Idul Adha 1436 H, Diskes Inhil Potong 5 Ekor Sapi

Koordinator Penyembelihan Hewan Kurrban  Diskes Inhil, Jadi Prasmadi SKM
Koordinator Penyembelihan Hewan Kurrban Diskes Inhil, Jadi Prasmadi SKM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Maknai perayaan Idul Adha 1436 H ini, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menyembelih hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya, yang hanya memotong sebanyak 4 ekor sapi.

Koordinator Penyembelihan Diskes Inhil, Jadi Prasmadi SKM mengatakan, berdasarkan hasil rapat sebelumnya, pemotongan hewan kurban ini akan dilakukan pada Sabtu (26/9/2015) nanti.

“Proses penyembelihannya dipusatkan di lapangan Kantor Diskes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan,” tutur Jadi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, Rabu (23/9/2015).

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Seksi (Kasi) Registrasi Diskes Inhil ini, 5 ekor sapi tersebut diperoleh dari tabungan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Diskes Inhil, yang dipungut setiap bulannya oleh pengurus.

“Daging hewan kurban ini nantinya akan didistribusikan bagi pegawai dan masyarakat di sekitar lingkungan Kantor Diskes Inhil,” imbuhnya. (adi/adv)




Duh…. Kabut Asap, Idul Adha di Kota Tembilahan Tahun Ini Akan Sepi

imagesTembilahan (detikriau.org) – Penyambutan perayaan Idul Adha di kota Tembilahan tahun ini akan terasa sangat berbeda. Biasanya, kedatangannya ditandai dengan semaraknya malam pawai takbiran. Hanya karena kabut asap, Hari Raya Kurban ini-pun akan sepi.

“Khususnya kota Tembilahan, kita tidak menggelar pawai takbir karena pertimbangan pekatnya kabut asap,” Sampaikan Kabag Kesra Setdakab Inhil, M Arifin. Rabu (23/9/2015)

Sebelumnya, Arifin mengaku sempat merancang wacana pelaksanaan pawai takbir Idul Adha 1436 H / 2015 M dengan semeriah mungkin. Namun karena kabut asap, wacana itupun terkesampingkan.

Pembatalan ini menurutnya karena Pemkab Inhil tidak mau memfasilitasi masyarakat menghirup udara tidak sehat. Apalagi jenis pawai yang dihadiri ribuan masyarakat yang pastinya juga akan menghirup udara berbahaya secara massal.

Namun peniadaan pawai takbir ini katanya hanya berlaku pada ibu kota Kabupaten Inhil saja. Untuk kecamatan lainnya diberi wewenang kepada Camat masing-masing. Sebab kondisi ketebalan asap selalu berbeda antar satu kecamatan dengan kecamatan lainnya di Inhil ini. (mirwan)




Dewan Pinta SKPD Bekerja Lebih Keras Tingkatkan Realisasi APBD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan Pemkab Inhil untuk dapat bekerja lebih keras, lebih baik, akutabel, terukur dan tepat waktu.

Permintaan tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Inhil, Edi Hariyanto Sindrang saat membacakan hasil keputusan Banggar dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan, kalaulah coba mengintip dan merasakan perjalanan realisasi APBD tahun 2015 sampai dengan akhir bulan agustus kemarin, sesungguhnya belum juga mengambarkan harapan yang diinginkan.

“Seperti lelang proyek, hingga saat ini masih ada yang belum diumumkan pemenangnya. Kalaupun sudah ada, belum juga dikerjakan dan semua berjalan terasa lambat,” tutur Edi.

Ditambah lagi menurutnya rasa ketakutan sebahagian Kepala SKPD dalam memahami aturan yang ada, sehingga akhirnya berpikiran lebih baik cari aman, dari pada dikerjakan bermasalah lebih baik tidak dilaksanakan.

“Jika hal ini tidak dicarikan jalan keluarnya, maka tidak tertutup kemungkinan realisasi APBD tahun 2015 ini akan jauh di bawah realisasi APBD tahun 2014 lalu,” tambahnya.

Untuk itu, Banggar  DPRD Inhil sangat berharap dan bermohon kepada Pemda melalui Kepala Daerah, khususnya kepada SKPD agar dapat bekerja dengan baik dan maksimal.

“Jika sekiranya memang sudah tidak mampu untuk melaksanakan pekerjaan yang  diamanahkan oleh masyarakat, lebih baik mengundurkan diri untuk diganti,  dari pada keberadaanya ada, tetapi  tidak dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya. (adi/adv)




Kelurahan Seteba Gelar Berbagai Kegiatan

Pemeriksaan kesehatan di Kelurahan Seteba Kecamatan Tembilahan - Inhil
Pemeriksaan kesehatan di Kelurahan Seteba Kecamatan Tembilahan – Inhil

Tembilahan (detikriau.org)  – Kelurahan Seberang Tembilahan Barat Kec Tembilahan Bangun Desa Payung Negeri, melaksanakan kegiatan sosialisasi Pengenalan dini HIV/Aids, pengobatan Gratis dan sosialisasi tentang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), senin (21/9/2015) kemaren.

Menurut Lurah Seteba, H. Marba’i, kegiatan yang dilaksanakan di Aula kantor kelurahan setempat itu dilaksanakan bekerjasama dengan Puskesmas Gunung Daek Tembilahan dan Dinas Pendapatan Daerah Inhil.

‘Masyarakat kita menyambut positif kegiatan ini,” Ujar Lurah

Sementara itu, dr.Intersif Alfath Rahmat yang melakukan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan pada kegiatan ini menyebutkan bahwa warga yg melakukan pemeriksaan kebanyakan menderita ISPA, hal ini menurutnya disebabkan dengan adanya kabut asap yg melanda di daerah tersebut.

