Setelah Jasad Rajib, Kini Jasad Sopir Speedboat Malang Juga ditemukan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Jasad Jamal, seorang sopir Speedboat bermesin PK 40 yang bertabrakan dengan kapal pompong tonase 20 ton ditemukan petugas gabungan Sat Polair, Basarnas dan BPBD Inhil, Jum’at (9/9/2016) sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat ditemukan, kondisinya sudah dalam keadaan membusuk. “Sudah temukan korban laka Laut Speedboat kemarin,” sampaikan Kapolres Indragiri Hilir (Inhil) AKBP Dolifar Manurung melalui WA.

Sementara itu, Kepala Kantor Pos Siaga SAR Tembilahan Letda SAR Rio Putra saat dikorfirmasi menerangkan, penemuan tersebut berawal dari salah seorang nelayan yang sedang berada di perairan.

Jasa korban ditemukan di Kuala Gaung dan langsung dilakukan evakuasi. Kini, korban dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan./ Mirwan

 




Tim Temukan 1 Jenajah Korban Laka Laut di Perairan Sungai Beting

Tembilahan, detikriau.org – Tim evakuasi BPBD Inhil bersama Basarnas posko Tembilahan berhasil menemukan jenajah Rajib Gandi, satu dari dua korban hilang dalam peristiwa lakalaut antara speedboat bermesin 40 PK dan Perahu Motor di perairan sungai beting Kecamatan Kuindra senin malam kemaren.

Mayat pria yang diketahui sebagai penyewa speedboat ini ditemukan sekitar pukul 09.35 Wib rabu (7/9/2016) tidak jauh dari TKP tabrakan maut terjadi.

Menurut keterangan kepala BPBD Inhil H Yuspik, saat ditemukan jenajah tidak lagi dapat diindentifikasi secara kasad mata. Namun jenajah dikenali dengan sejumlah pakaian yang masih dikenakannya dengan celana jens, baju kaos putih serta mengenakan sebuah gelang tangan berbahan stainless.

“Pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Rajib gandi “ Sampai Yuspik

Ditambahkan Yuspik, setelah ditemukan jenazah langsung dievakuasi ke Tembilahan untuk dilakukan otopsi dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk diurus sebagaimana mestinya.

Dikomfirmasi terpisah, Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung Sik melalui Paur Humas Ipda Heriman Putra membenarkan telah ditemukannya 1 dari 2 orang korban hilang dalam laka laut dimaksud. Jenajah yang ditemukan itu dipastikan adalah Rajib Gandi (21) warga jalan Pangeran Hidayat Tembilahan.

“Pada saat ditemukan kodisi korban sudah tidak bernyawa. Penemuannya persis di sekitar TKP kecelakaan.” Sampaikan Heriman.

Hingga saat ini ditembahkan Heriman, petugas masih melakukan pencarian satu korban lainnya (pengemudi Speedboat atas nama Jamal. Red)

Sekedar mengingatkan, peristiwa laka laut itu terjadi pada senin (5/9/2016) sekira pukul 22.00 Wib. Akibat peristiwa itu, sopir speedboat, Jamal dan seorang penumpang Rajib hilang. Sementara 2 ABK speedboat ditemukan dalam kondisi masih bernyawa dengan sedikit mengalami shock./Mirwan

 

 




Laka Laut di Sungai Beting, 2 Orang dinyatakan Hilang

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Laka laut antara Speedboat bermesin 40 PK dengan perahu motor  jenis pompong bertonase 20 ton terjadi di perairan Sungai Beting Kecamatan Kuindra, Senin (5/9/2016) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Akibat peristiwa ini, pengemudi speedboat beserta seorang penumpang dinyatakan hilang.

Speedboat yang dinahkodai oleh Jamal (25) bermuatan 3 orang penumpang. Dua diantaranya adalah Baharudin alias Undruk (35) warga parit 8 Gang Banjar Sei Guntung Kecamatan Kateman dan Ade Citra alias Ade (26) seorang Karyawan PT. SAMBU asal Pelabuhan EGA Kecamatan Kateman.

“Seorang penumbang berjenis kelamin laki-laki hilang. diketahui ia sebagai penyewa atau carter Speedboat tersebut dari PT SAMBU Kateman menuju Tembilahan dan satu laginya adalah pengemudi Speedboot, Jamal” kata Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung melalui Paur Humas, Ipda Heriman Putra, Selasa (6/9/2016).

Kronologis peristiwa menurut Paur Humas terjadi ketika pompong melintas di TKP tanpa dilengkapi pencahayaan lampu. Akibatnya sopir speedboat tidak mampu mengelak untuk menghindari terjadinya tabrakan karena jarak sudah terlalu dekat.

Speedboat seketika itu menabrak dinding pada bagian belakang perahu motor yang mengakibatkan Speedboat terbalik dan seluruh penumpangnya terjun ke laut.

“Usai kejadian pengemudi perahu motor langsung melarikan diri. Sampai hari ini petugas belum mengetahui merek dan nomor lambungnya. Namun tetap akan diselidiki,” tandasnya./Mirwan