Bupati Inhil Kesal. Kendaraan Dinas Dimanfaatkan Untuk Tranportasi Liburan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tersebarnya perbincangan dimedia sosial atas tindakan yang dilakukan oleh salah seorang pejabat di Inhil dengan memanfaatkan kendaraan dinas untuk berliburan sempat membuat Bupati Inhil gerah. Perbuatan seperti ini menurut Bupati tidak mencerminkan suritauladan sebagai aparatur pemerintah.

“Terus terang saya sempat kaget. Penggunaan kendaraan dinas diluar peruntukan pastinya menyimpang dari aturan. Kendaraan itu bukan milik pribadi tetapi milik pemerintah yang penggunaannya harus sesuai aturan,” Ujar Bupati disela penyampaian kata sambutannya pada kegiatan rapat evaluasi fisik dan keuangan pembangunan Kabupaten Inhil tahun anggaran 2014 serta penyerahan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) tahun anggaran 2015 bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jum’at (2/1/2015).

Menurut Bupati, ia akan segera mencari tau siapa pengguna kendaraan dinas milik pemkab inhil itu. “Saya ingin tau siapa orangnya, ini sangat menyimpang dari aturan, dimana suri tauladannya dihadapan masyarakat,” kesal Bupati.

Sebagaimana diketahui, baru-baru ini salah seorang pengguna Facebook mengunggah sebuah foto mobil dinas yang tengah diparkir di suatu lokasi objek wisata alam. Kendaraan dinas milik pemkab inhil itu terpampang jelas dengan plat polisi BM 1903 G. (mirwan)




ditargetkan Februari, Pelaksanaan Kegiatan APBD Inhil 2015 dimulai

DSC_1466 copyTembilahan (detikriau.org) – Bupati Inhil, HM Wardan memberikan jeda waktu selambatnya 2 bulan bagi seluruh SKPD untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum dimulai pelaksanaan kegiatan yang sudah dianggarakan pada APBD Inhil Tahun Anggaran 2015.

Penegasan ini disampaikan Bupati pada rapat evaluasi fisik dan keuangan pembangunan Kabupaten Inhil tahun anggaran 2014 serta penyerahan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) tahun anggaran 2015 bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jum’at (2/1/2015).

Tahap persiapan itu menurut Bupati diawali menyusun kelengkapan administrasi untuk mengusulkan siapa yang menjadi pengguna anggarannya, kuasa pengguna anggaran, PPTK, Bendahara dan lainnya. dalam waktu 1 bulan ini paling lambat diminta Bupati seluruhnya sudah tuntas.

“Target saya februari berbagai kegiatan sudah kita mulai, seperti untuk pelaksanaan terder lelangnya,” Tegas Bupati.

Jika, pada akhir bulan kedua dan terdapat SKPD yang tidak mengindahkan, maka akan dilakukan evaluasi dan akan ada sanksi  yang diberikan. “Karena semuanya itu target, kegiatan anggaran tahun 2015 harus lebih baik lagi pelaksanaannya dari tahun sebelumnya,” pinta Bupati

Diakhir kalimatnyanya Bupati berpesan agar semua SKPD bekerja sesuai aturan yang telah ditetapkan, bekerja perfesional serta memiliki data valid dan akurat. “kalau serius pasti bisa dan terselesaikan dengan baik” Tandas Bupati. (mirwan/adv pemkab inhil)




Progress APBD Inhil 2014 Lampaui Target

DSC_1464 copyTEMBILAHAN (detikriau.org) – Stresing keras yang dilakukan Bupati Inhil, HM Wardan untuk mengejar target capaian realisasi pembangunan membuahkan hasil positif. Hingga berakhirnya tahun anggaran 2014, pekerjaan fisik mencatat capaian 93 persen atau melebihi 0,3 persen dari target yang ditetapkan. Sedangkan untuk capaian keuangan tercatat sebesar 80 persen.

Data progress akhir APBD Inhil TA 2014 ini didapatkan dari hasil rapat evaluasi fisik dan keuangan pembangunan Kabupaten Inhil tahun anggaran 2014 serta penyerahan Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) tahun anggaran 2015 bertempat di Gedung Engku Kelana Tembilahan, Jum’at (2/1/2015).

Tidak mampu diselesaikannya 100 persen pekerjaan menurut Bupati disebabkan beberapa hal diantaranya ada beberapa paket pekerjaan yang gagal lelang, keterlambatan lelang serta beberapa kegiatan hibah Bansos yang tidak dapat dilaksanakan secara maksimal.

