Antisifasi Paham Radikal, PCNU Inhil Gelar Silaturrahmi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar acara silaturahmi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Inhil Abdul Hamid dan Tuan Guru KH Rusli Kurnain, Minggu (14/2/2016) malam.

Antusiasme masyarakat umat muslim juga terlihat memenuhi ruangan Sekretariat PCNU  Kabupaten Inhil yang berada di Jalan Haji Arief, tepat di depan SMP Negeri 1 Tembilahan Hulu.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Inhil mengatakan, selain silaturahmi, acara tersebut juga menunjukkan wujud kepedulian sebab NU merupakan Lembaga Sosial Keagamaan dan Pengabdian Untuk Umat.

“Kegiatan Ini terbuka Bagi Seluruh Ummat Islam dan Tidak ada Batasan Khusus hanya bagi warga Nahdiyyin Saja,” sebut Abdul Hamid.

Wujud lainnya kepedulian NU, Ia ungkapkan terutama, dalam Menangkal ajaran-ajaran atau faham-faham Radikalisme yang berkembang saat ini di tengah-tengah masyarakat.

“Ini memang menjadi perhatian kita dalam kubu NU, kegiatan ini akan terus kita tingkatkan, malam Rabu nanti kembali kita laksanakan lagi ditempat ini,” ujarnya.

Hamid bahkan mengharapkan pemerintah daerah turut prihatin menyikapi hal ini.

“Dengan kehadiran masyarakat agar ini dapat berkelanjutan, dan Pemda Inhil dapat memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” imbuhnya. Mirwan




Sehari Buron, Pelaku Pembunuhan di Lr Bengkel Tembilahan Serahkan Diri

paeng, pelaku penikaman adi
paeng, pelaku penikaman adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polres Inhil mengamankan Paeng (24) pelaku penikaman Suhaidi (25) dalam peristiwa berdarah yang terjadi di lorong Bengkel Jalan Jendral Sudirman, Tembilahan, Senin (28/9) kemaren.

Menurut keterangan pihak kepolisian, Paeng ditangkap setelah didapatnya informasi dari ipar pelaku, Yusuf bahwa Paeng bermaksud untuk menyerahkan diri.

“Berawal dari adanya informasi yang diterima dari abang ipar pelaku, Yusuf, Paeng berada di Parit 21 Tembilahan dan ingin menyerahkan diri. Selanjutnya petugas Polres Inhil langsung menjemput pelaku dan membawanya ke Mapolres Inhil,” terang Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman. Selasa (29/9)

Menrut Paur Humas, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh petugas.

Sebelumnya, senin (28/9) sekitar pukul 16.30 Wib warga jalan jendral sudirman lr bengkel heboh, sosok Adi (25) rubuh bersimbah darah dengan sebilah belati masih melekat dibagian dada setelah terlibat duel dengan paeng di dalam gudang milik Among tempat mereka sehari-harinya bekerja.

Menurut keterangan salah seorang petugas kepolisian saat itu dilokasi, antara pelaku dan korban merupakan teman kerja.

Usai menghabisi nyawa Adi, Paeng langsung melarikan diri. Jenajah korban dibawa petugas kepolisian ke RSUD Puri Husada untuk dilakukan otopsi. (mirwan)




Seluruh Anggota Keluarga Dianjurkan Konsumsi minimal 3 Porsi Buah dan 2 Porsi Sayur Tiap Hari

slide_21TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh anggota keluarga dalam setiap rumah tangga dianjurkan, untuk mengkonsumsi minimal 3 porsi buah dan 2 porsi sayur atau sebaliknya setiap hari.

Anjuran tersebut disampaikan Plt Kelapa Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Inhil, dr Saut Pakpahan melalui Kepala Seksi (Kasi) Promosi Kesehatan (Promkes), Fitri Astuti kepada detikriau.org di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, makan buah dan sayur setiap hari sangat penting, karena mengandung vitamin dan mineral yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh, serta mengandung serat yang tinggi.

Adapun manfaat vitamin yang ada di dalam buah dan sayur, yakni :

  1. Vitamin A, untuk pemeliharaan kesehatan mata.
  2. Vitamin D, untuk kesehatan tulang.
  3. Vitamin E, untuk kesuburan dan awet muda.
  4. Vitamin K, untuk pembekuan darah.
  5. Vitamin C, untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
  6. Vitamin B, untuk mencegah penyakit beri-beri.
  7. Vitamin B12, untuk meningkatkan nafsu makan. (adi/adv)



Cari Ikan, Kaki Bujang Disambar Buaya

Bujang terbaring lemas saat mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan
Bujang terbaring lemas saat mendapatkan perawatan di RSUD Puri Husada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Yadi alias Bujang (27) warga Dusun Bunga Desa Pasar Kembang Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terpaksa dirawat di rumah sakit karena luka serius pada bagian kaki sebelah kanan akibat disambar Buaya di Sungai Reteh, Sabtu (26/9/2015) kemarin.

