Dani: DPRD Dukung BB-GRM Ke-XII Tingkat Kabupaten Inhil
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Dani M Nursalam menyatakan menyambut baik dan mendukung penuh program dari Pemkab Inhil melalui BPMPD berupa Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BB-GRM) ke-XII tingkat Kabupaten Inhil.
“Apalagi kegiatan ini bentuknya rutin, tentunya semangatnya itu sangat perlu untuk terus dipertahankan terutama dalam hal keswadayaan masyarakat,” ungkap Dani kemaren di Kecamatan Keritang.
Selain itu menurut ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil ini, DPRD juga telah mempertimbangkan peran aktif pemerintah dalam memposisikan masyarakat ini tidak hanya sebagai objek pembangunan, akan tetapi juga sebagai subjek pembangunan.
“Sekali lagi kita sangat mendukung, sebab BB-GRM ini melibatkan masyarakat yang bisa menjadikan kebiasaan dalam mengambil peran pada pengembangan pembangunan..” Tegasnya. (mirwan/adv)
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 54 peserta, yang terdiri dari petugas promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa mengikuti pelatihan publik speaking, yang ditaja oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (18/5/2015).
Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan ini, bertujuan untuk menyiapkan tenaga promkes yang menguasai teknik berbicara efektif dan menarik dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat.
Para peserta mengikuti pelatihan publik speaking
Ketua Panitia Pelaksana, Fitri Astuti berharap melalui pelatihan ini, tidak ada lagi petugas promosi kesehatan yang takut ketika berbicara di depan umum, serta akan bisa mempraktekan keterampilan yang didapatkan, dalam upaya menyebarluaskan pengetahuan dan nilai promkes kepada masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini, juga diharapkan para peserta mampu memahami dasar dan elemen public speaking, teknik presentasi efektif, teknik vokal dan mampu mensimulasikan public speaking yang baik,” tutur Fitri Astuti, yang juga menjabat sebagai Kasi Promosi Kesehatan Dinkes Inhil.
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes menjelaskan bahwa program promosi kesehatan harus dilakukan secara terpadu dan terintegrasi dengan program kesehatan lainnya.
“Promosi kesehatan merupakan pelayanan dasar yang harus dilaksanakan oleh Puskesmas sesuai dengan arahan Kemenkes, dalam upaya meningkatkan pengetahun masyarakat, khususnya para pasien yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan,” terang Ridwan.
Selain itu, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini, melalui promosi kesehatan juga diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dengan memberikan pelayanan menggunakan sistem jemput bola, seperti melalui penyuluhan langsung di lapangan.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, kami harapkan bidang promosi kesehatan Puskesmas dan bidan desa dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam menangani masalah yang berhubungan dengan promosi kesehatan di wilayah kerjanya masing-masing,” imbuhnya.(adi/adv)
H Mariyanto : Kalau Ingin Membangun Inhil Jangan Lupa Amanah
Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto meningatkan kepada para pemimpin dan wakil rakyat yang telah diberi kepercayaan untuk membangun dan memajukan daerah untuk dapat menjaga amanah tersebut dengan sebaik mungkin.
“Salah satunya, dengan cara terus meningkatkan kinerja dan kompetensi diri,” sampaikannya saat menghadiri hearing Komisi IV di Gedung DPRD Jalan HR Soebrantas Tembilahan, beberapa waktu lalu.
Dijelaskan Mariyanto, pembangunan dan kemajuan suatu daerah, hanya bisa diraih melalui kerja keras dan bersungguh-sungguh, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.
“Jadi, kalau ingin membangun Inhil ini, kita harus serius dan jangan hanya mementingkan seremonial saja,” terangnya.
Apabila sudah seperti itu, lanjut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Inhil ini, tentu seluruh sumberdaya yang ada di Negeri Seribu Parit dapat digerakan untuk mencapai hasil dan tujuan pembangunan daerah yang sesuai dengan harapan serta impian bersama.
“Jangan sia-siakan amanah ini, kita yang telah diberi kepercayaan harus mampu berbuat yang terbaik dan maksimal bagi masyarakat, karena nantinya semua ini akan dipertanggungjawabkan,” ingatkannya. (adi/adv)
Disdik Diminta Lebih Tegas Larang Konvoi Rayakan Kelulusan
“Ini 4 Cara Umum-kan Hasil UN Saran MPI”
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Masyarakat Peduli Inhil (MPI) meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil untuk lebih tegas memberi himbauan, terlebih larangan pada pelajar yang merayakan kelulusan dengan cara konvoi.
“Karena merayakan kelulusan dengan cara konvoi itu merupakan prilaku tak terpuji, sebab pelajar itu melakukan coret-coret seragam dan memenuhi badan jalan dengan sepeda motornya,” nilai salah satu aktivis MPI, Oyonk Maldini.
Untuk itu, MPI memberi saran kepada Disdik Inhil untuk menerima 4 pilihan pada mekanisme pengumuman hasil kelulusan UN. Yang pertama, hasil kelulusan dikirim melalui kurir. Kedua, diumumkan secara online. Ketiga, dikirim melalui pos. Dan terakhir, yang keempat dengan cara memanggil orang tua untuk menerima hasil kelulusan.
