Setelah dibantah Soal Pemerasan, Kini Keluarga Tsk Lainnya Juga Ikut Bantah Kepemilikan Sajam

dsc_5253TEMBILAHAN (detikriau.org) – Keluarga Tersangka atas nama Ridwan, salah satu pelaku yang diduga ikut melakukan pengeroyokan terhadap salah seorang karyawan PT Riau Agri di Desa Pengalihan Kecamatan Keritang membantah kepemilikan Senjata Tajam (Sajam). Sebelumnya, keterangan pihak kepolisian akan tindakan pemerasan juga dibantah oleh keluarga Tsk lainnya berinisial A.

“Pada jumat (21/8), keluarga kami, Ridwan beserta sejumlah masyarakat ikut berunjuk rasa di PT Riau Agri hanya untuk meminta pekerjaan dan tidak menggunakan senjata tajam. Pada saat itulah pihak kepolisian menangkap saudara P dan A yang dituduh melakukan penganiayaan terhadap salah seorang karyawan perusahaan,” kata Syamsuddin di Tembilahan, Rabu (2/9/2015) malam.

Dijelaskannya, setelah menangkap P dan A, pihak kepolisian membawa kedua tersangka tersebut. Berjaarak sekitar 200 meter setelah pihak kepolisian membawa P dan A, Riddwan bersama teman-temannya berniat pulang setelah kedatangan mereka tidak ditanggapi pihak perusahaan. Kebetulan saja katanya mereka membawa mobil dengan sedikit kencang sehingga pihak kepolisian merasa dikejar.

“Saat polisi melakukan penggeledahan, ditemukan adanya senjata tajam di dalam mobil. Karena itu Ridwan beserta rombongan ditangkap, padahal Ridwan dan 5 kawannya hanya ingin pulang ke rumah” jelasnya lagi.

Syamsuddin menegaskan bahwa Sajam itu adalah milik saudara A yang merupakan salah seorang tersangka, dan itu sudah diakui tersangka. Sedangkan Ridwan dan yang lain sama sekali tidak tahu menahu dan tidak ada keinginan untuk mencegat polisi.

Sebelumnya, Polres Indragiri Hilir (Inhil) telah menangkap sejumlah dua orang tersangka setelah menerima laporan karyawan perusahaan yang menjadi korban. Bahkan, ada dua orang personil yang mengalami luka-luka saat melakukan aksi penangkapan kawanan preman di Pengalihan Kecamatan Keritang, Jumat (21/8) sekitar pukul 16.00 wib. Dua personil Polres Inhil yang mengalami luka-luka tersebut bernama Brigadir Zulfadil dan Berigadir Andomik. Keduanya mengalami luka-luka pada bagian wajah, punggung dan kaki.

Kapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik didampingi WaKapolres Inhil AKBP Hadi Wicaksono Sik didampingi Wakapolres Inhil Kompol Dhana Ananda Saputra serta PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman saat melakukan ekpose di Kantor Polres Inhil Jalan Gajah Mada Tembilahan, Rabu (26/8) lalu mengatakan sebanyak 2 tersangka yang melakukan pengroyokan tersebut serta 9 orang yang memiliki sajam sudah diamankan pihak kepolisian. Mereka dibekuk pihak kepolisian sektor Keritang yang dibantu oleh petugas kepolisian Polres Inhil. (mirwan)




Ridwan: Awalnya, Si Penderita Gizi Buruk Ini Disembunyikan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu) Harapan Tani Kecamatan Kempas Kabupaten Indragiri Hilir (Inhi), M Ridwan menyampaikan, si penderita gizi buruk Siti Saliah aawalnya disembunyikan oleh orang tuanya sendiri, yakni pasangan suami istri Saparudin dan Karinah.

“Waktu kami kesana beberapa waktu lalu, entah kenapa orang tuanya tampak sangat enggan memperlihatkan anaknya yang sedang menderita gizi buruk,” ujar Ridwan ketika dijumpai sejumlah awak media di RSUD Puri Husada Tembilahan, Senin (24/8/2015).

Ia menyebutkan, pertama kali yang menemukan anak yang baru berusia 2 tahun 4 bulan itu adalah Kader Pustu Harapan Tani bersama beberapa peserta KKN salah satu Universitas di Provinsi Riau pada hari Rabu (19/8) kemaren. Dari penemu adanya penderita gizi buruk itulah ia mengaku menerima laporan dari kadernya sendiri bahwa salah satu keluarga di desa itu sedang memerlukan bantuan.

