Bupati Inhil Berharap Target 25 Ribu Jamaah di Puncak Peringatan Gema Muharam Terpenuhi

Bupati didampingi sejumlah pejabat melakukan tinjauan perisapan pelaksanaan gema muharan dilapangan jalan gadjah mada tembilahan. ahad 2 nov 2014. Foto: Syahrul Badrin/ Humas Pemkab Inhil
Bupati didampingi sejumlah pejabat melakukan tinjauan perisapan pelaksanaan gema muharan dilapangan jalan gadjah mada tembilahan. ahad 2 nov 2014. Foto: Syahrul Badrin/ Humas Pemkab Inhil

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan berharap target jumlah jamaah sebanyak 25 ribu pada hari puncak peringatan gema muharam, senin (3/11/2014) esok dapat tercapai. Sejauh ini, panitia sudah melakukan berbagai upaya agar target itu bisa terpenuhi.

Menurut Bupati disela tinjauannya pada persiapan pelaksanaan even religi gema muharam dilapangan upacara jalan gadjah mada Tembilahan, ahad (2/11/2014), salah satu penentu keberhasilan iven ini adalah dengan kehadiran massa yang melimpah ruah.

“Kita sudah lakukan berbagai persiapan melalui beberapa kali rapat yang langsung saya pimpin dan rapat-rapat panitia,termasuk melakukan upaya sosialisasi dan himbauan langsung kepada masyarakat,” Ujar Bupati.

Himbau kepada masyarakat, ditambahkan Bupati juga dilakukan dengan penyampaian melalui masjid-masjid setiap pelaksanaan shalat jum’at serta selebaran-selebaran yang disampaikan keseluruh kecamatan se Inhil.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga sempat menyampaikan ungkapan rasa syukurnya dengan telah dilaksanakannya lomba pembacaan shalawat nariyah dengan peserta dari seluruh tingkatan lembaga pendidikan, pegawai serta kelompok-kelompok pengajian. Bupati menilai, dengan perlombaan ini diharapkan masyarakat akan semakin fasih dan sering bershalawat kepada Nabi junjungan umat, Muhammad SAW.

‘Lebih dari itu, tentunya keberkahan yang kita harapkan” Harap Bupati.

Sesuai janji Rasulullah SAW, dengan kerap bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW, Allah akan melimpahkan berkah dan semoga kebarokahan itu juga dilimpahkan dalam upaya kita untuk menjalankan berbagai program pembangunan di Inhil. Tandas Bupati. (rul/adv pemkab inhil)




Ratusan Pelajar di Tembilahan Ikuti Seleksi Kuis Kita Harus Belajar

247386_10150213753287937_300828992936_7039536_684780_nTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan siswa SD, SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Indragiri Hilir mengikuti seleksi Kuis Kita Harus Belajar tahun 2014, di aula Dinas Pendidikan, Jalan Veteran Tembilahan, Jum’at (31/10) kemaren

Kegiatan tajaan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau bekerjasama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekom) ini, dibuka secara resmi Oleh kadisdik Inhil, Helmi D diwakili Suhaimi Eka.

Suhaimi dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mempersiapkan perwakilan dari Kabupaten Inhil untuk mengikuti seleksi Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar) tingkat nasional, yang rencananya akan digelar pada 16-20 November mendatang di Jakarta.

“Dengan adanya seleksi ini, kita harapkan siswa Inhil dapat meningkatkan kemampuannya dalam mengunakan IT, sehingga mampu bersaing dan menjadi peserta terbaik untuk mewakili Riau di tingkat nasional,” tutur Suhaimi.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha UPT TIKP Disdik Provinsi Riau, Ridwan mengaku senang atas semangat yang diperlihatkan oleh para siswa di Kabupaten Inhil. Dimana, mereka terlihat antusias mengikuti seleksi Kuis Ki Hajar ini.

