Atasi Persoalan Sampah di SD 003, Dinas Kebersihan Wacanakan Tambah Jadwal Pengambilan sampah dan Tempatkan Petugas

sampah bahkan berserak hingga kedalam saluran drainase. air keruh berwarna pekat menimbulkan bau yang sangat menggangu penciuman

Tembilahan, detikriau.org – Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. TANTAWI JAUHARI, MM akui adanya persoalan tumpukan sampah dilokasi SD Negri 003 Jalan Jendral Sudirman Tembilahan. Untuk atasi hal ini, penambahan jadwal pengambilan sampah dan penempatan petugas diwacanakan akan segera dilakukan.

“Saya sudah mintakan petugas untuk menambah jadwal pengambilan sampah disejumlah lokasi, termasuk di depan SDN 003 Tembilahan,” Ujar Tantawi menjawab komfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selular, kamis (22/3/2018)

Menurut mantan Kepala Dinas Perkebunan Inhil ini, disamping penambahan jadwal pengambilan sampah, sambil mencari solusi fundamental, pihaknya juga sedang mewacakan untuk menempatkan petugas jaga, khususnya di depan SDN 003 Tembilahan. Dengan ini, nantinya diharapkan petugas jaga dapat melakukan pengawasan termasuk menyampaikan himbaun secara langsung kepada masyarakat untuk mematuhi aturan membuang sampah.

Selama ini ditambahkan Tantawi, pihaknya juga sudah mengupayakan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah sementara. Namun langkah ini juga masih mendapatkan penolakan masyarakat yang kerap tidak bersedia didepan tempat tinggal sekaligus tempat usaha mereka dijadikan lokasi penumpukan sampah sementara.

“Bahkan kita juga sudah beberapa kali posisikan tempat pembuangan sampah sementara, seperti potongan drum plastik. Tepi lokasinya sering berpindah-pindah dan bahkan tidak sedikit yang hilang.” Ujar Tantawi lagi

Diakhir pembicaraan, Tantawi berharap, untuk menjaga keindahan dan kebersihan kota sangat perlu adanya peran aktif masyarakat. Tanpa itu, usaha Dinas Kebersihan yang berada dibawah pimpinannya menurut Tantawi tidak akan mampu memmberikan hasil yang maksimal./ Am




Jaga Kebersihan Kota, Masyarakat Harusnya Ikut Berperan Aktif

detikriau.org – jarum jam baru saja menunjukkan pukul 06.25 Wib. Dinginnya pagi ditambah turunnya hujan rintik-rintik di Kota Tembilahan, Ahad (17/7/2016)  ternyata tidak menyurutkan niat petugas kebersihan dalam menjalankan tugasnya. Dengan telaten mempergunakan sebuah sapu lidi sembari menyeret sebuah bakul yang terbuat dari bahan bambo, Wanita paruh baya yang mengenakan seragam DKPP Inhil ini meniti langkah menjalankan tanggungjawabnya.

Tumpukan sampah menggunung dihadapan salah satu bangunan Sekolah Dasar di Jalan Jendral Sudirman Tembilahan ini menjadikan kota terlihat kotor dan kkusam. padahal dilatarbelakangnya jelas terpampang tulisan dilarang membuang sampah. kapan kita akan taat aturan dan tumbuh niat untuk bersama-sama menjaga keindahan kota?
Tumpukan sampah menggunung dihadapan salah satu bangunan Sekolah Dasar di Jalan Jendral Sudirman Tembilahan ini menjadikan kota terlihat kotor dan kusam. padahal dilatarbelakangnya jelas terpampang tulisan dilarang membuang sampah. kapan kita akan taat aturan dan tumbuh niat untuk bersama-sama menjaga keindahan kota?

Menjaga kebersihan Kota harusnya bukan sepenuhnya dibebankan kepada pahlawan kebersihan semata. Peran serta masyarakat menjadi sesuatu hal yang wajib. Sayangnya, kebanyakan masyarakat terkesan masih tidak ambil perduli.

Kapan kita akan saling bekerjasama memiliki kesadaran untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan kota ini? Atau memang masih diperlukan aturan dan sanksi yang tegas agar kita bisa patuh?./dro




Berita Gambar: Penempatan Sampah Seperti Ini yang Patut Jadi Contoh

Penempatan sampah dengan mempergunakan karung seperti ini menjadikan kota tampak lebih bersih. lebih dari itu setidaknya akan membantu mempermudah petugas kebersihan dalam pengangkutan sampah. Gambar diambil di jalan jendral sudirman Tembilahan.
Penempatan sampah dengan mempergunakan karung seperti ini menjadikan kota tampak lebih bersih. lebih dari itu, setidaknya akan mempermudah petugas kebersihan dalam pengangkutan sampah. Gambar diambil di jalan jendral sudirman Tembilahan. Selasa (8/3/2016)




