Sedang Diperjalanan, Speedboad Terbakar di Perairan Guntung-Inhil

imageKATEMAN (detikriau.org) – Belum diketahui apa yang menjadi penyebabnya secara pasti, sehingga membuat sebuah speedboad terbakar ketika berada di perairan Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (14/2/2015).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah seorang warga Guntung yang mengetahui kejadian tersebut, api yang membakar speedboad itu muncul karena kondisi mesin yang panas dan kebetulan terdapat jerijen minyak di dekat mesin, sehingga api langsung menyambar.

“Penumpang langsung melompat ke air dan diselamatkan oleh speedboat lainnya yang kebetulan berada dekat lokasi,” kata Ijunk.

Informasi sementara yang didapat dari pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo melalui Kasatpol Air Polres Inhil, AKP Supandi mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data dan keterangan terkait kejadian yang baru saja terjadi ini, sehingga pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih lanjut.

“Masih dalam pengumpulan data. Tapi untuk sementara korban jiwa tidak ada, hanya yang menderita luka bakar,” terangnya.(adi)




Aktivitas Judi Jackpot di Kateman di Kabarkan Marak

Camat Kateman Bantah Mengetahui

Mesin Judi Jackpot
Mesin Judi Jackpot

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Warga Sungai Guntung Kecamatan Kateman mengaku resah dengan aktivitas judi jackpot yang belakangan ini mulai marak. Mereka mengaku sudah pernah menyampaikan persoalan ini ke pihak Kecamatan agar aktifitas judi ini ditutup tapi tidak pernah mendapatkan tanggapan.

Laporan ini disampaikan oleh salah seorang warga Guntung  H.Udin kepada detikriau.org. menurutnya, perjudian jackpot telah banyak memakan korban dengan berantakannya rumah tangga warga. Bagaimana tidak, terkadang seorang suami yang sudah ketagihan bermain judi tersebut sampai lupa dengan anak dan istri mereka.

“Terus terang saya terkadang sedih melihat ada rumah tangga warga yang berantakan karena persoalan judi ini. Sebab seorang yang gila main jackpot sudah tidak peduli dengan anak istri. Bahkan harta yang ada mereka jual hanya untuk bermain jackpot,” Ujarnya, senin (25/12)

Udin mengaku sudah pernah melaporkan dengan pihak kecamatan untuk menutup aktivitas judi yang semakin meresahkan itu. Sayangnya, bukan menutup, Camat malah memanggil para tokoh masyarakat untuk berunding.

“Kita sudah melaporkan persoalan ini kepada Camat, bukannya mengambil tindakan tegas, Camat malah menyuruh kita datang ke kantor untuk berunding. Hal itu tentunya menimbulkan tanda tanya besar dibenak kita, ada apa dengan orang nomor satu di Kecamatan Kateman ini,” Sebutnya.

Terkait persoalan ini, Camat Kecamatan Kateman, Yuliargo ketika dikomfirmasi membantah mengetahui adanya permainan judi Jackpot.”Tentunya kalau judi Jackpot marak dan banyak, pastinya sudah ditangkap pihak kepolisian pak.” Jawab Yuliargo melalui pesan singkat. Senin (25/12).  (dro/*3)