Wabup Inhil Buka Sarasehan Peringatan Hari Pahlawan

Wabup saat menyampaikan amaran. Foto, Humas Pemkab
Wabup saat menyampaikan amaran. Foto, Humas Pemkab

Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil H. Rosman Malomo membuka secara resmi acara sarasehan dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 2014 yang mengambil Tema ‘ Pahlawanku Idola Ku yang dilaksanakan di Gedung Abdurrahman Siddiq STAI Aulia Urrasyidin Tembilahan. Kamis (6/11/2014)

Dalam sambutannya Wabup menyatakan bahwa  sarasehan seperti ini dipandang perlu dilaksanakan sebagai salah satu momentum dan usaha yang tepat bila dikaitkan dengan perkembangan situasi dan kondisi aktual bangsa kita dewasa ini.

atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir Wabup menyatakan sambutan baik sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Panitia pelaksana penyelenggara dengan harapan kegiatan ini dapat mengaktualisasikan kembali nilai-nilai kepahlawanan perintis kemerdekaan, dan kesetiakawanan sosial bagi generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir.

“sebagai generasi muda kita harus menumbuhkan dan menjaga nilai-nilai kejuangan dengan segala daya dan upaya agar jati diri sebagai bangsa yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur tidak hanya menjadi retorika belaka.” Kata wabup

Ia juga mengajak kepada semua generasi muda di Kabupaten Indragiri Hilir agar selalu menggelorakan semangat juang dengan penuh keyakinan serta bersama-sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

Peserta sarasehan terdiri dari pelajar ,SD, SLTPdan SLTA sederajat, Mahasiswa, Guru Mata pelajaran PPKN, Perguruan Tinggi se Kota Tembilahan, Organisasi Sosial kemasyarakatan serta kaum Pemuda pemudi yang mendatangkan narasumber dari. KODIM 0314, POLRES dan Akademisi.(adv pemkab inhil)




Polres Inhil Musnahkan 13,1 Gram BB Sabu

IMG_20141105_225333TEMBILAHAN (detikriau.org) – Satuan Unit Narkoba Polres Indragiri Hilir (Inhil) musnahkan barang bukti (BB) kasus narkoba jenis Sabu seberat 13,1 gram di Mapolres setempat, Rabu (5/11) sekitar pukul 10.00 WIB.

Barang haram itu merupakan hasil pengungkapan Satuan Unit Narkoba Polres Inhil, pada 19 Oktober 2014 yang lalu dengan satu tersangka Yuf (37).

Pemusnahan BB ini langsung dipimpin oleh Wakapolres Inhil, Kompol Devi Firmansyah SiK didampingi Kasat Narkoba AKP Detis Mayer Silitonga SH dengan dihadiri pihak Pengadilan Negeri Tembilahan, Kejaksaan Negeri serta tamu lainya.

Pada kesempatan itu, Wakapolres Inhil menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi terhadap tindak kejahatan narkoba. “Kami tidak main-main untuk memberantas masalah penyalahgunaan narkoba jenis apapun. Karena kita tahu kejahatan narkoba dapat merusak mental para genarasi muda,” ujar Devi Firmasyah.

Meningkatnya jumlah penyalahgunaan narkoba belakangan ini, kata Wakapolres, disebabkan banyak faktor. Diantara lain rendahknya kesadaran masyarakat untuk tidak bersentuhan dengan narkoba.

Berkaitan dengan hal tersebut jajaran Kepolisian khususnya Polres Inhil akan meningkatkan langkah-langkah Preemtif dan Preventif berupa pembinaan dan sosialiasi tentang penyalahgunaan narkoba terhadap masyarakat luas.

“Kita berharap daerah kita (Inhil, red) menjadi salah satu daerah yang bebas Narkoba. Harapan ini juga menjadi harapan Pemerintah Daerah setempat,” tegasnya.(dro/*1)




Didampingi Bunda PAUD, Bupati Inhil Kunjungi Lokasi Pembangunan PAUD di Pulau Palas

hilisTEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan meninjau lokasi rencana pembangunan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif, di Jalan Pendidikan KM 13, Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Selasa (4/11).

Turut mendampingi Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikhah dan jajarannya, Sekretaris dan UPTD Dinas Pendidikan, Camat Tembilahan Hulu, Kepala Desa Pulau Palas dan perwakilan Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan.

