Lagi Polres Inhil Gari 3 Pelaku karhutla

karhutlaTembilahan (detikriau.org) – kamis (9/10/2014) sekira pukul 17.30 Wib kemaren, Kepolisian Polres Inhil kembali berhasil mengamankan 3 orang tersangka yang melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Berdasarkan keterangan Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, MSi melalui Kasad Reskrim, AKP Ade Jamrah Sik, jum’at (10/9/2014), informasi adanya pembakaran lahan di TKP RT 02 RW 01 Kelurahan Pekan Arba Kecamatan Tembilahan didapatkan dari masyarakat.

Mendapatkan informasi, petugas dari polsek kota langsung mendatangi lokasi. Di TKP, ditemukan TSK, Mulyadi bin kasim (50), Suradi bin Arsyad (45) keduanya adalah warga parit 6 Desa Junjangan sedang membakar lahan.

“Ketika dimintai keterangan tsk mengaku melakukan aktifitas pembakaran lahan atas suruhan pemilik tanah, olopan pardede bin lacius (61),” Terang Ade Jamrah.

Ditambahkan Ade, ketiga tsk kini sudah digelandang ke Mapolres Inhil guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, Kasatreskrim mengatakan para pelaku pembakaran lahan akan dijerat dengan Undang-undang nomor 32 tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun kurungan penjara. menurutnya Polisi tidak pandang bulu terhadap siapa saja pelaku kejahatan pembakaran hutan dan lahan.

“Kepolisian akan menindak tegas siapa saja yang terbukti melakukan karhutla. Sebab pemerintah kita menyebut pelaku pembakar hutan dengan penjahat kemanusia,” jelas Ade.

Salah satu alasan disebutnya Tsk Karhutla sebagai penjahat kemanusia karena dampak perbuatannya akan dapat merugikan banyak aspek, seperti Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan aspek sosial lainya. (dro)




Tim Kemendikbud RI Lakukan Penilaian Lembaga PAUD Inhil

Foto Bersama Bupati, Bunda Paud serta TIM Verifikasi dari Kemendikbud RI
Foto Bersama Bupati, Bunda Paud serta TIM Verifikasi dari Kemendikbud RI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tim verifikasi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan penilaian terhadap keberadaan lembaga PAUD di Inhil, Jum’at (10/10).

Kedatangan rombongan dari Kemendikbud RI di Bumi Sri Gemilang ini sempena dengan pelaksanaan lomba Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2014 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Inhil, HM Wardan.

Kegiatan tajaan Disdik Inhil di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Inhil, Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan ini juga bersamaan dengan penilaian dan apresiasi Bunda PAUD berprestasi tingkat nasional.

Tampak hadir saat itu, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil, Bunda dan Mitra PAUD, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), perwakilan perbankan dan perusahaan, serta Kepala Seksi PAUD Provinsi Riau.

Bupati Inhil dalam sambutannya mengatakan, Bunda PAUD telah berupaya semaksimal mungkin dalam memperjuangkan pembangunan PAUD dan telah banyak melaksanakan berbagai program dengan capaian prestasi yang membanggakan.

Keberhasilan tersebut dapat dibuktikan dengan telah ditetapkannya Bunda PAUD Inhil sebagai juara satu Bunda PAUD berprestasi tingkat Provinsi Riau tahun 2014 dan ditunjuk pula untuk mewakili Provinsi Riau di tingkat nasional.

“Tentu saja upaya yang dilakukan ini bukanlah semata-mata hanya untuk meraih juara dan jadi pemenang saja, namun lebih sebagai pendorong dan bentuk komitmen Pemkab Inhil, dalam upaya menyiapkan generasi di masa depan yang cerdas, tangguh, beriman dan memiliki kompetensi untuk mampu bersaing di masa mendatang,” Ujar Bupati.

Sementara Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah menjelaskan bahwa pendidikan bagi anak usia dini sangat penting dan harus diawali dengan tanggung jawab bersama dari seluruh pihak terkait, khususnya pemerintah daerah.

“Dengan adanya dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak terkait ini, tentunya menjadi motivasi bagi kita semua, untuk mewujudkan Inhil sebagai kabupaten PAUD yang berkualitas, yang dilandasi dengan iman dan takwa,” terangnya.(dro/adv pemkab inhil)




2 tahun Rusak di Tabrak Ponton, Pelabuhan Parit 21 Tak Kunjung Diperbaiki

arsip-454TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kerusakan bagian sisi laut pelabuhan parit 21 hingga hari ini belum juga diperbaiki. Padahal kerusakan dermaga itu sudah terjadi sejak dua tahun yang lalu.

“Benar, belum diperbaiki. Namun gambarnya sudah kita serahkan dan minta Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau untuk mengeceknya. Sebab, sisi laut pelabuhan merupakan kegiatan Provinsi,”jawab Tantawi. Kamis (9/10/2014)

Mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil itu, tidak mau mau berkomentar terlalu jauh akan hal tersebut. Pada perinsipnya pihaknya akan tetap berkoordinasi degan Pemprov Riau.

Sekitar akhir desember 2012, kadisdhubkominfo kala itu, Fahrolrozy mengatakan bahwa kerusakan dermaga parit 21 sudah muai diperbaiki. Seluruh biaya ditanggung oleh pemilik kapal.

“Pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut telah berkomitmen untuk memperbaiki kerusakannya. Saat ini sudah mulai dikerjakan,” Jawab Fahrolrozy, rabu (12/12/2012).

