Sekda Inhil Harapkan HNSI Mampu Jembatani Makmurkan Nelayan

Sekda Inhil H Said Syarifuddin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin mengharapkan pembentukan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Inhil mampu jembatani makmurkan Nelayan.

“Kami sangat berharap dengan hadirnya HNSI mampu Jembatani nelayan yang ada di Inhil untuk mensinergiskan program-program pemerintah mulai dari Pusat, provinsi hingga ke Inhil yang berimbas kepada kemakmuran dan Kesejahteraan para nelayan dan pelaku usahanya,” tutur Sekda, kemarin.

Dipaparkan, berdasarkan informasi dari Dinas Perikanan Inhil, bahwa terdapat 29 ribu nelayan yang ada di Inhil, maka menurutnya ini perlu diperhatikan dan perlu ada wadah seperti HNSI sehingga bisa menjadi penyambung lidah memberikan informasi tentang program yang di buat pemerintah untuk para nelayan.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu pihak HNSI menerima mandat tersebut dari pengurus Provinsi Riau dan akan melakukan Musyawarah Daerah (Musda) di Tembilahan pada tanggal 21 sampai 22 Maret 2018 mendatang.

Sementara untuk pegelaran Musda nanti akan hadir pengurus HNSI dari Propinsi Riau, namun masih diupayakan ketua Dewan Pimpinan Pusat dan Ketua Koperasi HNSI juga bisa hadir.

“Jadi HNSI ini sudah di dukung oleh koperasi, jika memang diperlukan nanti maka koperasi tersebut bisa juga kita buat kantor cabang di Inhil” pungkasnya./mirwan/adv




Proyek Preservasi Jalan Dilanjutkan, Sekda Inhil Minta Rekanan Perhatikan Kualitas Pekerjaan

Tembilahan, detikriau.org – Proyek preservasi jalan untuk ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan kembali dilanjutkan. Oleh karenanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin meminta pihak rekanan memperhatikan kualitas pekerjaan.

Kelanjutan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan dilakukan setelah pada tahun anggaran 2017, ruas jalan yang berstatus sebagai ruas jalan nasional tersebut belum seluruhnya tuntas dilaksanakan.

Atensi rekanan terhadap kualitas pembangunan, diungkapkan Sekda menjadi hal yang harus diprioritaskan, tidak hanya karena ruas jalan tersebut menjadi jalan arteri bagi masyarakat Inhil, namun juga sulitnya akses terhadap pembiayaan pembangunan.

“Kita tentunya tidak menginginkan, ruas jalan yang dibangun itu cepat hancur dikarenakan tidak terperhatikannya kualitas pembangunan. Rekanan harus teliti dalam melaksanakan pembangun jalan itu,” kata Sekda saat diwawancarai, Sabtu (3/3/2018) sore.

Lebih lanjut, untuk memastikan dilaksanakannya pembangunan yang berkualitas, Sekda juga meminta kepada leading sector untuk senantiasa mengawasi berjalannya pembangunan itu.

“Awasi secara intensif, susun jadwal secara periodik untuk melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai kebablasan dengan mendapat ruas jalan yang kualitasnya rendah karena tidak sesuai spesifikasi,” pesan Sekda.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto Jamal menyebutkan, terdapat beberapa titik lokasi di ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan yang saat ini sedang dilaksanakan peningkatan.

“Titik lokasi tersebut dimulai dari Ujung Jalan M Boya sampai ke depan terminal. Artinya, mulai dari ujung M Boya sampai Parit 6 sudah tuntas rigid yang dilakukan dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 milyar dari total keseluruhan alokasi anggaran Rp 28 milyar yang bersumber dari APBN,” pungkas Illyanto.

Sedangkan, dari sisa anggaran senilai Rp 9 Milyar, diungkapkan Illyanto, akan dipergunakan sebagai biaya pemeliharaan, yang terdiri dari pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. “Pemeliharaan rutin itu dilakukan bagi kerusakan ringan yang terjadi. Kalau pemeliharaan berkala itu untuk kerusakan sedang,” tukas Illyanto.

Selanjutnya, demi tercapainya pembangunan yang berkesinambungan, Illyanto berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat kembali mengalokasikan dana anggaran pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan pada tahun anggaran mendatang.

“Anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Sungai Akar – Bagan Jaya – Tempuling – Tembilahan berupa peningkatan dari aspal menjadi rigid yang dimulai dari Sungai Salak sampai Sungai Akar,” jelas Illyanto./diskominfops_inhil/adv




Ketua Umum IKA UR Inhil Lantik Pengurus IKA UR Kecamatan Kemuning

Kemuning, detikriau.org – Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA UR) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin melantik para pengurus IKA UR Kecamatan Kemuning masa bhakti 2018 – 2022 di halaman rumah dinas Camat Kemuning, Kelurahan Selensen, Kamis (8/2/2018) siang.

Pelantikan diikuti sedikitnya oleh 40 orang lulusan perguruan tinggi Universitas Riau asal Kecamatan Kemuning yang sekitar 80 persen berprofesi sebagai guru atau tenaga pendidik.

Pengurus IKA UR Kecamatan Kemuning resmi dibentuk setelah Ketua Umum IKA UR Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin menyerahkan bendera pataka kepada Ketua IKA UR Kecamatan Kemuning, Yunan Rizal, SPd.

Ketua Umum IKA UR, H Said Syarifuddin merasa sedikit terkejut dengan cukup banyaknya alumni Universitas Riau yang berasal dari Kecamatan Kemuning. “Itu pun belum terdata semua. Kalau sudah terdata mungkin bisa mencapai ratusan alumni,” ujar Said Syarifuddin.

Dalam sambutannya, Said Syarifuddin menceritakan sepenggal kisah tentang masa lalunya pada saat diharuskan memilih perguruan tinggi mana yang akan dituju setamatnya dari Sekolah Menengah Atas.

Kala itu, Said Syarifuddin mengaku bingung akan mendaftar ke Perguruan Tinggi yang mana. Atas pengalamannya tersebut, Said Syarifuddin mengingatkan kepada para siswa yang akan menamatkan pendidikannya di Sekolah Menengah Atas agar melakukan konsultasi ihwal Perguruan Tinggi yang akan dituju.

“Saya mendorong, menyarankan dan hanya sekadar saran. Pilihlah Perguruan Tinggi yang terbaik. Universitas Riau adalah salah satu yang terbaik dengan prestasi menjadi ranking 20 terbaik se – Indonesia dari ribuan Perguruan Tinggi yang tersebar,” jelas Said Syarifuddin.

Prestasi yang diperoleh Universitas Riau, dikatakan Said Syarifuddin, ditunjang juga dengan jumlah alumni yang relatif banyak tersebar, tidak hanya di Indonesia bahkan sudah mencapai hingga manca negara.

Disamping itu, Said Syarifuddin menuturkan, dari sisi kompetensi, lulusan Universitas Riau juga tidak mengecewakan. Lulusan Universitas Riau sudah mampu bersaing dengan lulusan dari Perguruan Tinggi terkemuka lainnya di Indonesia.

Terakhir, Said Syarifuddin mengharapkan, IKA UR Kecamatan Kemuning dapat memberikan kontribusi positif terhadap daerah, khususnya di bidang pembangunan. “Sering – seringlah berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan Kemuning. Susun program kerja yang berdampak positif, jangan yang muluk – muluk. Dan yang terpenting jangan vakum pasca dilantik,” tandas Said Syarifuddin.

Pada pelantikan IKA UR Kecamatan Kemuning ini, turut hadir mendampingi Ketua Umum IKA UR Kabupaten Inhil, H Said Syarifuddin, Sekretaris IKA UR Kabupaten Inhil, Dianto Mampanini, Ketua IKA UR Kecamatam Keritang, Mahmuddin dan sejumlah pengurus IKA UR Kabupaten Inhil lainnya./*




Sekda Inhil Berikan Kuliah Umum Kepada 313 Mahasiswa Baru STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H Said Syarifuddin memberikan Kuliah Umum Kepada 313 Mahasiswa/Siswi STAI Auliyaurrasidin Tahun 2016/2017, Senin (5/9/2016).

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Abdurrahman Siddiq di parit 6 Tembilahan Hulu sekaligus juga dilakukan penutupan  Orientasi Pengenalan Akademik & Kemahasiswaan (OPAK) STAI Auliaurrasyidin Tembilahan tahun 2016.

