Serapan APBD baru Capai 30 Persen, Dewan Desak Pemkab Bekerja Maksimal

TEMBILAHAN (detikriau.org)-Berdasarkan hasil evaluasi progres fisik yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indragiri Hilir (Inhil), pencapaian serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2014 ini baru sekitar 30 persen.

Dengan hasil capaian yang masih rendah tersebut, bila dihitung dengan jumlah hari yang tersisa, tentunya mengisyaratkan kepada semua pihak, untuk segera menstimulasi seluruh SKPD terkait agar bekerja secara maksimal, guna menggesa realisasi dan progres serapan APBD Kabupaten Inhil.

“APBD berfungsi sebagai otorisator, perencanaan, pengawasan, distribusi dan stabilisasi, dengan masih rendahnya penyerapan APBD ini jelas menganggu fungsi yang melekat di APBD itu sendiri, sehingga apa yang diharapkan tidak sesuai dengan outputnya,” ujar Ketua DPRD Inhil, Dani M Nursalam saat memimpin Rapat Paripurna, di Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Selain itu, beberapa persoalan lainnya yang harus segera diselesaikan adalah terkait konflik lahan perkebunan antara perusahaan dengan masyarakat tempatan, persoalan Unisi, serta pemekaran Kabupaten Inhil. “Isu-isu ini tentunya harus segera ditindaklanjuti setelah komisi di DPRD terbentuk,” terangnya.

Selanjutnya, Politisi dari PKB Inhil ini mengajak semua pihak, untuk selalu membuka mata dan telinga, dalam rangka mendengar aspirasi-aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat, agar setiap persoalan yang disampaikan dapat dicari dan diberikan solusi serta pencerahan, sehingga kejadian yang terjadi di Desa Pungkat, tidak terulang lagi di daerah lainnya.

“Kami juga sangat berharap kepada Pemkab Inhil, supaya lebih menfokuskan percepatan penyelesaian pekerjaan yang masih belum dan sedang dikerjakan di masing-masing SKPD, sehingga penyerapan APBD hingga akhir tahun 2014 ini bisa mencapai angka yang maksimal,” imbuhnya.(dro/adv DPRD Inhil)




PD Air Minum, Jauh. PD Air Mandi juga Emoh. Lantas Apa?

Plt Dirut PDAM TI Tuding Terputusanya Pasokan Listrik dan Proyek Pengerjaan Jalan Sebagai Penyebab.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kualitas pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri Tembilahan lagi-lagi dikeluhkan masyarakat. Dari persoalan pasokan air yang kerap mampet hingga kualitas air yang jauh dari kata memuaskan. Mereka berharap kondisi ini segera mendapatkan perhatian pemerintah agar masyarakat tidak terus dirugikan.

“persoalan seperti ini bukan dalam hitungan satu dua kali, tetapi sudah sangat kerap terjadi. Tidak ada yang lain, pasokan air mampet atau kualitas air yang sangat mengecewakan,” Ujar seorang pelanggan PDAM TI di Kecamatan Tembilahan Hulu, Ayu, ahad (26/10/2014)

Dalam beberapa hari belakangan ini ditambahkan Ayu, kekecewaan masyarakat juga kembali terucapkan, pasokan air berwarna coklat dan berlumpur sehingga sangat tidak layak untuk dipergunakan. “sudah bosan kami mengeluh bang, harusnya ada sikap tegas dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi perusahaan daerah ini.” Pinta Ayu.

Senada dengan Ayu, Budi, pelanggan PDAM di Kecamatan Tembilahan-pun mengeluh. Ia juga berharap ada tindakan nyata dari pemerintah untuk segera melakukan pembenahan agar perusahaan daerah ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kita malu mau sebut kepanjangan PDAM sebagai Perusahaan Daerah Air Minum. Hari ini, kualitas airnya jangankan layak untuk diminum, untuk mandi sajapun kita enggan.” Keluh Budi

Sementara itu, Plt Dirut PDAM Tirta Indragiri Tembilahan, Eddywan Shyasby ketika dikomfirmasi mengakui keruhnya pasokan air PDAM TI. Menurut Eddy, salah satu penyebab di akibat jadwal pemadaman jaringan listrik oleh PLN setempat.

“Kita perlu beberapa hari untuk menormalkan air agar bisa bersih kembali setelah terjadinya pemadaman. Selain itu juga diakibatkan pengerjaan proyek pembangunan jalan dalam kota,” jelasnya.

