Tiga Tahun Ambruk, Jembatan H Lukman Kecamatan Enok Akhirnya Diperbaiki

Kepala Bappeda Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie
Kepala Bappeda Inhil, Dr Hj Alvi Furwanti Alwie

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  –Jembatan Parit H Lukman Kecamatan Enok akhirnya diperbaiki.  Pelaksanaan perbaikan akan menggunakan dana sebesar Rp 12 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil Hj Alvi Purwanti Alwie menyebutkan, dana sebesar Rp 12 M itu akan dipergunakan sepenuhnya untuk perbaikan jembaatan H Lukman. Kini dalam proses pelelangan.

“Mudah-mudahan proses tendernya cepat selesai dan bisa disegerakan pengerjaanya,” ungkap Alvi, Selasa (5/3).

Selama tiga tahun belakangan ini, untuk mempermudah akses transportasi, warga hanya mengandalkan jembatan darurat dari kayu yang dibangun melalui swadaya masyarakat. Meski tidak maksimal, namun jembatan darurat tersebut bisa membantu memperlancar aktivitas warga dan menjauhkan dari isolasi.

Selain usulan permintaan anggaran perbaikan jembatan H Lukman, lanjut Alvi, Pemkab Inhil juga mengusulkan peningkatan jalan Provinsi Kecamatan Enok menuju Pelabuhan Samudra Kuala Enok.(dro/*1)




7. 399. 095 Kg Gas Elpiji Subsidi Usulan Inhil Disetujui

Kadisperindag Inhil, H Rudiansyah
Kadisperindag Inhil, H Rudiansyah

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Pemerintah Pusat melalui Kementrain Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyetujui usulan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (inhil) terhadap penambahan kuota Gas Elpiji 3 Kg sebanyak 7. 399 095 Kg tahun 2013 ini.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustian dan Perdagangan (Disperindag) Inhil, H Rudiansyah, Selasa (5/3). Menurutnya, total usulan yang disampaikan Pemkab Inhil sebelumnya  7. 500.000 Kg namun hanya disetujui Pemerintah Pusat sebesar 7. 399. 095.

“Saya rasa jumlah tersebut sudah mencukupi kebutuhan Inhil karena alokasi Gas Elpiji 3 Kg tahun lalu saja kurang dari 4.500.000 Kg saja. Artinya meski minat masyarakat untuk menggunakan gas elpiji bersubsidi semakin tinggi, namun kuota itu kita yakini akan mampu menutupinya,” kata Rudiansyah.

Selain itu dia juga menghimbau agar masyarakat Rumah Tangga Miskin (RTM) tetap menggunakan gas elpiji bersubsidi dan tidak memakai mitan dalam tanda kutip illegal apalagi sampai mengkonsumsi mitan oplosan yang bisa membahayakan keselamatan konsumen.(dro/*1)




Indra Tetap Maju Meski Harus Melawan Adik Sendiri

Bakal calon Gubri Indra Muchlis Adnan sudah bulat tekad. Ia menegaskan tetap maju meskipun harus melawan adik kandung sendiri, M Lukman Edy. ***

indraTEMBILAHAN (www.detikriau.org) -Bakal calon Gubernur Riau, H Indra Muchlis Adnan menyatakan tetap maju bertarunmg di Pilgubri mendatang, meskipun harus melawan adiknya sendiri, Lukman Edy.

Penegasan ini disampaikan juru bicara tim Bang Indra Muchlis Adnan (BIMA, Syam Daeng Rani, dikatakannya H Indra Muchlis Adnan tetap akan maju sebagai bakal calon Gubernur Riau September 2013 mendatang, sekalipun harus bertarung dengan adik kandungnya sendiri Lukman Edy.

“Penegasan ini untuk meluruskan terkait adanya pemberitaan di media lokal disampaikan pengurus DPW PKB Provinsi Riau yang menyebutkan bahwa telah ada keputusan koalisi DPP PDIP-PKB yang mengajukan Suryadi Khusaini dan Lukman Edy, untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau September mendatang.” Ungkap Syam Daeng Rani seperti rilis yang diterima riauterkinicom, Jum’at (15/2/13).

Padahal, sesuai kesepakatan yang dibuat antara Indra dengan Lukman Edy yang disaksikan pengurus PKB Riau, bahwa salah satu pihak, baik Indra dan Lukman Edy harus saling memberikan dukungan politik, apabila salah satu dari mereka akan mendapatkan dukungan politik dari DPP PDI Perjuangan untuk maju sebagai Cagubri periode 2013-2018, dengan memperhatikan kesepakatan antar DPW PKB dan PDI Perjuangan.

Dalam kesepakatan politik kakak beradik tersebut yang tanda tangani di Pekanbaru pada 27 Januari 2013 lalu, juga menyebutkan bahwa apabila dukungan sebagaimana dimaksud itu diberikan kepada salah satu pihak, maka pihak lainnya bersedia dan akan mendukung penuh terhadap keputusan parpol hasil koalisi tersebut, serta tidak akan mencari dukungan dari parpol lain untuk maju dan atau mencalonkan diri sebagai bakal Cagubri 2013-2018.

