Sepekan Operasi Zebra, Polres Inhil Tilang 414 Kendaraan

raziaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Jajaran Kepolisian Resort Indragiri Hilir menindak sebanyak 414 kendaraan yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran yang didominasi pengendara kendaraan roda dua itu merupakan hasil pelaksanaan operasi zebra dalam sepekan.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIM MSi, melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Salmi, mengatakan 70 persen dari operasi ini dilakukan penindakan sedangkan 30 persennya diberikan teguran.

“Sasaran kita pengendara yang tak menggunakan helm standar. Bagi yang menggunakan helm tapi tidak benar dan  lampu utama motor tidak dihidupkan hanya diberikan teguran,”ujar Kasat Lantas, Selasa (2/12).

Kasat Lantas, mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan selalu menggunakan helm saat berkendaraan serta peduli terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Disiplin dalam berkendaraa akan menghindari dari bahaya yang tidak diinginkan

“Tertib berlalu lintas hendaknya tak hanya pada pelaksanaan operasi zebra, namun setelah operasi ini berakhir pengguna jalan tetap gunakan helm saat berkendaara,” jelasnya.(dro/*1)




Herwanissitas: Segerakan Bantuan Bagi Korban Bencana

Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas
Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas

Tembilahan (detikriau.org) – Dewan meminta Pemerintah kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk menyegerakan penanganan bantuan bagi setiap korban bencana alam yang terjadi di Inhil.

Disampaikan Dewan melalui Sekretaris Komisi IV DPRD Inhil, Herwanissitas, dengan menyegerakan bantuan setidaknya masyarakat tidak sampai kesulitan, paling tidak dalam memenuhi kebutuhan pokok.

“Segera salurkan bantuan tanggap darurat. Yang terpenting adalah memberikan jaminan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” Pinta Herwanissitas melalui detikriau.org ditemui digedung DPRD Inhil, jl HR Subrantas Tembilahan, selasa (2/12)

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, juga meminta agar Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk dapat memetakan daerah rawan bencana di Inhil. Dengan dukungan ketersediaan data, akan sangat mempermudah untuk meyikapi dan menindaklanjuti jika jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Musibah datangnya tidak kenal waktu dan tempat. Tapi paling tidak kita dapat memprediksi terutama dari gejala alam dan kondisi daerah. Kapanpun terjadinya, pemerintah harus siap.” Tandas Herwanissitas. (dro)




Bupati Ajak Semua Pihak Wujudkan Tembilahan “Kota Ibadah”

Bupati Inhil, HM Wardan (kanan) bersama Asisiten II, H Fauzan Hamid dalam sebuah kegiatan belum lama ini di Tembilahan
Bupati Inhil, HM Wardan (kanan) bersama Asisiten II, H Fauzan Hamid dalam sebuah kegiatan belum lama ini di Tembilahan

Tembilahan (detikriau.org) – Menjadikan kota Tembilahan sesuai dengan Motonya “Kota IBADAH” (Indah, Bersih, Aman, Damai dan Harmonis) sangatlah dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Tanpa peran serta secara bersama, keinginan itu sangatlah sulit untuk diwujudkan.

Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Inhil, HM Wardan saat melakukan pencanangan Gerakan Kebersihan Kota Tembilahan, yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, Minggu (30/11) kemaren.

Dikatakan Bupati, pencanangan Gerakan Kebersihan Kota Tembilahan ini bertujuan, untuk mensinergikan Program Gerakan Jum’at Bersih dengan Gerakan Gotong Royong Bersama Masyarakat, guna menjadikan Tembilahan sesuai dengan Motonya Kota IBADAH (Indah, Bersih, Aman, Damai dan Harmonis).

”Kebersihan merupakan salah satu kebutuhan dan kewajiban kita semua. Dengan bersih itu kita akan menjadi sehat. Suasana yang bersih juga akan terlihat indah dipandang mata,” Ujar Bupati

Jika permasalahan kebersihan dapat ditangani secara bersama-sama, maka seberat apapun pekerjaannya akan menjadi lebih ringan untuk dikerjakan, serta permasalahan kebersihan dan banjir di Ibukota Kabupaten Inhil ini dapat teratasi dengan mudah.

”Namun bila kita beranggapan bahwa permasalahan kebersihan Kota Tembilahan bukan merupakan permasalahan dan kebutuhan kita bersama, maka sekecil dan seringan apapun pekerjaan atau permasalahan tersebut, tidak akan dapat diatasi dan diselesaikan dengan baik,” imbuhnya. (dro/adv pemkab inhil)




Kontur Tanah Labil dan Kendaraan Tonase Tinggi dituding Percepat Kerusakan Jalan

jalan-rusakTEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Indragiri Hilir, H Fauzar menerangkan bahwa kerusakan beberapa ruas jalan yang baru selesai dikerjakan disebabkan oleh beberapa faktor, baik kontur tanah yang labil termasuk melintasnya kendaraan bertonase tinggi.

