Ketua DPRD Minta SKPD Segera Laksanakan Kegiatan dan Program Pembangunan

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam
Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk segera melaksanakan kegiatan dan program pembangunan daerah.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat memimpin Rapat Paripurna, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Dani, dalam upaya memajukan dan mengembangkan Negeri Seribu Parit di masa mendatang, Pemerintah Daerah (Pemda) harus terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Salah satunya melalui pelaksanaan program pembangunan yang terarah dan terukur, serta berkesinambungan,” tutur Dani.

Untuk mewujudkan hal itu, lanjut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini, maka seluruh SKPD harus secepatnya melakukan berbagai persiapan yang dibutuhkan, untuk pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.

“Jika sudah dilengkapi semua persyaratannya, maka program pembangunan tersebut bisa langsung dilelang dan dimulai pengerjaannya, sehingga progres kegiatan bisa lebih tinggi dari tahun sebelumnya,” imbuhnya. (adi/adv)




Bupati Inhil Minta Kades Terus Tingkatkan Kompetensi Diri

Bupati Inhil HM Wardan  di dampingi Ketua DPRD saat menghadiri Malam pelaksanaan Istighosah menyambut ramdhan di masjid al huda Tembilahan baru-baru ini
Bupati Inhil HM Wardan di dampingi Ketua DPRD saat menghadiri Malam pelaksanaan Istighosah menyambut ramdhan di masjid al huda Tembilahan baru-baru ini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan meminta kepada seluruh Kepala Desa (Kades), untuk terus meningkatkan kompetensinya, sehingga mampu manjadi pemimpin masyarakat, serta membangun dan memajukan daerahnya.

Permintaan tersebut disampaikan orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini dalam sambutannya saat membuka seminar sehari bersempena Milad Emas ke-50 Kabupaten Inhil, di Gedung Puri Cendana Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Bupati, sebelum atau sesudah ditunjuk dan dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin suatu daerah, hendaknya para Kades dapat terus meningkatkan kompetensi diri, dengan mengikuti serta menyelesaikan berbagai jenjang pendidikan.

“Ya paling tidak, pendidikannya bisa sampai S1 (Strata Satu) atau kalau memungkinkan langsung S2 (Strata Dua),” tutur Bupati.

Dengan begitu, lanjut mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau ini, para Kades akan bisa menjadi contoh bagi masyarakatnya, dan mampu mengakomodir seluruh elemen yang ada, untuk turut bersama-sama dalam membangun dan memajukan daerah.

“Dengan dipimpin oleh orang-orang yang memiliki kompetensi dengan jenjang pendidikan tinggi ini, saya harapkan semoga pembangunan di desa bisa lebih baik, maju dan berkembang, guna mewujudkan Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” imbuhnya. (adi/adv)




Meski Puasa, Kadiskes Minta Pelayanan Masyarakat Harus Tetap Maksimal

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, namun seluruh aparatur dan tenaga kesehatan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta, untuk tetap memberikan pelayanan yang baik dan maksimal kepada masyarakat.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Sekretaris, Ridwan MKes saat berbincang dengan detikriau.org di kantornya, kemarin.

Dikatakan Ridwan, memasuki Bulan Suci Ramadhan 1436 H ini, seluruh aparatur dan tenaga kesehatan, mulai dari jajaran Diskes, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas hingga Posyandu harus tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab.

“Jadi, walaupun sedang berpuasa, tidak ada alasan untuk bermalas-malasan dan melalaikan pekerjaan kita,” tutur Ridwan.

Apalagi, lanjut mantan Kabag Humas Setdakab Inhil ini, jika aparatur dan tenaga kesehatan dapat lebih serius serta ikhlas dalam memberikan pelayanannya, maka selain memberikan kepuasan kepada masyarakat juga akan mendatangkan pahala yang berlipat ganda.

“Mari terus tingkatkan kinerja kita dan jadikan bulan puasa ini sebagai ladang untuk memperbanyak amal dan ibadah kepada Allah SWT, guna mendapatkan keselamatan hidup di dunia dam akhirat,” imbuhnya.(adi/adv)




Agar Tidak Menyimpang dari Tujuan, Satpol PP Terus Pantau PKKG

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tak bosan-bosan akan terus memantau keamanan dan ketertiban di Pusat Kuliner Kelapa Gading (PKKG), jalan HR Soebrantas Tembilahan.

Pernyataan tersebut dilontarkan langsung oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil TM Syaifullah melalui sambungan selularnya, Minggu (21/6/2015).

