Panwas Rohil Tolak Laporan MPC Pemuda Pancasila

“Terkait Tuduhan Pelanggaran Kampanye Oleh H Suyatno. Pelapor Memberikan Keterangan Tidak Benar ”

DSCN1358Bagansiapiapi (detikriau.org) – Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Rokan Hilir menilai laporan pelanggaran kampanye oleh MPC Pemuda Pancasila terhadap Bupati Rokan Hilir, Suyatno, tidak memenuhi syarat untuk ditindak-lanjuti sebagai sebuah laporan pelanggaran dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir.

Menurut Ketua Panwas Rohil, Jaka Abdillah, keputusan ini ditetapkan setelah pihaknya memintakan klarifikasi dengan sejumlah pihak terkait.

“Panwas sudah mengundang Bupati Rohil dan beberapa pihak terkait. Pak Suyatno hadir memenuhi undangan klarifikasi kita pada Sabtu (12/9) yang lalu. Keterangan beliau kita bandingkan dengan keterangan pihak-pihak terkait yang mengetahui kejadian sebenarnya” Sampaikan Jaka Abdillah.

Diterangkannya, dari klarifikasi yang disampaikan H Suyatno didapatkan informasi bahwa Bupati belum mengajukan cuti kampanye karena masih fokus untuk menyelesaikan pembahasan APBD-P. Cuti kampanye baru dimintakan setelah pembahasan APBD-P selesai.

“Menurut pak Suyatno, beliau baru melakukan kampanye pada oktober mendatang. Pihak kita juga sudah memintakan, jika sudah mengajukan cuti agar menembuskan surat pemberitahuan izin cutinya ke Panwas Rohil,” Tambah Jaka

Sementara itu, Camat Bagan Sinembah Raya dan Kabag Protokol dalam klarifikasinya dihadapan Panwas mengatakan bahwa acara silaturrahmi dan tepung tawar bukan dilaksanakan di Aula Kantor Kepenghuluan Bagan Sinembah Barat tetapi dilaksanakan dihalaman Mesjid Nurul Huda Bagan Sinembah Barat. Pernyataan ini juga dibenarkan oleh Panwascam Bagan Sinembah.

Menurut Panwas, keterangan yang disampaikan oleh Bupati Rohil Suyatno sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh pihak terkait dan termasuk keterangan Panwascam Bagan Sinembah serta pihak media massa yang turut ikut serta meliput kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Panwas juga menyayangkan keengganan pihak MPC Pemuda Pancasila sebagai pelapor untuk memenuhi undangan klarifikasi yang dimintakan pihaknya.

Jaka mengaku prihatin, pelapor memberikan keterangan tidak benar terkait laporan kejadian sebenarnya karena bila dibiarkan tanpa klarifikasi akan menjadi kampanye hitam.

“Kedepan kita berharap siapapun pelapor agar memberikan keterangan dengan jujur dan tidak membiasakan dengan laporan-laporan yang bersumber “katanya-katanya-katanya” Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rohil terancam dengan atraksi-atraksi politik kampanye hitam seperti ini” tegas Jaka.

Dipenghujung kalimatnya Jaka juga menghimbau kepada masyarakat Rohil jika mengetahui adanya pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon maupun Tim Kampanyenya untuk tidak takut melapor, masyarakat Rohil harus cerdas dalam berdemokrasi dan matang berpolitik. Jangan sekali-kali melanggar aturan yang telah diatur dalam regulasi kalau tidak mau berhadapan dengan hukum.(ris)




Kampanye Dialogis, Jamalludin : Saya Tak Mau Berjanji Muluk. Jika Terpilih,Visi Dan Misi Akan Kita Jalankan.

jamiluddin+RohilBagansiapiapi (detikriau.org) – Calon Wakil Bupati Rokan Hilir Drs Jamiluddin, menegaskan tidak ingin berjanji muluk. Namun ia memastikan, jika mendapat kepercaayaan masyarakat dan terpilih sebagai Wakil Bupati mendampingi H Suyatno, Visi dan Misi dipastikan akan dijalankan demi memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Jamiluddin saat melakukan kampanye dialogis dengan masyarakat simpang tiga, RT III / RW II Dusun Makmur, Kepenghuluan Bagan Jawa, Bangko, Kamis (3/9/15).

Ia berharap, masyarakat Bagan Jawa pada saat pemilihan 9 Desember mendatang bisa mutlak memilih pasangan Suyatno-Jamiluddin (Sudin).

