11 Ribu Lebih Siswa SMP Sederajat di Inhil Ikuti UN 2016

Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo saat melakukan pantauan pelaskanaan UN SMP sederajat di salah satu sekolah
Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo saat melakukan pantauan pelaskanaan UN SMP sederajat di salah satu sekolah

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 11.124 siswa SMP sederajat se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2016.

Dari jumlah itu, 1 diantaranya mengikuti ujian di Lapas Kelas II A Tembilahan yakni siswa asal Kecamatan Pelangiran yang terlibat kasus Narkoba.

Tak hanya itu, 1 diantara lainnya juga dinyatakan mengundurkan diri. Hal tersebut diketahui disaat Wakil Bupati H Rosman Malomo melakukan peninjauan langsung pelaksanaan UN.

“1 peserta di Lapas dan ada 1 lagi mengundurkan diri,” kata Rosman.

Menurutnya, untuk sementara hanya itu masalah yang ditemukan. Untuk kelancaran ujian maupun kelengkapan soal tidak ada persoalan./ Mirwan/adv




Wabup Apresiasi Penerapan Program Getah Palem Polres Inhil

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo sangat mengapresiasi terhadap program Gerakan Tembilahan Pakai Helm (Getah Palem) dari Polres Inhil.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri deklarasi program Getah Palem di jalan Swarna Bumi Tembilahan, Minggu (24/4/2016).

“Atas nama pemerintah, saya menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada Polres Inhil yang telah mencanangkan program ini,” kata Rosman.

Menurutnya program itu merupakan suatu hal yang sangat positif sekali karena berdasarkan kejadian-kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama ini akibat tidak mematuhi aturan berlalu lintas, salah satunya tidak menggunakan helm.

Ia mengharapkan gerakan ini bisa berlangsung secara terus menerus, dan kalau bisa katanya bisa berlaku di Polsek-polsek disetiap kecamatan. Sehingga keselamatan dalam berkendara tidak hanya di kawasan ibu kota Kabupaten Inhil namun juga di lingkungan masyarakat kecamatan.




419 Peserta di Inhil Ikuti UN Paket C

Wakil Bupati Inhil. H Rosman Malomo saat meninjau secara langsung pelaksanaan UN hari pertama
Wakil Bupati Inhil. H Rosman Malomo saat meninjau secara langsung pelaksanaan UN hari pertama

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 419 orang mengikuti Ujian Nasional (UN) paket C di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) tahun 2016.

Dari jumlah itu, 300 peserta laki-laki dan 119 peserta perempuan yang tersebar di sejumlah daerah yakni di Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Kempas, Tembilahan Hulu dan beberapa lokasi lainnya.

“Ada 10 PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, red) yang melaksanakan UN ini,” sampaikan Kabid Dikmen Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil, Suwardi kepada awak media, Senin (4/4/2016).

Ratusan peserta paket C tersebut, lanjutnya, adalah seluruhnya mengikuti dijurusan IPS./ Mirwan




Bentuk BNNK Inhil, Wabup Sambangi Kemenpan-RB

image

 

 

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati (Wabup) Indragiri Hilir (Inhil), H Rosman Malomo melakukan pertemuan dengan perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Republik Indonesia (RI) di Jakarta, Jum’at (18/3/2016) kemarin.

Kedatangan Ketua BNK Inhil yang disambut langsung oleh Asisten Deputi Assesmen dan Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Kelembagaan 1 Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan-RB RI, Nanik Purwati ini, dalam rangka pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Negeri Seribu Parit.

Turut mendampingi Wabup Rosman saat itu, Ketua DPRD, Dani M Nursalam, Wakil Ketua Komisi I DPRD, H Bakri H Anwar dan anggota, serta Sekwan, H Fauzan Hamid, Kepala Kesbangpol, Darussalam dan sejumlah Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Wabup Rosman dalam sambutannya mengatakan, mengingat secara geografis wilayah Kabupaten Inhil berbatasan lansung dengan beberapa provinsi dan negara tetangga, maka sangat riskan akan peredaran Narkoba.

“Keberadaan BNNK sangat penting di Inhil, jadi Pemda telah menyediakan lokasi tanah untuk pendirian Kantor BNNK,” kata Wabup Rosman.

