Wabup Pimpin Milad Inhil Ke-50

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo pimpin upacara pencanangan kegiatan Milad Kabupaten Inhil yang ke-50 tahun 2015 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Minggu (7/6/2015).

Kegiatan pencanangan milad ini berangkaian dengan acara gerak jalan jantung sehat yang turut hadir oleh unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Inhil serta sejumlah peserta gerak jalan yang di star kan di lapangan tersebut dan dilepas secara resmi oleh Wabup Inhil

Wabup mengungkapkan pada saat ini Inhil kembali menyonsong dan memeriahkan peringatan milad Negeri Sri Gemilang. Dimana, kegiatan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Namun untuk tahun ini ia mengaku sangat istimewa dan menjadi moment penting.

“Tahun ini merupakan moment penting karena milad ditahun 2015 ini merupakan ulang tahun emas. Sebab, Kabupaten kita genap berusia 50 tahun,” tutur Rosman.

Selain itu, ia juga mengatakan kalau milad tahun ini mengandung tujuan yang sangat dalam yakni memperkokoh semangat persatuan dan kesatuan, serta meneguhkan tekat pengabdian untuk membangun Negeri Seribu Parit ini menuju Inhil lebih maju lagi, bermarwah dan bermartabat.

“Berkaitan dengan semua itu, melalui pencanangan Kegiatan Milad Kabupaten Inhil ini, saya mengajak sengenap Komponen dan Masyarakat Inhil satukan tekad dan semangat, perkokoh persatuan dan kesatuan untuk bersama-sama membangun Kabupaten yang sama-sama kita cintai ini,” pesannya. (mirwan/adv)




DAM Diminta Jual Air Layak Konsumsi

depot-air-minumTEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Depot Air Minum yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir terutama di Kota Tembilahan dan sekitarnya diminta untuk menjual dan menyediakan air minum yang layak dikonsumsi oleh para pelanggannya.

Hal itu mengingat tingginya kebutuhan air minum di kalangan masyarakat, sehingga memberikan kesempatan yang besar bagi para pengusaha Depot Air Minum (DAM) isi ulang, untuk mencari keuntungan dan penghasilan di Negeri Seribu Parit ini.

Kepala Dinas Kesehatan, Hj Alvi Furwanti Alwi melalui Kepala Seksi Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan, Herman Mahat mengatakan, hingga saat ini jumlah DAM yang beroperasi di Kabupaten Inhil, khususnya di Kota Tembilahan dan sekitarnya terus bertambah.

“Sampai kini, DAM yang terdaftar sudah mencapai ratusan lebih. Itu semua sudah memenuhi syarat operasional, berdasarkan hasil uji kelayakan dan layak memproduksi air minum isi ulang berstandar,” tutur Herman, kemarin.

Dijelaskan Herman, untuk mendapatkan sertifikat kelayakan tersebut tidak mudah, semua harus berdasarkan uji kelayakan dan melalui berbagai tahapan yang berlaku sesuai peraturan yang telah ditetapkan, sehingga apabila dalam proses pemeriksaan dan penelitian uji sample dinyatakan lulus, barulah sertifikat kelayakan memproduksi air minum isi ulang bisa dikeluarkan.

“Mereka (para pengusaha DAM) juga harus bersedia melakukan pemeriksaan dan pengawasan rutin pertiga bulan yang dilakukan pihak Diskes, guna mendapat izin memproduksi air minum isi ulang stiap tahunnya,” terangnya.

Oleh karena itu, lanjut Herman, pihak Diskes Inhil rutin melakukan sosialisasi terhadap mekanisme dan peraturan-peraturan baru, serta kewajiban bagi seluruh pengelola DAM yang beroperasional di Kabupaten Inhil.

“Kami harapkan semua pihak terkait, baik itu dari DAM itu sendiri,  Diskes maupun masyarakat, dapat bersama-sama melakukan pengawasan, sehingga semua bisa berjalan sesuai harapan dan air yang dijual layak untuk dikonsumsi,” imbuhnya.(adi/adv)




Tertidur Lelap, Dompet Berisi Jutaan Rupiah Digasak Maling

malingTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sungguh malah nasib seorang pria warga kota Tembilahan, Mangasi (26). Kenapa tidak, disaat ia sedang tertidur lelap di kediamannya, dompet berisikan uang tunai jutaan rupiah yang disimpannya di kantong celana yang sedang ia kenakan hilang digasak pencuri, Sabtu (6/6/2015).

Tidak hanya itu, korban pencurian ini juga kehilangan barang berharga lainnya berupa satu unit Handphone yang bernilai ratusan ribu rupiah yang diletakkan tak jauh dari tempat ia tidur.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, sekitar pukul 04.30 WIB sang kakak kandung korban, Hotlan Irianti (28) seperti biasa bangung cepat dan bersiap-siap untuk beraktivitas. Selanjutnya, sekitar pukul 05.30 WIB Iriani ini membangunkan korban, yakni adiknya sendiri.

“Waktu itu, kakaknya ini melihat kantong celana bagian belakang terlihat sobek. Merasa penasaran, si kakaknya ini bertanya kepada sang adik kenapa kantong celananya sobek,” terang Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas, Iptu Warno Akman kepada sejumlah awak media.

Setelah ditanya, lanjut Warno, korbanpun langsung memeriksa dan memang diakuinya ini bukan sobek biasa. Merasa curiga, korban langsung keluar rumah dan melihat kondisi jendela depan dan belakang rumah dalam keadaan terbuka karena di rusak.