“Saya tidak akan berjanji muluk-muluk dengan masyarakat. Apa yang mampu di buat, saya buat. Dan apa yang tidak bisa, saya katakan tidak bisa, sehingga tidak terkesan umbar janji,” ujarnya.

Namun, jika terpilih sebagai wakil bupati, ditambahkannya, sesuai dengan visi misinya, mereka akan menjalankan program yang lebih menyentuh kepada masyarakat. misalnya, ingin membangun Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang dapat mengcover tenaga kerja lokal serta dapat memicu tingginya harga sawit.

Selain itu, Jamiluddin juga berkeinginan ingin mengembangkan pembangunan pelabuhan internasional agar potensi perikanan yang ada di Rohil bisa lebih di kembangkan lagi.

“Rohil ini termasuk daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain. Maritim kita harus lebih digalakkan untuk keamanan laut. Kalau laut itu sudah aman, tentu masyarakat nelayan kita akan senang karena mudah mencari rezky,” pungkasnya. (ris)




Pastikan Pelayanan Baik, Bupati Tinjau Puskemas Jalan Jambu.

Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno saat tampil sebagai inpekrut upacara peringatan HUT RI beberapa waktu yang lalu. Foto: doc
Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno saat tampil sebagai inpekrut upacara peringatan HUT RI beberapa waktu yang lalu. Foto: doc

Bagansiapiapi (detikriau.org) – Pastikan pelayanan bagi masyarakat, terutama dibidang kesehatan, Bupati Rokan Hilir H.Suyatno.Amp tinjau Puskesmas Jalan Jambu, Kelurahan Bagan Jawa,Kecamatan Bangko,Rab ( 02/08/15) pagi sekitar pukul.09.15 Wib.

Pada peninjauan itu,Bupati didampingi Pihak Dinkes dan Anggota DPRD Rohil dari Partai PPP H.Rasyid Abizar dan Kabag Humas Hermanto.Sos. Kedatangan rombongan Bupati langsung disambut kepala Puskemas Dr.Erwinto.

“Barusan Bupati tinjau puskesmas ini,‎ beliau meninjau pelayanan yang ada dipuskemas. Bupaati berpesan agar pelayanan bagi masyarakat aagar dapat diberikan secara maksimal.” Kata Hermanto singkat Usai Bupati melakukan peninjauan.

Setelah melakukan peninjauan dipuskemas, Bupati Suyatno membagikan masker ke penguna jalan karna kabut asap yang menyelimuti rokan hilir sangat tebal.‎Pembagian masker dilakukan didepan kantor bupati jalan merdeka, Bagansiapiapi.( Tris/adv)




Awasi Realisasi ADK dan DK, Pemkab Rohil Berencana Bentuk Satgassus.

Bupati Rohil H Suyatno menyalami penghulu dna bendahara desa yang ikuti Bimtek ADK dan Dk Tahap III di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Senin pagiBAGANSIAPIAPI (detikriau.org) – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir ‎ dalam waktu dekat akan membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus). Tim tersebut dibentuk untuk mengawasi realisasi Alokasi Dana Kepenghuluan (ADK) dan Dana Kepenghuluan (AK) di Rokan Hilir.

Hal ini mengingat masuknya berbagai laporan ke Bupati tentang kurang tepatnya realisasi dana dilapangan.‘’Kita dapat laporan namun belum tahu kebenarannya, makanya kita bentuk satgas untuk mengecek infromasi itu,’’kata Bupati Rokan Hilir H Suyatno, Senin (31/8) usai membuka acara Bimtek ADK dan DK angakatan III di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi.

Nantinya, Satgassus ini akan merangkul Bagian Hukum Setdakab Rohil, Polisi dan Kejaksaan, Sehingga apabila terbukti maka akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ‘’Dari awal sudah kita ingatkan untuk menggunakan sebaik mungkin, karena pak Presiden dan Jaksa Agung memang menyoroti dana ini,’’ Ungkap Suyatno.

Bupati juga mengingatkan, setiap program yang dibuat hendaklah yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu Juga diminta kalau membangun infrastruktur jangan sampai menindih yang sudah dibangun pemkab.’’Kalau buat jalan ya jangan ditindih jalan yang sudah dibangun pemerintah,’’Pinta Orang Nomor Satu Dirohil Ini.