Dengan adanya kesepakatan kedua partai mangajukan nama Indra dan Lukman Edy seperti yang diklaim oleh DPW PKB Riau. Tentu saja telah melanggar kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Karena hingga saat ini DPP PDIP, belum mengeluarkan keputusan tentang siapa yang akan di usung di Pilgubri mendatang.

“Seharusnya DPW PKB Riau harus menunggu terlebih dahulu keputusan DPP PDIP, baru setelah itu mengumumkan siapa yang diusung koalisi PDIP-PKB”, terang Syam Daeng yang juga sebagai pengacara Indra Muchlis melawan DPP Partai Golkar berkaitan pelengseran dirinya sebagai ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau pasca Musdalub Oktober tahun lalu.

Ditambahkan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) ini, Indra Muchlis dan Lukman Edy, keduanya kan telah mengikuti serangkaian proses seleksi untuk menjadi Cagubri di DPP PDIP, termasuk fit and proper tes yang telah dilaksanakan oleh DPP PDIP beberapa waktu lalu. Masak DPW PKB Provinsi Riau yang mengumumkan hasilnya tanpa ada keputusan terlebih dahulu dari DPP PDIP, apa dasar kewenangan DPW PKB Riau melakukan hal ini.

“Karena itu, Indra Muchlis tetap akan maju sebagai bakal calon Gubernur Riau priode 2013-2018 mendatang, dengan dan atau tanpa dukungan DPW PKB Riau, sekalipun harus bertarung dengan adik kandungnya sendiri Lukman Edy,” imbuhnya.

Balon Gubri yang mengusung jargon BIMA ini, tetap berjuang mendapatkan perahu parpol, namun upaya terakhir adalah dengan mengumpulkan partai-partai non parlemen, atau kalau tidak, maju dengan jalur independen pun masih sangat memungkinkan.

“Penegasan ini dipandang perlu, agar seluruh tim dan simpatisan BIMA yang tersebar di semua kabupaten/kota di Riau, tidak menjadi ragu-ragu dan bimbang tentang kepastian Indra maju sebagai bakal calon Gubri September mendatang,” pungkasnya.(rls/rtc)




DPD II Golkar Inhil Agendakan Orientasi Fungsionaris Partai

Sekaligus Diserangkaikan Dengan Kegiatan Jalan Santai Bersama “Kawan Annas”

golkarTEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Tanggal 9 – 10 Februari 2013 mendatang, DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Indragiri Hilir akan menjalankan orientasi fungsionaris Partai. Agenda yang akan dihadiri secara langsung oleh Ketua DPD I Golkar Riau ini dalam rangka melakukan penjaringan terhadap Kader Partai yang akan ikut bertarung para Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Dalam agenda yang sebelumnya direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 16-17 Februari 2013 tersebut, diserangkaikan dengan kegiatan jalan santai bersama “Kawan Annas”. DPD II Golkar Inhil menjanjikan ribuan kupon kepada seluruh peserta yang terbuka untuk umum pada Agenda yang akan mensosialisasikan Annas sebagai Ketua DPD I Golkar Riau dan Sekaligus sosialisasi sebagai salah satu Balon Gubernur Riau 2013-2018 mendatang.

“Majunya jadwal kegiatan ini setelah kita konsultasikan dengan Ketua DPD I Golkar Riau dalam pertemuan kita pada sebuah Agenda di Kab Inhu baru-baru ini.”Ujar Ketua DPD I Golkar Inhil, H Raus Walid kepada detikriau.org, Senin (21/1)

Untuk kegiatan Orientasi Fungsionaris Partai Golkar ditambahkan Raus, setiap pengurus di Tingkat Kecamatan dimintakan untuk mengikut sertakan masing-masing 5 Kader Partai, 2 Pria dan 3 Wanita. Kegiatan orientasi ini sebuah persyaratan wajib bagi setiap kader. Setiap peserta yang dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat yang nantinya dijadikan salah satu persyaratan untuk ikut dalam pileg 2014 mendatang dari Partai Golkar.

“Jalan santai bersama Annas, sebuah upaya kita untuk memperkenalkan Annas Mamun sebagai Ketua DPD I Golkar Riau dan sekaligus memperkenalkan beliau sebagai salah satu Cagubri 2013-2018 mendatang. Kegiatan ini terbuka secara umum,” Pungkas Raus.(dro/*0)




Bea Cukai Amankan 454.400 Batang Rokok

Kepala Seksi P2 (Penindakan dan Penyidikan) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan, M Arfah (berkaca mata) didampingi beberapa Staff berfose di depan barang sitaan hasil penegahan.TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Kembali, Bea dan Cukai Tembilahan melakukan Penegahan terhadap Barang Kena Cukai Hasil Tembakau (BKCHT) berupa rokok jenis SKM sebanyak 454.400 batang.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Tembilahan Zaky Firmansyah yang didampingi Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan (P2), M. Arfah, menyebutkan Penegahan tersebut terjadi pada 25 Desember 2012 yang lalu sekira pukul 22.00 WIB bertempat di salah satu warung makan di jalan Lintas Timur, Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), oleh Tim Operasi Pengawasan Peredaran Barang Kena Cukai (BKC) KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan.