Pada kesempatan itu, Bupati Inhil mengimbau kepada seluruh pihak terkait terutama perusahaan dan kalangan swasta, untuk ikut bersama-sama mendukung dan memajukan dunia pendidikan di Bumi Sri Gemilang, yang dimulai dari tingkatan terendah, yakni PAUD.

“Mudah-mudahan kerjasama antara Pemkab Inhil dengan perusahaan dan pihak swasta lainnya, yang telah terjalin dengan baik selama ini dapat lebih ditingkatkan lagi, sehingga mampu bersinergi dalam pembangunan di semua bidang,” tutur Bupati, Wardan.

Masih menurut Bupati, tahun anggaran 2014, Pemkab Inhil mentargetkan untuk satu desa minimal berdiri satu lembaga pendidikan PAUD. Saat ini target itu sudah tercapai.

‘Alahamdulillah, seluruh desa hari ini minimal sudah memiliki satu lembaga PAUD, bahkan ada desa yang sudah memiliki dua hingga tiga PAUD.” Syukuri Bupati

Sementara itu, Bunda PAUD Inhil menjelaskan bahwa rencana pembangunan satu unit PAUD tersebut, merupakan bantuan dana Corporate Social Responsibility dari Bank Riau Kepri Cabang Tembilahan.

“Hal ini tentunya sangat kita sambut baik, karena sejalan dengan program Pemkab Inhil, dalam rangka meningkatkan akses layanan PAUD, yang pada tahun 2015 mendatang ditargetkan mencapai 75 persen,” terang Zulaikhah.

Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Ketua Tim Penggerak PKK Inhil ini, diharapkan dapat membantu penyediaan sarana pendidikan bagi anak-anak usia dini yang belum terlayani, khususnya di sekitar lingkungan Kecamatan Tembilahan Hulu.

“Kita juga sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari pihak-pihak lainnya, terutama dalam pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan, dalam rangka mengembangkan PAUD di Inhil,” tandasnya.(rul/adv pemkab inhil)

 




Satelit NOAA Pantau 17 Hotspot di Inhil

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Satelit NOAA memantu keberadaan 17 hotspot di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Titik panas itu terdapat di Kecamtan Pelangiran 2 titik, Mandah 2 titik, Gaung 2 titik, Gaung Anak Serka (GAS) 1 titik, Batang Tuaka 3 titik, Tempuling 1 titik, Kempas 1 titik Keritang 4 titik serta Kecamatan Reteh 1 titik.

“itu data hasil pantauan tanggal 3 November kemaren.” Sampaikan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui kabid Pengendalian Kerusakan Lingkungan Ardi Yusuf Selasa (4/11).

Hasil pantauan satelit NOAA kata Ardi, dapat dipastikan 90 persen telah terjadi kebakaran hutan dan lahan pada wilayah itu.  Sehingga perlu dilakukan pengecekan agar tidak terjadi kemungkinan buruk seperti Karhutla.

“Kita masih menunggu data akurat dan laporan resmi tentang Karhutla untuk menentukan tindakan selanjutnya,” papar Ardi. (dro/*1)




Peringatan Tahun Baru 1436 H, Inhil dikadoi Rekor MURI

Bupati Inhil, HM Wardan saat menyampaikan sambutan pada peringtan puncak perayaan tahun baru islam 1436 H bertempat dilapangan upcara jalan Gadjah Mada TembilahanTembilahan (detikriau.org) – Kegiatan Istighosah dan buka bersama, puncak perayaan tahun baru islam 1436 Hijriah di Kabupaten Indragiri Hilir kali ini mendapatkan kado yang teramat istimewa. Buka bersama 25 ribuan masyarakat Inhil ini tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) TH 2014 dengan rekor; Buka Puasa Asyura dengan Bubur terbanyak.

Menurut Deputy manager MURI, Awan Raharjo, record MURI untuk Buka Puasa Asyura dengan Bubur terbanyak untuk tahun 2013 diraih oleh Kabupaten Siak dengan jumlah 1.121 termos dengan 11.210 mangkok bubur asyura. Tahaun 2014, kabupaten Inhil berhasil melampaui record MURI Siak dengan catatan sebanyak 1527 termos dengan 38.175 mangkok bubur asyura

Kegiatan puncak Gema muharam, senin sore, (10 Muharram 1436 H/ 03 November 2014 M) yang di pusatkan di lapangan Gajah Mada Tembilahan tajaan DISPORABUDPAR Inhil turut di hadiri Bupati, Wakil Bupati, Unsur Muspida, Ketua DPRD, dan Anggota DPRD Propinsi Riau, Ketua LAM Propinsi Riau serta seluruh masyarakat Inhil yang memadati lapangan. Kegiatan ini mengambil tema, Wisata Religi Gema Muharram 1436 H dengan menghadirkan Da’i kodang Al-Ustadz Soleh Muhammad (Solmet).

