Asisten III Buka Pelatihan Pemantapan Qori dan Qoriah Inhil

pembukaan pelatihan qori dan qoriahTembilahan (detikriau.org) — Bertempat di aula Hotel Telaga Puri Tembilahan dilaksanakan pembukaan pelatihan pemantapan qori’ qori’ah MTQ ke – 33 Provinsi Riau kafilah kab. Inhil. Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil yng diwakili oleh asisten III, H Afrizal. Kamis (7/8/2014) malam

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III menyampaikan bahwa dengan terpilihnya qori’ qori’ah sebagai pemenang pada MTQ tingkat kabupaten Inhil dan sekarang mengikuti training centre ini sebagai salah satu wujud kepedulian Pemerintah Daerah dalam memberikan perhatian kepada Qori’ qori’ah agar ketika mengikuti MTQ Tingkat Provinsi nantinya benar-benar siap tampil dengan kemampuan yg sudah dibekali oleh pelatih, baik dari pusat maupun dari provinsi serta pelatih dari LPTQ kab. Inhil.

Bupati juga mengingatkan kepada para pelatih dan official agar bertindak sesuai dengan ketentuan peraturan dan persyaratan yg berlaku dalam pelakanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau serta menghindari perilakuan yang mengarah kepada terciptanya kolusi dan nepotisme.

Kepada qori dan qoriah Inhil juga diminta agar dibimbing serta diarahkan agar selalu mempertimbangkan dan memperhitungkan kemampuan lawan, dan jangan hanya terpaku pada pengalaman MTQ-MTQ yang lalu sebagai pelajaran serta nilai tambah yang paling berharga.

“Semoga dengan semua upaya ini kita akan berhasil keluar sebagai pemenang serta kegagalan yg pernah dialami tidak kembali terulang,” Harap Bupati.

Pemantapan pelatihan ini berlangsung sejak tanggal tgl 7 hingga 11 agustus 2014 mendatang. (wai/adv Pemkab Inhil)




Bupati Inhil: Kehadiran Perusahaan Diharapkan Beri Dampak Positif Bukan Malah Merugikan

Bupati Inhil, HM Wardan
Bupati Inhil, HM Wardan

Kemuning (detikriau.org) – Sejalan dengan kunjungan kerjanya di Kecamatan Kemuning, Bupati Inhil, HM Wardan menyempatkan diri untuk melakukan pantauan langsung terhadap aktivitas beberapa perusahaan dikawasan inhil bagian selatan ini. Keberadaan perusahaan diharapkan Bupati akan berdampak baik bagi masyarakat bukan sebaliknya.

Hal ini disampaikan Bupati disela kunjungannya disalah satu pabrik kelapa sawit diwilayah itu. rabu (6/8/2014) kemaren. Menurut Bupati, kedatangannya kali ini juga terkait dengan adanya informasi dari masyarakat telah terjadinya pencemaran lingkungan .

“Makanya dalam kesempatan ini saya menyempatkan untuk melihat secara langsung kelokasi pabrik. Saya sudah pinta dinas terkait dalam hal BLH ini untuk melakukan pemeriksaan,” Ujar Bupati

Pemeriksaan yang dilakukan BLH ditambahkan Bupati tentu untuik memastikan apakah benar telah terjadinya pencemaran terhadap lingkungan. Jika hal ini ditemukan kebenarannya maka pemerintah daerah pastinya akan memintakan pihak perusahaan untuk memperbaiki system pengolahan limbahnya.

Kehadiran perusahaan disuatu daerah pastinya diharapkan akan memberikan dampak baik terhadap masyarakat seperti dalam hal lapangan kerja yang pada akhirnya akan memberikan perobahan positif terhadap ekonomi masyarakat.

“Jadi kehadiran perusahaan diharapkan akan dapat memberikan perobahan positif kepada masyarakat bukan malah merugikan,” Tandas Bupati.
Dalam kesempatan kunjungan ini, Bupati juga tampak didampingi oleh sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhil. (rul/adv Pemkab Inhil)




Inilah Nama-Nama Pemenang Lomba Pawai Takbir Idul Fitri 1435 H di Kabupaten Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Berdasarkan hasil rapat Dewan Juri Lomba Pawai Takbir Idul Fitri 1435 H ditetapkan bahwa nama-nama berikut ini berhasil keluar sebagai pemenang.

