Bupati Inhil Apresiasi HUT Satpol PP dan Linmas Tingkat Provinsi Riau 2015

DSC_2737 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengapresiasi kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-65 dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-53 tahun 2015 yang berpusat di Kabupaten Inhil.

“Kegiatannya banyak, dan partisipasinyapun tinggi dengan kehadiran Bupati dan Walikota serta kepala Satpol PP se-Riau,” katanya usai menghadiri upacara puncak kegiatan HUT Satpol PP dan Linmas Provinsi Riau tahun 2015 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (30/3/2015).

Dijelaskan, partisipasi yang tampak dari kasat mata orang nomor satu di Negeri Seribu Gemilang ini cukup banyak, salah satunya keterampilan para personil setiap perwakilan Satpol PP yang datang ke Inhil.

Diinginkannya, dari kegiatan HUT yang berpuncak di Inhil ini bisa menjadikan satu motivasi yang besar terhadap potensi jajaran Satpol PP Kabupaten Inhil untuk lebih meningkat kemampuan.

“Bagi saya yang penting bisa bekerja profesional sesuai dengan tugas pokoknya, dan semakin hari semakin ditingkatkan,” pesan Bupati. (mirwan/adv pemkab inhil)




Upacara HUT Satpol PP dan Linmas Tahun 2015 Tingkat Provinsi Riau Sukses

DSC_2713 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Upacara puncak rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-65 dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) ke-53 tingkat Provinsi Riau sukses terlaksana di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (30/3/2015).

Pada upacara pagi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Zaini Ismail tampil sebagai inspektur upacara dan dihadiri Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau, kasatpol PP se-Riau serta ratusan personil Satpol PP dan juga tampak sejumlah Linmas.

Sekda Riau Zaini Ismail saat dikonfirmasi mengungkapkan, suksesnya HUT Satpol PP dan Linmas tahun ini menjadikan satu motivasi baginya selaku Pemprov dalam mengembangkan potensi para personil yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota di Riau.

“Salah satunya sarana yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas yang bisa menunjang pelaksanaannya dengan baik, itu memang harus kita perhatikan lagi, karena sampai hari ini dari pantauan kita secara umum, Satpol PP di Riau ini jika terkendala dalam bertugas itu mayoritas persoalan saranannya,” katanya.

Ia menambahkan, hingga saat ini keberadaan Satpol PP ini masih menjadi kebanggaannya, seperti bertugas meningkatkan kedesiplinan, dan sangat bermitra terhadap seluruh instansi selagi bernilai positif.

Namun demikian, Sekdaprof Riau ini tetap menginginkan seluruh personil yang ada terus meningkatkan kedesiplinan, baik dari Satpol PP itu sendiri maupun kedesiplinan secara umum.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil TM Syaifullah mengakui, dari HUT Satpol PP tingkat Provinsi tahun ini dinilainya sukses dan lancar, bahkan ia menilai HUT kali ini merupakan HUT termegah sepanjang tahun di Provinsi Riau.

“Biasanya tidak pernah dipenuhi peserta keseluruhan kabupaten dan kota, begitu juga kehadiran Bupati dan Walikota. Namun HUT kali ini, seluruh Bupati dan Walikota se-Riau hadir ke Inhil dan dipenuhi mencapai target jumlah personil Satpol PP se-Riau, bahkan lebih dari target kita,” pungkasnya.(mirwan)




Atasi Kerusakan Kebun Kelapa, Dewan Minta Pemkab Inhil Gencar Cari Dana Bantuan dari Pemprov dan Pusat

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hili (Inhil) untuk gencar mencari bantuan dana, baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau maupun Pemerintah Pusat.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Inhil, Ahmad Junaidi kepada awak media di Tembilahan, belum lama ini. Menurut Junaidi, apabila hanya mengandalkan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saja, maka tidak akan cukup untuk menyelamatkan kondisi perkebunan kelapa milik masyarakat.

Apalagi seperti diketahui, sejak tahun 2012 hingga 2013 lalu, luas perkebunan kelapa masyarakat yang rusak akibat intrusi air laut sudah mencapai sekitar 94.424 hektar.

Adapun penyebab utama kerusakan kebun kelapa masyarakat ini, lanjut Junadi, dikarenakan buruknya sistem trio tata air, seperti tanggul mekanik, yang merupakan penghadang yang dapat menghambat masuknya air laut ke perkebunan kelapa.

“Jadi, jika kita hanya menonton saja hal ini terus terjadi, maka semakin hari buah kelapa itu akan semakin sedikit, dan akhirnya tinggal hikayat saja,” terangnya.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Gologan Karya (Golkar) Inhil ini menyatakan bahwa perbaikan kondisi perkebunan kelapa masyarakat di Negeri Seribu Parit sangat membutuhkan sokongan dana dari Pemprov dan Pemerintah Pusat.

“Meskipun setiap tahunnya kita tidak pernah lupa menganggarkan dana untuk penyelamatan kebun kelapa, namun melihat luasnya kerusakan perkebunan kelapa di sini, tentu dana yang tersedia tidak akan cukup. Jadi, harus ada dana tambahan dari pihak lainnya, karena mengingat upaya penyelamatan ini harus dilakukan secepatnya,” imbuhnya.(adi/adv)

 




Masih Banyak Keluhan, Sekda Pinta Tenaga Medis Berikan Pelayanan Lebih Baik

DSC_2696Tembilahan (detikriau.org) – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM meminta kepada seluruh perawat untuk menjadikan keluahan pasien sebagai cambuk untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kedepannya.

