13 Anggota Pramuka Unisi Ikuti Perkemahan Bhakti Se-Riau

DSC_3042TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 13 anggota Gerakan Pramuka Gugus Depan 02.001-02.002 Universitas Islam Indragiri (Unisi) mengikuti perkemahan bhakti se-Provinsi Riau di Universitas Islam Riau (UIN) Suska Pekanbaru.

Partisipasi sejumlah mahasiswa Unisi ini merupakan undangan khusus untuk anggota Gerakan Pramuka Unisi. Dan kegiatan ini berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 11 April sampai tanggal 15 April 2015.

“Saya tetap mensuport selagi tujuannya bagus, apalagi ini berupa undangan, berarti kampus kita sudah dikenal,” kata Wakil Rektor III Unisi bidang Kemahasiswaan, Junaidi SH M Hum saat melepas mahasiswanya di halaman Kampus Unisi Parit 1 Tembilahan Hulu, Jum’at (10/4/2015) sore.

Dari kegiatan ini diharapkannya peserta dapat mengharumkan nama kampus menjadi mahasiswa yang membanggakan Unisi maupun daerah. “Semoga mahasiswa kami ini sukses dan selamat hingga pulang nanti,” tutupnya.(mirwan)




Disdik Inhil Cari Pelajar SMA Mahir Bahasa Inggris

salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan
salah satu kelompok Peserta Debat Bahasa Inggris tingkat Kabupaten Inhil yang diselenggarakan Disdik kemaren di salah satu aula Wisma kota Tembilahan. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mencari bibit pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) yang handal pada mata pelajaran Bahasa Inggris.

“Kita cari 1 regu, baik laki-laki maupun perempuan untuk mewakili Kabupaten Inhil pada lomba debat Bahasa Inggris untuk ketingkat Provinsi Riau,” kata Kepala Disdik Kabupaten Inhil Helmi D melalui Kabid Dikmen, Suwardi kepada awak media, Kamis (9/4/2015).

Dijelaskan, lomba debat tersebut diagendakan pihak Provinsi pada minggu ketiga bulan April ini, namun untuk tanggal penyelenggaraannya hingga saat ini Disdik Inhil masih belum bisa memastikan. Artinya, pihak Provinsi belum memberi edaran tanggal kegiatan tersebut.

Ia menerangkan, Disdik Inhil mencari bibit pelajar ahli dibidang Bahasa Inggris itu telah dilakukannya berupa debat yang serupa juga kemaren (8/4). Dan ini diakuinya telah sukses diselenggarakan hanya menunggu siapa yang bakal diberangkatkan untuk mengikuti lomba ditingkat Provinsi nanti.

“Pada lomba ditingkat Kabupaten kemaren itu setiap sekolah mengirimkan 3 siswanya yang diikuti sebanyak 15 sekolah se-Kabupaten Inhil,” sampaikannya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk kegiatan di Kabupaten, pihaknya menyelenggarakan setiap tahun dan ini menjadi agenda tahunannya. Sesuai dengan agenda Provinsi, terlebih ketingkat Nasional.(mirwan/adv pemkab inhil)




Undang Tukul Arwana, Kata Dewan, PLTU Parit 23 Akan Jadi Lokasi Uka-uka

 

Wakil Ketua DPRD Inhil, Ir Feriyandi
Wakil Ketua DPRD Inhil, Ir Feriyandi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengingat belum adanya kejelasan tentang proses kelanjutan pembangunan PLTU yang terletak di Parit 23 Tembilahan, maka keberadaannya dikhawatirkan akan menjadi tempat uka-uka atau lokasi berkumpulnya para makhluk astral.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Inhil, Ferriyandi saat menghadiri hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi III DPRD dengan PLN Area Rengat dan PLN Rayon Tembilahan, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Ferriyandi, pihaknya sangat berharap agar pembangunan PLTU tersebut dapat segera dilanjutkan. Apalagi berdasarkan janji dari pihak terkait sebelumnya, pembangunan PLTU seharusnya sudah dilanjutkan pada Bulan Februari lalu.

“Kalau tidak dilanjutkan pembangunannya, kita khawatir bangunan yang sudah ada itu akan menjadi tempat uka-uka. Jika sudah begitu, sebaiknya kita mengundang Tukul Arwana, supaya bisa diliput dan masuk dalam acaranya,” tutur Ferriyandi.

Dijelaskan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, kesiapan dan pengoperasian PLTU di Parit 23 itu, tentunya sangat ditunggu dan dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Inhil, khususnya Kota Tembilahan dan sekitarnya, karena kebutuhan akan ketersediaan pasokan listrik semakin hari semakin besar.