Adapun bantuan yang dilakukan, diantaranya membantu menguruskan secara administrasi yang sangat penting dalam proses perawatan d RSUD. Sebab kala itu, pasangan suami istri tersebut belum memiliki Kartu Keluarga (KK), terlebih Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Selama ini, si penderita gizi buruk itu hanya diberi orang tuanya susu saset, meski pernah diberi ASI tetapi putus karena ibunya tengah mengandung anak ketujuh namun keguguran,” jelasnya dan juga menyampaikan bahwa kini ibu Siti kembali tengah mengandung anak dengan umur kandungan 8 Bulan.

Pada akhirnya, Siti pun kini dirujuk ke RSUD Puri Husada Tembilahan guna dilakukan mendapatkan perobatan secara intensive. Sedangkan biaya pengobatan, dikatakan Ridwan telah ditanggung oleh Jamkesda. (mirwan)




Ridwan Lantik Dewan Kerja Saka Penegak Pandega Pramuka Bhakti Husada

image-7TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Pamong Saka Bhakti Husada (SBH), Ridwan MKes melantik Dewan Kerja Saka Penegak Pandega Pramuka Bhakti Husada Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) periode 2015-2016, Sabtu (30/5/2015) malam.

Prosesi pelantikan yang dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini turut dihadiri jajaran pengurus SBH, serta Pembina Gugus Depan (Gudep) dan anggota SBH dari Gudep yang berpangkalan di SMA sederajat se-Kabupaten Inhil.

Pada kesempatan itu, Ketua Pamong SBH Inhil, Ridwan MKes berharap agar kegiatan yang dilaksanakan sempena malam kekeluargaan ini, dapat lebih mempererat jalinan silaturrahmi, baik antar pengurus maupun anggota SBH.

image-6“Mari kita galang kekuatan secara bersama-sama dan saling memberikan dukungan, dalam upaya  mensukseskan berbagai program dan kegiatan, guna mengembangkan dan memajukan SBH ke depan,” tutur Ridwan, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinkes Inhil.

Selanjutnya, mantan Kabag Humas Setda Inhil ini berpesan kepada seluruh anggota SBH, untuk bisa mempelajari dan memahami 6 krida yang ada di SBH, yakni tentang kesehatan, lingkungan, obat-obatan, gizi dan lain sebagainya.

“Paling tidak, kita harapkan adik-adik bisa mengetahui sejak dini bagaimana menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik untuk pribadi dan keluarga, lingkungan rumah hingga di lingkungan sekolah masing-masing,” pesannya.

Usai prosesi pelantikan tersebut, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Upacara Api Unggun dan penampilan pentas seni oleh masing-masing perwakilan anggota SBH dari Gudep yang berpangkalan di SMA sederajat se-Kabupaten Inhil.(adi/adv)




Dinkes Gelar Pertemuan Pemutakhiran Data Profil Kesehatan

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes memberikan sambutan.
Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes memberikan sambutan.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Sub Bagian Perencanaan dan Pengendalian menggelar pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan tahun 2015, Kamis (21/5/2015)

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Wijaya Kusuma Kantor Dinkes Inhil, Jalan M Boya Tembilahan ini diikuti sebanyak 27 peserta, yang merupakan perwakilan dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Inhil.

Sekretaris Dinkes Inhil, Ridwan MKes dalam sambutannya saat membuka pertemuan mengatakan, data merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu perencanaan, khususnya yang berkaitan langsung dengan program kesehatan masyarakat.

Para peserta mengikuti pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan tahun 2015

Para peserta mengikuti pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan
Para peserta mengikuti pertemuan pemutakhiran data profil kesehatan

Oleh karena itu, setelah mengikuti pertemuan ini diharapkan nantinya para peserta dapat bekerja dengan lebih serius dan maksimal dalam mengumpulkan dan menginput data. Apalagi, seperti diketahui bahwa data kesehatan ini tidak berbentuk statis, tetapi melainkan bergerak dinamis.

“Contohnya saja data kematian, tentu tidak akan tetap berjumlah 5 setiap bulannya, pasti ada naik atau turun, begitu juga dengan data-data lainnya,” tutur Ridwan.

Jadi, lanjut mantan Kepala Bagian Humas Setda Inhil ini, sangat penting memberikan penyegaran kembali kepada aparatur dan tenaga kesehatan, baik yang ada di Puskesmas maupun Dinkes Inhil, sehingga dapat terus meningkatkan kompetensi dan kinerjanya, sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Ke depan, kita juga ingin agar Puskesmas lebih terbuka tentang data dan informasi kesehatan yang ada di wilayah kerjanya, serta meningkatkan koordinasi dan komunikasi antar seluruh pihak terkait,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perencanaan dan Pengendalian Dinkes Inhil, Edi Irawan SKM menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan, untuk menggambarkan secara umum situasi, kondisi dan keadaan di Negeri Seribu Parit, khususnya di bidang kesehatan.

