Jaga Kreadibilitas di Mata Masyarakat, Bupati Diminta Tekankan Profesionalisme di ULP

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan diminta agar mengevaluasi dan menekankan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab aparatur di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Inhil.

Permintaan tersebut disampaikan Juru Bicara (Jubir) Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Bambang Irawan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2015, di Gedung DPRD Inhil, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Bambang, adanya rumor negatif yang berkembang di tengah-tengah masyarakat terhadap kinerja ULP Kabupaten Inhil, hendaknya bisa disikapi secara cepat oleh Pemerintah Daerah (Pemda), seperti dengan melakukan evaluasi secara menyeluruh.

“Evaluasi terhadap profesionalisme di ULP ini harus dilakukan, guna menjaga kreadibilitasnya di mata masyarakat,” tutur Bambang.

Menanggapi hal itu, Bupati Wardan menyatakan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap kinerja ULP Kabupaten Inhil, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing kelompok kerja (pokja).

“Kita juga berencana menambah anggota baru, dengan harapan ULP dapat bekerja lebih maksimal, serta sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.(adi/adv)




Terima Laporan, Polisi Akan Proses Hukum Kades Petalongan

Dilaporkan Terlibat Pengrusakan dan Penganiayaan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Polisi telah menerima secara resmi laporan terhadap Kepala Desa (Kades) Petalongan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Ja. Oknum Kades ini dilaporkan dengan tuduhan terlibat pengrusakan dan penganiayaan salah seeorang warganya.

Hal ini disampaikan Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik melalui Kapolsek Keritang, AKP Wesly Gultom, Rabu (26/8/2015). “Benar ada laporan itu, kami sedang melakukan  pemanggilan saksi, namun belum datang,” katanya.

Senada yang disampaikan kuasa hukum pelapor, Rusdawati, Mohd Arsyad SH bahwa berdasarkan laporan Nomor: LP/28/VIII/2015/Riau/Res Inhil/Sek Keritang bahwa Rusdawati merupakan sebagai korban pengrusakan pada peristiwa penyerangan secara arogan bersama puluhan orang suruhannya pada tanggal 20 Agustus kemaren.

Dalam penyerangan itu, anak anak Rusdawati, PN (7) juga mengalami luka-luka terkena pecahan piring yang dihempaskan oleh oknum Kades tersebut.

”Yang jelas, terkait kasus yang dialami warganya sendiri telah diterima oleh Polsek Keritang dan bakal ditindak lanjutinya,” katanya. (mirwan)




27 Petugas Promkes Pukesmas se-Inhil Ikuti Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Kampanye HIV AIDS

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 27 petugas pengelola program Promosi Kesehatan (Promkes) di UPT Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti pertemuan monitoring dan evaluasi kampanye HIV AIDS, Rabu (26/8/2015).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil di aula Hotel Dubest Tembilahan ini, menghadirkan narasumber dari aparatur yang memang kompeten dibidangnya, dengan materi peningkatan pengetahuan komprehensif HIV AIDS pada usia 15-24 tahun, persentase dan diskusi hasil kegiatan kampanye Aku Bangga Aku Tahu (ABAT), serta monitoring dan evaluasi.

image-3Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar diperolehnya data, informasi yang akurat dan potensial serta pencapaian kinerja kegiatan kampanye ABAT di seluruh UPT Puskesmas di Negeri Seribu Parit.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu melakukan persentase hasil kegiatan kampanye ABAT di wilayah kerjanya masing-masing,” tutur Fitri.

Selain itu, para peserta juga diharapkan bisa mengetahui apakah pelaksanaan penyuluhan sudah dilakukan sesuai dengan langkah-langkah penggunaan media KIE ABAT, serta mengetahui kapan pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan, penanggung jawab tempat sasaran maupun kepada sasaran.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini dapat memberikan masukan terhadap hal-hal yang perlu dalam meningkatkan pengetahuan sasaran tentang HIV AIDS,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Ns Matzen berpesan agar seluruh pesera dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya, guna menekan penyebaran penyakit HIV AIDS di Kabupaten Inhil.

“Ini semua dalam rangka mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya. (adi/adv)




Kunjungi Mapolres, UNISI Jajaki Kerjasama

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Universitas Islam Indragiri (Unisi) yang dipimpin langsung oleh Rektor, DR R Sri Handayani berkunjung ke Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Indragiri Hilir (Inhil ), di Jalan Gajah Mada Tembilahan, Rabu (26/8/2015).

Kedatangan rombongan didampingi Wakil Rektor I, Wandi MH dan sejumlah civitas akademika Unisi ini disambut langsung Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono dan jajarannya.

Pada kesempatan itu, Rektor Unisi melalui Wakil Rektor I, Wandi mengatakan, kunjungan ini dalam rangka mempererat tali silaturrahmi dan menjalin hubungan yang lebih baik lagi antara Unisi dengan pihak kepolisian.