Yang terpenting kata Oyonk, cara yang dilakukan tidak mengundang siswa ke Sekolah. Apalagi dalam waktu dekat ini, akan ada pengumuman hasil UN tingkat SMP se-derajat. Tentu jumlah siswanya lebih banyak dibanding tingkat SMA.
“Kalau banyak, bisa jadi konvoi yang dilakukan akan lebih mengganggu ketertiban dan bahkan, tidak mustahil terjadi tawuran,” tandasnya.(mirwan)
Pulang Konvoi, Siswa Lulusan SMK N 2 Tembilahan Ini Ditikam
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Usai melakukan konvoi perayaan kelulusan UN tahun 2015, siswa lulusan SMK Negeri 2 Tembilahan kota, Ari Andika (18) malah ditikam mantan adik kelasnya sendiri dibagian punggung di jalan HR Soebrantas Tembilahan, persisnya didepan Gedung DPRD Kabupaten Inhil, Jum’at (15/5/2015) malam, sekitar pukul 22.15 WIB.
Berdasarkan keterangan ayah korban, Yul Abral kepada detikriau.org di RSUD, Sabtu (16/5/2015). Sebelumnya, anaknya itu sedang melakukan konvoi disiang hari hingga malam. Sepengetahuan warga jalan M Siap gang Cempaka itu anaknya tidak menyimpan masalah dengan teman-temannya.
“Syukur anak saya masih terselamatkan dan masih sadar, kata anak saya tadi dia tidak ada punya masalah dengan siapapun, terlebih pada pelaku,” sampaikannya.
Ari Andika ini lanjut sang ayah, saat ditikam, sempat melihat bahkan mengenali siapa pelaku penikaman tersebut. Dimana waktu itu, pelaku sedang berkendara dengan arus yang sama menuju jalan Prof M Yamin dari jalan Trimas Tembilahan.
“Waktu kejadian, anak saya sedang dalam perjalanan berbonceng dengan temannya menuju pulang ke rumah,” tambah sang ayah.
Terkait pelaku mantan adik kelas, Yul Abral menyampaikan dari keterangan anaknya bahwa dulunya pelaku tersebut adik kelas korban di SMK Negeri 2 Tembilahan. Namun saat ini, pelaku pindah sekolah di salah satu SMA di Tembilahan lainnya.
Sementara itu, Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Suwoyo Sik Msi melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman mengaku telah menerima laporan peristiwa tersebut dengan nomor: LP/ 55 / V/ 2015/ RIAU/ RES INHIL tentang Tindak Pidana ANIRAT tertanggal 15 Mei 2015 sekitar pukul 23.00 WIB.
“Setelah menerima laporan, Polres Inhil telah mencatat nama korban berinisial Iz, keberadaan pelaku tersebut masih dalam lidik oleh petugas kepolisian,” ungkap Warno.
Untuk diketahui, korban saat ini sedang dirawat di ruang bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, tepatnya di ruang Cermai. (mirwan)
Bupati Inhil Hadiri Wisuda XIII STAI Auliaurrasyidin
“wisudawan ini jangan hanya mencari gelar PNS, banyak lagi kerjaan yang menunggu bahkan lebih menghasilkan dibanding PNS”
TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan menghadiri sidang senat terbuka wisuda XIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Auliaurrasyidin di Parit 6 Tembilahan Hulu, Sabtu (16/5/2015).
Dalam pemaparannya, Bupati terlebih dahulu mengucapkan selamat wisuda terhadap 172 mahasiswa STAI yang mengikuti wisuda pagi itu, baik dari jurusan PGMI maupun PAI. Tentu katanya, setelah melewati wisuda ini harus siap menjalani kehidupan lebih keras lagi.
“Usai menjalani perkuliahan ini bukan berarti berbagai aktivitas juga selesai, justru awal untuk memasuki kehidupan bermasyarakat,” ungkap Wardan.
Apalagi lanjut Bupati, para wisudawan itu bukan sekedar menjadi masyarakat biasa, namun merupakan masyarakat Ilmiah, sebab wisudawan tersebut memiliki pengetahuan dan pendidikan untuk menjadi suri tauladan dikehidupan sehari-hari.
Sebab itu, mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini memberi saran untuk mensegerakan mengisi peluang-peluang dan kesempatan bekerja, baik itu berkaitan dunia pendidikan ataupun dunia pengembangan ekonomi daerah.
“Dikarenakan misi STAI ini lebih menitik beratkan pada penelitian-penelitian, maka saya sarankan kepada wisudawan ini untuk mengabdikan diri di Inhil dan lakukan berbagai penelitian, apalagi potensi di daerah kita ini cukup banyak,” tambahnya.
Dijelaskan, saat ini, berbagai potensi di Kabupaten Inhil tidak akan terungkap jika tidak dilakukan penelitian, dan yang memiliki keahlian dibidang itu salah satunya para wisudawan.
“Saya sarankan juga wisudawan ini jangan hanya mencari gelar PNS, banyak lagi kerjaan yang menunggu bahkan lebih menghasilkan dibanding PNS,” tutup Bupati.(mirwan/adv)