Nasib naas yang menimpa anak ke-6 dari 7 saudara ini terjadi ketika ia sedang mencari ikan bersama dua rekannya di sungai Reteh yang hanya selebar lebih kurang 5 meter. Ia turun dari rumah sekitar pukul 08.00 WIB, berselang 1 jam berikutnya sekitar pukul 09.15 WIB, Bujang diserang seekor Buaya kelaparan.

“Waktu itu, temannya sempat menyalamatkan diri. Namun Bujang tidak, karena ia melakukan perlawanan, akhirnya ia terselamatkan dari gigitan Buaya itu,” sampaikan adik ipar korban, Edi (25) kepada detikriau.org di Tembilahan, Senin (28/9/2015).

Ia menjelaskan, setelah korban berhasil menghentikan serangan Buaya, rekannya langsung membawa ke Puskesmas Kota Baru. Selanjutnya pada malam hari, Bujang langsung dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan.

Akibat kejadian ini bujang mengalami luka-luka mulai dari kaki bawah hingga paha pada bagian sebelah kanan. Sedangkan Buaya, setelah menyerang Bujang, berhasil dibunuh oleh warga setempat. (mirwan)




Kurban 5 Ekor Sapi, Herman : Disamping Ibadah, Juga Tingkatkan Kebersamaan dan Silaturrahmi

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Memasuki hari ketiga perayaan Idul Adha 1436 H, Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melakukan pemotongan hewan kurban sebanyak 5 ekor sapi, Sabtu (26/9/2015).

Pemotongan hewan kurban yang dipusatkan di lapangan kantor, Jalan M Boya Tembilahan ini, berasal dari iuran 35 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Diskes Inhil, yang dipungut setiap bulannya oleh pengurus.

Ketua Pelaksana, Herman Mahat mengatakan, tahun ini pemotongan hewan kurban di Diskes Inhil meningkat 1 ekor dari tahun lalu, serta ditambah 1 ekor kambing, yang merupakan titipan untuk aqiqah dari salah seorang pegawai.

image_1“Kita harapkan kegiatan ini dapat menjadi tradisi dan agenda rutin tahunan, sehingga kedepannya jumlaj hewan kurban yang dipotong bisa lebih meningkat,” tutur Herman.

Disamping untuk amal ibadah dan meraih pahala dari Allah SWT, jelas Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan Diskes Inhil ini, kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat kebersamaan dan tali silaturrahmi, baik antar sesama pegawai di lingkungan Diskes maupun masyarakat yang ada di lingkungan sekitar.

“Kupon yang kami sediakan dan telah dibagi-bagikan sebanyak 425 lembar, dengan berat daging perkantongnya 7,5 ons,” terangnya.

Selain pemotongan hewan kurban, lanjut Herman, pada kesempatan ini juga dilakukan kegiatan masak dan makan bersama antar seluruh pegawai di lingkungan Diskes Inhil.

“Untuk tahun depan, sampai saat ini sudah ada yang mendaftar dan mengikuti kurban, dengan jumlah hewan kurban yang tercatat sebanyak 3 ekor sapi,” imbuhnya. (adi)

 




Warga Subrantas Geger, X ditemukan Dalam Kondisi Tergantung Tak Bernyawa

ilustrasiTembilahan (detikriau.org) – Warga jalan Subrantas Tembilahan digegerkan dengan ditemukannya tubuh wanita “X”, dalam kondisi tidak lagi bernyawa dalam posisi tergantung.

Menurut keterangan salah seorang warga Tembilahan, Tengku Suhandri, saat kejadian, kamis (24/9/2014) sekitar pukul 15.00 Wib kebetulan ia sedang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) tepatnya perumahan dibelakang gedung DPRD Inhil.

Saat itu ia sempat menyaksikan ibu korban, terduduk lemas diteras depan rumah, sementara beberapa orang lainnya berusaha menurunkan jasad korban dan iapun menghampiri.

“Saya mengenali suami korban, inisial namanya IW,” Ujar Tengku menghubungi detikriau.org melalui sambungan selularnya.

Karena permintaan pihak keluarga korban, Tengku-pun segera menghubungi IW dengan mempergunakan Handphone. Dijawab, dan IW mengaku sedang berada di KM 8. 10 menit berselang, IW kembali dihubungi dan saat itu ia mengaku sedang dalam perjalanan pulang.

Menurut Tengku juga, atas permintaan keluarga korban, IW sengaja tidak diberitahukan kejadian sebenarnya. “IW hanya kita minta segera pulang ke Tembilahan karena ada hal penting. Warga juga segera memberitahukan peristiwa ini kepada pihak kepolisian setempat,”tambahnya

Kurang lebih 1 jam berselang, setibanya dirumah IW baru mengetahui bahwa istrinya sudah tidak lagi bernyawa.

Tengku juga mengaku tidak mengetahui latarbelakang tewasnya X dengan cara tergantung.

Hingga berita ini dirilis, detikriau.org belum mendapatkan komfirmasi resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa ini. (dro)