Untuk sekedar mengingatkan, kejadian yang mengakibatkan kerusakan Dermaga Pelabuhan Parit 21 Tembilahan terjadi pada Kamis (29/11/2012) yang lalu. Dimana, saat itu dermaga terserempet oleh kapal dari Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri, yang membawa bahan material berupa pasir dan kerikil untuk pengerjaan perbaikan jalan dari Desa Sungai Luar menuju Sungai Piring, Kelurahan Batang Tuaka.

Sebelum kejadian, Kapal sedang berlabuh disekitar lokasi pelabuhan. Entah apa sebabnya, pancang yang dipergunakan sebagai tempat tambatan tali kapal tiba-tiba saja tumbang dan tali terlepas. Akibatnya, kapal hanyut terseret arus dan menyerempet dermaga.

Akibat kejadian itu, 1 tiang pancang di sebelah ujung kanan Dermaga patah serta bagian lantai mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 3 meter. (dro/*1)




Wabup Inhil Buka Rapat Konsolidasi dan Evaluasi BP Inhut

IMG_8616 - CopyTembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo membuka secara resmi Rapat Konsolidasi dan Evaluasi Badan Pekerja (BP) Pembentukan Kabupaten Indragiri Utara bertempat disalah satu Aula Hotel di Tembilahan, kamis (9/10/2014)

Dikatakan Wabup, salah satu tujuan pelaksanaan otonomi daerah terkait dengan pemekaran adalah untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat lokal, dalam rangka pertumbuhan kehidupan demokrasi, dengan interaksi yang lebih intensif antara masyarakat dan Pemerintah Daerah yang baru. Dengan demikian masyarakat sipil akan memperoleh hak-hak dan kewajibannya secara lebih baik sebagai warga negara.

Pemerintah Kabupaten Inhil dikatakan Wabup tentunya memberikan dukungan penuh terhadap rencana pemekaran Inhut. Dukungan ini diberikan Pemerintah dengan tujuan untuk menyediakan pelayanan publik yang lebih baik dalam wilayah kewenangan yang terbatas/terukur. Kemudian mempercepat pertumbuhan ekonomi penduduk setempat melalui perbaikan kerangka pengembangan ekonomi daerah berbasiskan potensi lokal serta upaya penyerapan tenaga kerja secara lebih luas disektor pemerintah, swasta dan dunia usaha. karena berbagai peluang usaha ekonomi baru baik secara formal maupun informal menjadi lebih tersedia sebagai dampak ikutan pemekaran wilayah.

“Kita berharap dengan adanya Rapat Konsolidasi dan Evaluasi BP Inhut ini akan dapat bersama-sama berjuang untuk mempercepat proses pembentukan daerah otonomi baru yaitu Kabupaten Indragiri Hilir Utara, sebagaimana yang menjadi aspirasi masyarakat Inhil Utara.” Kata Wabup

Dengan adanya pemekaran ini, diharapkan daerah yang baru dibentuk dapat tumbuh berkembang dan mampu menyelenggarakan otonomi daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan publik yang optimal, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan dengan mengoptimalkan Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang ada didaerah tersebut, sehingga pembentukan Kabupaten Indragiri Hilir Utara ini dapat bermanfaat bagi pembangunan nasional pada umumnya, dan pembangunan daerah pada khususnya. Tandas Wabup. (dro/adv pemkab inhil)




Hari ini BP Inhut Gelar Rapat Konsolidasi dan Evaluasi

peta inhil utaraTembilahan (detikriau.org) – Hari ini, kamis (9/10/2014) bertempat di Hotel Arrahman I Tembilahan, Badan Pekerja Pemekaran (BP) Kabupaten Indragiri Utara mengadakankan rapat konsolidasi dan evaluasi yang juga akan dihadiri oleh Majelis Rakyat Indragiri Utara (MRI)

 

Dikatakan oleh salah seorang Anggota panitia pengarah (sc), Zainal Arifin SE, ME, disamping melaporkan perkembangan rencana proses pemekaran oleh BP juga akan akan dilakukan reposisi terhadap beberapa anggota BP yang tidak lagi bisa melaksanakan tugas disebabkan berhalangan tetap.

 

“Dalam pertemuan itu kita juga akan diisi dengan pemaparan proses pemekaran daerah otonomi baru,” Terang Zainal.(dro)




PDAM TI Bentuk Tim Penagih Tunggakan Pelanggan

plt-direktur-pdam-ti-eddywan-shasbyTembilahan (detikriau.org) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri Tembilahan, membentuk tim penagih tunggakan pelangan. Upaya itu dilakukan dalam rangka mengembalikan kondisi keuangan perusahana plat merah tersebut.

“Tim ini sebenarnya sudah ada, hanya saja belum berjalan efektif. Sekarang kami hidupkan lagi agar tujuan awal terbentuknya tim itu dapat berjalan dengan baik, “kata Plt Direktur PDAM Tirta Indragiri Tembilahan, H Ediwan Shasby, kemarin.

Tahap awal lanjut Edi, Tim akan melakukan penagihan terhadap pelanggan-pelanggan yang menungak dalam jumlah besar, khusus pada pelanggan yang ada di Kota Tembilahan dan sekitarnya. Disana petugas langsung memberikan surat teguran.

“Kita berikan waktu satu bulan, hingga hari kemarin (7 Oktober, red). Bagi pelangan yang belum juga melunasi, maka jaringanya akan kami putus,”tegasnya.

Ediwan, optimis tim yang sudah dibentuk itu akan dapat bekerja secara profesional. Karena didalamnya terdapat pihak-pihak yang sudah berpengalaman untuk melakukan tagihan tunggakan pelangan.(dro/*1)