“SKeluhan masyarakat atas pelayanan itu pasti ada. Namun seharusnya keluhan itu dapat dijadikan masukan agar kedepannya dapat lebih baik dalam memberikan pelayanan,” Sampaikan Sekda kepada sejumlah awak media usai membuka kegiatan PPNI digedung Engku Kelana Jalan Baharuddin Jusuf Tembilahan, Sabtu (28/3)

Menurut Sekda, baik pemerintah daerah terlebih pihak yang bertanggung jawab dalam hal ini rumah sakit harus bisa intropeksi diri atas berbagai keluhan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan.

“Saya ingin pihak rumah sakit bisa lebih intropeksi diri, apalagi keberadaan rumah sakit itu merupakan suatu amanah yang dipercayakan masyarakat untuk mendapatkan jaminan kesehatan.” imbuhnya.(mirwan/adv)




Sukseskan HUT Satpol PP: Kaban Pol PP Larang Anggotanya Keluar Daerah

Foto: Mirwan
Rapat bersama Kesbangpol Inhil mempersiapkan HUT Satpol PP baru-baru ini. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) TM Syaifullah memerintahkan bahwa dalam minggu ini seluruh jajarannya dilarang keras untuk beranjak bepergian ke luar daerah.

“Dalam minggu ini hingga akhir Maret saya larang personil untuk ke luar daerah, karena saya ingin semuanya berperan aktif menjelang HUT Satpol PP ke 65,” ujarnya kepada sejumlah awak media usai rakor bersama Bagian Humas, Perlengkapan dan Umum Setdakab Inhil, kemaren.

Hal tersebut dipertegasnya karena ia menginginkan Satpol PP sebagai tuan rumah pada HUT instansinya tahun ini bisa maksimal, bahkan ditargetkannya menjadi contoh untuk tuan rumah HUT Satpol PP berikutnya.

“Sudahlah personil kita sedikit, diperbolehkan lagi sebagian ke luar daerah, kan kurang etis,” tambahnya.

Ia juga menginginkan para personilnya nanti, bisa menambah pengalaman dan menjadikan suatu pelajaran, minimal memberi semangat dalam bekerja setelah beradabtasi  dengan personil Satpol PP yang berdatangan nantinya.(mirwan)




KPPBC Tembilahan Musnahkan Rp 4 M Barang hasil Penindakan

IMG_4582TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan barang yang telah menjadi milik negara senilai Rp 4 Milyar di TPA Sungai Beringin Tembilahan, Kamis (26/3/2015).

Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan Gunawan Tri Wibowo mengatakan, kegiatan pemusnahan barang yang menjadi milik negara ini salah satu kontribusinya sebagai unit pada Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) dalam menjaga keamanan dan ketertiban terhadap pemasukan dan pengeluaran barang ilegal dari luar daerah pabean (Luar negeri) maupun kawasan bebas, khususnya batam.

“Jenis barang yang dimusnahkan ini ada 5 macam yakni, produk hasil tembakau berupa rokok khusus kawasan bebas batam sebanyak 649 karton, 8 tim dan 24 slop. Terus minuman kaleng sebanyak 60 case. Produk tekstil sebanyak 3 karung. Loudspeaker sebanyak 14 pcs. Dan terakhir berjenis sepatu, bando plastic mainan, patung robot plastic mainan dan pistol mainan sebanyak 8 karton,” katanya.

Dari hasil pemusnahan tersebut, maka nilai total keseluruhan barang itu ditaksirnya mencapai Rp 4 miliyar. Akibat dari pelanggaran perundanga-undangan ini katanya, dapat menimbulkan kerugian negara berupa kehilangan potensi penerimaan sekitar Rp 2 miliyar.

Selain itu, hal itu juga dapat mengakibatkan timbulnya dampak imateril berupa terganggunya stabilitas pasar dalam negara dan tidak terpenuhinya perlindungan terhadap konsumen yang merupakan kebutuhan masyarakat secara umum.

Ia mengharapkan, melalui kerugian ini agar dapat menimbulkan efek jera kepada para pelaku pelanggaran Undang-undang kepabeanan dan cukai, serta dapat menimbulkan sinergi antar instansi pemerintah dalam mengamankan hak-hak penerimaan negara maupun dalam melindungi negara dari masuknya barang-barang berbahaya asal luar negeri.

“Semoga kedepannya bea dan cukai Tembilahan dapat memberikan prestasi yang lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsi khususnya dibidang pengawasan dan pelayanan,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Inhil, H Alimuddin RM saat menghadiri dan menyaksikan pemusnahan barang juga berkomentar bahwa dari penindakan ini tidak hanya merugikan negara, namun katanya juga akan berimbas pada daerah itu sendiri.

Dicontohkannya seperti, yang seharusnya kebutuhan masyarakat terpenuhi, akibat penindakan itu maka mengakibatkan pengurangan kebutuhan masyarakat setempat khususnya.

“Atas nama pemerintah, saya berterima kasih kepada bea cukai telah menindak persoalan ini, semoga dari penindakan ini bisa meminimalisir angka barang-barang yang bisa merugikan,” imbuh Sekda. (mirwan)