Sementara itu, Asisten Deputi Assesmen dan Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan Kelembagaan 1 Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kemenpan-RB, Nanik Purwanti menyatakan bahwa Kabupaten Inhil masuk daerah prioritas pembentukan BNNK di Propinsi.

“Sampai saat ini, sudah tidak ada lagi hambatan dalam pembentukan BNNK di Inhil,” imbuhnya. Adi/adv

 




Wabup Inhil Hadiri Rakor Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Pemprov Riau 2016

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri rapat koordinasi percepatan penanggulangan kemiskinan Pemerintah Provinsi Riau tahun 2016 di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Selasa (8/3/2016).

Rakor tersebut dibuka langsung oleh Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman dan dihadiri Wakil Bupati dan Walikota serta Ketua Tim Koordinasi Penanggulanggan Kemiskinan (TKPK) se-Riau.

Wakil Bupati Inhil menyampaikan bahwa ada beberapa peramasalahan yang dihadapai masyarakat miskin yang ada di Wilayah Kabupaten Inhil, salah satu diantaranya adalah masalah ekonomi.

“Mengingat masyarakat Inhil sebagian besar merupakan petani yang perlu dukungan infrastruktur di samping hasil produksi yang di dapatkan tidak seberapa serta masalah pendidikan yang dihadapi di Kabupaten Khususnya di Inhil masih terdapat beberapa target yang belum tercapai,” ungkap Rosman Malomo.

Perlu diketahui, sampai saat ini Badan Statistik Provinsi Riau dalam rilisnya menyatakan bahwa tingkat Kemiskinan di Riau Per Maret 2015 sebesar 531,39 ribu jiwa, jika dibandingkan Maret 2014 hanya sebesar 499,89 ribu jiwa. Artinya, tahun ini menujukkan dari tahun ke tahun mengalami peningkatan sekitar 20 persen. Mirwan/adv




Wabup Hadiri Sosialisasi HIV/Aids Tanpa Napza di PT Pulau Sambu Sungai Guntung

KATEMAN (detikriau.org) – Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H Rosman Malomo menghadiri kegiatan sosialisasi HIV/Aids tanpa Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif (Napza) di PT Pulau Sambu Sungai Guntung Kecamatan Kateman, Selasa (1/3/2016) kemarin.

Selain Wabup, juga dihadiri Kepala Disnakertras Kabupaten Inhil Masdar, pengurus KPA Inhil, Upika dan Camat Kecamatan Kateman serta 200 perwakilan perusahaan sebagai peserta sosialisasi.

Sosialisasi itu berlangsung selama dua hari sampai tanggal 2 Maret yang bertujuan untuk mencegah dan mengendalikan lajunya penularan HIV/Aids baik kepada masyarakat umum, kelompok pekerja, kelompok resiko tinggi tertular penyakit hingga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat penular.

Disamping itu juga bertujuan untuk meningkatkan upaya pencegahan HIV AIDS kepada masyarakat termasuk resiko tinggi rentetan masyarakat umum serta menyediakan dan meningkatan pelayanan perawatan dukugan dan perawatan bermutu, terjangkau, bersahabat dan berkesinambungan bagi populasi yang telah terinveksi HIV AIDS.

“Persoalan HIV/Aids ini sudah sangat membahayakan yang melanda seluruh negara di dunia, saat ini pengurangan terus dilakukan tapi ironisnya semakin dilakukan pengurangan dan pencegahan, penyakit malah semakin bertambah,” ungkap Rosman.

Sesuai dengan ketentuan lanjutnya, sosialisasi akan terus ditingkatkan. Apabila ditemukan seseorang yang mengidap atau terjangkit penyakit tersebut, pihak perusahaan harus cepat tanggap dan langsung melakukan tindakan agar tidak terjadi penularan yang signifikan.

Ia juga menyampaikan apabila seorang pekerja yang positif terindikasi mengidap penyakit HIV/Aids tidak boleh ada diskriminasi dari perusahaan karena hal itu menyangkut hak sebagai pekerja dan juga HAM, maka perlu dilakukan sosialisasi serupa kegiatan tersebut. Mirwan/adv