“Kegiatan ini juga dimaksudkan, untuk mengevaluasi sejauhmana capaian dan hasil dari program yang selama ini kita berikan,” terang Edi.

Selanjutnya, data profil ini akan dijadikan sebagai acuan dalam perencanaan, pelaksanaan monitoring dan evaluasi program kesehatan di tahun berikutnya.

“Apalagi, setiap tahunnya kita selalu menerbitkan profil Dinkes, yang diambil dari data-data UPT Puskesmas dan jaringannya,” imbuhnya.(adi/adv)




Dinkes Inhil Rekrut Pelajar SLTA Jadi Anggota Saka Bhakti Husada

Sekretaris Dinas Kesehatan, Ridwan Ahim saat memberikan arahan
Sekretaris Dinas Kesehatan, Ridwan Ahim saat memberikan arahan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) merekrut pelajar SLTA jadi anggota Saka Bhakti Husada, baik dari SMA, SMK maupun MA yang ada di kota Tembilahan. ahad (1/3)

Kepala Dinkes Kabupaten Inhil, Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Sekretaris Dinas, Ridwan Ahi, menyebutkan bahwa anggota Pramuka Saka Bhakti Husada ada dari tingkat Kwartir Cabang , Ranting hingga pramuka penegak yang ada di wilayah kerja masing-masing.

Untuk ditingkat ranting lanjutnya, belum lama ini pihaknya telah meminta semua Puskesmas yang ada di 20 kecamatan untuk melakukan pelatihan sama halnya yang dilakukan oleh Dinkes saat ini. Sebab, mulai hari ini hingga sembilan bulan kedepan sejumlah anggota pramuka dari pelajar kota Tembilahan terlebih dahulu dilakukan pelatihan oleh Dinkes untuk dijadikan anggota Saka Bhakti Husada.

Sangat diharapakannya setelah itu, Saka Bhakti Husada ini kedepan mampu menjadi cerminan Saka Bhakti Husada lainnya di Provinsi Riau, dan harapan ini katanya tidak mustahil tercapai sebab, diakuinya beberapa waktu lalu Kwartir Kabupaten Inhil pernah dikenal sebagai Kabupaten Pramuka.

“Ini yang kita harapkan kedepan Saka Bhakti Husada Kabupaten Inhil bisa menjadi cerminan di Riau,” Tekad Ridwan, Ahad (1/3)

Pada pengumpulan sore itu, mantan kabag Humas Setdakab Inhil ini mengaku kegiatan ini sengaja berpakaian bebas seperti biasa, bertujuan agar terasa lebih akrap.

“Karena ini pemula, jadi kita bebaskan saja dulu pakaiannya,” Pungkasnya.(mirwan/advetorial)




Ranting Saka Bhakti Husada Diminta Lakukan Pelatihan Perilaku Hidup Sehat

Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim
Sekretaris Dinas Kesehatan Inhil, Ridwan Ahim

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh ranting pada Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhakti Husada Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) diminta untuk melakukan pelatihan perilaku hidup sehat di wilayah kerjanya masing-masing.

Permintaan tersebut disampaikan Ketua Saka Bhakti Husada, Ridwan MKes terkait dengan telah dilantiknya kepengurusan organisasi kepramukaan di lingkungan Diskes Inhil ini oleh Bupati, HM Wardan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Ridwan, dalam upaya mendukung dan mewujudkan Inhil sebagai Kabupaten Pramuka, maka pihaknya mempunyai peran dan tugas untuk menggalakkan kegiatan kepramukaan, khususnya di lingkup aparatur dan tenaga kesehatan di Negeri Seribu Parit.

“Saka Bhakti Husada ini mempunyai ranting-ranting di 27 Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah di Inhil. Jadi, kami harapkan mereka dapat melakukan pelatihan terutama tentang perilaku hidup sehat dan lain sebagainya,” tutur Ridwan kepada detikriau.org di Kantor Diskes, Jalan M Boya Tembilahan, kemarin.

Adapun sasaran pelatihan tersebut, lanjut mantan Kabag Humas Setda Inhil ini adalah kalangan pemuda dan remaja, yang terdiri dari siswa SMP dan SMA sederajat.

“Dengan adanya pelatihan ini, disamping para peserta mendapatkan ilmu tentang kepramukaan, mereka juga akan memperoleh informasi tentang dunia kesehatan,” terangnya.

Apalagi saat ini, kata Ridwan lagi, sudah ada beberapa ranting yang telah melakukan pelatihan, seperti di Kuala Lahang dan Pulau Kijang.

“Jadi, kami harapkan hal seperti ini dapat ditiru dan turut dilakukan oleh ranting-ranting lainnya,” imbuhnya.(adi)