“Kelapa Gading itu yang mesti kita perhatikan terus terkait kencangnya suara musik, tempat remang-remang dan dain sebagainya. Pada intinya tempat itu semestinya tidak menyimpang dari tujuan awal,” ungkapnya.

Selama berdirinya PKKG, Satpol PP sudah beberapa kali melakukan pemantauan. Jika tampak sedikit menyimpang, pihaknya langsung melakukan penertiban.

“Tadi malam saja contohnya, kita datang ke lokasi untuk menertibkan kembali alat musik yang bisa mengeluarkan suara ribut yang dapat mengganggu ketentraman termasuk tempat santai remang-remang .” Tandasnya. (mirwan)




Dermaga Pelabuhan Seteba Memprihatinkan, Pemkab diharap Segerakan Perbaikan

kondisi dermaga pelabuhan Kelurahan Seteba
kondisi dermaga pelabuhan Kelurahan Seteba

Tembilahan (detikriau.org) – Kondisi dermaga pelabuhan Kelurahan Seberang Tembilahan Barat (Seteba) Kecamatan Tembilahan Kabupaten Indragiri Hilir kini sudah sangat memprihatinkan. Padahal setiap harinya dermaga tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat sebagai pelabuhan turun naik penumpang termasuk sebagai sarana bongkar muat hasil panen kebun masyarakat setempat.

Warga berharap dermaga tersebut segera diperbaiki, karena kondisinya sudah banyak yang rusak. Kini kondisi lantai dan tongkat pelabuhan tersebut sudah tidak layak pakai,dikhawatirkan jika dipaksakan pemakaian terus menerus sewaktu-waktu akan ambruk dan membahayakan masyarakat penggunanya.

Ketua RT 01 RW 01 Kelurahan Seteba, Baharuddin mengharapkan Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Perhubungan untuk memperhatikan kondisi pelabuhan tersebut , jika perlu langsung meninjau langsung kondisi pelabuhan.

“termasuk anggota DPRD Inhil agar kerusakan fasilitas vital bagi kepentingan masyarakat ini dapat segera diprioritaskan perbaikannya,” Pinta Bahar, ahad (21/6/2015)

Sementara Itu Lurah Seteba H. Marba’i menyampaikan bahwa ia telah bebebrapa kali mengusulkan perbaikan dermaga pelabuahan tersebut. Pertama kali sejak pada Musrenbang tahun 2013. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya.

“Saya berharap di tahun 2015 ini perbaikannya sudah dapat terealisasi agar roda perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik. Apalagi letak pelabuhan berada tidak jauh dari ibukota kabupaten,” Pintanya. (*/way)




Junaidi : Masyarakat Jangan Mudah Percaya Bujuk Rayu Investor

Awalnya Manis, Akhirnya Sering Kali Pahit

Ketua Komisi II DPRD Inhil Amd Junaidi AN
Ketua Komisi II DPRD Inhil Amd Junaidi AN

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama para petani di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diimbau untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam menjalin kerjasama dengan pihak investor, sehingga tidak menjadi korban di kemudian hari.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi AN terkait dengan banyaknya pengaduan dan laporan yang ia terima, khususnya tentang pola kemitraan yang menyengsarakan masyarakat.

Dikatakan Junadi, saat ini cukup banyak pola kemitraan yang ditawarkan oleh pihak perusahaan atau investor. Untuk itu, masyarakat selaku pemilik lahan harus jeli dalam menyikapi dan menilai pola kemitraan tersebut, sehingga tidak terjebak oleh janji-janji palsu dari oknum yang tidak bertanggung jawab, yang hanya ingin mencari keuntungan pribadi semata.

“Yang jelas, masyarakat jangan mudah percaya dengan bujuk rayu para investor. Banyak yang awalnya manis, tapi akhirnya terasa pahit dan hanya mendatangkan kesengsaraan,” tutur Junaidi saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dijelaskan politisi dari Partai Golkar Inhil ini, memang kondisi yang sekarang dialami oleh masyarakat tidak sepenuhnya salah masyarakat itu sendiri. Ini merupakan ketidakberdayaan masyarakat dalam menyelamatkan perkebunan kelapa miliknya, sehingga mereka terbujuk rayu oleh janji manis pihak investor.

“Harus ada perhatian serius dari Pemda dalam menyikapi permasalahan ini, kita tidak ingin kelapa hanya menjadi kenangan belaka, tapi harus tetap berjaya bagi masa depan anak cucu kita nanti,” pungkasnya. (adi/adv)