“Pahlawanku Idolaku” Tema Peringatan hari Pahlawan 2014

IMG_2399Tembilahan (detikriau.orgl) – Bupati Inhil, HM Wardan tampil sebagai inspektur upacara peringatan hari Pahlawan yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Inhil. Upacara ini diikutii oleh Forkompinda Kab. Inhil, Para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, TNI/POLRI ,PNS,Honorer serta  para Veteran dan  undangan lainnya. Senin (10/11/2014)

Dalam amarannya, Mentri Sosial RI, Khofifah Indra Parawansa yang dibacakan Bupati Inhil mengatakan bahwa NKRI tidak akan bisa berdiri menjadi negara yang merdeka berdaulat dan terhormat seperti saat ini, tanpa perjuangan para pejuang, pendiri bangsa dan pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga, pikiran serta hartanya.

Bupati menyalami para veteran usai upcara. Foto: Humas Pemkab Inhil
Bupati menyalami para veteran usai upcara. Foto: Humas Pemkab Inhil

Sejarah bangsa dan negara Indonesia mencatat, perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI membutuhkan ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat. Komitmen para pejuang, pendiri bangsa dan para pahlawan untuk mempersatukan bangsa ini melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanansosial, serta menguatkan memori kolektif Bangsa saat itu supaya berani bertindak nyata untuk melawan penjajahan dan ketertindasan akibat kolonialis medan imperialisme.

Diusia kemerdekaan Indonesia ke 69 tahun dengan peringatan Hari Pahlawan tahun 2014 megambil tema besar “Pahlawanku Idolaku” kata Mensos RI dimaksudkan untuk menggugah semangat kepahlawanan sebagai ukuran nilai, baik sebagai “panutan” maupun figur idola pencarian jati diri.

“tema Pahlawanku Idolaku ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus, bahwa semangat juang dan semangat kebangsaan para pahlawan akan selalu terpatri di “dada” setiap insan Indonesia dan menjadi kebanggaan atau idola sepanjang masa.” Ujar Mensos

Dalam kesempatan ini, Bupati juga berkesempatan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya disertai ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta pada Peringatan Hari Pahlawan ini.

“Semoga Tuhan selalu membimbing serta meridhoi kita semua dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui cipta, rasa dan karsa untuk pembangunan Indonesia yang lebih maju,adil dan sejahtera.” Do’a Bupati

Usai melaksanakan Upacara, Bupati didampingi Forkompinda dan sejumlah pejabat juga melaksanakan ziarah Ke Taman Makam Pahlawan Yudha Bhakti  Tembilahan.(dro/adv pemkab inhil)




Pemkab Inhil Akan Gelar Kompetisi Futsal Antar Kecamatan

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir akan menyelenggarakan Kompetisi Pertandingan Futsal antar kecamatan se-Kabupaten Indragiri Hilir yang akan dilaksanakan pada tanggal 14 sampai 23 November 2014 di Venue Futsal Sungai Beringin Tembilahan.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan Organisasi Olahraga Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Indragiri Hilir, Saiful Bahri, “Ya, kita akan menggelar Kompetisi Pertandingan Futsal antar kecamatan se-Inhil, kompetisi ini merupakan program tahunan Disporabudpar Indragiri Hilir yang diselenggarakan disetiap tahunnya,” kata Saiful

Dijelaskan, untuk 20 kecamatan yang ada di lingkungan Kabupaten Inhil ini sudah mendaftarkan pesertanya dalam pertandingan nanti dan akan digelar acara pembuakaan pada hari Jum’at (14/11/2014) di Stadion Venue Futsal.

Untuk tahap persiapan, diterangkan Saiful bahwa pada saat ini pihaknya sudah melaksanakan pembagian jadwal pertandingan untuk babak penyisihan dan seluruh peserta perwakilan masing-masing kecamatan sudah mencabut undian.

