Dijambret di Jalan, IRT Ini Kehilangan Harta Hingga Jutaan Rupiah

Gbr ilustrasi
Gbr ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ayu Ridona (32), ibu rumah tangga warga jalan Prof M Yamin Tembilahan ini terpaksa gigit jari. Bagaimana tidak, jutaan rupiah harta miliknya di dalam tas dijambret OTK saat di perjalanan, Jum’at (24/7/2015).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, penjambretan ini terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu korban berboceng bersepeda motor yang dikendarai anaknya Sri Wahyuni (16).

Waktu itu, korban datang dari jalan Prof M Yamin menuju jalan Bunga 1, di tengah perjalanan tepatnya di jalan Keritang, korban tersentak karena ada orang yang tak dikenalnya tiba dari belakang menggunakan kendaraan roda dua langsung menarik paksa tas yang disandangnya.

Meski saat itu korban yang dibonceng anaknya sempat mengejar pelaku, namun tidak membuahkan hasil, pelakupun berhasil menghilangkan jejak.

“Dalam tas yang dirampas pelaku berisikan uang tunai Rp 900 ribu, kalung emas 1,5 mayam, cincin emas setengah mayam, Handphone 1 unit dan surat-surat berharga, total keseluruhan sekitar Rp 5 juta,” terang Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman.

Tindakan yang diambil, lanjut Warno, petugas kepolisian telah menerima laporan ini dan telah mendatangi TKP dan lainnya, yang jelas pelaku penjambretan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (mirwan)




4 Petugas Disiagakan Untuk Pengoperasian Cuci Darah di RSUD Puri Husada

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 4 petugas disiagakan untuk memberikan pelayanan hemodialisa atau cuci darah, yang telah dioperasikan sejak tanggal 10 Juni 2015 lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada.

“Empat petugas ini dibagi dalam 2 shift, yang memberikan pelayanan di setiap shifnya 4-5 jam,” tutur Direktur RSUD Puri Husada, dr Irianto saat menerima kunjungan Bupati Inhil, HM Wardan dan rombongan, Kamis (23/7/2015).

Dijelaskan Irianto, untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat atau pasien yang ingin melakukan cuci darah, pihaknya telah menyediakan berbagai fasilitas pendukung, seperti televisi, buku bacaan dan lain-lain.

“Sejak dibukanya layanan ini, sebanyak 120 kantong darah telah digunakan. Jumlah tersebut termasuk pasien yang mengalami sakit ginjal kronis, karena untuk melakukan cui darah atau pengecekan minimal 2 kali seminggu,” terang Irianto.

Untuk biayanya, lanjut dokter spesialis penyakit dalam ini, bagi para pengguna serta pemegang kartu BPJS dan Jamkesda telah ditanggung pihak bersangkutan.

“Sedangkan pasien dari kategori umum, dikenakan biaya sekitar Rp 1 jutaan persekali cuci darah,” imbuhnya.

Untuk diketahui, penyakit gagal ginjal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tidak terkontrolnya tekanan darah (darah tinggi), diabetes, serta penggunaan obat sembarangan dan tanpa resep atau anjuran dokter. (adi)




Inilah Tanda dan Yang Harus Dilakukan Menjelang Persalinan

Bayi
Bayi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama kaum ibu yang sedang hamil dan mendekati proses kelahiran diajak, untuk mengetahui apa saja tanda-tanda dan yang harus dilakukan menjelang persalinan.

Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie dalam upaya mencegah dan mengantisipasi terjadinya berbagai hal yang tidak diinginkan, serta menekan angka kematian ibu dan bayi saat proses persalinan.

Adapun tanda-tanda persalinan yang harus diketahui dan biasanya dirasakan langsung oleh para ibu, diantaranya :

  1. Ibu mengalami mulas-mulas yang timbulnya semakin sering dan kuat.
  2. Rahim terasa kencang bila diraba, khususnya pada saat mulas.
  3. Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir.
  4. Keluar cairan ketuban yang berwarna jernih kekuningan dari jalan lahir.
  5. Merasa seperti mau buang air besar.

Oleh karena itu, bila ada salah satu tanda persalinan tersebut, makanyang harus dilakukan adalah :

– Segera hubungi tenaga kesehatan (bidan/dokter).

– Tetap tenang dan tidak bingung.

– Ketika merasa mulas bernafas panjang, mengambil nafas melalui hidung dan mengeluarkannya melalui mulut, untuk mengurangi rasa sakit. (adi/adv)

 




Ingin Anaknya Bisa Sekolah di IPDN, Ayah Ini Ditipu Hingga Ratusan Juta

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mukhtar (53) warga jalan Telaga Biru Tembilahan ini terpaksa gigit jari, jangankan anaknya lulus IPDN, ia malah tertipu hingga ratusan juta rupiah oleh warga Batam berinisial SE (50).

Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Kamis (23/7/2015) menerangkan, motif penipuan ini terjadi karena korban ingin anaknya atas nama Yosa Saputra lulus tes masuk salah satu sekolah IPDN pada bulan Januari 2011 silam.

“Waktu itu korban didatangi oleh pelaku yang menawarkan untuk membantu mengurus anak korban masuk sekolah IPDN, namun dimintanya uang sebesar Rp 250 juta. Kemudian korban menawar kepada terlapor agar dikurangi menjadi Rp 225 juta, dan ini disepakati,” sampaikan Warno.

Disaat anak korban mengikuti tes seleksi dan si korbanpun secara bertahap mengirimkan uang ke rekening pelaku mulai dari tanggal 18 Januari 2011 hingga 17 Juni 2011 dengan total Rp 186.500.000.

Tak lama kemudian, korban menerima hasil kurang menyenangkan, anaknya tidak lulus mengikuti tes seleksi bersekolah di IPDN. Dengan demikian, korban pun menuntut pelaku untuk mengembalikan uangnya. Namun sampai saat ini pelaku belum juga memenuhi tuntutan korban.

“Atas peristiwa tersebut, korban mengaku ditipu dan melaporkan ke petugas Polsek Tembilahan dan saat ini pelaku sudah diamankan,” tutup PAUR Humas Polres Inhil. (mirwan)




Bupati Inhil Target Tingkatkan Status RSUD Puri Husada

Plt Sekdakab Inhil, H Fauzar saat melakukan sidak ke RSUD PH baru-baru ini. Foto: Mirwan. doc detikriau.org
Plt Sekdakab Inhil, H Fauzar saat melakukan sidak ke RSUD PH baru-baru ini. Foto: Mirwan. doc detikriau.org

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan berkomitmen untuk meningkatkan tipe Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan.

Pernyataan itu diungkapkannya saat tinjauannya ke RSUD Puri Husada, Kamis (23/7/2015) yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Inhil, Sekda Inhil dan pejabat lainnya.

“Kalaulah sekarang ini tipenya C, kedepan kita coba berupaya agar meningkat menjadi Rumah Sakit dengan tipe B,” kata Wardan.

Dari tinjauan siang itu, ia menilai, fasilitas di RSUD tersebut sudah cukup mendukung dalam pelayanan terhadap masyarakat. Fasilitas cuci darah misalnya, peralatan yang tersedia sudah cukup lengkap apalagi peralatan tersebut diketahuinya berupa produk dari negara Jerman.

Tentu katanya dari mutu fasilitas tersebut sudah cukup bagus. Namun ia tetap saja tidak merasa puas sampai disitu, mungkin saja penambahan ruangan maupun peralatan perawatan pendukung lainnya.

“Yang jelas harapan kita rumah sakit ini terus meningkat dan peningkatan itu dapat dilihat dari tipenya. Saya tegaskan, rumah sakit itu pelayanannya harus bagus terhadap masyarakat,” pungkas Bupati Inhil ini. (mirwan/adv)




Hari Bhakti Adhyaksa Ke-55: Kajari: Semua Aspek yang Menyimpang Dari Aturan Harus Kita Tuntaskan

Kajaari Inhil, Lulus Mustopa saat memotong tumpeng. Foto: Mirwan
Kajaari Inhil, Lulus Mustopa saat memotong tumpeng. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke-55 di aula kantor Kejari jalan KH Dewantara Tembilahan, Rabu (22/7/2015).

Pada acara tersebut tampak dihadiri oleh Bupati Inhil HM Wardan dan unsur Forkopimda Kabupaten Inhil.

Bupati Inhil, HM Wardan berjabat tangan dengan Kajari
Bupati Inhil, HM Wardan berjabat tangan dengan Kajari

Kepala kejaksaan Tembilahan, Lulus Mustopa saat dikonfirmasi menyampaikan, kegiatan tersebut digelar sesuai perintah pimpinan secara keseluruhan. Kedepan, setelah mencapainya Adhyaksa ke-55 ini diharapkannya bisa terjaga dan terus meningkat kinerja dalam segala hal untuk menuntaskan semua persoalan hukum.

“Sesuai dengan harapan bersama, dari atasan hingga masyarakat secara umum kalau semua aspek yang menyimpang dari aturan harus kita tuntaskan, peningkatan dalam menuntaskan itu yang kita inginkan kedepan dan tentunya harus saling mendukung,” tegas kajari.

Sementara itu, atas nama pemerintah, Bupati mengucapkan selamat terhadap hari Bhakti Adhyaksa ke-55. Diinginkannya dengan digelarnya acara tersebut bisa meningkatkan ukuwah persaudaraan.

“Jalinan silaturrahmi semakin erat dan dari itu semoga dapat lebih meningkatkan kerja dalam membangun daerah Inhil kedepan,” ungkap Bupati Wardan. (mirwan)