Bupati, di dampingi Wakil Bupati menerima Penghargaan MURI 1436 H
Bupati, di dampingi Wakil Bupati menerima Penghargaan MURI 1436 H

DSC_0430

Pergantian tahun baru Islam 1436 H di Kabupten Inhil di awali dengan pawai ta’ruf, Zikir dan do’a, menjelang hari puncaknya 10 Muharram 1436 H diisi berbagai kegiatan yang bernuansa Islami, diantaranya; Perlombaan shalawat nariah, Rebana dan lain-lain yang di akhiri dengan puasa 10 Muharram 1436 H, yang di tandai buka bersama yang di hadiri 25 ribu jamaah dan makan bubur asyura dengan 1000 rasa.

Dalam sambutannya Bupati Inhil HM.Wardan atas nama PEMDA Inhil mengucakan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh Panitia dan masyarakat Kabupaten Inhil atas pertisipasinya sehingga kegiatan ini dapat terlaksanan dengan lancer. hari ini, hampir 90 % persen masyarakat Inhil yang hadir melaksanakan ibadah puasa.

“hari ini kita berhari raya dan bergembira dengan berbuka bersama.” Syukur Bupati

Ustadz Soleh Muhammad (Solmed) dalam tausiyahnya mengatakan bahwa kita harus bangga dalan memperingati Tahun baru Islam. Adapun hikmah atau hadiah dari Allah apabila kita berpuasa pada 10 muharram seperti sekarang ini, akan di hapuskan dosa-doasanya 1 tahun yang lalu. Terakhir beliau berpesan agar selalu bertaubat. “semoga kita mati dalam husnul khatimah” do’anya.

Acara ini di akhiri dengan Buka bersama dan di laksanakan Shalat Magrib secara berjamaah di lapangan upcara gadjah mada di lanjutkan dengan pemberian piagam penghargaan dari MURI yang di terima langsung Bupati Inhil HM.Wardan di dampingi Wakil Bupati, H Rosman Malomo. (dro/adv pemkab inhil)

 

dua komunitas seni kesukuan juga tampak berpartisipasi ramaikan iven wisata religi Gema Muharam 1436 H
dua komunitas seni kesukuan juga tampak berpartisipasi ramaikan iven wisata religi Gema Muharam 1436 H

DSC_0417




Praktiknya, Pengratisan Akte Kependudukan Masih Sulit Diterapkan

Edy Gunawan
Edy Gunawan

Tembilahan (detikriau.org) – Peniadaan pungutan biaya dengan dicabutkan Perda nomor 4 tahun 2013 tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hanya saja dalam praktiknya ketetapan ini masih sulit untuk diterapkan.

Penilaian ini disampaikan oleh juru bicara Pansus I DPRD Inhil, Edy Gunawan pada rapat paripurna ke 10 bertempat diruang rapat paripurna gedung DPRD Inhil jalan HR Subrantas Tembilahan, senin (3/11/2014) malam.

Dikatakan politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pengratisan ini masih belum bisa dilakukan terutama terhadap masyarakat ditingkat Desa. Hari ini, untuk mendapatkan akte kependudukanmasyarakat desa kerap kali masih harus mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu rupiah. Biaya-biaya ini diantaranya diperlukan untuk kebutuhan tranportasi dan akomodasi untuk melakukan pengurusan. “belum lagi ditambah biaya untuk mendapatkan tandatangan oknum pejabat yang masih saja ada yang nakal,” Sindir Edy Gunawan.

Mengatasi persoalan ini, Pansus I mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten Inhil untuk mengupayakan peningkatan honorarium operator. Dengan honor yang relatif kecil, dinilainya cenderung akan menjadi penyebab maraknya praktik pungli.

Disamping hal itu, Pansus I juga meminta agar Pemkab Inhil meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pengurusan akte kependudukan diberikan secara gratis. “termasuk mengupayakan untuk mendelegasikan wewenang agar pengurusan akte kependudukan juga bisa dilakukan ditingkat desa.” Tandasnya. (dro)