“Kita sedang menjajaki MoU dengan Polres Inhil, khususnya yang berkaitan dengan proses hukum dan pembinaan masyarakat,” tutur Wandi saat ditemui awak media usai kunjungan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono menyatakan akan mempelajari terlebih dahulu pengusulan draft MoU yang telah diajukan oleh pihak Unisi.

“Ini tentunya kita sambut baik, terutama untuk meningkatkan kerjasama dan saling memberikan dukungan dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Kapolres.

Adapun draft MoU yang diusulkan tersebut, diantaranya terkait dengan upaya peningkatan kualitas personil kepolisian. Apalagi seperti diketahui, ke depan seluruh penyidik kepolisian harus mempunyai gelar sarjana.

“Selain itu, MoU-nya juga di bidang kerjasama penegakan hukum di lapangan dan lain-lain,” imbuhnya. (adi)




Persiapan Awal Menuju Belkaga, Diskes Inhil Gelar Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar pertemuan koordinasi lintas sektor, dalam rangka eliminasi filariasis di daerah tersebut, Rabu (26/8/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di aula Hotal Telaga Puri Tembilahan ini, diikuti Tim Penggerak (TP) PKK dan Kepala UPT Puskesmas se-Inhil, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta Tim Kesehatan Polres dan Kodim 0314 Inhil.

Ketua Panitia Pelaksana, dr Saut Pakpahan mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka kesiapan awal untuk menuju Bulan Eliminasi Kaki Gajah (Belkaga), yang akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 1 Oktober 2015 mendatang dan dicanangkan secara langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Setelah kegiatan ini, para peserta harus melakukan pertemuan koordinasi lintas kecamatan, pelatihan kader dan pedataan, guna persiapan sebelum pelaksanaan Pemberian Obat Massal Pencegah (POMP) Filariasis nanti,” tutur Saut.

Kepala Diskes Riau diwakili H Yenvetris menjelaskan, penyakit yang bisa ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk ini dapat menyerang siapa saja. Jadi, diperlukan upaya bersama dari seluruh pihak terkait, untuk menekan dan meminimalisir penularan penyakit yang dikenal juga dengan sebutan kaki gajah.

“Mari sama-sama kita dukung pelaksanaan program ini, dengan melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap masyarakat yang mengkonsumsinya, serta memberikan motivasi supaya semua masyarakat mau meminum obat,” terangnya.

Selain itu, lanjut Yenvetris, seluruh pihak terkait harus berupaya memutus mata rantai penyebaran penyakit tersebut, salah satunya dengan mengajak masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) mulai dari rumah tangga hingga lingkungan sekitarnya.

“Marilah kita laksanakan program ini dengan serius, apalagi Inhil termasuk  salah satu daerah endemis Filariasis,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskes Inhil, Ridwan MKes menyatakan bahwa berdasarkan data yang ada, hingga saat ini penderita penyakit Filariasis kronis di Kabupaten Inhil sudah mencapai 67 orang. Dimana, paling banyak penderitanya ditemukan di Kecamatan Batang, yakni 38 orang.

“Saya harapkan di tahun keempat pelaksanaannya di daerah ini, apa yang menjadi prioritas kita, yakni pengentasan penyakit kaki gajah dapat terwujud, guna menuju Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya. (adi/adv)

 




Perlancar Pembahasan Ranperda, Dewan Minta Bupati Instruksikan Pimpinan SKPD Tak Tinggalkan Tempat

image-4TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) meminta kepada Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan untuk menginstruksikan seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar tidak meninggalkan tempat tugasnya.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, H Mariyanto saat memimpin Rapat Paripurna ketujuh masa persidangan II tahun sidang 2015, di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, Senin (24/8/2015) malam.

Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati Inhil atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap pidato pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Inhil tahun 2014 ini, dihadiri Wakil Ketua DPRD, Ferryandi dan Syahruddin serta diikuti sejumlah pejabat eselon dan 28 anggota DPRD Inhil.

Dikatakan Mariyanto, untuk memperlancar pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2014, maka pimpinan SKPD terkait harus aktif dalam mengikuti pembahasan di Badan Anggaran (Banggar).

“Kita minta kepada Pak Bupati, untuk menginstruksikan seluruh pimpinan SKPD agar tidak meninggalkan tempat tugas dan mengikuti pembahasan Ranperda ini secara bersama-sama,” tutur Mariyanto.

Menanggapi hal itu, Bupati Wardan menyatakan sangat sependapat dan akan menginstruksikan seluruh pimpinan SKPD, untuk proaktif dalam mengikuti pembahasan Ranperda ini di Banggar, tanpa mengirim perwakilan.

“Supaya pembahasan Ranperda ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar, maka untuk pembahasannya harus dihadiri langsung pimpinan SKPD, sehingga apabila ada permasalahan yang membutuhkan keputusan dapat secepatnya diselesaikan,” imbuhnya. (adi/adv)