LSM PINTA PEMKAB INHIL AWASI KETAT PENGERJAAN PROYEK SEMENISASI JALAN

Kepala DInas Diminta Jangan Hanya Duduk Manis Terima Laporan

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Ketua LSM Gemilang Serumpun meminta Pemkab Inhil melalui Dinas terkait untuk mengawasi secara ketat pengerjaan proyek semenisasi jalan terutama yang berada di pedesaan. Ia menduga banyak proyek yang tidak dikerjakan sesuai bestek.

“Kalaulah pengerjaan dikerjakan sesuai aturan, bisa dipastikan kualitas paling tidak cukup baik dan bisa bertahan lama. Kenyataannya, bukan satu dua kita temui proyek semenisasi jalan, didesa bahkan didepan hidung kita sendiri, belum diserahterimakan sudah rusak disana-sini. Ini ada apa?”Ungkap Indra kepada detikriau.org, Selasa (25/9)

Dikisahkan Indra, Kemaren saat ia melintas di jalan Desa Sungai Luar Menuju Desa Rambaian ia sempat menyaksikan pelaksanaan pengerjaan proyek semenisasi jalan. Secara kasat mata indra mengaku menyaksikan adukan semen sangat jelas terlihat masih berwarna coklat pertanda campuran semen yang tidak mencukupi.”saya yakin adukan itu paling banyak pasirnya. Sedangkan semen dan batu,hiasan doang. Tolong ini dijadikan perhatian serius. Proyek yang notabenenya didanai dari uang saku rakyat harusnya bermanfaat maksimal untuk rakyat. Saya menduga, tangan-tanagan jahil bermain dengan mengejar keuntungan pribadi dan mengabaikan kualitas pekerjaan.

Diakhir pembicaraan, Indra meminta dinas terkait untuk memeriksa dan turun sendiri melakukan pantauan.”Mbok itu pimpinan dinas terkait jangan hanya duduk menunggu laporan. Kalau tidak punya waktu,  lakukan kunjungan secara acak dibeberapa lokasi. Tapi kunjungannya jangan ungumpet-ngumpet. Bawa wartawan. Saya jamin kesalahan yang ditemui akan seabrek-abrek.”Pungkas Indra (dro/0*)




HARI PERTAMA, DESK PILKADA DPC PKB INHIL DIHADIRI DUA BIROKRAT PROVINSI RIAU

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dua birokrat Pemprov Riau, HM. Wardan dan H. Raus Walid mendaftarkan diri pada penjaringan Bakal Calon Bupati Inhil periode 2013-2018 melalui Desk Pilkada DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indragiri Hilir. Senin (9/7)

HM. Wardan tiba dikantor DPC PKB pukul 09.18 WIB. Dalam iring-iringan orang nomor satu di Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang dikabarkan telah mengantongi restu dari Gubernur Riau, HM. Rusli Zainal ini juga diiringi oleh beberapa orang ulama yakni ustadz Suhaidi dan Ustadz Abdul Wahid dari Tembilahan kemudian H. Aren dari teluk pinang, H. Saman dari Kelurahan Sungai Perak juga beberapa ustadz lainnya dari Desa Sungai Luar dan Desa Sungai Salak serta puluhan pendukung.

Dalam konfrensi persnya usai melakukan pendaftaran sebagai Balon Bupati Inhil, dukungan beberapa ustadz yang menyertai kedatangannya hari ini menurut Wardan menjadi tambahan spirit bagi dirinya untuk ikut bertarung dalam Pilkada Inhil 2013 mendatang.

Menurut Wardan, kesediaan dirinya untuk mendaftarkan diri pada penjaringan Balon Bupati dari DPC PKB ini didasari dengan dua pertimbangan. Pertama, PKB adalah sebuah Partai Islam dan Kedua, apa yang menjadi cita-cita dan pergerakan PKB juga menjadi cita-cita dan pergerakan dirinya.

“Atas pertimbangan ini tentunya saya berharap PKB bersedia dan memprioritaskan saya untuk bergabung bersama Partai ini,” Ujar Wardan.

H. Ramli Walid, tiba di kantor DPC PKB pukul 10.15 Wib. Kedatangan Kepala Bappeda Provinsi Riau ini disertai dengan iring-iringan kendaraan dayung roda tiga dan puluhan pendukung.

