Berantas Maksiat, Dinsos Inhil Rutinkan Razia

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Sosial kabupaten Indragiri Hilir bertekad untuk menjadikan kawasan kota Tembilahan bersih dari perbuatan mesum dan tindak asusila lainnya.

Agar maksud itu tercapai, Kadissos Inhil A Rasyid nyatakan pihaknya tidak akan bosan-bosan menggelar razia.

“Kami akan terus menggelar razia di berbagai tempat dikawasan kota Tembilahan. Targetnya untuk membersihkan kawasan kota dari perbuatan maksiat,” kata A Rasyid.

Razia ini diprioritaskan di lokasi Hotel dan Wisma yang ada di kota Tembilahan dengan waktu yang tidak ditentukan.

“Semoga nantinya Tembilahan sebagai kota ibadah tidak hanya sebatas slogan,” tutup A Rasyid.(mirwan)




Sekda Buka Kegiatan Seminar Etika Tajaan BP3AKB

menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia RayaTembilahan (detikriau.org) – Mewakili Bupati, Sekda Kabupaten Indragiri Hilir, H Alimuddin RM membuka kegiatan seminar etika kepribadian bagi organisasi perempuan dan pelatihan etika kepribadian bagi istri pejabat tajaan BP3AKB. Kegiatan seminar yang dilaksanakan selama dua hari ini dilaksanakan di dua tempat berbeda, Gedung Daerah Engku Kelana dan Hotel Inhil Pratama Tembilahan, Kamis (20/11)

Bupati Inhil dalam sambutannya yang dibacakan Sekda menyampaikan sambutan baiknya dengan terselenggaranya kegiatan ini. Etika menurut Bupati merupakan cerminan dari kepribadian seseorang. Melalui cara beretika inilah seseorang dapat menilai dan mengetahui sifat dan kepribadian dari orang lain.

“Pada dasarnya kepribadian seseorang merupakan suatu cerminan dari kesuksesan.   Seseorang yang mempunyai kepribadian yang unggul adalah seseorang yang siap untuk hidup dalam kesuksesan, sebab dalam kepribadian orang tersebut terdapat nilai-nilai positif yang selalu memberikan energi positif terhadap paradigma dalam menghadapi tantangan dan berbagai persoalan dalam kehidupannya.” Ujar Bupati

Selain itu ditambahkan Bupati, dengan etika dan kepribadian yang baik akan menuntun setiap insan manusia kejalan yang lebih baik dalam hidup dan kehidupannya sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.

Sementara itu, Kepala BP3AKB Inhil, Hj. Djamilah dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diadakannya seminar ini sebagai upaya membangun keperibadian dengan moral dan kepercayaan diri dalam mempraktikkan etika sebagai wujud prilaku berintegritas serta menyiapkan keperibadian yang siap menjaga daya tahan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan di kabupaten Inhil.

Acara yang bertemakan “Tampil cantik, keperibadian menarik”, yang diikuti oleh 400 0rang peserta dari organisasi-organisasi wanita di lingkungan Pemkab Inhil serta 35 orang istri pejabat dengan menghadirkan narasumber yang salah seorangnya adalah Ibu Arzetti Bilbina seorang artis yang kiprahnya tidak diragukan lagi dalam bidang etika dan kepribadian. (dro/adv pemkab inhil)




Bupati Inhil Pinta Sekolah dan Kelompok Remaja Bentuk “PIK”

6TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Indragiri Hilir HM Wardan, menginstruksikan kepada seluruh sekolah untuk segera membentuk Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja.

“Saya minta bagi sekolah yang belum memiliki PIK remaja agar segera membetuknya,” kata Bupati saat membuka Temu dan Lomba PIK remaja se-Kota Tembilahan, di Gedung Tasik Gemilang Tembilahan, Rabu (19/11).

Ia berharap melalui kegiatan Temu dan Lomba PIK remaja se-Kota Tembilahan, ke depan tak ada lagi sekolah yang tidak memiliki PIK remaja. Karena PIK remaja diharapkan mampu untuk mengarahkan siswa bertindak positif menuju masa depan yang cemerlang.

“Tak sedikit remaja kita tertimpa masalah. Mulai dari pergaulan bebas, penggunaan obat-obatan terlarang hingga tindak kejahatan lainya. Hal itu berdampak buruk bagi pertumbuhan generasi di masa-masa mendatang,”tegasnya.

Selain itu Bupati juga berharap pembentukan PIK remaja tak hanya sebatas di sekolah formal, namun juga di kelompok-kelompok remaja masjid dan sebagainya. Dengan demikian PIK remaja akan tumbuh dan berkembang dengan baik di Inhil.(dro/*1)




BPMPD Inhil Taja Pelatihan BK AD dan BP UPK PNPM-MPD

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Indragiri Hilir, H Yulizal secara resmi membuka pelatihan Badan Kerjasama Antar Desa dan Badan Pengawas Unit Pengelola Kegiatan PNPM-MPd tahun 2014, Rabu (19/11).

Kegiatan yang digelar di aula salah satu Hotel di Tembilahan ini diikuti sebanyak 44 peserta, yang merupakan perwakilan BKAD dan BP-UPK dari 8 kecamaan di Kabupaten Inhil, dengan menghadirkan narasumber dari unsur Bappeda, BPMPD dan tim fasilitator PNPM-MPd Kabupaten Inhil.

Kepala BPMPD Inhil, H Yulizal dalam sambutannya mengatakan, pelatihan tersebut dalam rangka menambah ilmu pengetahuan BKAD dan BP-UPK Kabupaten Inhil, agar keberadaan PNPM-MPd pasca peralihan tahun ini bisa tertap eksis dan berjalan dengan baik.

