Bupati Pimpin Rakor Pencegahan Narkotika dan Karhutla

12Bagansiapapi (detikriau.org) – Bupati Rokan Hilir H.Suyatno Pimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Narkotika dan Karhutla serta pencanangan Indonesia Bebas Narkoba tahun 2025 yang berlangsung dilantai 4 Kantor Bupati Rohil di Bagansiapiapi, Rabu Malam (11/2/15).

Hadir dalam kesempatan itu Kapolres Rohil AKBP Subiantoro.SH, Dandim Dumai, Kepala Kejari Bagansiapiapi, H.Zainuddin.SH dan Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan.

Selain itu hadir dalam Rakor yaitu Plt.Sekda Rohil Drs.Surya Arfan.Msi, seluruh Kabag,Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Rohil serta jajaran Polres Rohil, Camat, Lurah/Penghulu, tokoh agama dan tokoh masyarakat se Rokan Hilir.

Dalam pidatonya, Bupati Rokan Hilir meminta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pencanangan bebas narkoba. Ia berharap jangan sampai Rokan Hilir tempat sarang narkoba.

Bupati juga menyampaikan bahwa pada tanggal 17 Februari nanti akan ada apel bersama jajaran Polres dan memusnahkan barang bukti berupa narkoba.

“Saya juga minta kepada tokoh agama yang sering khotbah dimesjid-mesjid untuk menyampaikan pencanangan indoensia bebas narkoba dan jelaskan bahayanya mengunakan narkoba ” pinta Suyatno.

Mengenai Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Ia menjelaskan bahwa saat ini, kabupaten Bengkalis sedang marak kebakaran hutan dan itu tidak tertutup kemungkinan akan terjadi Rokan Hilir akan menyusul. ” Kita semua harus siap dan bekerjasama untuk mengatasinya,”.

Ia juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat Rokan Hilir, jika ada salah satu lahan di daerah yang ada di Rohil, diharapkan masyarakat sama-sama memadamkannya dan jangan sampai merebak kemana-mana.

“kita juga mengharapkan kerjasama dengan perusahaan yang beroperasi di Rokan Hilir untuk mengatasi Karhutla,” tutupnya.

Sementara Kapolres Rohil AKBP Subiantoro.SH menyampaikan bahwa saat ini narkoba sering masuk dari pelabuhan tikus yang ada diperairan Rokan Hilir. Jika ini masih terulang lagi.tidak tertutup kemungkinan Rokan Hilir tidak akan bebas dari narkoba.

Mantan Kabag Binkar Polda Riau Ini juga mengatakan dengan banyaknya penguna narkoba.secara otomatis banyak terjadi kejahatan asusila,perbandingannya 4 banding 45.

“Saya menghimbau seluruh elemen masyarakat dan perangkat desa seperti RT dan RW turut serta memberantas narkoba,” ujarnya.

Subiantoro juga menyampaikan bahwa narkoba saat ini bukan hanya beredar dikalangan masyarakat, anggota Polri pun ada yang terlibat. ” Tahun lalu kita sudah memecat 7 anggota Polri yang terlibat narkoba dan tahun ini sebanyak 3 orang yang tinggal menunggu keputusan Kapolda lagi,” tandasnya. [tris/adv]




Musrenbang Kecamatan GAS, Pembangunan Jalan Penghubung Paling Banyak Diusulkan

Camat GAS, Riduan saat memimpin Musrenbang tingkat Kecamatan GAS
Camat GAS, Riduan saat memimpin Musrenbang tingkat Kecamatan GAS

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan penghubung menjadi prioritas serta paling banyak diusulkan oleh masyarakat yang bermukim di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) bagian utara, Khususnya masyarakat di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS).

Hal itu diketahui dalam paparan lurah dan kepala desa saat pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan GAS, yang dipusatkan di Teratak Sepakat Kelurahan Teluk Pinang, Senin (9/2/2015).

Musrenbang yang dipimpin langsung Camat GAS, Riduan ini dihadiri oleh perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Inhil, Upika, lurah dan kepala desa, fasilitator dan pendamping desa, serta LPM dan tokoh masyarakat.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Kuala Gaung, H Syarif. Dimana, saat ini kondisi jalan penghubung, baik antar kecamatan, kelurahan maupun desa sudah sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serta penanganan khusus dari Pemkab Inhil.

