Lapas Tembilahan Kekurangan Sumber Air Bersih

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan, Jalan Prof M Yamin kekurangan sumber air. Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Tommy pada acara penyerahan remisi umum dan dasawarsa warga binaannya di ruang serba guna Lapas Tembilahan, Senin (17/8/2015) kemaren.

“Kami di sini masih kekurangan sumber air meski beberapa waktu lalu kita telah menerima bantuan satu sumber air sumur bor dari Pemkab Inhil,” katanya.

Dengan demikian, ia kembali berharap ada bantuan lagi dari Pemkab Inhil untuk membantu memfasilitiasi sumber air, minimal satu sumur bor lagi. Sebab katanya, kebutuhan air di dalam Lapas tersebut sangat banyak. Kini jumlah warga binaan Lapas itu lebih dari 600 orang.

Dalam hal itu, Bupati Inhil HM Wardan menanggapi akan kembali mengupayakan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan Lapas Kelas II A Tembilahan. Namun katanya harus sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

“Prosedur kita harus melalui Musrenbang dan pokok-pokok pikiran dari anggota DPRD Kabupaten Inhil yang kemudian akan dibahas secara bersama,” ungkap Wardan saat menghadiri acara tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah dapat hasilnya, barulah masuk dalam penyusunan anggaran 2016 mendatang. (mirwan)




206 Warga Lapas Terima Remisi

Bupaati Inhil meenyambut jabat tangan daari salah sseorang warga binaan yang mendapatkan remisi HUT RI ke 70
Bupaati Inhil meenyambut jabat tangan daari salah sseorang warga binaan yang mendapatkan remisi HUT RI ke 70

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 206 warga binaan Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tembilahan terima remisi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 tahun 2015.

Hal ini disampaikan Kepala Lapas Kelas II A Tembilahan, Tommy dalam sambutannya pada acara penyerahan remisi umum dan dasawarsa warga binaannya di ruang serba guna Lapas Tembilahan, Senin (17/8/2015). Kegiatan itu juga dihadiri langsung oleh Bupati Inhil HM Wardan beserta unsur Forkopimda Kabupaten Inhil.

“Dari 206 orang warga binaan Lapas Kelas II A Tembilahan ini yang memperoleh remisi, 7 diantaranya langsung bebas. Warga binaan yang langsung bebas tersebut dari beberapa kasus tindak pidana ringan seperti pencurian, perjudian dan kasus pelangaran lalu lintas,” terangnya.

Ditambahkan, sebenarnya kata Tommy, dari sejumlah remisi yang diajukan olehnya ada sekitar 394 warga, namun belum diturunkan dari Kementrian Hukum dan Ham secara keseluruhan, melainkan hanya berjumlah 206. (mirwan)




Peringati HUT RI ke-70, Masyarakat Diajak Tingkatkan Semangat Nasionalisme

Ketua DPRD Inhil, Ddani M Nursalam berbincang bersama Kajaari, Lulus Musthofa usai mengikuti upacara peringaatan HUT RI Ke 70 di Tembilahan
Ketua DPRD Inhil, Ddani M Nursalam berbincang bersama Kajaari, Lulus Musthofa usai mengikuti upacara peringaatan HUT RI Ke 70 di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh masyarakat terutama generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diajak, untuk terus meningkatkan semangat nasionalisme, guna mendukung serta mewujudkan pembangunan dan kemajuan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat diwawancarai sejumlah awak media usai mengikuti upacara penaikan bendera merah putih pada peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-70, yang dipusatkan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan, Senin (17/8/2015).

Dikatakan Dani, melalui momentum peringatan hari yang bersejarah bagi Bangsa Indonesia ini, seluruh masyarakat terutama generasi muda sebagai penerus perjuangan para pahlawan harus terus berkarya melalui kerja nyata, dalam rangka membawa daerah dan negara ini ke arah yang lebih baik lagi di masa mendatang.

“Sesuai dengan tema peringatan HUT RI yang telah dicanangkan oleh pemerintah, yakni ayo kerja, mari kita kuatkan semangat nasionalisme dalam melakukan pembangunan,” tutur Dani.

Karena dengan semangat nasionalisme yang ditanamkan dan terpatri dalam diri ini, akan semakin memberikan dorongan untuk tetap melakukan kerja sosial, kerja politik dan kerja ekonomi, yang kesemuanya itu demi kepentingan masyarakat.