Untuk Kategori, Surau, Mushola dan Masjid, Juara pertama diraih oleh peserta dari Surau Raudatul Zikri, Jalan Tanjung Priok Tembilahan dengan perolehan nilai 85,5. Untuk urutan kedua diraih oleh Masjid Al Huda jalan Jendral Sudirman Tembilahan dengan nilai 84 disusul diposisi ketiga oleh Masjid Al Muawwanah jalan Tanjung Harapan Tembilahan dengan nilai 79,5.

Kategori SLTP Sederajat, juara pertama diraih oleh MTsN Jalan Batang Tuaka Tembilahan dengan nilai 81, disusul oleh SMPN 2 Jalan Pelajar Kecamatan Tembilahan Hulu dengan nilai 79,5. Kemudian di urutan ketiga diraih oleh SMPN I Jalan Prof M Yamin Tembilahan dengan nilai 76,5

Kategori SLTA sederajat, pemenang pertama diraih oleh MAN 039 jalan pelajar Kec Tembilahan hulu dengan nilai 90. Kemudian diurutan kedua diraih oleh SMKN 1 Jalan Baharuddin Jusuf dengan nilai 85,5 disusul pada urutan ketiga SMAN 1 Jalan Sapta Marga Kec Tembilahan hulu dengan nilai 84.

Untuk kategori SKPD, Kantor, Dinas dan Badan serta Perguruan Tinggi dan Ormas, keluar sebagai pemenang pertama adalah Dinas Perkebunan Jalan Veteran Tembilahan dengan perolehan nilai 85,5. Ditempat kedua diraih oleh Kantor Kementrian Agama (Kemenang) kab Inhil jl Keritang dengan nilai 81 dan disusul pada urutan ketiga oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil jalan Gadjah Mada dengan nilai 79,5. (dro)

DSC_0028 DSC_0046 DSC_0057 DSC_0065 DSC_0084 DSC_0088 DSC_0101 DSC_0111 DSC_0120 DSC_0125 DSC_0128




Atasi Kemacetan parit 11, kakansatpol Inhil usul Lakukan Rekayasa lalin

kakansatpol Inhil, TM Syaifullah
kakansatpol Inhil, TM Syaifullah

Tembilahan (detikriau.org) – Kepala Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) Kabupaten Inhil TM Syaifullah memberikan masukan menarik mengenai kemacetan yang berada di Jembatan Parit 11 Tembilahan Hulu yakni pemindahan jalur Lalulintas kendaraan.

Hal tersebut disampaikannya kepada detikriau.org melalui pesan elektronik miliknya. Rabu (16/7/14). Dikatakannya, bahwa rekayasa jalan sangat penting untuk mengurai kemacetan tersebut agar tidak berlarut-larut dikeluhkan masyarakat.

“Ini hendaknya menggunakan rekayasa lalulintas, karen hal ini tersebut sangat penting, yang mana kendaraan dari hulu dilarang untuk memasuki jembatan parit 11 tersebut,” papar TM Syaifullah.

Mantan Sekretaris Dishubkominfo Inhil ini pun kembali memaparkan bahwa kendaraan baik itu roda 2 dan 4 dialihkan melalui Jalan Sederhana Tembilahan yang tidak jauh dari jembatan tersebut.

“Lambat laun jika ini dilaksanakan pasti permasalahan kemcaetan akan selesai dan tidak berarut-larut seperti ini,” ungkapnya.
Terkait rekayasa lalu lintas tersebut, Kakan Satpol PP Inhil ini telah menyampaikan kepada Kadiahubkominfo Inhil Tantawi Jauhari.
“Kita sudah sampaikan ke Kadishub Inhil,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa setiap harinya Satpol PP Inhil terus membantu untuk mengurai kemacetan yang berada dilokasi tersebut.

“Kita setiap hari membantu melakukan penguraian kemacetan dan juga terus melarang para pedagang berjualan disana,” imbuhnya

Namun, sambungnya kembali pedagang tidak bisa kita pindahkan karena mereka berjualan diatas halaman mereka dan hingga saat ini juga belum tersediannya tempat penampungan mereka di Pasar Kayu Jati.