“Kemaren hari minggu (09/11) kami sudah melaksanakan Teknical Meteeng di ruang Persih Stadion Beringin bersama perwakilan kecamatan,” sebutnya .

Dalam pelaksaan pertandingan nanti, Saiful berharap kepada masyarakat Indragiri Hilir untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan program tahunan ini dan menjaga sportifitas pemain yang akan berlaga nantinya. Selain itu, ia juga berharap untuk Pemerintah Kecamatan mengirimkan peserta yang benar-benar pemain terbaik dilingkungan masing-masing kecamatan.

“Dengan adanya  program seperti ini akan kelihatan bibit-bibit olahragawan Kabupaten Inhil, khususnya dibidang Futsal,” tutupnya.(Mirwan)




Ditargetkan, 2016 Seluruh Anak Usia Dini di Inhil Terlayani Lembaga PAUD

IMG_4479Tembilahan (detikriau.org) – Bunda PAUD Inhil, Hj Zulaikah mentargetkan di tahun 2016 mendatang seluruh anak usia dini di Kabupaten Indragiri Hilir sudah mampu terlayani melalui program pembentukan lembaga PAUD baru.

Sebagai gambaran akan terpenuhinya target pelayanan bagi anak usia dini ini, menurutnya, tahun anggaran 2015 nanti, Bupati Inhil sudah berkomitmen untuk memberikan bantuan sebanyak 179 lembaga PAUD baru serta melalui kementrian pendidikan, Inhil juga mendapatkan bantuan sebanyak 20 lembaga PAUD baru.

“Dengan terbangunnya lembaga PAUD baru itu nantinya diharapkan di tahun 2015 APK PAUD Inhil minimal mencapai 75 – 83 persen,” Ujar Istri Bupati Inhil ini kemaren di Pekanbaru

Dalam kesempatan itu, Hj Zulaikah Wardan berharap agar mitra paud terutama dari kalangan swasta melalui dana csrnya benar-benar memiliki komitmen dan perhatian yang tinggi terhadap upaya peningkatan dan pengembangan paud yang ada di Inhil.(dro/adv pemkab inhil)




Dewan Ngaku Kecewa Kinerja Disbun Inhil

Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi
Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dewan menilai kinerja Dinas Perkebunan Kabupaten Indragiri hilir (Inhil) mengecewakan. Lambanya kenerja Dinas yang mengurus sektor mata pencaharian terbesar masyarakat Inhil ini akan memperlambat upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penilaian ini disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Inhil, Amd Junaidi kemaren di Tembilahan. Disbun dinilainya lamban dalam upaya melakukan perbaikan sektor perkebunan masyarakat padahal hal ini menjadi kebuthan mendasar yang sudah amat mendesak.

“Kita kecewa dengan kinerja dinas ini. Salah satu kekecewaan kita karena tidak terlaksananya penyelematan kebun-kebun rakyat. Padahal ini menjadi kebutuhan yang amat mendasar,” kata Junaidi.

Persoalan apapun yang terjadi di sektor perkebunan, dinilai Politisi Golkar ini akan banyak pihak merasakan dampaknya. Terutama masalah kesejahteraan masyarakat terlebih lagi para petani itu sendiri. Mengingat hampir 70 persen masyarakat menggantungkan hidup dari sektor itu.

“Persoalan kebun, bukan saat ini diperbaiki saat ini pula akan merasakan dampaknya. Tapi akan dirasakan mereka beberapa tahun ke depan. Toh kalau tidak kita selamatkan saat ini, maka akibatnya sangat dirasakan di masa mendatang,” tegasnya.

Kekecewaan yang disampaikan Ketua Komisi II DPRD Inhil ini ditambahkannya sangatlan erat kaitanya dengan visi dan misi Kepala Daerah dalam meningkatkan perekonomian rakyat. Ketika Bupati ingin melakukan itu, tentu pedomannya pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

“PDRB terbesar kita dari sektor perkelapaan. Orang akan ingat Inhil, karena kita sebagai daerah penghasil kelapa terbesar. Namun jika penyelamatan perkebunan lamban kita lakukan, lambat laun sektor kebanggan ini akan tinggal kenangan saja,” paparnya.