Waktu itu juga, korban kembali masuk ke rumah mau mengambil Handphone, ternyata alat komunikasinya ini juga telah raib.

“Isi dompet yang dicuri itu ada uang tunai Rp 4 juta dan nilai Handphone miliknya kurang lebih Rp 850 ribu. Jadi, atas peristiwa ini korban mengalami kerugian total sebenar Rp 4.850.000,” rincinya.

Dari hasil laporan korban, saat ini petugas Polres Inhil sedang melakukan penanganan perkara tersebut. (mirwan)




Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, PLN Diminta Akomodir Penambahan Daya Listrik di RSUD PH

Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas
Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Manajemen PLN Rayon Tembilahan diminta, untuk mengakomodir penambahan daya listrik yang dibutuhkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada (PH) Tembilahan.

Permintaan itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas. Dikatakannya, saat ini RSUD Puri Husada Tembilahan sedang berupaya untuk mencapai akreditasi B. Dimana, salah satu syaratnya adalah sarana dan prasarana yang meliputi keberadaan gedung dan penggunaan peralatan medis yang sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI).

“Penggunaan peralatan medis yang sesuai standar ini, tentunya sangat membutuhkan ketersediaan tenaga listrik yang memadai, sehingga tidak mengalami kendala dan kesulitan di lapangan,” tutur Herwanissitas kepada detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, berbeapa waktu lalu.

Dijelaskan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, untuk proses penambahan daya listrik tersebut, RSUD PH sudah melakukan kewajibannya yakni dengan membayar sejumlah uang yang cukup besar hingga mencapai Rp 80 juta.

“Terlepas sekarang ini dalam kondisi krisis listrik, namun ada kewajiban pihak PLN untuk mengakomodir permohonan itu karena berhubungan langsung dengan pelayanan kesehatan,” terangnya.

Jika tidak terlaksana, lanjut pria yang akrab disapa Sitas ini, maka akan sangat mengganggu proses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, dan upaya untuk mewujudkan RSUD PH yang terakreditasi B pun akan sulit tercapai.

“Seperti ketika masyarakat atau pasien ingin melakukan rontgen, tiba-tiba lampu mati, tentu ini akan menyulitkan tenaga kesehatan dalam melaksanakan pekerjaannya dan bisa juga menyebabkan kerusakan peralatan media, yang perbaikannya membutuhkan biaya yang cukup besar,” imbuhnya.(adi/adv)




Wabup Pinta Pemerintah Provinsi dan Pusat Bantu Perbaiki Kerusakan Perkebunan Kelapa di Inhil

kebun-kelapaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pusat diminta untuk membantu dan turut bersama-sama dalam memperbaiki kondisi kerusakan perkebunan kelapa masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Inhil, H Rosman Malomo terkait dengan semakin parahnya kerusakan perkebunan kelapa di Negeri Seribu Parit, baik karena intrusi air laut maupun permasalahan lainnya.

Dikatakan pria yang berasal dari Kelurahan Benteng, Kecamatan Sungai Batang ini, apabila hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Inhil saja, tentu tidak akan cukup untuk memperbaiki kerusakan perkebunan kelapa masyarakat selama ini.

Oleh karena itu, Wabup Rosman berharap kepada Pemprov Riau dan Pusat, untuk ikut ambil bagian dalam menanggulangi permasalahan tersebut, sehingga tidak semakin meluas.

“Jangan sampai keberadaan kelapa di Inhil hanya tinggal nama dan kenangannya saja,” tutur Wabup Rosman dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Selanjutnya, Wabup Inhil dua periode ini menekankan agar permasalahan tersebut tidak terus dibiarkan dan harus menjadi prioritas utama untuk segera dibenahi serta dicari solusi dan jalan keluarnya bersama-sama.

“Mudah-mudahan ke depan, Inhil yang dikenal juga dengan sebutan hamparan kelapa dunia ini, bisa tetap ada dan terus dipertahankan hingga ke generasi-generasi berikutnya,” imbuhnya.(adi/advertorial)




Wabup Hadiri Pembukaan Pemutakhiran Data Provinsi Riau Tahun 2015

Penyerahan Plakat  secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada Staf Ahli GUBRI Bidang Politik dan Hukum H.Kasiarudin, SH
Penyerahan Plakat secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada Staf Ahli GUBRI Bidang Politik dan Hukum H.Kasiarudin, SH

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri pembukaan pemutakhiran data tingkat provinsi Riau tahun 2015 yang digelar oleh pihak Inspektorat di aula salah satu Hotel di kota Tembilahan, Rabu (3/6/2015) malam.

Saat dikonfirmasi, Wabup mengatakan kalau kegiatan tersebut sangat positif karena berkumpulnya seluruh Inspektorat se-Provinsi Riau guna memutakhirkan data-data atas berbagai temuan dan pemeriksaan yang telah dilakukan.

“Sesungguhnya, bukan banyaknya yang menjadi tolak ukur, akan tetapi sejauh mana satuan perangkat daerah yang punya masalah dalam menyajikan laporan itu bermasalah dan secepatnya direspon untuk diperbaiki,” kata Rosman.

Dengan demikian, ia mengharapkan kepada satuan perangkat kerja yang ada di Kabupaten Inhil ini supaya dapat mengikuti acara tersebut dengan seksama.

“Saya kira ini satu langkah untuk memperbaiki wawasan dan lebih memantapkan dalam melakukan pengawasan dimasa yang akan mendatang,” imbuhnya.(mirwan/advertorial)