“Semangat nasionalisme dan rasa kebangsaan merupakan modal utama dalam membangun tim kerja yang kompak di masa-masa yang datang. Untuk itu, mari terus kita tingkatkan dan diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita sehari-hari,” pesan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini. (adi/adv)




Bupati Inhil Irup Upacara HUT RI Ke-70

DSC_5083TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) tampil sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70 di lapangan Gadjah Mada Tembilahan, Senin (17/8/2015).

Pengibaran bendera Merah Putih pagi itu tampak diikuti unsur Forkopimda Kabupaten Inhil, sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, para PNS, sejumlah Mahasiswa dan Pelajar se-kota Tembilahan dan lainnya. Bahkan sejumlah masyarakat juga tampak ramai menyaksikan dari luar arena lapangan upacara.

Usai upacara, Bupati saat dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan, untuk memperingati hari kemerdekaan RI tidak cukup sebatas mengibarkan sang Merah Putih, melainkan diteruskannya perjuangan para pahlawan terdahulu.

“Meneruskan perjuangan itu tentunya dengan meningkatkan kinerja dalam membangun daerah disegala bidang,” ungkapnya.

Disamping itu, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini mengingatkan bahwa apapun bentuk program yang dibentuk, tidak terlepas dari kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Dimana kesejahteraan tersebut merupakan satu impian para pejuang.

“Untuk itu, kedepan kita juga akan terus meningkatkan rasa kepedulian dalam mensejahterakan para Veteran yang ada di Kabupaten Inhil,” katanya. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Renungan Suci di TMP Yudha Bhakti

Tampak Bupati di dampingi Ketua DPRD, unsur Forkpimda saat menghadiri Malam Renungan SuciTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhil melakukan renungan suci di taman Makam Pahlawan Yudha Bhakti, Tembilahan, Senin (17/8/2015) dini hari.

Renungan yang ddiawali pukul 00.00 WIB itu juga dihadiri Plt Sekda Kabupaten Inhil H Fauzar dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil serta diikuti sejumlah anggota Pramuka.

Bupati mengatakan, renungan suci merupakan bagian dari kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke-70 tahun 2015. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mengenang jasa-jasa pahlawan kemerdekaan yang hingga kini dapat dirasakan para penerus bangsa.

“Atas perjuangan keras para pahlawan terdahulu, tercapilah kemerdekaan. Kita sebagai penerus bangsa, saya mengajak, khususnya generasi muda di Inhil agar kiranya dapat menambah motivasi dalam melanjutkan kemerdekaan dalam bentuk meningkatkan perdamaian dan melanjutkan pembangunan daerah,” kata Wardan.

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik usai memimpin apel renungan suci menyebutkan, rasa wujud penghormatannya kepada arwah pahlawan yang telah mendahului, ia berharap perjuangan yang telah lakukan itu dapat diteruskan oleh generasi penerus.

“Generasi dimaksud ialah kita semua yang masih segar dan tentu masih diberi kesempatan untuk melajutkan tugas para pahlawan untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja keras,” tuturnya. (mirwan/adv)




Bupati Inhil Kukuhkan Calon Pengibar Bendera

DSC_5073TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan mengukuhkan calon pengebar bendera pada ucapara 17 Agustus mendatang. Pengukuhan ini dilaksanakan di gedung Engku Kelana, Tembilahan, Sabtu (15/8/2015) malam.

Bupati mengatakan, khusus bagi yang terpilih sebagai pengebar bendera ini merupakan sebuah kebanggaan dan tentunya juga merupakan sejarah bagi para pengibar bendera itu sendiri, sebab telah menjadi bagian petugas dalam memperingati HUT kemerdekaan RI yang ke-70.

“Saya berharap, teruslah beribadah yang bernilai religius agar budi pekerti tetap tertanam dalam jiwa. Keharmonisan sesama bangsa juga terus dijalin dalam kehidupan. Sayangilah Negara ini terutama daerah kita sendiri, Kabupaten Inhil,” pesannya.

Sebagai Paskibra tahun ini, semoga katanya bisa menambah motivasi, menambah tekat dan dapat menjadi manusia yang unggul dimasa depan serta dapat menjadi kebanggaan lagi untuk bangsa dan negara nantinya.

Untuk potensi para Paskibraka, dinilainya sudah cukup mapan. “Saya percaya, pada upacara HUT kemedekaan RI tanggal 17 nanti mereka akan tampil maksimal,” ujarnya.

Setelah perayaan kemerdekaan tersebut, Bupati berjanji akan memberikan reward kepada seluruh para pengebar bendera merah putih yang baru dikukuhkannya.

Sekedar diketahui, pada pengukuhan itu tampak dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Inhil dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil. (mirwan/adv)