Sambut Lebaran, Satpol PP Minimal Turunkan 2 Personil Perkecamatan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) akan menurunkan masing-masing 2 personil di setiap kecamatan di Inhil ini dalam rangka mengamankan acara penyambutan perayaan Idul Fitri tahun ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Satpol PP Kabupaten Inhil, TM Syaifullah saat ekspos pada rapat persiapan angkutan lebaran terpadu tingkat Kabupaten Inhil di Balai Kantor Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan, Rabu (8/7/2015) kemaren.

“Kita akan turut berpartisipasi membantu pengamanan, di ibu kota akan kita maksimalkan dan untuk setiap kecamatan akan ada anggota dari Satpol PP minimal 2 anggota,” ungkapnya.

Menurutnya, selain membantu pihak kepolisian dalam pengamanan, juga satu keharusan baginya sebagai instansi kepemerintahan dalam menjaga ketertiban di setiap daerah di Negri Seribu Parit. Pada kesempatan itu juga, Kasatpol PP ini sempat menuturkan bahwa kesiapan pihaknya juga sudah cukup maksimal. (mirwan)




Api Sambar Jerigen Mitan, 1 Keluarga di GAS Nyaris Terbakar

Abdul Sasi kini terbaring diruang perawatan RSUD Puri Husada Tembilahan
Abdul Sasi kini terbaring diruang perawatan RSUD Puri Husada Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga Parit Surau Desa Sungai Empat kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kamis (9/7/2015) sekitar pukul 19.00 WIB kemaren. Tidak hanya menghanguskan harta benda, amukan jago merah ini juga sempat membakar pemilik rumah Abdul Sasi (32) dan Istri, Ima (31).

Menurut penuturan korban, saat terjadi peristiwa kebakaran, anak tunggal pasangan suami istri ini, Yanzi ( 7 bulan) sempat dikelilingi kobaran api di dalam rumah. Namun saat itu dapat terselamatkan karena sang ayah datang memberi pertolongan, meski mengakibatkan kepala keluarga ini menderita luka bakar serius.

Ditemui di ruang bedah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan, Jum’at (10/7/2015) malam, Abdul Sasi menceritakan bahwa kejadian naas itu bermula saat sang istri sedang mengisi minyak lampu teplok yang sedang menyala, tak lama usai berbuka puasa.

Saat sedang mengisi minyak, tiba-tiba saja api menyambar jerigen minyak ukuran 5 liter yang dipergunakan istrinya untuk mengisi minyak lampu teplok dan kemudian juga melalap rok dan baju yang dipergunakan sang istri.

“Saya langsung bawa istri lari keluar rumah lewat pintu dapur, karena api tak juga padam, saya terjunkan istri saya ke dalam sumur, kebetulan sumur tak jauh dari rumah,” Ceritanya.

Merasa istrinya telah selamat, Abdul Sasi kembali kedalam rumah dan api sudah tampak membesar. Sementara anak tunggalnya masih berada dalam rumah seorang diri.

“Tak banyak fikir, saya langsung menerobos kobaran api dan memeluk anak saya dan melarikan melewati pintu depan. Alhamdulillah anak saya selamat tanpa ada luka bakar,” Syukurinya.

Saat ini Abdul Sasi di rawat di RSUD Puri Husada Tembilahan dengan keadaan hanya bisa berbaring akibat luka bakar yang dialaminya. (mirwan)




Sambut Idul Fitri, Masyarakat dihimbau Tetap Utamakan Kewaspadaan

DSC_4524TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Inhil untuk tetap waspada menjaga diri, keluarga serta harta dalam persiapan menyambut perayaan Idul Fitri pekan depan.

Menurutnya, meski saat ini sejumlah masyarakat tampak ceria namun terkadang disitulah kesempatan segelintir orang ingin melakukan aksi tindak pidana. Apalagi belakangan ini sudah sering kali terjadi berbagai tindak pidana yang merugikan orang lain.