“Persoalan inilah yang kita hadapai. Dengan kondisi tanah yang labil kemudian dilintasi kendaraan berat, maka aspalnya akan mudah mengelupas dan pecah. Namun untuk perbaikanya masih menjadi tanggung jawab rekanan hingga 6 bulan setelah selesainya pekerjaan,” Terang Fauzar, senin (1/12)

Mantan Kepala Bappeda Inhil itu juga menegaskan bahwa pihaknya akan tetap mengawal agar rekanan memenuhi seluruh tanggungjawab yang sudah disepakati sesuai ketentuan.

“Kita tak akan main-main. Kami akan desak rekanan untuk memperbaiki jalan yang rusak. Selagi itu masih dalam masa pemeliharaan atau tanggung jawab mereka,” tegasnya.

Menurut Fauzar, saat ini pihaknya masih mendata ruas jalan mana saja yang sudah mulai rusak untuk kemudian disampaikan kepada pihak rekanan pelaksana.

Pantauan lapangan, beberapa ruas jalan yang baru dibangun namun sudah mengalami kerusakan, diantaranya jalan Batang Tuaka, jalan Abdul Manaf, Jalan H Sadri, Jalan Kartini dan Jalan Prof M Yamin Parit 15 Tembilahan Hilir, serta sejumlah ruas lainya.(dro/*1)




Lagi, Bupati Inhil Ungkap Kekecewaan atas Kinerja Bawahannya

Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP. Foto: Mirwan
Bupati Inhil, Drs HM Wardan MP. Foto: Mirwan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kurang efektifnya capaian kinerja ditahun pertama kepemimpinan Warohmah tidaklah semata diembankan kepada kesalahan pemimpin tetapi lebih kepada Kepala SKPD yang menjalankan berbagai program yang sudah dicetuskan.

Hal ini disampaikan Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs HM Wardan MP disela penyampaian kata sambutannya saat membuka kegiatan sosialisasi perumusan kebijakan dan sinkronisasi pelaksanaan upaya-upaya penanggulangan kemiskinan dan penurunan kesenjangan tahun 2014 bertempat di aula Kantor BAPPEDA Kabupaten Inhil jalan Akasia Tembilahan, Senin (1/12/2014).

Dinilai Bupati, rendahnya capaian kinerja itu disebabkan masih banyaknya pejabat-pejabat eleson yang jalan sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan sehingga tidak membuahkan hasil yang maksimal sesuai dengan apa yang ia harapkan.

“Contohnya terkait persoalan upaya menanggulangi kemiskinan dan kesenjangan sosial harusnya ada kerjasama antara Satker terkait untuk mencari solusi penyelesaiannya, jangan hanya jalan sendiri-sendiri tanpa arah,” sebut Bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menerangkan bahwa sebelumnya seluruh SKPD dari pejabat esselon 2 dan 3 sudah melakukan penandatanganan fakta integritas, siap untuk menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya untuk mensukseskan berbagai program yang telah dicetuskan oleh Pemkab Inhil. Komitmen itu harus mampu ditunjukkan melalui penyediaan data dan penyelesaian target capaian progres kerja dilapangan.

“Saya mohon maaf jika kedepan akan kembali dilakukan evaluasi terhadap kinerja, karena sudah setahun berjalan ternyata masih ada SKPD yang belum memuaskan dalam menjalani program kerja yang diembankan,” kata Wardan.(Mirwan)




Bupati Inhil Pinta PNS Segera Tinggalkan Mentalitas Penguasa

Penyerahan penghargaan kepada PNS Teladan oleh Bupati
Penyerahan penghargaan kepada PNS Teladan oleh Bupati

Tembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil HM Wardan meminta kepada seluruh jajaran PNS dilingkungan Pemkab Inhil untuk meninggal mentalitas priyayi atau pengusaha yakni dengan cara menjadi birokrat yang melayani dan mengabdi sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyat.

Permintaan ini disampaikan Bupati dalam amarannya saat menjadi inpektur upacara peringatan HUT Korpri ke-43 dan HUT PGRI ke-69 tahun 2014 bertempat dihalaman komplek perkantoran Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan. Senin, (1/12/2014)

Tidak hanya itu, Bupati juga berpesan untuk selalu menjaga kode etik profesi, mempedomani sumpah jabatan serta tetap teguh berpegang pada komitmen Panca Prasetya Korpri.

”Buktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan,” Ujar Bupati.

Dalam kegiatan turut dihadiri oleh Forkopimda Inhil, pejabat eselon, jajaran pengurus serta anggota Korpri dan PGRI Kabupaten Inhil ini, Bupati juga berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan bagi sejumlah PNS teladan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.(dro/adv pemkab inhil)