Bahas Ranperda Desa Adat, Pansus II DPRD Inhil Gelar Pertemuan Bersama Pemda dan Organisasi Paguyuban

image-5TEMBILAHAN (detikriau.org) – Panitia Khusus (Pansus) II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan bersama perwakilan Pemerintah Daerah (Pemda) dan organisasi paguyuban, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Sabtu (30/5/2015).

Pertemuan yang dipimpin Ketua Pansus II DPRD Inhil, HM Yusuf Said didampingi Wakil Ketua, Herwanissitas dan anggota lainnya ini, dalam rangka membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Desa Adat, yang telah diajukan oleh Pemkab Inhil, beberapa waktu lalu.

Tampak hadir saat itu, Asisten I Setda, Darussalam, Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD), Camat dan Kepala Desa, serta organisasi paguyuban seperti, Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Inhil, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB), Paguyuban Masyarakat Jawa Inhil (Pamaji), Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan undangan lainnya.

Ketua Pansus II DPRD Inhil, HM Yusuf Said mengatakan, pertemuan tersebut bertujuan mendengarkan masukan dari para pemangku kepentingan, untuk kemudian dirumuskan menjadi Peraturan Daera (Perda) Desa Adat.

“Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat memperoleh masukan dari berbagai pihak terkait, yang nantinya masukan itu dicatat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam perumusan Perda Desa Adat ini,” tutur Yusuf.(adi/adv)

 

 




Indra M Adnan: UNISI Bukan Universitas Abal-Abal

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

Tembilahan (detikriau.org) – Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang yang menangungi Universitas Islam Indragiri (UNISI) , H Indra M Adnan menegaskan bahwa UNISI bukanlah sebuah Universitas Abal-abal sebagaimana yang dihembuskan oleh sebahagian orang selama ini.

UNISI hari ini juga menurutnya telah mampu menjadi Universitas harapan semua komponen, baik masing-masing pribadi mahasiswa, orang tua, termasuk harapan daerah kedepan.

“Seluruh fakultas di Unisi termasuk institusinya sudah terakreditas.” Tegas mantan Bupati Inhil ini dalam penyampaian kata sambutannya saat acara wisuda ke V Unisi di Venue Futsal Tembilahan. Sabtu (30/5)

Sejauh pengetahuannya, kata pria yang menyandang gelar Doktor ini, dari sejumlah perguruan tinggi di Republik Indonesia, hanya ada sekitar 300-an Perguruan tinggi yang diakui oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Salah satunya itu adalah UNISI.

Sebab itu, lanjut Indra, Unisi ini bukanlah Universitas abal-abalan, melainkan Universitas harapan semua komponen, baik masing-masing pribadi mahasiswa, orang tua, serta harapan daerah kedepan.(mirwan)




Ketua DPRD Inhil: PLN Jangan Anak Tirikan Inhil Dalam Pelayanan

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam. Foto: Adi
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – PLN Rayon Tembilahan diminta untuk memberikan pelayanannya dengan bersungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, karena ketersediaan listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi Gabungan DPRD dengan manajemen PLN, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

“Selama ini, kami merasa PLN sangat menganaktirikan Kabupaten Inhil dalam memberikan pelayanannya. Apakah ini dikarenakan jauhnya rentang kendali dalam pelayanan PLN,” tutur Dani.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini meminta agar manajemen PLN berkomitmen dan serius dalam mengatasi permasalahan krisis listrik yang telah terjadi sejak akhir tahun 2014 lalu di Kota Tembilahan dan sekitarnya.

“Masyarakat itu sederhana, ketika mau masak nasi listrik ada dan ketika malam hari ada penerangan listrik. Itulah keinginan sederhana masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, General Manajer PLN Wilayah Riau-Kepri, Feby memyatakan bahwa PLN tidak pernah membedakan ada anak tiri dan anak kandung dalam memberikan pelayanan, karena semuanya merupakan prioritas.

“Ke depan, kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan listrik di Inhil, dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.(adi/adv)




739 Mahasiswa UNISI Diwisuda

DSC_4216 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 739 mahasiswa Universitas Islam Indragiri (Unisi) terdiri dari 15 Program Studi atau 6 Fakultas ini diwisudakan pada Convocation ke-5 bertempat di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (30/5/2015).

Convocation ke-5 ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang Dr H Indra Muchlis Adnan, Ketua Yayasan Tasik Gemilang H Edy Syafwannur SE MP, Rektor Unisi Dr R Sri Handayani, Dekan serta seluruh civitas akademika Unisi.

