Tim Kampanye dan Pemenangan Koalisi Garuda Merah Inhil di Deklarasikan

“Targetkan Perolehan 70 Persen Suara”

IMG-20140625-06675Tembilahan (detikriau.org) – Tim Kampanye dan Pemenangan pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di wilayah Kabupaten Indragiri hilir resmi dideklarasikan. Kegiatan deklarasi dan konsolidasi koalisi merah putih yang dilaksanakan di halaman kantor DPD II partai Golkar Inhil ini dihadiri oleh ratusan massa relawan pemenangan, kader dan simpatisan partai koalisi serta sejumlah tokoh pemuda, ulama, kiai dan masyarakat Inhil. Rabu (25/6/2014)

Ketua DPD II partai Golkar Inhil, Afrizon, SE yang sekaligus ditujuk sebagai ketua Tim pemenangan menyatakan bahwa instruksi bagi ke enam partai pengusung sesungguhnya jauh-jauh hari sudah dijalankan namun baru hari ini sempat dideklarasikan.

“Khusus untuk Provinsi Riau, posko pemenangan koalisi merah putih difokuskan di kantor DPD Golkar karena Riau selama ini dikenal sebagai basisnya Partai Golkar,”Ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Afrizon juga menyampaikan bahwa Asosiasi Pemerintahan Desa (APDESI) Inhil sudah memberikan pernyataan sikap untuk bersama-sama mengantarkan pasangan Nomor Urut 1, Prabowo Hatta menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. “dukungan ini tentunya akan semakin menambah keyakinan kita dalam meraih kemenangan,” Kata Afrizon.

Demi Bangsa dan Negara, Demi Indonesia yang lebih baik, ia berharap agar semua partai koalisi untuk bersungguh-sungguh berjuang memenangkan pasangan Prabowo Hatta. Terakhir ia juga memintakan do’a dan dukungan masyarakat Inhil.

Tim pemengan pasangan Prabowo Hatta mentargetkan untuk meraih minimal perolehan 70 persen suara di Kabupaten Inhil. (dro)




Bupati Tutup MTQ Ke 44 Inhil

“Kecamatan Pelangiran Kembali Raih Juara Umum”

Bupati Inhil menyerahkan tropy piala bergilir kepada Camat Pelangiran sebagai peraih juara umum pada MTQ Ke 44 Inhil. Foto: Way/ humas pemkab inhil
Bupati Inhil menyerahkan tropy piala bergilir kepada Camat Pelangiran sebagai peraih juara umum pada MTQ Ke 44 Inhil. Foto: Way/ humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) — Bupati Inhil HM.Wardan menutup secara resmi helat religi MTQ ke- 44 Kab. Inhil bertempat di Venue Futsal Jalan Baharudin Yusuf Tembilahan. Dalam MTQ kali ini, Kecamatan Pelangiran kembali berhasil meraih juara umum, Selsa (24/6/2014) malam
Dikatakan Bupati suudah sepatutnya kita semua menjadikan Musabaqah Tilawatil Qur’an yang diselanggarakan secara berkala dan berkelanjutan di Kabupaten Indragiri Hilir, menjadi sebuah sarana dan wahana peningkatan Keimanan dan Ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan jalan mengamalkan seluruh isi ajaran Al-Qur’an.

Oleh karenanya, menurut Bupati semua pihak diharapkan agar dapat menjadikan kegiatan MTQ dari tahun ketahun sebagai momentum evaluasi Ummat Islam atas apa-apa yang telah dicapai melalui kegiatan MTQ tersebut, baik dari aspek peningkatan jumlah dan mutu kemampuan dalam menguasai seni-baca dan ilmu Al-Qur’an,

”yang paling utama dari semua itu adalah sejauhmana pengaruh kegiatan MTQ terhadap sikap dan prilaku masyarakat Islam, dalam menjalankan kehidupan beragama di tengah-tengah keluarga dan masyarakat.”Ujar Bupati

sambutan BupatiDitambahkan mantan Kadisdik Provinsi Riau ini, Meskipun MTQ merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan Syi’ar Islam dan Program Pembangunan Ummat, akan tetapi MTQ haruslah ditempatkan secara utuh dalam kegiatan membangun kesadaran ummat menuju jalan keselamatan dan kebahagiaan hidup, baik untuk kehidupan di dunia ini, apa lagi untuk di akhirat kelak.

