Pemkab Inhil Sampaikan Verifikasi APBD-P ke Pemprov Riau

Sekdakab Inhil H Alimuddin RM
Sekdakab Inhil H Alimuddin RM

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil) telah menyampaikan verifikasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2014 ke Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Inhil, H Alimuddin RM, rabu (1/10/2014). Jika tidak ada persoalan mendasar, kata Sekda proses verifikasi akan cepat selesai dan segera dipergunakan sebagaimana meskinya.

“APBD-P-nya sudah kita sampaikan untuk proses verifikasi di Pemrov Riau. Mudah-mudahan prosesnya bisa cepat, sehingga segera dapat kita manfaatkan untuk berbagai keperluan daerah,”ujarnya.

Ditargetkan jikia proses verifikasi selesai sesui harapan, maka pada awal Oktober  dan selambat-lambatnya akhir Oktober APBD-P dapat terserap dengan baik. Dengan demikian seluruh program-program kegiatan bisa berjalan sesuai dengan harapan.(dro/*1/adv pemkab Inhil)




Gunakan Sandal, Guru SD Tabok Jidat Rekan Sejawat Hingga Memar

duelTEMBILAHAN (detikriau.org) – SK (46) seorang guru sekolah dasar (SD) warga jalan Pekan Arba Tembilahan, mengadu ke polisi setelah mendapat perlakukan kasar oleh teman sejawatnya, SI, Rabu (1/10) sekitar pukul 7.30 WIB.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK Msi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, sebelum kejadian itu pelaku yang juga sebagai seorang guru mendatangi korban. Pelaku sempat menanyakan siapa yang bernama SK.

“Mana yang naman Ibu SK,”kata Paur Humas, menirukan perkataan pelaku.

Nada pertanyaan pelaku jelas menimbulkan kecurigaan dikalangan guru yang siap akan mengajar itu. Sebagian saksi disana terlihat ketakutan, apalagi pelaku diduga membawa benda yang menyerupai senjata tajam yang dibungkus dengan karung

Tanpa banyak tanya lagi, pelaku langsung mengejar korban. Hal itu terhenti, karena sebagai guru disana sempat menghadang pelaku yang terlihat emosi.

“Sebagian guru lainnya langsung mengambil benda yang menyerupai senjata tajam itu. Tak hilang akal, pelaku membuka sandalnya dan melemparkanya ke bagian tubuh korban. Sandal itu mengenai bagian kening korban sehingga memar,” sebutnya.

Takut terjadi sesuatu yang lebih parah, saksi-saksi yang ada disana berusaha menenangkan pelaku. Pelaku dibawa ke kantin disamping rumah penjaga sekolah. Beruntung pelaku menuruti ajakan para saksi.

“Atas kejadian tersebut pelaku mengalami luka lebam dibagian kening atas sebelah kanan,” cetunya.

Tak terima atas perbuatan itu korban langsung melaporkan kejadian diatas kepada petugas yang berwajib. Laporan itu ditindak lanjuti petugas dengan melakukan pemeriksaan terhadap korban dan sejumlah saksi mata.

“Untuk mengetahui motif dari kejadian ini kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap korban, pelaku dan saksi-saksi mata yang ada disana,”imbuh Paur Humas.(dro/*1)




Sudah Lajim, PLN Tembilahan Kembali Berlakukan Pemadaman Bergilir

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – PLN Rayon Tembilahan kembali berlakukan pemadaman bergilir. Hal ini disebabkan gangguan sejumlah mesin pembangkit.

“kita alami defisit sekitar 1,5 MW. Ada gangguan dibeberapa unit mesin sewa,” sampaikan Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman, rabu (1/100/2014)

Giliran pemadaman mulai diberlakukan sejak 30 September kemaren dengan interval waktu pukul 17.00 – 23.00 WIB. Hal itu dikatakan Budi sudah disesuaikan dengan kondisi beban yang ada sampai saat ini.

“Durasinya 1 : 6. Artinya 1 mati 6 malam hidup,” Tambahkan Budi.

Pemadaman bergilir yang dilakukan perusahaan plat merah itu jelas menjadi keluhan sebagain besar warga kota Tembilahan yang menjadi pelanggan PLN. Menurut warga kondisi ini sudah sering terjadi.

Helmi menilai kontruksi kelistrikan daerah itu cukup rapauh. Salah satu bukti bisa dilihat dari adanya pemadaman yang diakibatkan gangguan jaringan maupun persoalan teknis lainya. Semestinya hal itu tak sampai terjadi.

“Kalau sudah seperi ini yang dirugikan kami sebagai pelanggan. Artinya kami tidak merasa puas atas apa yang diberikan, sementara kami meski bayar mahal dari jasa yang diberikan PLN,” katanya dengan nada kecewa.(dro/*1)




Wardan: jadikan pancasila Sebagai Pedoman

Bupati Inhil, HM wardanTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan Berbangsa dan Bernegara.

