Purna Tugas Sebagai Sekda, Alimuddin Minta Maaf

Foto: Mirwan
Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda)Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM meminta maaf kepada seluruh PNS di lingkungan Pemkab Inhil selama ia menjabat sebagai Sekda.

“Saya menyadari, masih ada beberapa amanah yang belum terselesaikan hingga akhir tugas saya sebagai PNS,” ujarnya yang didampingi sang Istri saat Halal Bihalal Pemkab Inhil dan Purna Tugasnya di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Senin (3/8/2015).

Meski begitu, ia sangat berterima kasih kepada seluruh kepala daerah Inhil, sebab telah mempercayakannya menjabat beberapa Satker selama 29 tahun diantaranya Kepala Bagian Hukum, Kepala Disperindagm Kepala Distamben dan BLH, Asisten hingga menjabat sebagai Sekda.

Menurut pensiunan PNS yang terhitung dari 1 Juli ini bahwa, kepercayaan jabatan yang diberikan itu satu kehormatan baginya oleh Kepala Daerah Inhil dan sejumlah PNS yang ada.

“Meski masa tugas saya sudah berakhir, tapi semoga hubungan silaturrahmi tetap berlanjut dan jikapun dari berbagai kegiatan pemkab saya diundang, insya Allah saya bersedia untuk hadir,” tutup Alimuddin. (mirwan/adv)




5 Petugas TKHI Disiapkan Dampingi JCH Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 5 petugas dari Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) telah disiapkan, untuk mendampingi para Jama’ah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat berada di Tanah Suci.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia saat ditemui detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Devi, keberadaan 5 petugas TKHI ini, dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi JCH yang masuk dalam porsi keberangkatan ke Tanah Suci tahun 1436 H.

“Para petugas TKHI ini terdiri dari 2 dokter, yaitu dr Nursamsir dan dr eka Alpasra, serta dibantu 3 perawat, yakni Hj paridah, H taslim dan Andriana,” tutur Devi.

Adapun tugas dan tanggung jawab para petugas TKHI tersebut, diantaranya memberikan pengobatan bagi setiap JCH yang sedang mengalami sakit dan mengontrol kesehatan seluruh JCH.

“Dengan adanya petugas TKHI ini, diharapkan dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal bagi JCH, sehingga seluruh rangkaian Ibadah Haji dapat dilaksanakan JCH dengan baik dan sempurna, guna memperoleh Haji yang mabrur,” imbuhnya. (adi/adv)




Razia Cipta Kondisi, Polres Inhil Sita 1 pucuk senjata Air Soft Gun

TEMBILAHAN (detikimagesriau.org) – Polres Indragiri Hilir (Inhil) megamankan sepucuk senjata Air Soft Gun dari sebuah warnet di kota Tembilahan, Sabtu (1/8/2015). Target operasi Cipta kondisi dengan menurunkan 60 personil yang digelar sekitar pukul 21.30 sampai pukul 23.40 WIB adalah Curas, Curat, Curanmor, Sajam, Senpi, Narkoba dan kepemilikian Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui PAUR Humas Polres, Iptu Warno Akman, Minggu (2/8/2015) menerangkan, senjata tersebut ditemukan dari salah satu karyawan City Game atas nama Heri Heryanto (42).

Namun berdasarkan keterangan karyawan, senjata dengan nomor seri 11F04900 itu bukan miliknya, tetapi milik salah seorang bekas pengelola City Game berinisial A. “Meski keterangannya begitu, seorang karyawan ini tetap diamankan petugas di Mapolres Inhil guna dilakukan proses lebih lanjut,” terang Warno.

Pada razia itu, petugas juga mengamankan puluhan pengunjung Warnet yang tidak memiliki KTP, namun hanya sebatas diberikan arahan untuk mengurus pembuatan KTP. Setelah itu, para pengunjung tersebut dikembalikan kepada keluarganya masing-masing. (mirwan)




Dewan Minta Rekanan Maksimalkan Pengerjaan Pembangunan Jalan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta kepada seluruh rekanan atau kontraktor, untuk memaksimalkan pelaksanaan pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut.

Permintaan itu disampaikan Anggota Komisi III, Okta Hasanatan saat berbincang dengan detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Okta, mengingat kondisi geografis tanah di Negeri Seribu Parit yang sangat labil, maka pengerjaan pembangunan infrastruktur jalan harusnya dilakukan dengan baik dan maksimal sehingga mampu bertahan dan dapat dinikmati masyarakat dalam waktu yang cukup lama.

