segera Manfaatkan Bangunan Eks Stand MTQ Riau

Foto; Adi
Foto; Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk segera memanfaatkan keberadaan bangunan eks stand MTQ Riau ke-33 tahun 2014, yang terletak di Jalan Kapten Mukhtar Tembilahan.

Permintaan tersebut disampaikan anggota DPRD Inhil, Herwanissitas terkait dengan maraknya berita yang menyebutkan bahwa bangunan-bangunan itu telah digunakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan hal-hal yang tidak semestinya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil ini menilai, Pemkab Inhil terkesan lepas tangan dari tanggung jawabnya, karena hanya membiarkan bangunan-bangunan yang telah didirikan dengan cukup megah itu tanpa menggunakannya untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat.

“Kalau memang mau digunakan, seharusnya dijaga, bukan dibiarkan saja seperti itu,” tutur Herwanissitas, kemarin.

Ditegaskan Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, jangan sampai bekas stand MTQ Riat itu dijadikan tempat bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab, untuk melakukan tindakan yang melanggar norma agama dan norma sosial.

“Jika ada peruntukan yang lebih jelas, segera manfaatkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, sedianya bangunan bekas stand MTQ Riau yang terletak di eks lokasi Pujasera Tembilahan ini rencananya akan digunakan oleh Pemkab Inhil untuk tempat memamerkan berbagai produk khas dari Negeri Seribu Parit.

Namun sayangnya, hingga saat ini bangunan-bangunan itu belum juga digunakan dan terkesan terbengkalai, karena tidak dijaga dan dirawat oleh pihak terkait.(adi/adv)




Semua Pihak diminta kawal Rencana Pemekaran Daerah Hingga Tuntas

Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam
Asisten I Setdakab Inhil, Darussalam

TEMBILAHAN (derikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan melalui Asisten I Sekretariat Daerah (Setda), Darussalam menyatakan bahwa proses pemekaran dua calon daerah otonomi baru di daerah tersebut untuk tingkat kabupaten secara administrasi sudah rampung, baik rekomendasi dari Pemkab maupun DPRD Kabupaten Inhil.

Oleh karena itu, seluruh pihak terkait diminta untuk terus mengawal serta mendukung kesiapan dan proses pemekaran Kabupaten Inhil ini hingga tuntas, sehingga nantinya ada dua kabupaten baru, yakni Kabupaten Indragiri Selatan (Insel) dan Indragiri Utara (Inhut).

“Saat ini, semuanya sedang dalam proses di Pemeritah Provinsi dan DPRD Riau. Jadi, harus terus kita kawal sampai selesai,” tutur Darussalam saat pertemuan membahas pemekaran Insel dan Inhut, di aula Kantor Bappeda Inhil, Jalan Akasia Tembilahan, belum lama ini.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, HM Lukman Edy sudah memastikan, Negeri Seribu Parit akan bisa dimekarkan tahun 2015 ini.

“Meskipun terdapat dinamika-dinamika, seperti perbedaan pendapat, namun hal itu akan dikembalikan ke Pemerintah Pusat dan DPR RI, untuk memberikan pertimbangan secara objektif dan dinilai opsi mana yang paling potensial untuk mewujudkan pemekaran secara ideal,” terangnya.

Berbagai dinamika tersebut, meurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, tidak menjadikan suatu hambatan dalam proses pemekaran. Jadi seluruh pihak terkait diminta untuk bersepakat, karena apapun keputusan dan hasil dari pusat harus terima secara lapang dada.

“Kepada seluruh tim percepatan pemekaran harus terus berkoordinasi dan berkomunikasi. Jika terdapat persoalan internal, segera dituntaskan secara kekeluargaan. Karena, penilaian pemekaran ini salah satunya dilakukan secara teknis,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Curi Hp di Jok Motor, Warga GAS Diamankan Polisi

curi HPTembilahan (detikriau.org) – De (37), warga Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) terpaksa diamankan pihak kepolisian. Pekerja swasta ini ditangkap akibat terbukti mencuri 1 unit Handphone dan dompet milik tenaga guru honorer, Marni.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman, kronologis kejadian berawal saat korban sedang memarkirkan sepeda motor miliknya di Jalan Swarna Bumi Tembilahan dan ditinggalkan jogging di seputaran jalan tersebut bersama temannya sekitar pukul 16.30 Wib, kamis (6/3) kemaren

Usai jogging, korban hendak mengambil Hp miliknya di jok motor, namun Hp tersebut sudah raib. Selain Hp, sebuah dompet miliknya berisikan uang tunai Rp 19 ribu juga lenyap.

“Mengetahui harta bendanya raib, korban mencoba bertanya dengan orang disekitar TKP. Kemudian secara bersama-sama mereka melakukan pencarian dan akhirnya pelakupun ditemukan,” kata Warno.

Setelah menemukan pelaku pencurian, tersangka langsung digiring ke Mapolres Inhil bersamaan dengan barang buktinya. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 300 ribu.

“Pelaku sudah kita amankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.”Akhiri Paur Humas. (mirwan)