Untuk diketahui, Kuis Kihajar merupakan kompetisi yang dilaksanakan dalam bentuk soal, yang ditujukan kepada para siswa SD, SMP, SMA sederajat melalui siaran TV Edukasi dan Web Kihajar. Kegiatan ini merupakan agenda nasional, yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya.(dro/adv pemkab inhil)




APBD-P Siap digunakan, Satker Diminta Gesa Pembangunan

sekdaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Alimuddin RM nyatakan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2014 sudah dapat dipergunakan.

“APBD-P yang sudah melewati tahapan verifikasi di tingkat Provinsi Riau, kemudian juga sudah ditanda tangani oleh Ketua DPRD Inhil, secara otomatis APBD-P sudah bisa di gunakan. Semakin cepat digunakan semakin baik. Saat ini sudah memasuki triwulan ke empat, sehingga tak ada waktu lagi untuk berlambat-lambat.,” jelas Sekda

Dalam penggunaanya kata Sekda, ada beberapa pihak yang lebih mengetahui secara teknis, diantaranya Pejabat Pembuat Teknis Kegiatan (PPTK), panitia lelang proyek serta bidang tugas lainya.

Dasar penggunaan APBD-P yakni Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau (Gubri). Selanjutnya SK tersebut dijadikan penerbitan Peraturan Daerah (Perda) penggunaan APBD oleh Eksekutif dan Legislatif.

“Intinya setalah semua proses itu selesai, Pemkab Inhil sangat berharap APBD bisa terlaksana dengan baik. Kita tidak ingin ada alasan salah satu keterlambatan kegiatan karena APBD,” tegasnya.(dro/*1/adv pemkab inhil)




Wabup Inhil Hadiri Festival Sungai Indragiri

Wakil Bupati Inhil, HM Wardan memberikan sambutan pada acara Tabligh Akbar di Desa Sungai Intan, foto Kamis, 30 Okt, HumasTEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir, H Rosman Malomo menghadiri Festival Sungai Indragiri. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun baru 1436 H, di Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kamis (30/10).

Turut hadir saat itu, sejumlah anggota DPRD dan pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil, Camat dan Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika), Lurah dan Kepala Desa, serta TP PKK dan masyarakat Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Wabup dalam sambutannya mengatakan bahwa berbagai kegiatan dan even wisata religi yang dilaksanakan dalam rangka menyambut tahun baru Islam ini, merupakan salah satu upaya Pemkab dan masyarakat untuk mensyiarkan agama Islam.

“Tahun ini, peringatan tahun baru Islam akan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Karena akan diisi oleh berbagai kegiatan yang bernuansa Islami dan ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama menggunakan 1000 bubur asyura pada tanggal 10 Muharram nanti,” tutur Wabup..

Wabup berharap agar even wisata religi Gema Muharram dapat lebih di tingkatkan lagi di masa mendatang, sehingga mendatangkan perubahan dan pembangunan yang lebih baik lagi bagi Bumi Sri Gemilang.

“Saat ini, ada beberapa program yang telah dicanangkan oleh Pemkab Inhil, khususnya untuk mensyiarkan agama Islam, seperti Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji. Jadi, saya harapkan dukungan dan kerjasama dari semua pihak terutama masyarakat, dalam upaya mensukseskan program pembangunan ke depan,” sampaikannya. (dro/adv pemkab inhil).




Bupati inhil Terima Gelar “Datu Mangku Negeri”

Foto: Way, Humas Pemkab Inhil
Foto: Way, Humas Pemkab Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menerima anugerah dan gelar Datu Mangku Negeri dari Kesultanan Banjar Kalimantan Selatan, Kamis (30/10).

Prosesi adat pemberian anugerah sebagai kerabat Kesultanan Banjar ini, dilaksanakan di Mahligai Sultan Adam Martapura Kalimantan Selatan (Kalsel), yang diberikan langsung oleh Sultan Haji Khairul Saleh Al Mu’tasim Billah, yang juga menjabat sebagai Bupati Kabupaten Banjar, Kalsel.