Bahkan, pihak pemerintahpun juga hadir, dimana waktu itu tampak kehadiran Bupati Inhil HM Wardan beserta unsur Forkopimda. Selain itu, convocation ini disaksikan langsung oleh Ketua Apatis Wilayah B Provinsi Riau Ir Indra Hasan MT dan Koordinator Kopertais Wilayah X Eli Susanti SE MM.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Tasik Gemilang Dr H Indra Muchlis Adnan mengatakan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan daerah Kabupaten Inhil yang telah menghadiri Convocation Unisi ke-5 ini, termasuk kepada pihak Kopertis dan Kopertais wilayah Riau yang turut hadir.

Kepada wisudawan dan wisudawati, diucapkannya selamat karena telah mengakhiri puncak perkuliahan, namun demikian ia tetap mengingatkan untuk terus mendalami ilmu-ilmu yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga hingga dapat berperan penting bagi daerah.

“Jadilah yang terdepan, sebab status wisudawan ini sudah tidak diragukan lagi, baik institusi perguruan tinggi maupun ijazah yang diterima hari ini. Semuanya akan mengakui kebenaran lulusan S-1 UNISI dimanapun para wisudawan ini berada nantinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Unisi Dr R Sri Handayani SE MM menyampaikan bahwa total mahasiswa yang diwisuda hari ini sebanyak 739 mahasiswa yang tergabung dalam 6 fakultas dan 15 Program Studi.

“Ini adalah moment penting bagi Unisi, dan telah membuktikan kalau kita telah bisa melahirkan para wisudawan dan wisudawati yang siap mengabdi kepada daerah,” katanya.(mirwan)




Tahun ini, Pemkab Inhil Dapatkan Bantuan 50 Unit RS-RTLH dari Kemensos RI

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 50 unit rumah warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mendapatkan bantuan Rehabilitas Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil Nurlia melalui Kabid Pemberdayaan Sosial, H Burhan kepda detikriau.org diruang kerjanya, Jum’at (29/5/2015). Diperjelasnya, dari 50 unit yang bakal direhab tersebut hanya didapat warga didua kecamatan, yakni kecamatan Tembilahan dan kecamatan Reteh.

Ia menambahkan, dalam pelaksanaan rehabilitas ini hanya didapat bagi warga yang dinilai kurang mampu dengan kondisi rumah dibawah standar layak huni.

“peruntukannya tidak boleh bangun dari awal, dana yang tersedia ini khusus untuk merehab rumah, seperti perbaikan lantai, atap dan dinding,” katanya.

Setiap rumah dialokasikan sebesar Rp 10 juta. Diakuinya, dana dari Pemerintah Pusat tersebut sudah masuk ke rekening masing-masing kelompok. Jadi, dalam pelaksanaan RS-RTLH itu katanya sudah bisa dimulai bulan ini juga, tinggal kesiapan masing-masing kelompoknya saja lagi.

Ia berpesan, jika telah dilaksanakannya perehaban tersebut agar kiranya mendokumentasikan seperti kwitansi dan foto rumah termasuk dokumen lainnya untuk dijadikan laporan kepada Kemensos RI bahwa program dari Pusat ini telah terlaksana di Kabupaten Inhil.(mirwan/advertorial)




DPRD Inhil Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Pembahasan LKPj Bupati

Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Inhil. Foto: Adi
Suasana Rapat Paripurna Istimewa DPRD Inhil. Foto: Adi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dalam rangka penyampaian laporan hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2014, Kamis (28/5/15). 

Rapat Paripurna yang dilaksanakan di aula Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Dani M Nursalam didampingi para Wakil Ketua DPRD, Feriyandi dan Syahruddin, serta dihadiri Bupati HM Wardan, Unsur Forkopimda, sejumlah pejabat eselon dan anggota DPRD Inhil.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam menyatakan bahwa dewan dapat menerima laporan hasil pembahasan LKPj Bupati Inhil tahun 2014, yang diberikan dalam bentuk catatan-catatan strategis, sebagaI rekomendasi DPRD kepada Pemkab Inhil.

“Selanjutnya, pendapat, saran dan usul Pansus I ini dapat menjadi pendapat dan saran dan usul DPRD Inhil,” tutur Dani.

Sementara itu, Bupati  dalam sambutannya menjelaskan, pendapat, saran dan usul dewan selama pembahasan LKPJ ini, merupakan masukan

yang sifatnua membangun dan sangat bermanfaat bagi pembangunan Negeri Seribu Parit di masa mendatang.

“Mudah-mudahan, secara bersama-sama kita dapat membawa Kabupaten Inhil menjadi lebih baik lagi, sesuai dengan spirit baru menuju Kabupaten yang lebih maju, bermarwah dan bermartabat,” tambahnya.

Oleh karena itu, masukan dari Pansus I ini akan menjadi catatan penting bagi Pemkab Inhil dalam menyusun program dan strategi serta arah pembangunan daerah, sebagaimana dasar dan arah pembangunan Kabupaten Inhil.

“Diharapkan ini menjadi komitmen bersama antara Pemkab dan DPRD Inhil, dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan daerah,” imbuhnya.(adi/adv)