“Kita lakukan pengamanan secara maksimal ini bukan berarti semuanya bisa terselamatkan dari tindak kejahatan, sebab itu saya imbau kepada masyarakat utamakan keselamatan diri,” ungkapnya kepada sejumlah awak media usai gelar pasukan operasi ketupat di Tembilahan, Kamis (9/7/2015) kemaren.

Pada intinya, Kapolres ini menginginkan kewaspadaan dari masyarakt tetap menjaga secara maksimal baik ketika pergi ke pasar berbelanja maupun lainnya, termasuklah juga bagi para pemudik. (mirwan)




Senin Mendatang, DPRD Kembali Agendakan RDP Bahas Persoalan PT ASI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali mengagendakan pertemuan atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama seluruh pihak terkait pada Senin (13/7/2015) mendatang, guna membahas permasalahan yang sedang terjadi antara kelompok tani (poktan) di Kecamatan Kempas dengan PT Agro Sarimas Indonesia (ASI).

Adapun pihak-pihak yang akan dipanggil tersebut, yakni perwakilan poktan di Kempas, Koperasi Cipta Harapan, PT ASI dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemkab Inhil.

Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam mengatakan, pemanggilan kembali ini bertujuan, untuk mendengarkan ekspose dari PT ASI tentang pola kemitraan dan bagi hasil yang selama ini telah terjalin antara perusahaan dan petani.

“Karena pada RDP sebelumnya perwakilan PT ASI tidak ada yang datang, maka pada Senin (13/7/2015) malam kita akan memanggil kembali seluruh pihak terkait, guna mendengarkan ekspose tentang pola bagi hasil yang dikeluhkan petani setempat,” tutur Dani kepada sejumlah awak media di Tembilahan, Kamis (9/7/2015) kemarin.

Pada ekspose tersebut, lanjut Dani, Pemkab Inhil seharusnya sudah memiliki solusi, dalam upaya memecahkan permasalahan itu. Pasalnya, saat ini tidak bisa lagi jalan keluar yang diberikan hanya berbentuk angan-angan belaka, namun harus ada sebuah solusi yang cepat, tepat dan konkrit.

“Pada RDP Rabu (8/7/2015) malam lalu, kita sudah sampaikan supaya pemerintah membentuk tim teknis, yang bertugas melakukan pengkajian secara detil terhadap berapa sebenarnya besaran hutang yang dibebankan perusahaan kepada petani, sehingga ada angka acuan untuk para petani tersebut,” terangnya.

Namun yang jelas, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini menekankah bahwa pihaknya menginginkan agar permasalahan ini dapat segera tuntas dan diselesaikan, tanpa merugikan pihak-pihak yang terkait didalamnya, terutama para petani yang merupakan masyarakat Negeri Seribu Parit, yang harus dilindungi hak-haknya sebagai warga negara.

“Jadi, kita telah sepakat untuk mengundang kembali semua pihak terkait pada Senin malam nanti, dengan jadwal dan agenda yang sama. Dan mudah-mudahan, tidak ada lagi yang tidak hadir,” imbuhnya.(adi/adv)




Bupati Irup Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2015

DSC_4524 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan tampil sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada pegelaran pasukan Operasi Ketupat 2015 yang ditaja oleh Polres Inhil di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (9/7/2015).

Pada upacara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Inhil ini, Bupati membacakan pidato Kapolri tentang persiapan seluruh jajaran Polri dalam menghadapi lebaran mendatang. Intinya, dalam pidato yang dibacakan itu bisa tercapainya keamanan dan ketertiban dalam menyambut Idul Fitri.

“Aman dan tertib bermudik, baik melalui jalur darat, laut maupun udara hingga pelaksanaan perayaan Idul Fitri,” Sampaikan Wardan.