“penyakit yg lain ada yg menderita penyakit persendian, Hypertensi dan lainnya.” Sampaikan dr Alfath Jamhur.

Sementara itu, kegiatan sosialisasi PBB dibuka secara remi oleh Sekcam Tembilahan, Buchari SH. Acara dihadiri oleh Lurah Seteba beserta jajarannya, Kasi PBB Dipenda Kab. Inhil Mawardi, Kepala UPTD Dipenda Kec Tembilahan Khairul Usman juga dihadiri para peserta Ketua RT dan RW, Tokoh agama, Tokoh masayarakat, tokoh Pemuda, Tokoh perempuanan serta undangan lainnya.

Menurut Kasi PBB Dipenda Kab. Inhil , Mawardi kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi bagi wajib pajak bagaimana cara proses pembayaran PBB termasuk cara pengisian Blanko Wajib pajak tersebut.

Diharapkan dengan pemahaman yang lebih, wajib pajak akan lebih mudah dalam pembayaran PBB.

Sedangkan Sekcam Tembilahan Kota, Buchori berharap kepada seluruh warga wajip pajak yg ada di kelurahan Seteba, khususnya PBB, semakin menyadari kewajiban membayar pajak.

“Dengan semakin tingginya kesadaran  masyarakat terhadap pembayaran Pajak maka semakin mudah kita dalam melaksanakan pembangunan. karena dana dari pembayaran pajak itulah salah satu dana untuk pembangunan.” Pesannya

Sementara itu Lurah Seteba H. Marba’i, SE  mengucapkan terimaksih kepada pihak penyelenggara yakni Dipenda Kab. Inhil,dan diharapkan kerjasama ini terus dapat berlanjut. (way)




Dua Tahun Cabuli Anak Tiri, Pria Bejat Warga Tembilahan Ini Dipolisikan

Gbr ilistrasi
Gbr ilistrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Perbuatan SJL (42) warga jalan H Sidik lorong Merak Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa diamankan petugas kepolisian karena terbukti telah melakukan pencabulan terhadap anak tirinya IS (11) di kediamannya.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Senin (21/9/2015) mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima bahwa tindak pidana ini telah sering dilakukan pelaku terhadap korban sejak setahun yang lalu.

Dijelaskan, peristiwa ini mula diketahui pada hari Minggu (20/9/) ketika itu sekitar pukul 18.00 WIB kakak korban datang kepada ibunya dan menceritakan semuanya terkait perbuatan ayah tirinya itu. Mendengar itu, sang ibu mendesak korban untuk mengaku apa yang telah dilakukan pelaku.

“Dengan desakan itulah, akhirnya korban mengakui bahwa ayah tirinya sering melakukan pencabulan sejak tahun 2013 sampai tanggal 9 September 2015. Setiap melakukan tindakan, pelaku selalu mengancam untuk tidak menceritakan kepada siapapun,” terang Warno.

Lebih lanjut ia menjelaskan, setiap aksi yang dilakukan pelaku selalu kondisi rumah dalam keadaan sepi. Jenis cabulnya mulai dari memegang hingga merusak keperawanan.

Saat ini, korban telah dilakukan pemeriksaan visum et revertum. Sedangkan pelaku telah diamankan tim Reskrim Polres Inhil dan akan dilakukan proses lebih lanjut. (mirwan)




Kabut Asap Tak Kunjung Pupus, Pemkab Inhil Kembali Lakukan Shalat Istisqa

4TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) kembali melaksanakan shalat istisqa terkait pekatnya kabut asap di wilayah Kabupaten Inhil di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (17/9/2015).

Shalat pagi itu langsung diikuti Bupati Inhil HM Wardan dan unsur Forkopimda serta sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil dan tokoh agama dan juga dipadati masyarakat umum kota Tembilahan.

Kali ini, Bupati Inhil berdoa semoga upaya masyarakatnya diridhoi oleh tuhan yang maha kuasa untuk menurunkan rahmat berupa hujan, dan dibebaskan dari permasalahan kabut asap.

“Kita sadari, ini merupakan sebuah ujian dan teguran bagi kita, untuk kita renungkan dan kita perhatikan, benarkah taqwa kita belum sempurna. Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak istighfar, meminta ampunan kepada Allah SWT, atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan selama ini,” tuturnya.

Menurutnya, kabut asap saat ini sudah berada pada level berbahaya, untuk itu kesekian kalinya ia menghimbau kepada semua pihak untuk berhentikan membuka lahan dengan cara membakar, karena hal tersebut selain memberikan dampak negatif pada lingkungan, pelaku pembakaran juga katanya diancam dengan hukuman pidana yang cukup berat.

Terkait hal ini, ia meminta semua kalangan terlibat dalam mengatasi dan mencegah terjadinya Karlahut. Dikhususkannya kepada para alim ulama ataupun tokoh masyarakat untuk bersama-sama menyadarkan masyarakat lainnya terkait efek dari pembakaran.

“Kepada Al-Ustadz ataupun Mubaligh, agar pada setiap kesempatan memberikan ceramah ataupun khotbah, agar dapat menyelipkan materi kewajiban umat Islam menjaga dan menyayangi lingkungan, serta melakukan do’a baik secara berjama’ah maupun shalat tahajud,” pintanya.

Sebelumnya, pada tanggal 7 September 2015 shalat itu telah dilakukan, namun berhubung Kabupaten Inhil tampak belum dikabulkan, shalat tersebut kembali dilaksanakan yang diajak oleh Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Inhil. (mirwan/adv)