Berita Foto: Jaga Kebersihan Kota, Perlu Kerjasama dan Kesadaran Masyarakat

Menjaga kebersihan kota tidak cukup hanya mengandalkan kinerja petugas kebersihan. perlu adanya kesadaran dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat. Sosialisasi dan ajakan yang baik rasanya diperlukan agar masyarakat sadar untuk menempatkan sisa sampah rumah tangga dalam kantong atau karung dan tidak membiarkannya  berserakan hingga memenuhi badan jalan seperti ini.  Gambar diambil di jalan Jendral Sudirman Tembilahan, sabtu, 5/3/2016 jam 06.55 Wib
Menjaga kebersihan kota tidak cukup hanya mengandalkan kinerja petugas kebersihan. perlu adanya kesadaran dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat. Sosialisasi dan ajakan yang baik rasanya diperlukan agar masyarakat sadar untuk menempatkan sisa sampah rumah tangga dalam kantong atau karung dan tidak membiarkannya berserakan hingga memenuhi badan jalan seperti ini.
Gambar diambil di jalan Jendral Sudirman Tembilahan, sabtu, 5/3/2016 jam 06.55 Wib. dro




Ratusan Mahasiswa dan Pemuda Pungut Sampah di Kota Tembilahan

“Sempena Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional”

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan mahasiswa dan pemuda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang tergabung dalam berbagai organisasi kemahasiswaan, Komunitas serta LSM melakukan aksi pungut sampah di seputaran kota Tembilahan, Minggu (21/2/2016).

Hal tersebut dilakukan dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional yang jatuh pada tanggal 21 Februari. Aksi dimulai dari taman kota jalan Gadjah Mada hingga sejumlah titik jalan di ibu kota yang rawan sampah sejak pukul 06.30 sampai 10.00 WIB.

“Alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan dengan lancar dan diikuti ratusan dari kawan-kawan yang peduli, ini merupakan gerakkan awal dan harapan kita ini terus berlanjut kedepannya, dan harapan kami kedepannya dapat menumbuhkan rasa peduli dari semua pihak agar kota ini bersih,” kata Koordinator Lapangan, Rizka Lestari.

Menurutnya, dari aksi tersebut secara tidak langsung akan mengajak sejumlah komponen hingga masyarakat pada umumnya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Semoga saja katanya berhasil menumbuhkan motivasi baru terhadap lingkungan sekitar.

Disamping itu, pihaknya juga berterima kasih kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait turut mendukung kegiatan pagi itu. Selain mendapatkan dukungan, massa juga ditemani langsung oleh Kepala DKPP Kabupaten Inhil H Sirajuddin di lapangan. (Mirwan)




Perlu Dukungan Masyarakat Jadikan Kota Tembilahan Bersih dan Indah

jalan-m-boya-salah-satu-ruas-jalan-dalam-kota-tembilahan-juga-masih-bersih-dari-atribut-berbau-pon-xviii-riauTembilahan (detikriau.org) – menjadikan kota Tembilahan sebagai kota yang bersih dan terbebas dari sampah sangat diperlukan peran aktif dari semua lapisan masyarakat. Tanpa semua itu, cita-cita ini akan sangat berat untuk diwujudkan.

Menurut pengakuan salah seorang warga kota Tembilahan, Wirman, selama ini ia menyaksikan dukungan masyarakat itu masih sangat jauh dari harapan.

“Harus adanya kesadaran masyarakat. Seperti misalnya membuang sampah pada tempat dan waktu-waktu yang telah ditentukan agar mudah terangkut oleh petugas,” Ujarnya, senin (23/3)

Wirman juga mengharapkan agar masyarakat juga sudah mulai membiasakan untuk memilah-milah jenis sampah dan membungkusnya dengan kantong berbeda. Hingga hari ini menurutnya masih cukup banyak masyarakat yang tidak memperdulikan hal ini. Akibatnya, sampah-sampah plastik dan sampah rumah tangga lainnya kerap dibuang dilokasi penumpukan sampah sementara dengan seenaknya. Sampahpun berserakan dan menimbulkan pemandangan dan bau yang tidak sedap.

“Tanpa kesadaran dan dukungan kita, menjadikan kota Tembilahan yang bersih pastinya menjadi sebuah pekerjaan yang sangat berat.” Masukan Wirman

Anto, warga Kecamatan Tembilahan Hulu juga melontarkan harapan yang hampir senada. Ia juga berharap agar kesadaran ini diawali oleh seluruh lapisan masayrakat.

“Kasihan petugas kebersihan bertungkas lumus menjalankan kewajibannya. Dengan gaji yang tidak seberapa, mereka diwajibkan membebeaskan ibukota Kabupaten Inhil ini dari sampah. Harus ada dukungan masyarakat agar tugas berat itu menjadi pekerjaan yang mudah,’ Imbuhnya

Dalam kesmepatan itu, Anto juga menyarankan agar aparatur pemerintah, khususnya kalangan PNS untuk menjadi motor kebersihan dilingkungannya masing-masing. Diharapkan dengannya akan menjadi contoh bagi masyarakat umum untuk ikut terlibat menjaga kebersihan kota.

“PNS harus bisa menjadi motovator. Ada suatu daerah yang notabene penduduknya dari kalangan PNS. Tapi tumpukan sampah dan drainase sangat kotor. Ini tentunya menjadi contoh yang tidak baik.” Tandasnya(aam)