Dari pidato itu, menurutnya petugas kepolisian ini sudah diberi amanah secara keseluruhan untuk bertanggung jawab menjaga keamanan serta diharapkan mampu memberi pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

Untuk itu, sebagai pimpinan daerah, Bupati ini mengharapkan kepada masyarakatnya untuk mematuhi aturan-aturan yang telah diberlakukan oleh pihak kepolisian, dicontohkannya seperti aturan dalam berlalu lintas, para pedagang kota untuk tidak menggunakan badan jalan sebagai tempat dagang dan lain sebagainya.

“Hal ini saya katakan karena saya menilai persiapan dari petugas kepolisian Polres Inhil sudah tampak siap menjalankan tugasnya,”Ingatkannya.

Sementara itu, kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik saat dikonfirmasi mengatakan, pengamanan Operasi Ketupat tahun ini sudah cukup mapan. Dimana pihaknya telah menempatkan beberapa pos pengamanan di Negeri Sri Gemilang ini.

Khusus dalam kota tembilahan, disebutkannya ada 2 pospam. Selain itu 5 pospam untuk luar kota Kabupaten yakni titik-titik yang dilewati oleh pemudik. “Operasi ketupat ini kita laksanakan lebih kurang 15 hari yang dimulai besok (10/7, red),” kata Wicak.

Setelah digelarnya upacara, Bupati yang didampingi Ketua DPRD Kabupaten Inhil dan Kapolres Inhil turun meninjau langsung kondisi kendaraan operasional Polres dan kesiapan personilnya. Bahkan, Bupati juga menyempatkan untuk meninjau Pos Pengamanan yang diletakkan di pelabuhan Batam Tembilahan.

Sekedar diketahui, jumlah personil yang diturunkan nantinya sebanyak 200 personil yang terdiri dari Polres, TNI, Satpol PP, serta personil lainnya diturunkan untuk pengamanan selama H-7 hingga H+7 Hari Raya Idul Fitri 1436 Hijriah. (mirwan/adv)




7 Bayi Gizi Buruk Ditemukan di Tembilahan, Orang Tua Diminta Rutin Periksakan Bayinya ke Posyandu

Camat Tembilahan, M Syatir Hasan memberikan sambutan saat penyerahan bantuan bagi 5 pasien gizi buruk, di UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan.
Camat Tembilahan, M Syatir Hasan memberikan sambutan saat penyerahan bantuan bagi 5 pasien gizi buruk, di UPT Puskesmas Gajah Mada Tembilahan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh orang tua di Kota Tembilahan dan sekitarnya terutama yang memiliki bayi diminta, untuk rutin melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan bayinya di Posyandu.

Permintaan tersebut disampaikan Camat Tembilahan, M Syatir Hasan terkait dengan ditemukannya 7 pasien atau bayi penderita gizi buruk di Kecamatan Tembilahan.

Diakui Syatir, dirinya sangat terkejut setelah mendapatkan informasi dan mengetahui adanya masyarakat di Kecamatan Tembilahan yang mengalami gizi buruk, khususnya pada bayi di wilayah Tembilahan Hilir.

“Saya yakin, kalau kita cari dan teliti lagi, masih banyak kasus-kasus seperti ini yang belum terdata, apalagi di desa-desa yang jauh dan terpencil,” tutur Syatir.

Oleh karena itu, ketika melihat adanya kelainan pada bayi, hendaknya para orang tua segera memeriksakan bayinya ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes), seperti Posyandu.

“Kita minta para ibu lebih memperhatikan dan rutin memeriksakan kesehatan anaknya, sehingga generasi muda kita ini dapat tubuh serta berkembang dengan sehat dan kuat,” tambahnya.

Selanjutnya, Syatir meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, untuk rutin melakukan pendataan dan mengawasi kesehatan masyarakat, serta melakukan berbagai langkah pencegahan dan pengobatan.

“Kita juga mengimbau kepada para donatur yang memiliki kelebihan dan kemampuan, untuk mau peduli dengan sesama dan memberikan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya. (adi)