Buka Bimtek ADK dan DK,Bupati Rohil Minta Dana ADD Jangan Dipotong.

20150810_105021Bagansiapiapi (detikriau.org) -Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp buka sec‎ara resmi Bimbingan Teknis ( Bimtek) Pelaksanaan Alokasi Dana Kepenghuluan ( ADK) Dan Dana Kepenghuluan ( DK) Angkatan II Tahap pertama yang dilaksanakan di kecamatan Bagan sinembah, (10/08/15).

Suyatno dalam sambutannya ‎ Berharap nantinya jangan ada pemotongan saat proses dana ADD cair karena itu dinilai sangat menghambat proses pekerjaan dilapangan.

“salah satu poin yang ingin saya sampaikan yakni mengenai potong memotong. itu tidak ada dalam kamus manapun. Saya sudah banyak menerima laporan, jika ada potong memotong, tolong dibenah. Jika tidak ada,j angan dilakukan.”pintanya

Selain daripada itu,Suyatno juga menyampaikan bahwa tahun 2016 mendatang Pemerintah Provinsi Riau Akan mengelontorkan dana sebesar‎ 150 Milyar. Dana itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan Infrastruktur Jalan.

“Saat acara dibagan batu, Plt gubernur menyampaikan dana itu nantinya akan digunakan untuk pembangunan jalan Jalan kuning, Pujud dan jalan lintas pesisir.”Ucapnya.

Untuk Desa, sambung Orang Nomor Satu di Rohil Itu, Gubenur Riau juga akan mengelontorkan dana Perdesa sebesar Rp500 Juta. Dana itu akan dimanfaatkan untuk keperluan desa, agar desa bisa mandiri dan masyarakat sejahtera.

Kegiatan tajaan Badan Pemberdayaan Masyarakat ( Bapemas) Rohil yang berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 10 sampai tanggal 14 Agustus itu dipusatkan  digedung serbaguna, Jalan Utama dengan narasumber dari Kejaksaan Negeri Bagansiapiapi dan BPKP Riau serta diikuti oleh Peserta dari Penghulu/Lurah Se Kabupaten Rohil.

Hadir Pada Pembukaan Bimtek, Ketua DPRD‎ Nasruddin Hasan,Wakil Bupati Erianda.SE,Plt. Sekda Surya Arfan dan Kepala Dinas/Badan/Kantor Dilingkungan pemerintah kabupaten rokan Hilir.(tris/adv)




Bupati: Guru Jangan Gegabah Putuskan Untuk Melakukan Pinjaman Kredit.

BAGANSIAPIAPI, (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir, H Suyatno meminta kepada guru baik guru PNS maupun guru honorer tidak gegabah dalam memutuskan untuk melakukan pinjaman kredit. Apalgi hanya kebutuhan yang dinilai kurang mendesak.

”Siapa yang tidak butuh uang. Saya saja pernah mengajukan kredit pinjaman dengan menggadaikan SK. Namun apa akibatnya, ketika saya mencalonkan diri untuk menjadi Bupati pada tahun 2006, saya kewalahan mencari dana,” kata Bupati Rokan Hilir, Suyatno, A.Mp saat menghadiri acara seminar guru, Kamis (3/4/2015) di Gedung Serba Guna Bagansiapiapi.

Ketika terjadi persaingan dalam hidup, kata Suyatno, orang akan berlomba -lomba mencari prestise agar bisa diterima di lingkungan sosialnya. Digambarkan Bupati, dahulu anak SMP jika ke sekolah kebanyakan berjalan kaki atau paling banter menggunakan sepeda. Namun seiring dengan perjalanan waktu, kebiasaan itu diganti dengan menggunakan sepeda motor.

Bagi orang tua yang memiliki kemampuan ekonomi, tentu tidak aka ada persoalan. Tapi bagi yang ekonominya pas-pasan dan ingin mengikuti gaya ini bagi kebutuhan anaknya, tentulah harus mengajukan kredit motor.

Menurut Suyaatno, memang ada MoU antara PGRI dengan Bank Mandiri dalam pemberian fasilitas kredit pinjaman dengan persyaratan yang lunak . Namun, dari pihak PGRI sendiri, juga harus memberikan keyakinan kepada pihak bank agar tidak lagi meminjam kepada lembaga keuangan informal yang nyata-nyata akan memberatkan guru itu sendiri ketika mencicil kredit bunga pinjaman setiap bulannya.