Jika ingin mensejahterakan rakyat Inhil maka yang harus diprioritaskan adalah petani. (dro/*1)




Atasi Banjir, Pemkab Bangun 7 Pintu Klep

TEMBILAHAN (detikriau.org) –Antisipasi masuknya air laut yang kerap menggenangi ruas-ruas jalan dalam kota Tembilahan, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) membangun 7 pintu klep. Pembangunananya ditempatkan di titik-titik sumber masuknya air laut akibat pasang dalam musiman.

Dikatakan Bupati Inhil. HM Wardan, dampak kerap masuknya air laut hingga menggenangi ruas jalan dalam kota Tembilahan, daya tahan aspal menjadi menurun. Biasanya hanya beberapa bulan setelah dibangun, aspal akan mengelupas dan pecah.

“Saat ini kita sudah membangun 7 pintu klep di titik-titik masuknya air pasang,” ungkap Bupati saat neninjau pelaksanaan gerakan masyarakat (Gemar) jumat bersih, Jumat (7/11) pagi kemarin.

Konsep untuk membebaskan Tembilahan dari ancaman banjir pasang, kata Bupati bukan hal yang mustahil. Artinya, setiap keinginan tentu ada jalan apalagi demi kebaikan dan tujuan pembangunan.

“Kita jangan terpaku pada musim. Saya rasa tidak mustahil untuk membebaskan kota ini dari banjir pasang. Buktinya, baru 7 pintu klep yang dibangun sudah mampu menangkal masuknya air laut,”terang Bupati.(dro/*1)




Pemulung Temukan Mayat Bayi Perempuan di TPA

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan, ditemukan di tempat pembuangan akhir (TPA), Jalan Sungai Beringin, Tembilahan, Jumat (7/11) sekitar pukul 08.00 WIB pagi kemarin.

Mayat bayi perempuan itu pertama kali ditemukan seorang pemulung, NM (56) warga Kelurahan Sungai Beringin Tembilahan, dengan kondisi sudah tidak bernyawa yang terbungkus dalam plastik asoi warna hitam.

Penemuan maayat bayi perempuan itu diakui langsung Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Inhil, H Fauzar. Saat ini kata Fauzar aparat kepolisian sedang melakukan pemerksaan. Ia juga belum mengetahui apakah mayat tersebut dibuang langsung ke TPA.

“Bisa saja dibuang orang tuanya ke tumpukan-tumpukan sampah. Setelah itu terangkut oleh petugas kebersihan. Ini yang belum jelas, karena masih diselidiki petugas kepolisian,”terang Fauzar singkat

Sementara itu Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kapolsek Tembilahan, Iptu Edy Sutomo membenarkan kasus penemuan mayat bayi perempuan. Kuat dugaan mayat bayi itu hasil hubungan gelap pelaku yang membuangnya.

“Seperti bisa, saksi yang pertama kali menemukan mayat bayi ini tengah melakukan aktivitas rutin di TPA itu. Saat itu ia membuka bungkusan plastik warna hitam dan di dalamnya terdapat mayat bayi perempuan,” kata Edy Sutomo.

Masih menurut Kapolsek, setelah diperiksa lalu saksi memberi tahukan persoalan ini kepada petugas TPA yang ada di lokasi. Bersam-sama petugas TPA melihat  kondisi mayat bayi yang masih terbungkus plastik hitam itu.

“Petugas yang menerima laporan itu langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. Lalu membawa mayat bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan visum, “terangnya.

Setelah proses tersebut, mayat bayi langsung di kebumikan oleh pihak rumah sakit. Saat ini jajaran kepolisian sedang memintai keterangan saksi-saksi terkait penemuan mayat itu dan melakukan penyelidikan terhadap ibu pembuang mayat bayi.(dro/*1)