Menurut pengakuan saudara Kandung Ketua DPRD Kab. Inhil, H. Raus Walid yang maju sebagai salah satu Balon Bupati Inhil 2013-2018 dengan mengusung motto membangun Inhil untuk semua ini janjikan akan  berlaku arief dan adil apabila kelak dirinya terpilih sebagai Bupati Inhil.

“Kelak jika saya terpilih, saya akan berlaku adil dan tidak akan membeda-bedakan suku, agama, maupun golongan. Secara bersama-sama kita akan membangun Inhil kearah yang lebih baik,” Ujarnya.

Kedatangan kedua birokrat Provinsi Riau di Kantor DPC PKB disambut secara langsung oleh Ketua Desk Pilkada DPC PKB Inhil, Muhammad Taufan dan Sekretaris, Herwanissitas serta seluruh anggota. Tampak juga saat itu, pendaftaran hari pertama ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Dewan Tanfizs DPC PKB Kab. Inhil, Dani M Nursalam, S.Pi serta beberapa petinggi DPC PKB Inhil. (Am)




SEKDAKAB INHIL RESMIKAN PEMANCANGAN PERTAMA PROYEK PLTU.

Sekdakab Inhil, H. Alimuddin RM didamping Kapolres Inhil AKBP Deni Rahman Dayan memncet tombol sirene sebagai tanda dimulainya pekerjaan proyek PLTU;

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)  – Sekadakab Inhil, H Alimuddin. RM. Didampingi oleh Kaplolres Inhil, AKBP Deni Rahman Dayan meresmikan pemancangan pertama Proyek Pembangunan Pengalir Listrik Tenaga Uap (PLTU) bertempat diparit 23 Tembilahan. Pemancangan tiang pertama ini juga dihadiri Kadistamben Inhil, Ncik Kamal, Kadis PU, Ir. M. Nasir, Kadisbudparpora, Mukhtar T, Camat Tembilahan, Sudinoto serta  undangan.

Menurut Sekda, PLTU ini memang sudah lama ditungu-tunggu guna memenuhi kebutuhan Listrik masyarakat, khususnya yang berdomisili di sekitar Kota Tembilahan.

“Sudah lama kita menunggu dibangunnya PLTU di Kabupaten Inhil ini,
mengingat peningkatan kebutuhan energi listrik yang sangat signifikan
di Kabupaten Inhil dan tentunya kita sangat menyambut baik pembangunan PLTU ini,” kata Alimuddin.

Pembangunan PLTU yang membutuhkan lahan seluas 10 ha dibangun memalui dana APLN sebesar Rp 252, 154,913,700.00,- (Exclude VAT) atau Rp.277,170,796,317.50 (Include VAT) ini sesuai dengan
jadwal ditargetkan akan beroperasi secara komersial untuk pada unit 1 bulan September 2013 dan unit 2 pada bulan Januari 2014.

Kadistamben, Cik Kamal saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa dengan berdirinya PLTU yang terdiri dua unit dengan total kapasitas terpasang sebesar 14 MW berbahan bakar batu bara ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya yang berdomisili di Kota Tembilahan.

“Dengan kapasitas energi PLTU  akan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Tembilahan dan sekitarnya seperti desa sungai luar dan Tempuling,” kata Cik Kamal.

Proyek Pembangunan  PLTU Tembilahan ini merupakan kontrak antara PT. PLN (Persero) dengan PT. Adhikarya (Persero) Tbk. dengan nomor: – Nomor Pihak Pertama :o70.PJ/121/WRKR/2011 dan –Nomor Pihak Kedua : 1-7/411/001/03-201.

EPC kontrak PLTU Tembilahan dilaksanakan oleh PT. Adhikarya (Persero) Tbk. Namun didalam implementasinya, PT. PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Pembangkit Sumatera 1 telah menujuk PT. Prima Layanan Nasional Engginering (PLN-E) untuk melakukan review design dan PT. PLN (Persero) Jasa Manajemen Konstruksi (JMK) sebagai pelaksana Konsultan Supervisi dan QA/QC di Proyek PLTU Tembilahan.

Manejer UPKPLN Kepri Nyoman Suryana saat dikonfirmasi wartawan
mengatakan optimis proyek PLTU ini akan selesai sesuai jadwal yang
ditetapkan.

“Kita harus optimis akan selesai sesuai jadwal. Untuk itu kita telah
mengingatkan kepada kontraktor tentang kondisi tanah di Kabupaten
Inhil ini yang bergambut agar bisa dilakukan antisipasi untuk
mengatasi masalah tersebut,” katanya, Kamis (09/02). (wn)