Melalui pemahaman yang sedemikian mendasar seperti disebutkan itulah, maka kita ummat Islam yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir tambah Bupati, dari waktu ke waktu dapat mengambil pelajaran dan hikmah dari Syi’ar Islam yang kita laksanakan di daerah ini.

Sebagai ummat yang bersatu-padu, dan terbaik di bumi ini, kita seharusnya mampu membuktikan jati diri ummat Islam di tengah-tengah kehidupan yang kini cenderung semakin menjauh dari nilai-nilai peradaban dan kehidupan masyarakat madani, sebagaimana yang telah di bangun oleh Rasulullah SAW di Madinah 14 abad yang silam.

Kini ketika sebagian masyarakat Islam di sibukkan dengan berbagai kegiatan Syi’ar Islam dan kegiatan Ibadah lainnya, pada waktu yang bersamaan, juga berlangsung pula kegiatan yang mengarah kepada kemaksiatan dan kedzoliman.

”Saya mengajak semua ummat Islam yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir, untuk bersama-sama memperkokoh tekad dan memperluas Ikhtiar untuk memajukan kehidupan masyarakat, baik dalam bidang keagamaan, kesejahteraan sosial, ekonomi, pendidikan dan lain sebagainya. Ummat Islam harus mampu membebaskan diri dari kebodohan dan kemiskinan, meskipun kita tahu bahwa kemiskinan bukan berarti sama dengan kehinaan.” Wejang Bupati

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepadanya seluruh masyarakat dan panitia MTQ, yang telah memberikan sarana dan prasarana, serta sumbangsih pemikiran, tenaga, dana serta do’a untuk penyelenggaraan MTQ Ke-44 ini. Demikian pula halnya kepada seluruh Kecamatan yang telah berperan aktif mengikutsertakan warga masyarakatnya dalam MTQ Ke-44, dan kegiatan-kegiatan lainnya berkenaan dengan pelaksanaan MTQ ini.

Pada kesempatan itu Bupati mengucapkan selamat dan sukses kepada peserta yang telah meraih prestasi terbaik pada masing-masing cabang MTQ Ke-44, yang selanjutnya akan menjadi bagian utuh Kafilah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mengikuti Pelaksanaan MTQ ke-33 tingkat Provinsi Riau, yang Insya Allah akan diadakan di Kabupaten Indragiri Hilir.

”Selamat untuk Kecamatan Pelangiran yang kembali berhasil meraih predikat Juara Umum,” Tutup Bupati. (adv pemkab inhil)




Jelang Ramadan, Masyarakat Pinta Pemda Tertibkan Tempat Berbau Maksiat

imagesTembilahan (detikriau.org) – Masyarakat kota Tembilahan mendesak agar pemerintah Kabupaten Inhil untuk segera menutup atau membatasi tempat-tempat berbau maksiat menjelang tibanya bulan suci ramadan. Hal itu dirasakan sangat penting untuk menciptakan kondisi yang kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

“Kita minta pemerintah daerah untuk serius menyikapi permintaan ini. Apalagi tibanya bulan Ramadan hanya tinggal hitungan hari,” ujar Amrullah, warga Kecamatan Tembilahan hulu kepada detikriau.org. selasa (24/6/2014)

Senada dengan Amrullah, ibu rumah tangga jalan batang tuaka Tembilahan, Risma juga menyampaikan permintaan senada. Menurutnya, diluar bulan Ramadan saja praktik maksiat dirasakan sudah menggangu ketentraman masyarakat. Dibulan suci bagi umat islam ini, ia berharap agar praktik itu benar-benar dapat dikawal dengan ketat untuk menjaga ketentraman masyarakat.

