Tak Terawat, Pasar Terapung Tembilahan Akhirnya Ambruk

 

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pasar Terapung di jalan Yos Sudarso Tembilahan ambruk, Rabu (27/4/2016). Pasalnya, pasar itu tidak terawat selama puluhan tahun terakhir.

Meski tidak tidak secara keseluruhan, namun ada sekitar 20 lapak dagangan dalam pasar tersebut terjun ke sungai.

“20 petak kantin yang ambruk. Bangunan ini lama tidak direhab selama kurang lebih 20 tahun,” kata salah seorang pedagang, Sajidin kepada detikriau.org.

Kronologisnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Robohnya bangunan secara pelan-pelan sehingga semua warga di TKP selamat, namun hampir 100 persen barang dagangan habis.

“Kami meminta kepada pemerintah untuk segera membangun. Ini sangat berbahaya karena kondisinya tidak sesuai lagi dengan kapasitas yang ada,” tandasnya./ Mirwan

 




Peringati Hari Bumi, Sispala Rawa SMA PGRI Tembilahan Bagikan 500 Bibit Pohon

TEMBILAHAN, detikriau.org  – Sebanyak 500 bibit pohon dibagikan oleh Sispala Rawa SMA PGRI Tembilahan kepada masyarakat, Minggu (24/4/2016).

Pembagian bibit pohon tersebut dalam rangka memperingati hari bumi tahun 2016 yang bertepatan pada tanggal 22 April. Kegiatan itu bekerjasama dengan Brimaspala UNISI.

Sasaran pembagian pohon diberikan pada pengguna jalan di jalan Swarna Bumi dan dilanjutkan di simpang 4 lampu merah jalan M Boya.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang peduli terhadap kelestarian bumi. Biar sedikit yang penting ada berbuat,” kata Ketua Sispala Rawa SMA PGRI Tembilahan Nur Hikman.

Disamping itu, pihaknya juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan bersih dengan cara membuang sampah pada tempatnya./mirwan




Ratusan Mahasiswa Inhil Padati Arena Seminar Hari Kartini

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan mahasiswa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memadati arena seminar peringatan hari Kartini ke-137 di Gedung Wanita Sungai Beringin Tembilahan, Sabtu (23/4/2016).

Kegiatan yang ditaja Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Indragiri (Unisi) itu  menghadirkan pemateri dari wanita berprestasi di Negeri Sri Gemilang yakni Dr R Sri Handayani (Rektor Unisi) dan Dr Hj Alvi Furwanti Alwie (mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil).

“Kita terus memberikan semangat agar mahasiswa yang berperan aktif bisa lebih berkembang setelah mengikuti seminar hari Kartini ini,” kata Presiden Mahasiswa Unisi, Ahmad Ryan Rahmadi.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Kartina mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar tanpa kendala yang signifikan. Terutama, keikutsertaan para mahasiswa dinilai sangat antusias.

“Kami berterima kasih telah merespon dengan baik, jika terdapat kekurangan harap dimaklumi,” imbuhnya./Mirwan




6 Unit Alat Damkar Dikerahkan, 1 Unit Rumah Ini Tetap Ludes Jadi Abu

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Peristiwa kebakaran menghabiskan 1 unit rumah di RT 04 RW 01 jalan Pekan Arba Tembilahan, Minggu (7/42016) sekira pukul 03.45 WIB. Padahal, petugas Damkar turun dengan 6 kendaraan yakni 4 mobil dan 2 Viar.

Kronologisnya, disaat pemilik rumah Eddy Sugianto (59) terbangun dari tidurnya mencium aroma asap. Setelah diperiksa ternyata percikan api sudah membakar bagian ruang tamu.

Melihat itu, si pemilik rumah ini sontak berteriak meminta bantuan dan segera membangunkan semua keluarganya.

Selanjutnya sekitar 15 menit berikutnya, petugas Damkar tiba di lokasi dan dibantu masyarakat setempat. Tak lama berselang waktu apipun berhasil dipadamkan, namun kondisi rumah dalam keadaan rusak berat.

Menurut informasi dari kepolisian, api diduga kuat akibat arus pendek listrik karena pada saat itu tidak terdapat tanda-tanda indikasi lain.

“Api diperkirakan berasal dari konsleting kabel yang terletak di ruang tamu,” kata PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman.

Ditambahkan, insiden tersebut tidak sampai memakan korban jiwa namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 70 juta./Mirwan




Puluhan Pemuda Bersatu Galakkan Jamaah Subuh di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Puluhan pemuda yang tergabung dalam komunitas pejuang subuh bersatu menggalakkan jamaah shalat subuh di Mesjid-mesjid Tembilahan.

Sekelompok pejuang tersebut bergerak untuk mengajak para generasi muda bersama-sama memadati Mesjid di waktu shalat subuh khususnya. Kegiatan tersebut sudah berlangsung sepekan terakhir.

“Minggu lalu perdana kita berkumpul bersama di Mesjid Pancasila dengan menghadirkan pencaramah ustaz H Efendi Lc,” kata salah seorang Pejuang Subuh Tembilahan, Taufiqurraman kepada detikriau.org, Minggu (10/4/2016).

Diterangkan, komunitas ini merupakan organisasi baru yang berdiri tanpa ada kepentingan melainkan menyukseskan misi yakni barisan jamaah Shalat Subuh di kota Tembilahan dipadati para generasi muda.

Sebab menurutnya, kondisi ibadah di kota Ibadah ini tidak sesuai dengan kenyataan. Bagaimana tidak, shalat wajib di Mesjid-mesjid waktu subuh itu hanya diisi para Lansia. Begitu juga dengan waktu-waktu shalat wajib lainnya.

“Kita bergerak diwaktu subuh, jika ini ramai maka insya Allah waktu shalat lainnya mudah diisi,” tambahnya.

Dengan demikian, ia mengajak para generasi muda baik pelajar, mahasiswa dan umum untuk bersama-sama berjuang menggalakkan shalat subuh wilayah kota Tembilahan.

“Karena pemula, kita bergerak masih pelan-pelan. Nanti pada tanggal 24 mendatang, kita kembali berkumpul di Mesjid Pancasila jalan Baharuddin Yusuf dengan menghadirikan pencaramah yang menerangkan tentang keagamaan,” tutupnya. (mirwan)




Jabat Kepala DKPP, Sirajudin Wacanakan Pendirian Bank Pengelola Sampah

contoh diagram pengelolaan sampah
contoh diagram pengelolaan sampah

TEMBILAHAN, detikriau.org– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Dinas Kebersihan Pemakaman dan Pertamanan (DKPP) berencana mendirikan Bank Pengelola Sampah (BPS) yang dimulai pada bulan Maret 2016 mendatang.

“Kita targetkan pada bulan Maret mendatang BPS di Tembilahan sudah berdiri, untuk itu sangat diperlukan kerjasama masyarakat,” kata Kepala DKPP Kabupaten Inhil, H Sirajuddin, kemarin.

Disamping itu, pihaknya juga akan berkoordinasi kepada Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan seluruh Kecamatan di Inhil agar bisa membantu para pengelolaan sampah supaya bekerja efektif dan bernilai ekonomis.

BPS itu lanjutnya, akan ditujukan kepada masyakarat umum dan akan dikelola oleh Koperasi DKPP dalam transaksi pengelolan sampah. Dengan begitu, maka wacana ini diyakinkannya bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

“Adanya BPS ini diharapkan kepada masyarakat agar bisa memilah sampah Organik dan Non Organik sehingga sampah menjadi nilai jual sampingan oleh masyakarat,” imbuhnya. Mirwan