Turut hadir saat itu, para kerabat Kesultanan Banjar dan sejumlah pejabat setempat serta beberapa pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan anugerah yang diberikan Kesultanan Banjar ini. Ke depan, saya harapkan hubungan yang telah terjalin dengan baik ini dapat lebih ditingkatkan lagi,” ujar Bupati Inhil, Wardan.

Pada kesempatan itu, selain Bupati Inhil, salah seorang tokoh masyarakat Banjar di Kota Tembilahan, yakni H Syamsuddin Uti yang juga menerima gelar Datu Natawarga Laksana. Pemberian anugerah tersebut dikarenakan selama ini mereka telah melaksanakan amanah dalam memimpin daerah dan rakyat, serta peduli terhadap pembinaan kebudayaan Banjar di Bumi Sri Gemilang.(fsl/adv pemkab Inhil)




Masih Ada Pejabat Inhil Yang Bekerja Hanya Berorientasi “ABS”

jubir Fraksi PKB DPRD Inhil, Fadli
jubir Fraksi PKB DPRD Inhil, Fadli

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Penyelenggaraan pelayanan publik dinilai masih sangat lambat dan berbelit-belit serta masih adanya pungutan liar. Bahkan masih kerap ditemui adanya pejabat yang bekerja dengan hanya berorientasi “Asal Bupati Senang”.

Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kab Inhil, Fadli H Sofyan dalam Rapat Paripurna DPRD Inhil, dalam rangka penyampaian pemandangan umum fraksi terhadap 7 usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Inhil, Senin (27/10/2014) kemaren.

Dinilai juga bahwa budaya paternalisme yang berkembang di Kabupaten Indragiri Hilir saat ini cenderung mendorong pejabat birokrasi lebih berorientasi pada kekuasaan dari pada pelayanan, sehingga mereka menempatkan diri sebagai penguasa bukan pelayan masyarakat.

“Pejabat kita masih kurang mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan, akibatnya kegiatan pelayanan publik menjadi sangat lambat dan berbelit-belit, masih adanya pungutan liar dimana-mana, serta bekerja dengan hanya berorientasi pada yang penting Bupati senang,” Sampaikan Fadli.

Menyikapi hal ini, FPKB berharap Bupati dapat bersungguh-sungguh dalam menempatkan seseorang untuk memangku jabatan di intansi pemerintahan, bukan hanya sekedar orang yang telah memenuhi persyaratan kepangkatan atau bahkan sekedar dikenal dekat oleh sang pemberi jabatan.

“Bupati semestinya menerapkan prinsip ‘right man on the rigth place’, bukan sekedar orang yang berambisi terhadap jabatannya, tanpa memahami visi dan misi lembaga tempat mereka bekerja. Tempatkan mereka yang mempunyai kapasitas, kapabilitas, kejujuran, keberanian dan kesungguhan dalam pengabdian kepada masyarakat,” terangnya.

Terkait dengan usulan pemecahan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Inhil menjadi 3 dinas, yakni Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Bina Marga dan Pengairan, serta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, Perumahan dan Pemukiman, FPKB menilai bahwa hal itu perlu menjadi perhatian yang mendalam, karena ruang lingkup dan beban kerja relatif kecil.

“FPKB mengusulkan agar pada Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman dirubah saja menjadi Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan. Jadi, untuk bidang Pemakaman cukup menjadi tugas dari dinas dimaksud, tanpa perlu menyebutkan lagi nama Pemakaman pada dinasnya,” pungkasnya.

Rapat Paripurna yang digelar di aula Gedung DPRD, Jalan HR Soebrantas Tembilahan ini dipimpin Wakil Ketua DPRD, Syahruddin didampingi Ketua DPRD, Dani M Nursalam serta dihadiri Sekda dan sejumlah pejabat eselon di lingkungan Pemkab Inhil.(dro/adv DPRD Inhil)