“Setiap tahun masyarakat selalu menyampaikan permintaan ini. Dimasa kepemimpinan pak Wardan yang dikenal agamis, kami berharap harusnya dapat lebih ditertibkan,” Pinta Risma.

Ditambahkan Risma, ia merasa tidak perlu menunjuk satu persatu apa saja praktik maksiat yang dimaksudkan. Setiap warga Inhil apalagi warga Tembilahan pastinya sudah mengetahui dengan jelas termasuk dimana praktik-praktik maksiat itu kerap terjadi.

“Tinggal mau atau tidak. Kita harap permintaan ini dapat segera ditindaklanjuti,” Tandasnya.

Selain itu, Udin, warga Tembilahan lainnya juga menyampaikan permintaan agar pemerintah menertibkan pengusaha rumah makan disaat siang hari dibulan Ramadan. “Yang terpenting harus ada ketegasan. Jika dilarang, ya harus ditutup. Jangan setengah hati sebagaimana yang terjadi dibulan-bulan ramadan sebelum tahun  ini,” Harapnya. (dro)




Mewakili Bupati Inhil, H Sar’i Buka Kejurkab Pencak Silat

Foto: Way/humas pemkab inhil
Foto: Way/humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Staff Ahli Bupati Bidang Pembangunan, H Sar’I membuka secara resmi kejurkab pencak silat tingkat dewasa bertempat di Gedung Olahraga Tasik Gemilang, Jalan Baharuddin jusuf Tembilahan, selasa (24/6/2014)

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan H Sar’I menyampaikan bahwa pencak Silat adalah salah satu warisan budaya bangsa Indonesia yang sudah tumbuh dan berkembang ke Manca Negara. Walau sejarah tidak bisa menunjukkan secara pasti kapan lahirnya Pencak Silat, namun Pencak Silat sudah lahir di bumi pertiwi sejak peradaban manusia.

Pencak Silat adalah olahraga beladiri yang memerlukan banyak konsentrasi. Biasanya setiap daerah di Indonesia memiliki aliran pencak silat yang khas. Misalnya didaerah Jawa Barat terkenal dengan aliran Cimande dan Cikalong, di Jawa Tengah ada aliran Merpati Putih, dan di Jawa Timur ada aliran Perisai Diri. Dengan banyaknya aliran ini, menunjukkan kekayaan budaya masyarakat Indonesia dengan nilai-nilai yang ada didalamnya.

Ditingkat Nasional Olahraga melalui permainan dan olahraga pencak silat menjadi salah satu alat pemersatu, bahkan dijadikan sarana untuk mengharumkan nama bangsa dan menjadi identitas bangsa Indonesia.

Bupati juga menyampaikan bahwa apresiasi yang tinggi layak diberikan kepada pihak penyelenggara yang telah mengadakan Kejuaraan Pencak Silat tingkat Dewasa se-Kabupaten Indragiri Hilir ini.

Disamping hal itu, Kejuaraan ini juga dapat dijadikan acuan bagi IPSI Indragiri Hilir dalam menyusun program-program ke depan.

“Artinya, teman-teman IPSI Inhil nantinya dapat menyusun strategi dan langkah-langkah apa saja yang perlu dilakukan bagi perkembangan pencak silat di Kabupaten Indragiri Hilir” Pesan Bupati.(adv pemkab inhil)




Juni Mendatang, Sebanyak 875 Mahasiswa UNISI Ikuti KKN di Tiga Kabupaten

IMG_20140624_092027Tembilahan (detikriau.org) – Sebanyak 875 orang mahasiswa Universitas Islam Indragiri (UNISI) akan mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Ajaran 2014/2015. Ratusan mahasiswa UNISI ini akan dibagi kedalam 87 posko yang tersebar di tiga Kabupaten di Provinsi Riau.