Ajakan tersebut disampaikan orang nomor satu di Bumi Sri Gemilang ini dalam amanatnya, saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) tahun 2014 di Kabupaten Inhil, Rabu (1/10).

Upacara yang dipusatkan di lapangan Kantor Bupati Inhil, Jalan Akasia Tembilahan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati, H Rosman Malomo, Unsur Muspida, Sekda, sejumlah pejabat eselon, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan honorer di lingkungan Pemkab Inhil.

Dikatakan Bupati, melalui peringatan HKP ini hendaknya aparatur pemerintah mampu menanamkan pemikiran kepada seluruh komponen masyarakat, agar menjadikan Pancasila yang merupakan dasar Negara sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Khusus kepada PNS sebagai abdi negara, harus mampu dan terus meningkatkan kedisiplinannya, sesuai dengan spirit baru kita, yakni menuju Kabupaten Inhil yang lebih maju, bermartabat dan bermarwah,” sampaikan Bupati kepada sejumlah awak media usai pelaksanaan upacara peringatan HKP tahun 2014.(dro/adv pemkab inhil)




Tak Ingin jadi kambing Hitam, Disdik Inhil Pinta Tenaga Pendidik Jangan Mudah Tertipu

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Akhir-akhir ini, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Inhil, Helmi D sebut kerap terjadinya upaya penipuan dengan mengatasnamakan Disdik Inhil untuk memintakan sejumlah uang. Ia berharap kepada seluruh tenaga pendidik untuk lebih hati-hati dan tidak mudah percaya.

“Kalau ada sms atau telpon meminta sesuatu silahkan komfirmasi langsung kepada dinas atau pihak yang membidangi hal tersbut,” kata Helmi, kemarin.

Beberapa bulan menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Helmi mengaku banyak menerima laporan dari kalangan guru terutama menyangkut pungutan mengenai dana sertifikasi. Umumnya yang menjadi korban guru dan kepala sekolah penerima dana itu.

Ia menilai pungutan liar (pungli) ini dilakukan oleh pelaku secara terorganisir. mereka selalu mengambil kesempatan dari setiap moment. Apalagi pelaku selalu mengatasnamakan dinas, sehingga tak ada kecurigaan dari kalangan guru.

“Sekali lagi saya ingatkan kepada para guru dan kepala sekolah untuk tidak menghiraukan apapun bentuk pungutan atau penipuan itu. Kami tidak ingin menjadi kambing hitam, padahal yang melakukan pungli oknum namun selalu mengatasnamakan dinas,”tandasnya. (dro/*1)




Progres Rendah, Bupati Pinta Satker Kejar Ketertinggalan

Bupati Inhil, HM Wardan berbincang dengan Wakilnya, H Rosman Malomo dalam sebuah kesempatan akhir pekan kemaren di Tembilahan
Bupati Inhil, HM Wardan berbincang dengan Wakilnya, H Rosman Malomo dalam sebuah kesempatan akhir pekan kemaren di Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dibandingkan ketersediaan waktu, progress pekerjaan fisik dan keuangan daerah masih jauh dari harapan. Oleh karenanya Bupati Inhil, HM Wardan meminta seluruh satker untuk serius dan fokus mengejar ketertinggalan. Selasa (30/9/2014)

Bupati juga berharap dengan dilaksanakannya evaluasi setiap 10 hari, satker sudah dapat menghitung kemajuan kegiatan yang sudah dicapai, baik dari sisi keuangan mapun kemajuan fisiknya.

“Yang jelas progresnya masih belum sesuai harapan. Saya pinta pada rapat evaluasi akhir bulan mendatang seluruh satker harus mampu membuat target akhirnya,” Sampaikan Bupati

Sejauh ini ditambahkan Bupati, berdasarkan data, progres pekerjaan fisik baru mendekati angka 60 persen dan progress keuangan baru mencapai 50 persen

“Saya optimis angka maksimal akan didapat sebelum berakhirnya tahun anggaran. Teknisnya satker lebih tahu,” sebut Bupati.

Selain target mengenai progres fisik dan keuangan, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini juga memiliki harapan untuk dapat meraih opini keuangan wajar tanpa pengecualian (WTP).

“Ini harus kita capai. Kalau ada kendala, laporkan sehingga bisa kita carikan solusinya.. Yang penting bagi saya akhir pekerjaan nanti BPK RI bisa memberikan kita penilaian WTP ,”Tegaskan Bupati.

Rapat yang dilaksanakan di lantai 5 gedung Kantor Bupati Inhil ini juga dihadiri Sekda Inhil, H Alimuddin, Asisten II, H Fauzan Hamid, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Kepala Bagian, serta Camat. (dro/*1/adv pemkab Inhil)