“Jika pembangunannya dilanjutkan, tentu akan cepat selesai dan bisa segera dioperasionalkan, sehingga kondisi kekurangan pasokan listrik seperti yang terjadi di Kota Tembilahan dan sekitarnya saat ini tidak terjadi lagi,” terangnya.(adi/adv)




Hari Ini 21 Narapidana Asal Desa Pungkat Kembali Hirup Udara Segar

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 21 Narapidana asal desa Pungkat Kecamatan Gaung hari ini kembali menghirup udara segar setelah 8 bulan menjalani tahanan di Lapas Kelas II A Tembilahan terkait kasus pembakaran alat berat milik PT SAL beberapa bulan yang lalu, Rabu (8/4/2015).

Berdasarkan keterangan Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan Tommy melalui Kasi Binadik Mardjohan, dibebaskannya 21 Narapidana ini bebas karena Cuti Bersyarat (CB) yang mereka ajukan mendapat persetujuan dari Pihak Kemenkumham wilayah Riau.

“Artinya Napi tersebut sudah resmi bebas dan tidak ada kepentingan lagi dengan hukuman yang membelit mereka,” sampaikannya.

Sementara itu, Kuasa hukum warga Desa Pungkat Zainuddin Acang SH merasa gembira dengan dikabulkannya surat permohonan CB yang diajukan itu telah diterima oleh pihak Kemenkumham Wilayah Riau.

“Sampai hari kebebasan ini mereka sudah menjalani hukuman selama 8 bulan. Dimana mereka sebelumnya divonis oleh PN Tembilahan selama 9 bulan kurungan penjara,” Ungkapnya.(mirwan)




Dosen Ini Tawarkan Batu Berlafaskan Allah Rp 2 M

Batu Cincin belafazkan Allah yang ditawarkan Rp 2 Milyar. Foto: Mirwan
Batu Cincin belafazkan Allah yang ditawarkan Rp 2 Milyar. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seorang Dosen disalah satu Universitas ternama di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jamaluddin Harisman menawarkan batu cincin senilai Rp 2 miliyar saat pameran di lantai 3 Dayang Suri Tembilahan, Rabu (8/4/2015).

Menurutnya, penawaran harga batu yang sangat tinggi ini dikarenakan di batu itu terdapat ukiran warna hitam berlafaskan Allah.

“Baru kali ini saya menawarkan, nama batu ini Belimbing Aceh dengan berat kurang lebih 35 krat,” katanya

Ia menerangkan, batu akik berlafaskan Allah miliknya itu berasal dari Aceh. Dimana, sebelumnya sekitar seminggu yang lalu batu tersebut masih berbentuk batu bongkahan dengan berat setengah kilo gram.

Waktu itu juga, pensiunan pejabat Inhil ini langsung mengolahnya menjadi batu cincin. Dan secara murni tampak lafaz Allah tersebut.

“Selain adanya lafaz Allah, yang menjadi pertimbangan kualitas batunya juga bagus. Saya tau batu ini bagus karena setidaknya saya sudah 40 tahunan menjadi kolektor batu cincin,” Tandas Jamal. (mirwan)




Asyik Pacaran di Jembatan Getek, RI dihadiahi Tikaman OTK

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – RI (16) warga Desa Sungai Luar Kecamatan Batang Tuaka ditikam OTK pada bagian punggung bawah saat asyik mojok bersama pacarnya WS (16) warga Tembilahan Hulu di Jembatan Getek Sungai Luar, Selasa (7/4/2015) malam. Tidak hanya itu, barang berharga berupa Handpone milik korban juga terpaksa diikhlaskan karena dijarah oleh pelaku tersebut.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, saat kejadian, korban sedang pacaran sekitar pukul 08.00 WIB. Setelah dua jam duduk di TKP sekitar pukul 22.00 WIB, korban ngaku dihampiri 2 OTK yang menggunakan sepeda motor.

“Waktu itu pelaku minta duit Rp 10 ribu, saat si korban mau mengambil uang, pelaku langsung menikam korban laki-laki dengan senjata tajam di punggung bagian bawah,” kata Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Iptu Warno Akman, Rabu (8/4/2015).

Ditambahkan, setelah ditikam, RI langsung ambil langkah seribu. Mirisnya, kekasihnya sendiri ditinggalnya begitu saja di TKP dengan kedua pelaku. Akibatnya, kekasihnya, WS menjadi imbas kejahatan OTK, handpone miliknya dijarah pelaku.

“Setelah itu pelaku meninggalkan TKP. Korab, WS langsung menghubungi temannya untuk meminta bantuan. Dan saat ini korban tusuk itu sedang dirawat di RSUD Puri Husada Tembilahan,” terangnya.

Warno menyampaikan, pelaku masih dalam penyelidikan. pihak kepolisian masih memburu kedua pelaku.(mirwan)