“Saat ini, banyak masyarakat di kecamatan mengeluhkan kondisi jalan yang rusak parah. Padahal baru saja diperbaiki tapi dalam beberapa bulan sudah rusak lagi,” tutur Okta.

Oleh karena itu, politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini meminta kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk melakukan pengawasan yang maksimal agar pembangunan jalan yang dilakukan oleh rekanan berkualitas.

“Kita juga meminta kepada rekanan agar melaksanakan pekerjaannya sesuai bestek sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal,” tambahnya.

Apalagi, banyak faktor yang memungkinkan jalan itu setelah dibangun tidak bertahan lama dan akhirnya rusak lagi. Ini tentu sudah diketahui oleh SKPD terkait, sehingga diharapkan saat melakukan proses penganggaran dapat lebih diperhatikan.

“Jadi ke depan, kita harapkan kualitas pembangunan jalan ini dapat lebih diprioritaskan, khususnya jalan-jalan yang ada di kecamatan,” pungkasnya. (adi/adv)




Dewan Desak Pemkab Inhil Segerakan Pelaksanaan Pembangunan

“Meski APBD 2015 disahkan Nov 2014, Progres Pembangunan Masih Minim”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Meskipun sudah memasuki triwulan ketiga di tahun anggaran 2015, namun hingga kini masih belum terlihat progres pengerjaan dan pembangunan daerah yang sudah lama dinantikan oleh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Oleh karena itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemkab Inhil untuk segera memulai proses pembangunan dan pengerjaan fisik, sehingga apa yang terjadi di tahun lalu tidak ditemukan lagi di tahun ini.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Inhil, Edy Harianto Sindrang saat menghadiri rapat dengar pendapat gabungan Komisi I dan Komisi III, bersama Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga, Dinas Pertambangan dan Energi dan Badan Perizinan Kabupaten Inhil, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Edy, masyarakat telah lama menunggu realisasi dan bertanya-tanya kapan akan dimulainya pelaksanaan pembagunan daerah, karena saat ini telah melewati pertengahan tahun 2015.

“Jika pelaksanaannya tidak dimulai sekarang, kapan lagi masyarakat bisa menikmati hasil pembagunan daerah,” tutur Edy.

Kondisi ini harus menjadi prioritas Pemkab Inhil melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, sehingga kedepannya pelaksanaan pembangunan, khususnya infrastruktur jalan dan jembatan sebagai akses penting penunjang aktivitas sehari-hari masyarakat bisa lebih cepat dilaksanakan.

Apalagi lanjut Edy, ada paket pengerjaan yang sudah dituangkan oleh pihak ULP tahun 2014 lalu yang belum dilaksanakan, padahal antusias masyarakat sangat tinggi saat survei di lapangan.

“Seperti kita ketahui bersama, APBD Inhil telah disahkan pada November 2014 lalu. Jadi sangat panjang waktu bagi SKPD terkait, untuk menyelesaikan segala administrasi sebelum proses pengerjaan fisik dilaksanakan. Untuk itu, ke depan SKPD harus lebih matang dalam membuat perencanaan agar keterlambatan seperti ini tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (adi/adv)




Menjelang Keberangkatan, CJH Inhil Diimbau Jaga Kesehatan Dengan Olahraga Rutin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh Calon Jema’ah Haji (CJH) asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), yang masuk dalam porsi keberangkatan ke Tanah Suci tahun 1436 H diimbau, untuk tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, salah satunya dengan melakukan olahraga rutin.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia saat ditemui detikriau.org di kantornya, Jalan M Boya Tembilahan, kemarin.

Dikatakan Devi, pelaksanaan Ibadah Haji ini memerlukan kesiapan fisik dan mental yang baik, yang bisa diperoleh dengan berbagai cara, diantaranya melalui olahraga rutin.

“Jadi, untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit menjelang keberangkatan, seringlah berolahraga serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tutur Devi.

Sedangkan bagi CJH yang dalam kondisi sakit, lanjut Devi, dianjurkan untuk mengkonsumsi obat-obatan yang telah diberikan oleh petugas kesehatan secara teratur, serta menjaga pola makan dan istirahat yang cukup.

“Dengan begitu, diharapkan seluruh jama’ah kita tetap dalam keadaan sehat, sehingga bisa berangkat serta mampu melaksanakan seluruh rangkaian Ibadah Haji dengan baik dan khusyuk, guna memperoleh haji yang mabrur,” imbuhnya. (adi/adv)