”Kita tidak bisa pungkiri, selama ini guru meminjam uang kepada lembaga keuangan informal lainnya. Untuk itu, butuh kepercayaan penuh kepada bank agar seluruh guru tidak lagi meminjam di lembaga informal itu. Cukup di Bank Mandiri. Untuk itu, perlu peran PGRI untuk mengakomodir seluruh anggotanya,” tutup Suyatno.( tris/adv/*)




Rencana Pembangunan Bandar Udara Teluk Bano Masuki Tahap Akhir Pembebasan Lahan

BAGANSIAPIAPI (detikriau.org) – Bupati Kabupaten Rohil, Suyatno menilai persiapan pembangunan bandar udara Teluk Bano I, di Kecamatan Bangko Pusako, Rokan Hilir merupakan program strategis jangka panjang, pelaksanaanya kini sedang dalam tahap akhir ganti rugi lahan.

Menurut Bupati, rencana pembangunan bandara ini sudah mendapat persetujuan pemerintah pusat melalui kementerian perhubungan. Dalam mata anggaran tahun 2015 pemerintah daerah masih memprogramkan ganti rugi lahan. Lamanya progres tersebut karena dilakukan secara bertahap.

“Programnya jalan terus dan sekarang tahap akhir pembebasan lahannya,” ujar Bupati Rohil, H Suyatno, belum lama ini di Bagansiapiapi.

Menurutnya, lamanya progres tersebut, karena dilakukan secara bertahap. “Ya secara bertahaplah. Kan tidak mungkin sekaligus mulai dari penyiapan rencana, rekomendasi pusat hingga proses ganti rugi. Ini membutuhkan anggaran yang cukup besar,” jelasnya.

Keberadaan bandar udara itu sendiri, kata Suyatno, sangat menguntungkan bagi daerah tempatnya beroperasi, salah satunya dari sisi investasi, perkembangan kemajuan daerah serta akses tranportasi tanpa batas.

“Saya pikir sangat besar keuntungan bagi daerah yang memiliki bandar udara, karena secara otomatis banyak investor akan berinvestasi, lapangan pekerjaan terbuka lebar dan bertambahnya minat penduduk bertempat tinggal di Rohil,” tegas bupati.

Kemudian dari akses transportasi, tambah bupati, dapat mempersingkat jarak tempuh menuju Ibukota Bagansiapiapi. Kalau biasanya jarak tempuh normal Pekanbaru-Rokan Hilir sekitar 7 jam, maka dengan adanya bandara bisa hanya butuh beberapa menit. (tris/adv)




Pengembangan Ikan, Waktu Dekat, Pemkab Rohil Mou Dengan Norwegia

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno menyampaikan dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan membuat MoU dengan Investor ssal Norwegia, tentang pengembangan ikan senangin dan ikan Salmon.

“Orang Norwegia sudah setuju sekali akan mengembangkan ikan senangin dan salmon,” ujar Bupati Rohil H.Suyatno Kepada wartawan usai membuka secara resmi acara kegiatan Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri pada masyarakat perbatasan di Rokan Hilir, di gedung Serbaguna, Bagansiapiapi, Senin (16/03/15) kemaren.

“Ada sambutan positif. Kita akan mengembangkan senangin dan ikan salmon di air tawar dan ini sudah ada komitmen dengan mereka serta tinggal kita membuat MoU nya lagi,” kata bupati.

Tambah Suyatno, jika ikan salmon bisa diternak di darat di air tawar, coba bayangkan. Saat Ini ikan salmon merupakan ikan termahal.

“Saya yakin dan percaya untuk Rohil, itu Insya Allah pasti berhasil. Tapi itu semua tergantung komitmen kita. Kalau kita memprogramkannya separuh hati, lebih baik tak usah. Kita harus komi dan pihak lain, DPRD juga harus komit dan tentunya tidak kalah pentingnya masyarakat juga harus mendukung penuh rencana ini. Jika semuanya komit, program ini akan jalan,” pinta Suyatno mengakhiri. [tris/adv]




Bupati Buka Kegiatan Kontes dan Pameran Batu Akik

5aBagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno secara resmi membuka acara spektakuler pecinta batu akik dan baru mulia dalam ajang kontes, pameran batu akik dan batu mulia yang dimeriahkan loba lagu dangdut tingkat remaja serta bazar yang berlangsung di Pujasera Bagansiapiapi,Kamis (05/03/15) sore.

Bupati Rokan Hilir dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur dan bahagia karena telah terlaksananya acara dari komunitas dan pencinta batu akik dan permata khususnya dari Rokan Hilir dan daerah lainya di Riau. Acara yang digelar memberikan kesan tersendiri bagi orang nomor satu Rokan Hilir tidak terlepas dari kerja keras seluruh panitia yang telah terlaksana dengan baik.