Terkait dana perangkat desa RT dan RW memang diusulkan sebesar Rp.300.000 namun dilpangan hanya Rp.250.000 karena memang adanya pengurangan.’’ADK dan DK ini kan pengurangan dana perimbangan dari dan alokasi khusus karena harga minyak turun berpengaruh pada ADK dan DK juga pada APBD kita,’’ Sebut Suyatno.

Untuk proses pencairan tahap I sudah dilakukan seluruhnya,Namun sesuai ketentuan untuk pencairan tahap II haruslah melampirkan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dari kegiatan yang telah dilaksanakan.’’Kalau tak ada SPJ,tentunya akan sulit untuk pencairan tahap selanjutnya,’’Ujar Bupati.

Dana ini,lanjut Suyatno, seluruhnya dikirim oleh pusat ke rekening masing-masing kepenghuluan sehingga tak ada celah untuk dipotong oleh pemerintah daerah.’’Jangan dengar isu kita potong, itu tak benar karena semua desa tahu bahwa transfernya langsung ke rekening masing-masing desa.’’pungkas Bupati.( tris/adv)




Suyatno : Dapat Nomor Urut 2, Insyaallah Kami Menang.

IMG_20150825_111341_editBagansiapiapi (detikriau.org) – Mendapat nomor 2,Calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hilir H Suyatno – Jamaluddin Optimis akan memenangi pilkada serentak nanti. Menurutnya, Nomor 2 Nomor keberuntungan dan berkah baginya.

Selain Optimis dengan nomor 2, Pasangan yang memiliki jargon ” Sudin ” ini juga meyakini akan menang karena program-program yang dijualkannya ke masyarakat luas merupakan program unggulan.

“Dapatnya nomor urut dua merupakan berkah yang harus di syukuri untuk bisa menang kembali yang kedua kalinya. Dimana, pada Pilkada Rohil yang lalu, Saya bersama pak Annas Maamun menang karena nomor urut dua.‎” Ujar suyatno kepada wartawan usai Pengundian nomor urut digedung olahraga, batu enam, Selasa,(25/08/15).

Lebih lanjut suyatno mengatakan, bahwa nomor urut 2 yang didapatkannya merupakan petunjuk dari Sang Maha Kuasa, karena niatnya maju hanya untuk membangun rokan hilir lebih baik.

“Saya secara pribadi tidak ada intervensi dimana untuk mendapat nomor ini, ini murni petunjuk dari Allah. Hari ini pasangan Sudin dapat nomor dua. InsyaAllah menang,” Pungkasnya Penuh semanggat. (tris)




Bupati Minta Penghulu Se-Rohil Jaga Aset Milik Pemda

20150810_105021Bagansiapiapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H. Suyatno, Amp, minta kepada semua Penghulu dan lurah yang ada dirokan hilir untuk menjaga dan mengelola aset-aset milik Pemerintah Daerah ( Pemda ) dengan baik.

Hal itu disampaikan Suyatno saat membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis ( Bimtek ) Pengelolaan Aset-aset Kepenghuluan dan Manajemen Aparatur Pemerintahan Kepenghuluan se- Rokan Hilir, Kamis (13/8/15) kemaren di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi.

“Aset milik Daerah baik yang bergerak maupun yang tidak bergerak agar dikelola dengan baik. Aset yang dimaksud itu seperti komputer, meja, kursi dan lainnya harus ditertibkan,” Pinta Bupati Kepada Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan Bimtek.

Selain Dari Pada Itu,Bupati Suyatno Juga Menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah sebagai pedoman pelaksanaan bagi Kaur disetiap Kepenghuluan dan Kelurahan dalam rangka melaksanakan tertib administrasi pengelolaan barang milik daerah.

Mereka dituntut melaksanakan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan Tupoksi yang pada intinya dapat mengelola, menginventarisir, menyimpan serta menilai barang milik kantor.

Diakuinya,Selama Ini,Dirinya menyadari selaku pemerintah daerah belum sepenuhnya mengetahui jumlah aset Kepenghuluan maupun Kelurahan Yang Ada Dirohil.

“Kalau dihitung-hitung sudah berapa triliun itu. Makanya kita gandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) wilayah Riau untuk menghitung aset pemda ini,”Ujarnya.

Suyatno juga mengharapkan dengan adanya Bimtek ini peserta diharapkan dapat mengikutinya dengan seksama, mempelajari dan memahami tahapan Bimtek pengelolaan aset milik daerah tersebut.

“Saya berharap ikuti Bimtek ini dengan baik sehingga nantinya bisa diterapkan di masing-masing Kepenghuluan maupun di Kelurahan,” pintanya. (tris/adv)