Selain Sekda, terlihat hadir Ketua Yayasan, Ketua STAI Drs. Muhammad Ilyas, MA, Dr.Ir.H.Sahrudin,MM,  Drs.Helmi.D,M.Pd dan dosen-dosen, Mahasiswa, khususnya 313 Mahasiswa baru STAI Auliaurrasyidin.

Sekda menyampaikan kuliah umum Tentang  Perkembangan dan Tantangan Tantangan Ekonomi Syariah  Di Indonesia menyampaikan bahwa lembaga islam, pemaham tentang ekonomi syariah diperlukan bagi seluruh mahasiswa, baik program study ekonomi syariah maupun program study.

“Saya menghimbau kepada mahasiswa baru untuk belajar dengan baik, bagaimana menggali ilmu semaksimal mungkin dan berprilakulah sebagai mahasiswa islam yang selalu mengikuti ajaran-ajaran islam,” kata Said Syarifuddin.

Selain itu, Said Syarifuddin yang juga diminta oleh pihak STAI Auliaurrasyidin untuk mengajar beberapa mata kuliah yang ada di program study syariah tidak menolak permintaan tersebut. “Insyaallah saya akan mengajar disini kalau memang di butuhkan oleh STAI,” tambahnya.

Sedangkan Ketua STAI Auliyaurrasidin, Drs. Muhammad Ilyas, MA saat diwawancarai mengatakan tujuan pelaksanaan kuliah umum ini setiap tahun dan setiap mahasiswa baru adalah untuk mengantar mahasiswa untuk kuliah selajutnya

Ia juga mengaku sangat bersyukur kehadiran Sekda Kabupaten Inhil karena bersedia memberikan materi yang ada sangkut paudnya masalah ekonomi syari’ah.

Atas kesediaan Sekda yang menjadi dosen di STAI Auliaurrasyidin, Ilyas sangat senang dan menyambut bai kehadiran Sekda untuk mengajar disini kalau memang bersedia menjadi dosen.

Kemudian, untuk Ilyas juga berpesan kepada seluruh mahasiswa/i untuk serius dalam menimba ilmu di STAI Auliyaurrasidin.

“Jangan kecewakan orang tua yang telah berkorban untuk membiayai kalian untuk menimba ilmu disini. Wujudkan harapan mereka agar kalian bisa menjadi orang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.

STAI Auliaurrasyidin Tembilahan menyediakan 4 Prodi pendidikan bagi mahasiswanya, yakni Pendidikan Agama Islam (PA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Ekonomi Syariah dan PGRA Pendidikan./Mirwan




Janji Lunasi Tunggakan Dalam Sepekan, PLN Alirkan Kembali Pasokan Listrik PDAM TI

TEMBILAHAN (detikriau.org) – PLN Rayon Tembilahan telah menyambungkan aliran listrik ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Indragiri.

Sambungan tersebut dilakukan pada hari Rabu (30/3/2016) kemarin, tepat setelah melakukan pertemuan antara PLN Tembilahan dan Sekdakab Inhil H Said Syarifuddin.

Dalam pertemuan itu, Sekda menjanjikan akan melunasi seluruh tunggakan PDAM dalam jangka waktu sepekan.

“Pak sekda sudah menjanjikan dan menetapkan waktu pelunasan, kita pun menerima dan langsung menyambungkan pasokan listrik,” kata Supervisor ADM PLN Rayon Tembilahan, Anton Ardhianto kepada detikriau.org, Sabtu (2/4/2016).

Jika janji tidak ditepati, lanjutnya, maka tindakan tegas kembali dilakukan dengan cara serupa sebelumnya.

Sekedar mengingatkan, PDAM Tirta Indragiri menunggak hutang kepada PLN tercatat sebesar Rp 731 juta yang terhitung sejak bulan Oktober 2015 sampai Maret 2016. Akibatnya, pihak PLN terpaksa memutuskan aliran listrik selama sepekan dari tanggal 24 sampai 30 Maret.

Bahkan sebelumnya, pemutusan serupa juga sempat dilakuakan pada bulan November 2015 karena tunggakan Rp 290 juta dari PDAM tidak dibayarkan./ Mirwan