“Walaupun pada pembukaan tidak ramai yang datang, mungkin dikarenakan waktu yang sudah sore.Tapi saya yakin dan percaya, acara kontes dan bazar pasti ramai dikunjungi baik dari dalam maupun dari luar Bagansiapiapi,” kata Suyatno.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah bekerja siang dan malam untuk mensukseskan acara ini. Bupati juga menjelaskan dipilihnya tempat acara kontes dan pamera batu akik di pujasera tidak lain hanya merawat aset yang ada.

“Saya berharap,setelah acara ini selesai terlaksana, tempat ini (pujasera) agar di rawat dan di jaga dengan baik, jangan sampai rusak dan tetap terlihat cantik,” harapnya.

Menurutnya, acara kontes dan pameran batu akik yang baru pertama kali diadakan di Rokan Hilir akan membantu para pedagang makanan dan minuman di Bagansiapiapi.

“Acara ini saya pikir sangat positif, dengan acara ini masyarakat Bagansiapiapi akan meraih rezeki, karena disini akan ramai dikunjungi. Seperti penjual pisang goreng, mie goreng dan nasi goreng serta warung kopi ramai dikunjungi,” kata Suyatno.

Dirinya menghimbau kepada pihak kepolisian dan Satpol PP selama acara ini berlangsung, kota Bagansiapiapi harus aman dan kondusif, jangan sampai ada keributan. Untuk yang menjual pakaian dan lainnya, tolong jaga kebersihan. Untuk membantu penjual, kami sudah siapkan petugas kebersihan,” ujarnya mengakhiri.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia Iwan Kurnia.SE menyampaikan bahwa tujuan acara ini untuk meningkatkan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Selain itu, Iwan juga mengatakan bahwa batu akik asal Rokan Hilir seperti dari Tanah Putih,Tanah Merah, Pulau Jemur, Pujud, Bagan Batu dan lainnya juga ikut serta pada kontes dan pameran.

Sambungnya, untuk acara berlangsung dari tanggal 05 Maret sampai dengan 12 Maret 2015, tim yang menjadi juri pada kontes dari Jakarta dan Sumatra Utara.

Hadir pada acara pembukaan kontes dan pameran, Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan, Plt.Sekda Drs.Surya Arfan.Msi, Kepala Bappeda M.Job Kurniawan dan para Asisten I,II,III dan IV serta Kepala Bagian dilingkup Setda Rohil, Kepala Badan/Kantor/Dinas, Kapolsek dan Danramil Bangko. [tris/adv]




Bupati Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Bangko

14Bagansiapapi (detikriau.org) – Bupati Rohil Suyatno menyerahkan bantuan saat mengunjungi para korban banjir di Kecamatan Bangko Pusako. Sebanyak 694 KK pada lima kepenghuluan korban banjir menerima paket sembako.

Penyerahan bantuan yang dilakukan Bupati Rokan Hilir, Suyatno, berlangsung pada Rabu (14/1/15) siang yang langsung menyambangi korban banjir. Penyerahan dipusatkan di halaman kantor Penghulu Bangko Mukti.

Sebanyak 694 KK pada lima kepenghuluan korban banjir menantikan Bupati Suyatno dengan antusias, mereka mendapatkan bantuan berupa sembako.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suyatno mengatakan, Pemkab Rohil selalu menyediakan berbagai keperluan untuk bantuan tanggap darurat bagi korban bencana, terutama banjir.

Lebih lanjut, dia berharap bagi warga yang mengalami kesulitan akibat terkena bencana segera berkoordinasi dengan aparatur setempat, termasuk masalah kesehatan.

Sedangkan penghulu/lurah dan camat diharapkan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah jika diwilayahnya terjadi banjir.

Agar bisa cepat diberi bantuan yang dibutuhkan terutama bahan makanan bagi para korban.

Koordinasi yang baik tersebut, membuahkan hasil, ditandai saat itu penyerahan bantuan berupa mie instan, ikan sarden, selimut, beras, telur, gula dan lainnya.

Suyatno juga berharap kepada warga yang tinggal dibeberapa kecamatan lainnya yang rawan banjir, agar senantiasa waspada, terutama memperhatikan anak-anak saat diluar rumah.

Selain itu Pemkab Rohil juga berupaya tahun ini akan melakukan normalisasi Sungai Manasip yang ada didaerah tersebut termasuk infrastruktur jalan.

Sementara itu Camat Bangko Pusako, Sukardi mengatakan, 694 KK warga terkena banjir ini meliputi Kepenghuluan Bangko Kanan, Bangko Mukti, Bangko Makmur, Sungai Manasip dan Kepenghuluan Pematang Ibul.

Sukardi menilai, bantuan yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi warganya yang terkena musibah banjir. [tris/adv]