Tak Pandang Bulu, Satpol PP Inhil Juga Sikat Anggotanya di Warung Kopi

gambar ilustrasi
gambar ilustrasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Inhil menindak 6 PNS yang kedapatan lagi asyik nongkrong di warung kopi disaat jam kerja. 1 diantaranya adalah anggota Satpol PP yang bertugas di salah satu Kecamatan, Selasa (21/10/2014).

“kita amankan 6 PNS yang melanggar kedisiplinan. Bahkan 1 diantaranya adalah anggota kita yang bertugas disalah satu Kecamatan” kata Kepala Kantor Satpol Inhil, TM Syaifullah, Selasa (21/10).

Kata mantan Sekretaris Dishubkominfo itu, razia tersebut merupakan razia gabungan pihaknya bersama BKD dengan target para PNS yang berkeliaran atau berada di warung kopi saat jam kerja berlangsung.

“Tidak ada kepentingan lain dalam razia ini. Kami hanya ingin menegakan disiplin para pegawai,” tegas TM Syaifullah, lagi.

Bagi yang terkena razia, nama-namanya langsung diserahkan kepada BKD. Karena menurut TM Syaifullah, razia itu merupakan leading sektornya BKD. Pihaknya hanya sebagai pelaksana. (dro/*1)




Jual Togel, Polisi Bekuk Seorang Warga Jalan SKB Tembilahan

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – lagi gara-gara terlibat jual beli sie Jie, Polisi bekuk warga Jalan SKB, Gg Morgo Molyo, Tembilahan, berinisial MW. Dari tangan pelaku petugas mengamankan barang bukti (BB) uang tunai Rp 140 ribu, 1 lembar kertas rekap beserta 1 unit handphone yang diduga dipergunakan pelaku untuk berkomunikasi dalam akivitas judi. Senin (20/10/2014) sekitar pukul 15.30 Wib kemaren.

Kronologis penangkapan bermula dari laporan warga sekitar bahwa pelaku kerap terlihat menjual Sie Jie atau Togel.

“Setelah melakukan pemantauan petugas bergerak masuk ke rumah TSK dan mengintrogasinya. Saat itu TSK mengakui bahwa telah menjual judi togel. Sehingga akhirnya TSK dan barang bukti kita bawa ke Mapolres Inhil,” kata Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Paur Humas Ipda Warno Akman, Selasa (21/10).

Selain pelaku, putugas juga sedang memintai keterangan terhadap sejumlah saksi guna kepentingan penyidikan.(dro/*1)




Satpol PP Inhil Tertibkan Gepeng dan Pedagang Liar

Kakan Satpol PP Inhil, TM Syaifullah
Kakan Satpol PP Inhil, TM Syaifullah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebagai upaya mengembalikan citra Kota Tembilahan sesuai dengan mottonya Kota IBADAH (Indah, Bersih, Aman, Damai dan Harmonis), satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Indragiri Hilir akan terus mengintensifkan pelaksanaan penertiban terhadap gelandangan dan pengemis yang berkeliaran, serta para pedagang yang ada di Kota Tembilahan dan sekitarnya.

Menurut Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Kakan Satpol PP) Syaifullah, penertiban gelandangan dan pengemis (gepeng) serta para pedagang ini, juga sebagai bentuk persiapan Kabupaten Inhil yang akan menjadi tuan rumah perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-33 tingkat Provinsi Riau tahun 2014, yang rencananya akan digelar pada Desember mendatang.

“Selain menertibkan gepeng, para pedagang yang tidak pada tempatnya juga akan kita penertiban,” tutur Syaifullah kepada awak media, Selasa (21/10).

Terkait hal itu, lanjut Syaifullah, pihaknya juga telah beberapa kali berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Inhil, untuk menindaklanjuti para gepeng yang telah ditertibkan. Sayangnya Dinsos saat ini kata mantan sekretaris Dishub Inhil ini beralasan tidak adanya tempat untuk menampung dan melakukan pembinaan sosial kepada para gepeng tersebut.

“Katanya tahun 2015 nanti baru ada tempat pembinaan,” tambahnya.

Kendati demikian, Syaifullah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penertiban tersebut, serta melakukan razia terhadap sejumlah penginapan-penginapan yang ada di Kota Tembilahan dan sekitarnya.

“Kami akan melakukannya secara berkelanjutan, sehingga Kota Tembilahan yang dikenal sebagai Kota IBADAH dapat terwujud,” imbuhnya.(dro)




Kamis, Pimpinan DPRD Inhil Definitif di Kukuhkan

imagesTembilahan (detikriau.org) – Diagendakan kamis (23/10/2014) esok, DPRD Kabupaten Indragiri Hilir akan menggelar rapat paripurna pengesahan dan pengukuhan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Inhil definitif.