Kepala Seksi P2 (Penindakan dan Penyidikan) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan, M Arfah (berkaca mata) didampingi beberapa Staff berfose di depan barang sitaan hasil penegahan.
Kepala Seksi P2 (Penindakan dan Penyidikan) Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Tembilahan, M Arfah (berkaca mata) didampingi beberapa Staff berfose di depan barang sitaan hasil penegahan.

Penegahan berawal dari informasi subtim intelijen, bahwa pada tanggal 25 Desember 2012 pukul 17.00 WIB terdapat mobil box yang diduga kuat membawa rokok illegal sedang berhenti di sebuah warung makan disana (Inhu, red). Sesampainya di lokasi tim tidak dapat segera melakukan pemeriksaan mengingat situasi yang tidak memungkinkan.

“Pada pukul 22.00 WIB, kita segera melakukan pemeriksaan terhadap mobil yang dimaksud. Dari pemeriksaan tersebut ditemukan muatan yaitu Barang Kena Cukai Hasil Tembakau berupa rokok jenis SKM,”ungkap Zaky,  Ahad (13/1/2013).

Adapun merk rokok tersebut “Sobat’E Premium” sebanyak 293.600 batang dan rokok merk “Art Mild” sebanyak 160.800 batang yang tidak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 tahun 2007.

“Barang bukti berupa rokok dengan pita cukai yang tidak sesuai dengan yang diwajibkan beserta mobil box Mitsubishi L300 kita bawa menuju KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan guna proses lebih lanjut,”jelasnya.

Bahwa berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan, pita cukai yang dilekatkan pada rokok tersebut asli, namun peruntukan dan personalisasinya tidak sesuai dengan yang diwajibkan serta berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pihak terkait, bahwa pemilik rokok tersebut berasal dari jawa yang tidak diketahui identitas lengkapnya.

“Apalagi proses pengiriman rokok tersebut hanya menggunakan jasa titipan angkutan darat.”paparnya.

Akibat pelanggaran tersebut kerugian negara yang timbul sebesar Rp. 320.352.000. Kini rokok tersebut telah ditetapkan menjadi Barang yang Dikuasai Negara sesuai dengan Keputusan Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Tembilahan nomor KEP-004/WBC.03/KPP.MP.03/2013 tanggal 09 Januari 2013 dan sesuai dengan Pasal 66 ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 dan kasus ini masih dikembangkan untuk penyelidikan lebih lanjut.(dro/*Ms)




DPC PKB dan PDIP Inhil Nyatakan Kesiapan Berkoalisi. Deklarasi Dalam Waktu Dekat.

Ketua DPC PDIP Inhil, Maryanto (baju putih) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Tanfizs PKB Inhil, Dani M Nursalam.
Ketua DPC PDIP Inhil, Maryanto (baju putih) berjabat tangan dengan Ketua Dewan Tanfizs PKB Inhil, Dani M Nursalam.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua Dewan Tanfizs DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil dan Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) nyatakan kesiapan untuk berkoalisi menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2013 mendatang.

Saat itu, Kedua Ketua Partai besar ini juga sempat melontarkan bahasa bahwa sejauh ini mereka juga sudah melakukan penjajakan untuk berkoalisi dengan Partai berlambang Pohon Beringin.

Pernyataan ini disampaikan secara langsung oleh Ketua DPC PDIP Kab Inhil, H Maryanto yang saat itu berdampingan dengan Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam kepada detikriau.org di Gedung DPRD Inhil, Jl. HR Subrantas, Tembilahan, Kamis (10/1).”Secara tegas saya nyatakan bahwa kita siap untuk berkoalisi dengan PKB menghadapi Pilkada 2013 mendatang. Sehubungan dengan hal ini, kita juga sudah beberapa kali melakukan pembicaraan secara internal. Dalam waktu dekat kita mungkin akan lakukan deklarasi.” Ujar H Maryanto.

Ditambahkannya, untuk lebih menggalang kekuatan, PDIP dan PKB juga sudah jajaki kemungkinan untuk melakukan koalisi dengan Partai Golkar.”

Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Inhil, Dani M Nursalam dalam kesempatan yang sama juga membenarkan kemungkinan koalisi PKB Inhil dengan PDI-P dalam memberikan dukungan pada Pilkada Inhil 2013 mendatang. Ia men-isyaratan, koalisi yang akan terbangun pada agenda Pilbup Inhil ini akan selaras dengan koalisi Pilkada Gubernur Riau yang sudah terjalin di tingkat Provinsi.”Insyallah saya juga nyatakan kesiapan.” Jawab Dani.

Ketika disinggung, apakah dalam koalisi ini sudah bisa dipastikan kemana dan siapa Balon Bupati yang akan diberikan dukungan, Sambil tersenyum, Dani dan Maryanto nyatakan bahwa itu masih dalam proses.” Nantilah. Yang jelas, kepada siapa dukungan akan diberikan, baik PKB sendiri maupun PDI-P proses itu saat ini masih berjalan.”Elak Dani.(dro/*0)