Kembalikan Kejayaan Pertanian, Wabup Inhil Pinta Generasi Muda Ikut Berperan Aktif

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo menyatakan bahwa Negeri Seribu Parit ini bisa kembali meraih kejayaannya di bidang pertanian seperti dahulu kala apabila generasi muda mau ikut bertani.

“Kejayaan masa lalu bisa terulang kembali, asal generasi muda mau turut serta untuk bercocok tanam,” tutur Wabup Rosman, beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Wabup, generasi muda Inhil seharusnya tidak melulu ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), apalagi meninggalkan kampung halaman untuk mencari peruntungan di Negeri orang. Pasalnya, jika  mau bercocok tanam, pasti juga kelak akan menjadi orang sukses.

“Inhil telah dianugrahi lahan yang bagus untuk bercocok tanam, seharusnya ini dimanfaatkan dengan baik oleh generasi muda. Karena sampai kapanpun juga, selama masih ada manusia, selama itu pula dibutuhkan padi yang merupakan hasil dari bercocok tanam,” terangnya.

Sementara itu, Pemkab Inhil telah berusaha semaksimal mungkin untuk menghidupkan kembali sektor pertanian ini, seperti memberikan bantuan alat dan mesin pertanian, mengaktifkan peran kelompok tani dan mempermudah akses permodalan Bank dengan sistem pengembalian uang dan bunga perperiode.

“Kita harapkan apa yang kita bantu dapat memudahkan petani dalam bercocok tanam, dan yang paling penting peran aktif generasi muda juga sangat dibutuhkan,” imbuhnya(adi/adv pemkab inhil)




TP PKK Inhil Gelar Rapat Persiapan Kegiatan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon

imagesTembilahan (detikriau.org) – Menghadapi Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) menggelar rapat persiapan yang dilaksanakan di Gedung Wanita jalan Sungai Beringin Tembilahan, Kamis (08/01).

Rapat dihadiri oleh wakil ketua IV TP-PKK Inhil Dr Hj Raihana Ara, Wakil Sekretaris Hj Indraluswari Dianto, Hj Errawati Kuswari selaku Ketua Panitia dan anggota TP-PKK.

“Penanaman pohon ini merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun, dan ini akan dilaksanakan pada tanggal 20 Januari mendatang di Kecamatan Tembilahan Hulu di jalan Provinsi” jelas Hj Errawati.

“Seperti yang kita tahu, banyak lahan-lahan kritis, dengan penanaman pohon pastinya akan menjadi paru-paru dan menghasilkan oksigen.Dan semoga semua yang akan kita tanam nanti akan tumbuh subur” harapnya. (dro/adv pemkab inhil)




Tingkatkan Produksi padi, DTPHP Inhil Lakukan Tanam Serentak Sistim Jarwo di Kempas

Kadis TPHP Inhil, Wiryadi (dua dari kanan) lakukan tanam serentak sistem jarwo di kempas
Kadis TPHP Inhil, Wiryadi (dua dari kanan) lakukan tanam serentak sistem jarwo di kempas

Tembilahan (detikriau.org) – Tingkatkan produksi padi, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan tanam serentak dengan sistem jajar legowo (Jarwo) di Desa Kempas Jaya Kecamatan Kempas. Sabtu (22/11/2014)

Menurut Kepala DTPHP Inhil, Wiryadi Umar, populasi tanam jarwo dengan jarak tanam 25×25 cm dibagi dalam tiga populasi yakni, 1:2 dengan 300.000 rumpun/Ha, 1:3 dengan populasi sebesar 260.000/ha dan 1:4 dengan populasi sebanyak 200.000 rumpun/ha.

“Model tanam Jarwo ini jumlah rumpun tanam lebih banyak serta dapat meminimalisir dampak serangan hama tikus disaat tanaman tumbuh,” Terang Wiryadi.

Ditambahkan mantan kepala kantor Inpektorat Inhil ini, disamping beberapa keunggulan itu, tanam serentak juga dapat memotivasi petani dan kelompok tani untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan lahan tidur disekitar persawahan.

Tanam serentak pola Jarwo di Kelurahan kempasDalam kesempatan itu, Wiryadi juga berharap kepada seluruh jajaran DTPHP Inhil untuk mampu dan memberikan dorongan motivasi kepada petani dan kelompok tani untuk segera bekerja turun kesawah menamam padi termasuk tanaman sela seperti cabe dan sayur-sayuran. Jika ini bisa segera dilakukan tentu akan dapat mengantisipasi dan menekan lajunya inflasi pada sub sektor tanaman pangan sebagai dampak harga kenaikan bahan bakar minyak (BBM) karena pengalihan subsidi ke sektor produktif termasuk di kelompok tani.

Petani juga diminta untuk tidak terus meratapi, putus asa apalagi sampai lemah semangat untuk bercocok tanam padi, cabe dan berbagai sayur-sayuran lainnya akibat kenaikan BBM tetapi harusnya dapat merebut berbagai peluang yang ada akibat kenaikan harga BBM ini melalui upaya peningkatan produksi padi dan tanaman lainnya.

“Insyaallah kedepannya program pusat akan semakin pro petani, peduli petani sebagai sektor basisi di Inhil melalui tahap pemberian subsidi BBM untuk penggunaan alsintan.

“Kecamatan Kempas merupakan sumber sentral padi di Kab Inhil. Hal ini tidak terlepas dari peran serta Camat Kempas dan Lurah Kempas yang selalu mendampingi petani dilapangan apabila mendapat kendala,” Puji Wiryadi.

Kegiatan tanam serentak jarwo ini diikuti oleh Kelompok tani setya Karya, Pasundan, Pariangan, Ingin Makmur dan Tri Tunggal. Kelompok tani ini diharapkan dapat dijadikan contoh oleh kelompok tani lainnya dalam penerapan tanam ip 200.(dro/adv pemkab inhil)