Atasi Masalahnya, Dewan Minta PDAM TI Cari Terobosan Baru

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) meminta manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri (TI) untuk mencari berbagai terobosan baru dalam upaya menyelesaikan permasalahan dan kondisi sulit yang dihadapinya.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat menggelar Reses II di lapangan Kantor Lurah Tembilahan Hulu, Kecamatan Tembilahan Hulu, belum lama ini.

Dikatakan Dani, pihak PDAM TI harus berusaha semaksimal mungkin dan mencari jalan keluar yang lebih efektif, guna menyelesaikan permasalahan yang membelitnya selama ini, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih ditingkatkan lagi.

“DPRD dan Pemda tentunya akan memberikan dukungan penuh bagi upaya penyehatan PDAM,” tutur Dani.

Selanjutnya, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini juga meminta kepada seluruh masyarakat terutama para pelanggan PDAM TI, untuk patuh dalam menjalankan kewajibannya, seperti membayar tagihan pemakaian air bersih secara teratur dan tepat waktu.

“Kita harapkan masyarakat tidak ada yang nunggak lagi, karena operasional PDAM TI sangat bergantung pada pembayaran tagihan pelanggan,” imbuhnya. (adi/adv)




Penyembuhan ODGJ Butuh Dukungan Keluarga dan Lingkungan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Selain dengan memberikan obat, proses penyembuhan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) juga membutuhkan faktor-faktor penunjang lainnya, seperti dukungan penuh dari pihak keluarga dan lingkungan.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Khusus, Devi Natalia saat berkunjung ke salah satu rumah pasien ODGJ di Kecamatan Tembilahan Hulu, belum lama ini.

Dikatakan Devi, meskipun tenaga kesehatan terus melakukan pemantauan secara langsung ke rumah dan memberikan obat, namun itu saja tidak cukup untuk proses penyembuhan pasien ODGJ, karena yang lebih penting adalah support dari orang-orang di sekitarnya.

“Jadi, dukungan keluarga dan lingkungan sangat berperan besar dalam proses penyembuhan pasien ODGJ,” tutur Devi.

Oleh karena itu, lanjut Devi, keberadaan pasien ODGJ ini harus bisa diterima dengan baik oleh pihak keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitarnya, sehingga yang bersangkutan tidak merasa terbuang dan disisihkan.

“Mereka (Pasien ODGJ, red) jangan dikucilkan dan jangan lagi ada yang dipasung, sebab akan memperlambat proses penyembuhannya. Jadi, mari sama-sama kita obati dan sembuhkan mereka, supaya bisa kembali beraktifitas di tengah-tengah masyarakat,” pesan Devi.

Untuk diketahui, hingga saat ini jumlah pasien ODGJ di Kabupaten Inhil sudah tercatat mencapai 97 orang, dimana 48 pasien diantaranya dinyatakan mulai membaik dan ada pula yang telah membaur bersama masyarakat. (adi/adv)




Air Macet, PDAM TI Jangan Kambingkan PLN

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Manager PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman meminta agar pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri tidak mengkambinghitamkan   pihaknya atas macetnya pasokan air bersih kerumah-rumah pelanggan beberapa waktu yang lalu.
“Jangan kami yang dikambing hitamkan oleh PDAM, seharusnya mereka punya mesin genset sendiri untuk persiapan jika ada pemadaman listrik,” kata Budi, Jumat (14/8/2015).

Meski begitu, ia tetap mengakui PLN pernah memutuskan aliran listrik di kawasan perusahaan air bersih dengan durasi sekitar 2 jam. Alasannya, kala itu ada gangguan mesin dan terpaksa harus memutuskan pasokan listrik guna melakukan perbaikan hingga normal.

Berdasarkan data dari PLN, beban puncak yang harus dipenuhi pihaknya sebesar 13 Mega Watt (MW) dan daya yang bisa didapat dari mesin sewa juga 13 MW. Daya tersebut bisa terbilang sangat pas-pasan, sebab jika ada ada gangguan 1 mesin saja pastinya akan terjadi defisit daya.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya pihak PDAM Tirta Indragiri memang menyebutkan, bahwa yang mengakibatkan rendahnya kualitas dan terputusnya pasokan air kerumah pelanggan waktu itu disebabkan keterlambatan datangnya pasokan bahan kimia dari Jakarta dan terputusnya pasokan listrik bersumber dari PLN hingga 3 jam sekali.