“Ini merupakan usaha maksimal yang sudah dilaksanakan, tentunya ini saya jadikan sebagai dasar untuk kembali memulai kegiatan-kegiatan tahun anggaran 2015 agar lebih baik lagi,” Ujar Bupati.

ditambahkan Bupati, dari evaluasi bersama kinerja SKPD tahun lalu, dari 63 SKPD di lingkungan Pemkab Inhil, hanya 47 SKPD yang mampu menyelesaikan pekerjaan, sementara 16 SKPD lainnya masih ditunggu penyelesaiannya.(dro/mirwan/adv pemkab inhil)

 




Kado Akhir Tahun, 84 Personil Polres Inhil Terima Kenaikan Pangkat

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK, Msi
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK, Msi

TEMBILAHAN (detikriau.org) –  Sebanyak 84 personel polisi jajaran Polres Indragiri Hilir (Inhil) memperoleh kenaikan pangkat. 11 diantaranya mendapat reward atau penghargaan karena dinilai memiliki etos kerja tinggi, disiplin, terampil serta mempunyai dedikasi baik dalam menjalankan bertugas.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo Sik, Msi dalam arahannya pada upacara kenaikan pangkat yang dilaksanakan dihalaman kantor Mapolres Inhil Jalan Gadjah Mada Tembilahan, pada malam pergantian tahun 2014/2015 kemaren berpesan agar hendaknya kenaikan pangkat juga disertai dengan peningkatan kinerja.

“Anugerahnya ini tentunya menjadi kado membanggakan bagi diri sendiri dan keluarga pada tahun baru 2015 dan selayaknyalah untuk disyukuri” Pesan Kapolres.

Apa yang terjadi sepanjang tahun sebelumnya lanjut Kapolres hendaknya meski direnungkan. Pasalnya ke depan masih banyak tugas-tugas dan tanggung jawab yang jauh lebih berat, mau tidak mau wajib untuk dilaksanakan.

84 personel yang naik pangkat, 7 perwira dari pangkat Iptu menjadi AKP, 15 lainnya dari pangkat Ipda naik ke Iptu sedangkan sisanya dari Briptu ke Aiptu. Sedangkan mereka yang naik menjadi AKP, yakni Kapolsek Tanah Merah, AKP Bachtiar, Kapolsek Tembilahan Hulu,  AKP Faisal Syam, Kadal OP Polres Inhil AKP Zahari, Kasi Propam, AKP Sianipar.(dro/*1)




Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Inhil Masih Jadi PR

damkarTEMBILAHAN (detikriau.org) – Hingga dipenghujung tahun 2014, pihak kepolisian Polres Inhil nyatakan bahwa penyebab kebakaran yang menghanguskan gedung utama komplek perkantoran gedung Bupati Inhil jalan Akasia Tembilahan pada jum’at (11/4/2014) silam belum bisa dipastikan.

Hal ini diterangkan Kapolres Inhil AKBP Suwoyo SIK MSi melalui Kasat Reskrim AKP Ade Zamrah kepada sejumlah awak media di aula Mapolres Inhil jalan Gajah Mada Tembilahan dipenghujung tahun 2014.

“Penyidik masih diminta mendalami kasus ini, meski sebelumnya telah memaparkan hasil penyidikannya selama ini secara maksimal,” kata Ade Zamrah.

Berdasarkan hasil penyidik ditambahkan Ade, api diduga disebabkan kelalaian pegawai setempat. Untuk arus pendek tidak ada tanda-tanda, begitu juga jejak kaki mencurigakan sebelum terjadinya kebakaran tersebut.

Meski telah meminta keterangan 8 orang saksi, namun pihaknya masih belum menemukan bukti-bukti konkrit atas terjadinya kasus itu. Selain itu lanjutnya, terjadinya peristiwa kebakaran di Kantor Bupati Inhil tersebut bertepatan ketika Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (BPKP) berada di Inhil. (mirwan)




2014, Jalan Raya di Inhil Pinta Tumbal 21 Nyawa

Korban lakalalin yang merengut nyawa salah seorang Mahasiswa UNISI Tembilahan beberapa waktu yang lalu.
Korban lakalalin yang merengut nyawa salah seorang Mahasiswa UNISI Tembilahan beberapa waktu yang lalu.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sepanjang tahun 2014, Polres Inhil mencatat 47 kasus kecelakaan lalu lintas dengan 21 korban meninggal dunia. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya dengan 37 kasus dan 20 korban meninggal dunia.

Menurut Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo SIK MSi, melalui Kasat Lantas AKP Ahmad Salmi, menerangkan banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan diantaranya disebabkan kelalaian manusia dan lain sebagainya.

“Harus ada kesadaran tinggi dari masyarakat untuk mematuhi aturan berlalulintas termasuk perhatian pemerintah untuk lebih memperbaiki kondisi badan jalan,”ujar Ahmad Salmi, Rabu (31/12).

Sedangkan untuk kasus pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2014 , satlantas mencatat sebanyak 2.988 perkara.(dro/*1)