Stand Bazaar MTQ Ke – 48 Gambarkan Potensi Daerah

Bupati Inhil saat melihat salah satu produk kerajinan yang dipamerkan pada stand bazar MTQ ke 48 Tingkat Kabupaten Inhil di Teluk Pinang (Foto: arsip Diskominfops Inhil)

Teluk Pinang, detikriau.org — Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan menilai materi stand bazaar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke – 48 tahun 2018 yang diselenggarakan di Teluk Pinang telah cukup menggambarkan potensi daerah, Sabtu (13/10/2018) siang.

Seusai membuka secara resmi Bazaar MTQ, Bupati Inhil, HM Wardan melakukan peninjauan di setiap stand bazaar. Stand – stand tersebut diisi oleh seluruh Kecamatan di Kabupaten Inhil dan sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Inhil.

Stand – stand bazaar dari setiap Kecamatan dan instansi memiliki desain yang beragam dan menampilkan materi yang berbeda pula sesuai dengan keunggulan dan potensi dari masing – masing Kecamatan.

Secara umum, Bupati memandang apa yang disuguhkan oleh pihak Kecamatan dan Dinas telah memberikan penjelasan yang riil kepada para pengunjung atas potensi yang ada.

“Sebagai contoh, potensi perkebunan kelapa yang mana terdapat kuliner berbahan baku kelapa dan karya – karya seni yang terbuat juga dari kelapa disuguhkan menjadi hidangan dan pemandangan yang sangat menggugah rasa,” tukas Bupati usai peninjauan.

Bupati menuturkan, masih banyak lagi ragam jenis kuliner dan karya seni buah tangan masyarakat Inhil yang mencerminkan kekayaan berlimpah ‘Negeri Hamparan Kelapa Terluas Dunia’ ini.

Terkait penyelenggaraan, Bupati memuji kesiapan Teluk Pinang selaku ‘Tuan Rumah’. Dia mengapresiasi kinerja Camat Gaung Anak Serka yang dianggap telah maksimal mempersiapkan bazaar sebagai acara pendukung iven MTQ Ke – 48 tahun 2018 ini.

“Berdasarkan hasil peninjauan, dari segi persiapan, saya melihat semua Kecamatan, termasuk Dinas juga telah matang dan baik. Saya harap di tahun mendatang, hal ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” pungkas Bupati.

Terakhir, Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berkunjung ke bazaar MTQ untuk memanfaatkan rangkaian kegiatan tersebut sebagai sarana memperoleh informasi dan pengetahuan ihwal khasanah daerah Kabupaten Inhil.




Ini Loh Paket Peningkatan Jalan Miliaran yang di Tantang Warga Teluk Pinang

Tembilahan, detikriau.org – Rusak parahnya akses jalan dari Desa sungai luar Kecamatan Batang Tuaka menuju Kelurahan Teluk Pinang Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat.  Tahun ini pemerintah dikabarkan mengucurkan dana hingga ratusan miliar untuk melakukan perbaikan. Saking gembiranya bahkan masyarakat nazarkan 2 ekor sapi jika proyek ini tuntas dikerjakan.

Sumber detikriau.org yang enggan namanya dipubllikasikan membenarkan adanya kucuran anggaran besar untuk perbaikan ruas jalan tersebut. Pekerjaan perbaikan sarana jalan ke wilayah Inhil bagian utara itu menurutnya dibagi dalam 4 paket pekerjaan dengan total nilai keseluruhan sebesar Kurang lebih Rp 112 Miliar.

Keempat paket pekerjaan tersebut adalah:

  1. Peningkatan Jalan Sungai Luar – Sungai Dusun (paket 1) Rp. 32,71 Miliar
  2. Peningktan Jalan Sungai Dusun – Sungai Piring (Paket 2) Rp. 18,79 Miliar
  3. Peningktan Jalan Sungai Piring – Teluk Pantaian (Paket 3) Rp. 38,09 Miliar
  4. Peningkatan Jalan Teluk Pantaian-Teluk Pinang (Paket 4) Rp. 22,31 Miliar./ dro



Ratusan Warga Teluk Pinang Peringati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H

Tembilahan, detikriau.org – Ratusan jama’ah dan masyarakat di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1437 H, di Surau Nurul Ikhlas, Parit 8 Kelurahan Teluk Pinang, Senin (18/4/2016) malam.

Kegiatan yang turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Lurah dan Kepala Kantor Pos Kelurahan Teluk Pinang ini mendatangkan penceramah dan Kecamatan Pelangiran, Al Ustadz Wahyudi.

Plt Lurah Teluk Pinang, M Saleh dalam sambutannya mengimbau seluruh masyarakat, untuk tidak ikut dan terpengaruh dengan ajaran-ajaran yang dapat merusak kehidupan beragama dan bermasyarakat.

“Mari terus tingkatkan persatuan dan  kesatuan kita, khususnya dalam membangun dan memajukan kampung kita ini,” tutur Saleh.

Sementara itu, Al Ustadz Wahyudi dalam tausiyahnya menjelaskan, ada beberapa hal yang harus dijaga agar harta yang didapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT, diantaranya ketika bekerja jangan sampai meninggalkan ibadah Shalat Wajib.

“Mari kita jaga ibadah dan jangan pernah meninggalkannya, guna memperoleh keselamatan hidup di dunia dan akhirat,” imbuhnya./ Adi