“Kami dari PDAM selalu dapat giliran mati bergilir, dan proses produksipun jadi terganggu,” ucap  Kabag Produksi dan Distribusi PDAM Tirta Indragiri, Kamusni kepada awak media akhir bulan kemaren. (mirwan)




Jalan Berlubang, Sepeda Motor dan Mobil Bertabrakan

IMG_20150814_195007TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) kendaraan bermotor di Kabupaten Inhil kembali terjadi, peristiwa kali ini ttaabraan antara Sepeda Motor jenis Revo nomor Polisi BM 2613 GW dengan Mobil jenis Inova BM 1742 LA di Parit 1 Kelurahan Sungai Salak Kecamatan Tempuling, Jum’at (14/8/2015) sekitat pukul 10.15 WIB.

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, peristiwa itu terjadi karena pengendara Sepeda Motor atas nama Suriana (24) mencoba menghindari lubang di badan jalan, namun upayanya gagal, ia malah memakan badan jalan yang berlawanan dan langsung menabrak 1 unit Mobil yang dikendarai oleh Intan Judin (54).

“Pengendara Sepeda Motor membonceng temannya, Nuraini (23). Akibat peristiwa itu, keduanya, baik pengendara motor maupun yang berbonceng sama-sama dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Puri Husada Tembilahan,” ungkap Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kasat Lantas, AKP Ahmad Salmi

Adapun luka-luka yang dialami kedua wanita itu, Suriana mengalami luka lecet pada bagian Bibir, luka robek telapak kaki sebelah kiri dan patah kaki bagian betis. Sedangkan Nuraini mengalami luka lecet pada pipi sebelah kanan serta mengalami patah tulang tangan kanannya. Untuk kerugian materil, disampaikan Salmi ditaksir mencapai Rp 10 juta. (mirwan)




Rayakan HUT RI, Bupati Inhil Lepas Peserta Jalan Santai

DSC_5064TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan melepas secara resmi peserta jalan santai dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Kamis (13/8/2015).

Jalan santai itu diikuti kurang lebih 75 regu yang terdiri dari pelajar, mahasiswa hingga SKPD di lingkungan Kabupaten Inhil dengan jarak tempuh 8 kilometer dimulai dari star pertama menuju ke jalan Soebrantas dan memutar jalan Baharuddin Yusuf menuju jalan Kayu Jati, setelah itu kembali lagi ke star pertama.

Bupati Wardan mengatakan, jalan santai dengan jarak tempuh 8 kilometer itu diikuti seluruh peserta, namun sorenya, panitia kembali memulai star dengan peserta dikhususkan, misalnya peserta putri, jarak tempuhnya hanya diberlakukan 4 dan 5 kilometer.

Selain itu ada juga yang akan diberlakukan jarak tempuh yang lebih tinggi hingga 17 kilometer dengan peserta yang disesuaikan kemampuan. Kemudian pada hari Sabtu mendatang, akan dilanjutkan berbagai kegiatan permainan rakyat.

“Tentunya keberhasilan ini tidak semua kita serahkan kepada panitia, sebab itu saya harapkan semua komponen untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI tahun 2015 ini,” harapnya.

Ia menambahkan, mendukung kesuksesan penyelenggaraan peringatan HUT Kemerdekaan RI itu bukan sebatas membantu, melainkan satu kewajiban bersama sebagai warga Negara Indonesia untuk mengenang para pahlawan terdahulu. (mirwan/adv)




Masalah Infrastruktur dan Pertanian Paling Menonjol, Dewan Minta Pemkab Inhil Segera Tuntaskan

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), untuk segera menuntaskan berbagai permasalahan yang terjadi dan sedang dihadapi oleh seluruh masyarakat di Negeri Seribu Parit.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat melakukan Reses II di Kecamatan Tembilahan Hulu, yang dipusatkan di halaman Kantor Lurah Tembilahan Hulu, Kamis (13/8/2015).

Dikatakan Dani, dari hasil Reses yang dilakukan di sejumlah wilayah di daerah pemilihan (dapil) 1 Kabupaten Inhil, diketahui bahwa permasalahan infrastruktur dan pertanian yang paling banyak disorot dan dikeluhkan oleh masyarakat.

“Pada intinya, keluhan masyarakat hampir sama. Tapi yang paling menonjol itu adalah masalah infrastruktur dan pertanian. Jadi, inilah yang harus menjadi perhatian Pemda,” tutur Dani.

Selanjutnya, politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini berjanji akan menindaklanjuti hasil reses tersebut dengan melakukan pembahasan bersama jajarannya untuk kemudian ditetapkan sebagai pokok-pokok pikiran DPRD dan disampaikan ke Pemkab Inhil melalui Bappeda.

“Semua aspirasi yang disampaikan ini akan dibahas lebih lanjut, guna menetapkan apa-apa saja yang menjadi prioritas dan merupakan kebutuhan mendesak masyarakat yang harus secepatnya dipenuhi,” imbuhnya. (adi/adv)