Meskipun ke depan dana PNPM-MPd ini tidak berlanjut, namun keberadaan strukturnya akan tetap ada, karena mengingat aset PNPM-MPd sangat banyak sekali di Negeri Seribu Parit, baik itu di bidang fisik maupun keuangan.

“Melalui kegiatan ini, saya harapkan aset PNPM-MPd yang ada di Kabupaten Inhil tetap terjaga dan terawat dengan baik, khususnya bagi kepentingan masyarakat,” tutur Yulizal.

Mantan Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Inhil ini berharap, para peserta yang telah mengikuti pelatihan mampu mengakomodir dan melakukan pembinaan terhadap lembaga-lembaga di desa, yang sebelumnya telah dibentuk melalui PNPM-MPd.

“Para peserta diharapkan mampu menyusun anggaran dan rencana kerja ke depan. Untuk  itu, ikutilah pelatihan ini dengan baik dan serius, sehingga ilmunya dapat diserap dan disampaikan di tengah-tengah masyarakat sesuai dengan tupoksi masing-masing,” imbuhnya.(dro/A)




Dinsos Inhil Jaring 9 Orang Gepeng

Dinsos bersama Satpol PP sedang merazia GepengTEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinsos Inhil bersama Sat Pol PP melakukan razia gepeng yang beroperasional dijalanan kota Tembilahan. Operasi ini digelar untuk membersihkan kota Tembilahan dari para peminta-minta ini. Rabu (19/11)

Pantauan dilokasi, razia ini dilakukan di sekitaran pasar dan sejumlah ruas jalan hingga mendatangi tempat tinggalnya. beberapa Gepeng sempat menolak untuk digiring petugas Satpol PP masuk ke dalam truk Patroli.

Sembilan orang gepeng yang terjaring razia kebanyakan sudah berusia lanjut, baik laki-laki maupun perempuan.

“Kami melakukan razia Gepeng ini 3 kali dalam 1 tahun, para Gepeng yang terjaring razia itu kami beri pembinaan dan diserahkan ke keluarganya masing-masing,” kata Kadissos Inhil, A Rasyid.

Ditambahkan, mereka yang terjaring razia ini ada beberapa yang bukan penduduk asli Tembilahan, seperti dari Palembang dan lain sebagainya. Oleh karena itu pihaknya harus meneliti lebih detail terhadap para Gepeng ini. Kemudian, ia juga mengatakan dalam waktu dekat ini akan ada lagi razia serupa itu menjelang MTQ tingkat Provinsi 2014.

“Sekitar 1 minggu sebelum MTQ kami akan merazia kembali Gepeng yang ada di Tembilahan ini,” Tutupnya. (Mirwan)




Sekda Inhil Teken MoU antara RSUD PH dan BPKP

Penandatanganan MoU oleh Sekdakab Inhil didampingi Kepala BPKP dan Direktur RSUD Puri Husada TembilahanTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil yang diwakili Sekda, H. Alimuddin, RM melakukan Penandatanganan Nota kesepakatan bersama antara RSUD Purihusada Tembilahan dengan BPKP yang berisikan tentang pengembangan,penerapan dan penguatan tata kelola BLUD pada RSUD Purihusada Tembilahan. Rabu (19/11)

Dalam sambutannya sekda mengharapkan agar pendampingan oleh BPKP kedepannya dapat dilakukan sejak awal sehingga dapat memajemendan memverifikasi berbagai proposal hibah dan dan bansos dengan baik. Dengan dilakukan sejak awal tahun anggaran juga diharapkan penyusunan administrasinya dapat disusun dengan lebih baik.

Kepada skpd, Sekda meminta untuk memprogramkan kegiatan ini dengan lebih baik. Jika pendampingan dilakukan sejak dari awal, diharapkan pelaksana kegaiatan akan dapat lebih memahami apa yang boleh dijalankan dan mana yang tidak.

“Kalau sudah diujung tahun anggaran seperti ini pastinya cukup sulit. Nanti kalau ada apa-apa justru yang diteror, ya bupati, sekda dan satker.” Ujar Sekda

Ditambahkan Sekda, jika memang suatu kegiatan secara aturan sudah tidak ada persoalan, ya silahkan jalankan, tetapi jika masih ada persoalan, sebaiknya ditunda dulu, selsaikan dulu kelengkapan administrasinya dan penuhi semua rambu-rambunya sesuai dengan aturan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu sekda juga mengucapkan terimakasih atas bantuan pendampingan dari bpkp. Menurut Sekda, pendampingan yang juga telah dilakukan BPKP beberapa waktu lalu terkait program bansos, dirasakan sangat besar manfaatnya.

“Dengan pendampingan itu kita bisa berupaya agar dapat mempersiapkan segala sesuatunya untuk memenuhi rambu-rambu yang disyaratakan. Apalagi saat ini begitu ketatnya pertanggungjwaban penggunaan keuangan, baik secara administrasi maupun pelaksanaannya dilapangan.”ditambahkan Sekda

Sementara itu, Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan, dr Irianto menilai dengan adanya pendampingan BPKP dapat memberikan tambahan penegtahuan kepada pihaknya agar dalam penggunaan anggaran tidak menyalahi aturan. Manalagi menurutnya penggunaan keuangan di RSUD untuk BLUD cukup besar dan tentunya harus dijalankan secara tranparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dengan pengelolaan secara tranparan dan dapat dipertanggungjawabkan kita dapat bekerja dengan lebih nyaman,” Tandas Irianto.

Dalam acara penandatanganan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Inhil Lantai 5 ini juga dihadiri olehKepala BPKP Riau, Asisten III, Kadis Kesehatan, Kadis Sosial, Kadishubkominfo, Inpektorat dan Direktur RSUD Puri Husada Tembilahan. (dro/adv pemkab inhil)