“Contohnya saja jalan penghubung Teluk Pinang-Kuala Gaung, jangankan mau melewatinya dengan menggunakan kendaraan, jalan kaki saja sudah tertatih-tatih,” turur Syarif

Senada dengan itu, Kepala Desa Rambaian, H Ardi menyatakan bahwa pihaknya sudah menunggu-nunggu kedatangan pihak dari Pemprov Riau dan Pemkab Inhil, untuk segera mengukur jalan yang kerusakannya sudah sangat parah, seperti jalan poros Desa Rambaian-Simpanh Jaya.

“Jadi, melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) yang merupakan program prioritas Pak Bupati, kami harapkan pembangunan dan perbaikan jalan penghubung antar desa ini dapat lebih diutamakan,” tambahnya.

Lurah Teluk Pinang, M Saleh yang didampingi Ketua LPM, Hasriansyah juga membenarkan tentang banyaknya kondisi jalan yang sudah mengalami kerusakan sangat parah, seperti jalan penghubung Kelurahan Teluk Pinang-Sungai Piring.

Oleh karena itu, mereka berharap agar usulan pembangunan dan perbaikan jalan penghubung ini dapat segera direalisasikan, guna mendukung kelancaran perekonomian dan aktifitas sehari-hari masyarakat.

“Belum lagi kerusakan badan jalan yang ada di Teluk Pinang, yang merupakan Ibukota Kecamatan GAS. Sepeti di Jalan M Thaib, Jalan Serai, Jalan M Taha, Jalan M Ruslan dan sejumlah jalan lainnya yang sangat membutuhkan perbaikan segera,” imbuhnya. (adi/adv pemkab inhil)




Dukung Gemar Mengaji, Satpol PP Pinta Pemilik Warnet dan Tempat Hiburan Berpartisipasi

maghrib mengaji - ipabionlineTEMBILAHAN (detikriau.org) – Satpol PP Kabupaten Indragiri Hilir menghimbau kepada pemilik tempat-tempat hiburan dan warnet untuk ikut berperan serta mensukseskan program magrib mengaji. Partisipasi itu dilakukan dengan cara menutup tempat usahanya pada jam-jam pelaksanaan mangrib mengaji.

Disampaikan Kepala Satpol PP Inhil, TM Syaifullah melalui Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Hadi Rahman, waktu pelaksanaan program Magrib Mengaji sejak sore sekitar pukul 17.30 Wib hingga pukul 20.00 Wib.

“Kita akan lakukan razia untuk emmastikan himbauan ini dipatuhi, “ ujarnya.

Upaya ini jelas Hadi Rahman merupakan penegakan peraturan daerah yang telah disepakati, apalagi sejak beberapa waktu yang lalu program ini juga telah didukung penuh para tokoh masyarakat dan alim ulama yang ada di Inhil.(dro/adv pemkab inhil)




WPA Harapkan Pemkab Inhil Lebih Serius Tanggulangi Penyebaran Virus HIV/AIDS

penularan-hivTEMBILAHAN (detikriau.org) – Warga Peduli AIDS (WPA) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil untuk lebih serius memperhatikan serta menanggulangi penyebaran virus HIV/AIDS dikalangan Masyarakat Inhil.

“tanpa keseriusan dukungan pemerintah, kita prediksi kedepannya pengidap virus HIV/AIDS akan terus meningkat,” ujar Ketua WPA Inhil, Zainal Redo, Senin (5/1/2015).

Hingga kini, lanjut Zainal, dari hasil pemeriksaan VCT per Desember oleh dinas terkait sudah mencapai 106 kasus yang terkena virus HIV/AIDS, dan angka tersebut menurutnya merupakan jumlah kasus yang cukup tinggi.

Memang katanya hingga kini dibeberapa kota besar, pencegahan dan pengobatan serta penanggulangan HIV/AIDS pada umumnya relatif jauh dari harapan, sehingga berdampak pada meningkatnya orang terinfeksi penyakit itu dari tahun ke tahun.

“Minimal pemerintah memberikan sebuah solusi ataupun himbauan kepada bawahannya untuk ikut bersama-sama kami untuk memerangi penyakit mematikan ini,” katanya.

Jika ada dukungan kuat dari pemerintah tentu secara otomatis para pekerjaan kita dalam menekan penyebaran virus ini akan lebih mudah, sebab pemerintah lebih mampu mengambil suatu kebijakan untuk melakukan penanggulangan.

“Khususnya kepada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Inhil sebagai titik koordinasi kami,” tukasnya.(mirwan)