Berdasarkan penjelasan Kepala Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISI, Malian,SP,M.MA, pelepasan mahasiswa KKN UNISI TA 2014/2015 ini akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2014 mendatang.

“dari 875 Mahasiswa KKN akan kita bagi kedalam 87 posko dengan rincian, 10 posko ditempatkan di Kabupaten Kuansing, 16 posko di Kabupaten Inhu dan sisanya sebanyak 61 posko di tempatkan di Kabupaten Inhil,” Sampaikan Malian.

Dijelaskan Malian, sebagai wujud dari Tridharma Perguruan Tinggi, KKN merupakan implementasi dari serapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang ditranformasikan oleh dosen kpeada mahasiswa selama mengikuti perkuliahan dijenjang perguruan tinggi.

KKN sekaligus juga merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kepada mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti KKN tersebut diharapkan dilapangan nantinya dapat memberikan masukan-masukan dalam bentuk program kerja nyata mulai dari perencanaan, pengorganisasi serta pelaksanaan dan pengawasan sehinga dapat tercapainya tujuan dari program kerja didaerah yang menjadi sasaran sehinnga juga dapat memberikan hasil positif untuk kemajuan bersama
Disamping hal tersebut, ditambahkan Malian, hakekatnya KKN yang dilakukan secara bersama dengan aparatur Desa atau Kecamatan juga ditujukan untuk memberikan pencerahan sosial kepada masyarakat, bukan hanya sekedar pencapaian hasil selama mahasiswa dan mahasiswi melaksanakan KKN.

“Kita berpesan kepada seluruh mahasiswa agar dapat mengikuti KKN dengan baik sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” Tandas Malian. (dro)




Diwakili Sekda, Bupati Hadiri Kegiatan Wisuda Akbar Ke 4 FKDT

Sekda Kab. Inhil sampaikan sambutan pada acara FKDT T.A 2013/2014. Foto: Agustan, humas pemkab inhil
Sekda Kab. Inhil sampaikan sambutan pada acara FKDT T.A 2013/2014. Foto: Agustan, humas pemkab inhil

Kota Baru (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan diwakili Sekda, H Alimuddin RM menghadiri kegiatan Wisuda Akbar ke-4 Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kec. Keritang T.A 2013/2014. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Keritang ini juga dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, Kemenag Inhil, Camat serta Upika Kecamatan Keritang dan siswa/I wisuda FKDT serta tamu undangan lainnya. Senin 916/6/2014)

Wisuda Akbar Ke-4 FKDT ini merupakan gabungan dari 10 Diniyah Takmiliyah yang ada di Desa se-Kecamatan Keritang. Acara ini diisi dengan berbagai acara penampilan hafalan Al-qur’an dan Ceramah dari Peserta wisuda. Pada acara wisuda ini diikuti sebanyak 139 Wisudawan/i.
Sambutan Bupati Inhil yang di bacakan Sekda Kab. Inhil mengatakan bahwa pendidikan adalah langkah tepat dan mantap untuk mengubah kampung dan negeri seribu jembatan ini menuju kemajuan dan kesejahnteraan. Karena, berilmu dan berwawasan sebagai insan perubahan yang mampu membentuk diri dan kepribadian sebagai generasi yang muttaqin.

“Atas nama PEMDA saya mengucapkan terimakasih yang setinggi – tingginya kepada Guru dan seluruh orang tua yang telah mengantrakan anak-anak kita sehingga bisa mencapai seperti ini dan di harapkan kedepan bisa di lanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.”Pesan Bupati

Bupati juga berharap kepada pengurus Forum komunikasi Diniyah Takmilliyah agar senantiasa melakukan pembenahan dan penyempurnaan dalam rangka memantapkan peran sekolah islam yang memiliki keunggulan di dalam mempersiapkan generasi islam yang ber-aqidah, ber-akhlakul karimah, dan menguasai praktika dasar ibadah syariah. (adv pemkab inhil)