Pembangunan jalan yang berlangsung saat ini menurut Eddy, berpengaruh terhadap kondisi pipa sambungan air PDAM. Tekanan dari atas  membuat pipa rusak dan pecah. Sehingga lumpur masuk melalui jalur tersebut

“Pipa yang pecah memberi peluang masuknya lumpur. Jika demikian otomatis suplai air ke rumah-rumah pelanggan sekitar wilayah akan keruh. Fakta inilah yang sebenarnya sedang terjadi,” sebut Eddy.

Ia berharap kepada selurun pelanggan PDAM dapat bersabar dan memaklumi kondisi itu. Dengan segala kemampuan ia akan mencarikan solusi terbaik terhadap berbagai persoalan yang ada. Untuk melakukannya, lanjut Eddy tak semudah membalikan tekapak tangan. (dro/*1)




Jadikan Perayaan Pergantian Tahun Baru Hijriyah Sebagai Iven Wisata Religi Tingkat provinsi


DSC_0353Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan meminta agar panitia berupaya untuk mengemas kegiatan perayaan peringatan pergantian tahun baru hijriyah menjadi iven wisata religi tingkat Provinsi Riau yang pelaksanaannya dilakukan di kabupaten Indragiri hilir.

Permintaan ini disampaikan Bupati disela penyampaian kata sambutannya menjelang pelepasan ribuan peserta pawai ta’ruf, sabtu (24/10/2014) yang dipusatkan di jalan gadjah Mada Tembilahan.

DSC_0373Dikatakan Bupati, agar upaya itu bisa diterima oleh Provinsi, perayaan pergantian tahun Hijriyah ini haruslah dilakukan dengan meriah. Pergantian tahun baru 1435 H ke tahun 1436 H saat ini akan menjadi tolok ukur layak atau tidaknya peringatan tahun baru islam ini menjadi Iven Wisata Religi Tingkat Provinsi Riau.

Ia juga meminta setiap perayaan pergantian tahun baru hijriyah, baik pejabat dan seluruh masyarakat Inhil untuk secara bersama-sama hadir dengan membawa sanak keluarga untuk turut memeriahkannya. “nanti kalau perlu kepala SKPD kita absensi kehadirannya,” sampaikan Bupati

Niat untuk menjadikan peringatan pergantian tahun baru hijriyah menjadi Ivent Wisata Religi tingkat Provinsi Riau yang pelaksanaannya di kab Inhil menurut Bupati haruslah mendapatkan dukungan dari semua pihak. Jika ada kesungguhan dari panitia dan mendapatkan dukungan masyarakat, orang nomor satu di negri seribu parit ini meyakini  tidak mustahil hal itu akan dapat diwujudkan. (dro/adv pemkab Inhil)




Ini Nama-Nama Ketua dan Anggota Komisi di DPRD Inhil

imagesTembilahan (detikriau.org) – Melalui musyawarah pada rapat paripurna ke lima masa persidangan ke tiga tahun sidang 2014, sesuai Tata Tertib (Tatib) DPRD Inhil no 1 tahun 2014, DPRD Inhil telah menyepakati pimpinan dan keanggotaan masing-masing komisi.

Nama-nama tersebut adalah;

  1. Komisi I, Ketua HM Yusuf Said (Fraksi Golkar) . Wakil Ketua H Bakri H Anwar (Fraksi Demokrat). Sekretraris, Muammar (Fraksi PKB) dengan anggota, Fadli (FPKB), Bambang Irawan (FPDIP), Andi Rusli (FPPP), Siti Bungatang (FGBAK-PBB), Asmadi (FGBAK-Geridnra), Musmulyadi (F nasdem Plus)
  2. Komisi II, Ketua Amd Junaidi (F Golkar), Wakil Ketua, Edi Gunawan (F PKB) Sekretaris, Malian Ghazali (FPPP) dengan anggota, Samino (FPDIP), Raus Walid (F Golkar), Alfian (F Demokrat), Abdurrahman, Sulaiman dan M Wahyudin (FGBAK), Taufik (F Nasdem Plus)
  3. Komisi III, Ketua Iwan Taruna (FPKB), Wakil Ketua, Edi Harianto (F Golkar), Sekretaris Asnawi (FGBAK) dengan anggota, Mansun (FPKB), M kausar (FPDIP), Okta Hasanatan (F Golkar), M Amin (FPPP), M Sabit (F Demokrat), Sumardi (FGBAK), Zulbahri (F Nasdem Plus)
  4. Komisi IV, Ketua Adriyanto (FGBAK), Wakil Ketua Adi Chandra (FPPP), Sekretaris Herwanissitas (FPKB) dengan anggota, Awandi (FPKB), Wisnaria dan Surya Lesmana (FPDIP), Razali dan Yuliantini (F Golkar), Hasmawi (F Demokrat), Sulo Lipu (FGBAK), Gusti Deseriansyah (F Nasdem Plus). (dro)