Empat orang pimpinan DPRD Inhil periode 2014-2019 yakni Dani M Nursalam sebagai Ketua DPRD Inhil dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sedangkan tiga orang wakil ketua yakni Maryanto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Feriandi dari Partai Golkar dan Syahruddin dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“SK Gubernur sudah kita terima, insyaallah hari kamis mendatang pengukuhannya.”Ujar Ketua DPRD Inhil sementara, Dani M Nursalam kepada Vokal diruang kerjanya, selasa (21/10/2014)

Menurut Dani, pelantikan dan pengambilan sumpah ini dilakukan sekaligus meresmian posisi pimpinan definitif, sebab sebelumnya sifatnya masih sebagai pimpinan sementara. Dengan pengukuhan ini, DPRD Inhil akan secepatnya menyelesaikan berbagai agenda pembangunan di Kabupaten Inhil.

“Ada agenda penting yang harus segera dilakukan anggota DPRD Inhil, yakni pembahasan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2015,” paparnya.

Kalau pimpinan definitif DPRD tidak segera dikukuhkan, kata dia, pembentukan alat kelengkapan DPRD lainnya, seperti komisi dan badan musyawarah, tentunya tidak bisa dilakukan.

“Kalau tidak ada alat kelengkapan DPRD lainnya, tentunya tidak bisa dilakukan pembahasan rancangan APBD 2015,” tandasnya.

Untuk sekedar mengingatkan, pengangkatan pimpinan DPRD Inhil sementara dilakukan berdasarkan hasil keputusan rapat paripurna ke 2 masa sidang ke III tahun sidang 2014 bertempat diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan, selasa (23/9/2014) yang lalu. Setelahnya, melalui Bupati Inhil, pimpinan DPRD Inhil dimintakan kepada Gubernur Riau untuk diresmikan pengesahannya.(dro/adv DPRD Inhil)




Sejumlah Peserta MTQ Inhil Jalani TC

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah calon peserta yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau, asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini sedang menjalani Trening Center (TC).

Dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Kesra, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Inhil, HM Arifin, kemarin. Trening merupakan bagian dari tahapan pembinaan yang dilakukan terhadap para calon peserta MTQ Riau mendatang untuk semua cabang yang diperlombakan.

TC dimulai daritahap seleksi terhadap para pemenang dan para mantan juara MTQ tingkat Kabupaten pada tahun-tahun sebelumnya. Mereka yang terjaring akan dibina agar lebih memiliki potensi.

“Setelah kita dapatkan calonnya baru kita latih dan kita bina selama beberapa bulan menjelang dilaksanakanya MTQ Provinsi mendatang,” jelasnya. Para pembinanya melibatkan pelatih senior dan berpengalaman.

Untuk di Tembilahan, TC ditempatkan di dua titik. Sepeti rumah Kapilah, Jalan Lingkar. Dilokasi itu ditempatkan peserta cabang Tilawah, Tahtil, Tahfiz dan Tafsir. Lokasi ke dua, di Sekretariat LPTQ Jalan Gajah Mada. Disana ditempatkan peserta cabang Khatt, Fahmil, Syahril dan MMQ.(dro/*1).




100 peserta Utusan 20 Kecamatan di Inhil Dapatkan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah

Foto: Way, humas pemkab inhil
Foto: Way, humas pemkab inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo membuka pelatihan penyelenggaraan Jenazah, Jum’at (17/10/2014) malam. Kegiatan tajaan bagian kesra setdakab inhil yang diselenggarakan di aula salah satu Hotel di Tembilahan ini diikuti oleh 100 peserta utusan dari 20 Kecamatan Se Inhil terhitung sejak tanggal 17 – 19 oktober 2014.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan bahwa menyelenggarakan jenazah, yaitu sejak dari menyiapkannya hingga membawanya ke kubur dan menguburkannya, adalah perintah agama yang ditujukan kepada kaum muslimin sebagai kelompok. Apabila perintah itu telah dikerjakan oleh sebagian dari mereka sebagaimana mestinya, maka kewajiban melaksanakan perintah itu berarti sudah terbayar. Kewajiban yang demikian sifatnya dalam istilah agama Islam dinamakan fardhu kifayah. Karena semua amal ibadah harus dikerjakan dengan ilmu, maka mempelajari ilmu tentang peraturan-peraturan di sekitar penyelenggaraan jenazah itupun merupakan fardhu kifayah.

Menyelenggarakan jenazah bukan saja setelah seseorang meninggal, tetapi semenjak orang itu sakit, menjelang ajal, diwaktu datangnya ajal, menyiapkannya sesudah itu, sampai selesai menguburkannya, semua dicontohkan dan diajarkan Rasulullah secara rinci, lengkap dan sempurna.

”Setelah pelatihan ini saya berharap tidak ada lagi terdapat perbedaan pendapat tentang penyelenggaraan jenazah, oleh karena itu setiap peserta diharapkan dapat menyerap dan mempraktekkannya sesuai dengan materi pelatihan dilapangan nantinya.” Pinta Wabup

Selain itu setiap peserta juga diminta untuk mampu memberikan pengetahuan tentang cara penyelenggaraan jenazah kepada masyarakat, sehingga masyarakat juga tahu dan mampu dalam pelaksanaan penyelengaraan jenazah.(way/adv pemkab inhil)