Ia juga mengharapkan kerjasama masyarakat untuk membantu menertipkan jalan tersebut dengan cara tidak berbelanja dilokasi tersebut.
“Saran Sebaiknya kepada Masyarakat untuk tidak berbelanja di Parit 11 tetapi berbelanja di Pasar-pasar Resmi,” tandasnya (Ahmad Tarmizi)




Fokus Ornop Turut Kecam Pernyataan Dr Suryan Aljamrah

Sekjen Fokus Ornop Inhil, Indra gunawan
Sekjen Fokus Ornop Inhil, Indra gunawan

Tembilahan (detikriau.org) – Lontaran kalimat hujatan Dr Suryan Aljamrah terhadap Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan tampaknya bakal berbuntut panjang. Bukan hanya kalangan civitas akademika UNISI, ungkapan kekecewaan kini juga terlontarkan dari kalangan aktivis.

Sekjend Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) kabupaten Indragiri Hilir, Indra Gunawan kepada detikriau.org, selasa (15/7/2014) juga mengungkapkan rasa kekecewaannya.

“Terlepas dari berbagai persoalan yang timbul dalam beberapa waktu bekangan ini terhadap UNISI, harus diakui bahwa UNISI yang kini memiliki ribuan Alumni dan Mahasiswa adalah asset daerah yang sangat berharga dan patut untuk dipertahankan. Boleh melakukan kritikan tetapi tentunya kritikan membangun bukan penghancuran,” Lontar Indra dengan nada suara kecewa.

Tokoh sekelas Suryan Aljamrah dengan titel doktor yang notabenenya putra Inhil harusnya menurut Indra dapat lebih berpikiran arif. Jika memang dinilainya ada yang kurang benar dengan UNISI, berikan saran dan masukan yang pastinya ditujukan untuk melakukan perbaikan.

Kalimat yang terlontarkan dihadapan ratusan mata dan telinga apalagi sempena ritual kegamaan dibulan ramadan terhadap UNISI, kini terasa bak irisan pisau. Dampaknya, pendiskreditan dan penghancuran nama baik UNISI yang pastinya telah merugikan Mahasiswa, Alumni dan masyarakat Inhil.

Dipastikan Indra, Organisasi yang memayungi LSM dan Organisasi Kemasyaratan (Ormas) di Inhil ini akan segera memintakan klarifikasi atas maksud lontaran kalimat yang dinilainya tidak hanya melukai UNISI tetapi termasuk juga dunia pendidikan di Inhil. Tandasnya. (dro)




Minggu Kedua, TP PKK Inhil Kembali Laksanakan Pesantren Kilat

IMG_8554Tembilahan (detikriau.org) – Minggu kedua ramadhan, TP PKK Inhil kembali melaksanakan kegiatan pesantren kilat. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Huda Tembilahan tajaan TP PKK ini bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan, BKMT serta gabungan organisasi wanita (gow) Inhil. Minggu (13/7/2014)

Kegiatan pesantren Kilat dalam rangka mengisi kegiatan bulan suci ramadhan 1435 Hijriah diisi dengan shalat dhuha dan zikir bersama dan siraman rohani yang disampaikan oleh Al -Ustadz H. Effendi Lc.

Dalam Tausyiahnya, Ustadz menyampaikan tentang keutamana bersedekah,Ia menyampaikan bahwa ciri dari orang yang beriman diantaranya adalah selain menjaga hubungan dengan Sang Khaliq juga harus mampu menjaga hubungan dengan sesama manusia,yaitu dengan cara bersedekah.

Lebih lanjut Ia menyampaikan bahwa sedekah itu haruslah pemberian yang baik dan bermakna, dalam artian apa yang disedekahkan adalah apa yang kita sukai bukan sebaliknya yakni barang yang disedekahkan merupakan barang yang mubazir apabila tidak disedekahkan.

“ Sedekah itu memiliki beberapa manfaat, diantaranya dapat menjadi obat dari penyakit, pencegah bala,memperpanjang umur dan mendapat naungan dari AllahbSWT pada hari Kiamat kelak,” Sampaikan Ustadz

Kegiatan pesantern Kilat direncanakan kembali akan dilaksanakan satu minggu kedepannya tepatnya hari minggu tanggal 20 Juli 2014. (adv pemkab inhil)