Puncak Perayaan Tahun Baru 1436 H Akan ditutup Dengan 1000 Macam bubur Asyura

Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan
Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan

Tembilahan (detikriau.org) – Puncak perayaan pergantian tahun baru islam 1436 H yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Muharam atau 3 November mendatang akan diisi dengan buka puasa bersama dengan 1000 macam bubur asyura.

Min tiga sebelum hari tersebut, bagi yang mampu, Bupati menghimbau untuk melaksanakan puasa selama tiga hari berturut-turut. “minimal puasa 1 hari dan nanti kita akan buka puasa bersama-sama dengan panganan 1000 macam bubur asyura,” Sampaikan Bupati dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai ta’ruf

Menurut Bupati, bubur asyura adalah bubur yang didalamnya berisi berbagai macam bahan campuran. Nanti saat Buka bersama, akan ada 1000 buah mangkok yang didalamnya akan diisikan 1000 bubur asyura.

“usai buka puasa bersama kita juga akan melaksanakan sholat magrib bersama dilapangan upcara jalan gadjah mada ini,” Tandas Bupati.

Lomba pawai ta’ruf ini merupakan awal dari peringatan perayaan pergantian tahun baru 1436 H yang kemudian sore harinya, sabtu (24/10) dilanjutkan dengan pelaksanaan do’a akhir tahun 1435 H dan doa awal tahun 1436 H bertempat di Masjid Alhuda. Esok harinya, Ahad juga di Masjid Al Huda akan dilaksankan kegiatan cerah agama.

Rangkaian kegiatan ini akan dilanjutkan dengan lomba Maulid Habsi, Lomba baca syair ibarat, lomba melukis kaligrafi bernuansakan islam, lomba rabana antar kecamatan, lomba da’I da’iyah muda, lomba baca shalawat nariyah, dan dihari penutupan yang merupakan puncak peringatan, bertempat dilapangan upcara jalan gadjah mada Tembilahan akan dilaksanakan kegiatan istighozah, ceramah agama dan buka puasa bersama. (dro/adv pemkab Inhil)




Bupati Inhil Lepas Ribuan Peserta Pawai Ta’ruf Perayaan Pergantian Tahun Baru 1436 H

DSC_0370Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan mengharapkan agar pelaksanaan peringatan pergantian tahun baru hijriyah kedepannya harus lebih lebih meriah dibandingkan perayaan pergantian tahun baru masehi. Menurutnya, 90 persen lebih penduduk Inhil memeluk agama islam dan peringatan pergantian tahun baru hijriyah adalah milik umat islam.

“sudah sepanasnya peringatan pergantian tahun baru milik kita ini dilaksanakan lebih meriah jika dibandingkan perayaan pergantian tahu baru masehi,” Ujar Bupati dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai ta’ruf dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1435 Hijriah yag dipusatkan dijalan Gadjah Mada Tembilahan, sabtu (24/10/2014)

Momentum perayaan pergantian tahun baru 1435 H ke tahun 1436 H dikatakan Bupati adalah merupakan perwujudan rasa syukur atas segala nikmat yang telah dilimpahkan Tuhan Yang Maha Esa selama tahun 1435 H sekaligus merupakan harapan agar ditahun 1436 H ini segala nikmat dan karunia itu juga tetap dilimpahkan-Nya.

Pawai ta’ruf menyambut tahun baru 1436 H ini diikuti oleh kalangan pelajar dari 9 Sekolah setingkat SMP dan 11 sekolah setingkat SMA yang merupakan rangkaian awal dari peringatan pergantian tahun baru bagi umat islam di bumi sri gemilang. (dro/adv pemkab inhil)