Kunjungi INHU, Plt Gubri Himbau Masyarakat Tidak Lakukan Pembakaran Lahan

Foto: mediacenter riau
Foto: mediacenter riau

Rengat (detikriau.org) – Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan termasuk untuk tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu munculnya kabut asap.

Selain itu, Plt Gubernur Riau mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas diluar ruangan dan jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan agar menggunakan masker sesuai standar kesehatan.

Terkait masih pekatnya kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Inhu dan sebagaian besar wilayah Riau, Plt Gubernur berharap aktivitas belajar mengajar tetap dilakukan dirumah dengan bimbingan orangtua dan disesuaikan dengan edaran ataupun pemberitahuan dari pemerintah daerah masing-masing.

“Mudah-mudahan dalam suasana Idul Adha 1436 H ini, kita berdoa bersama agar kabut asap yang menyelimuti wilayah Riau dapat segera berakhir sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” Sampaikan Plt Gubri disela kunjungannya ke posko Karlahut Inhu yang ada di Bandara Japura, Kecamatan Lirik. Kamis (24/9) kemaren

Untuk diketahui, kunjungan Plt Gubri dilakukan untuk melihat langsung penanganan kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Inhu sekaligus meninjau persiapan kedatangan Presiden Jokowi di Selensen, Kabupaten Indragiri Hilir.   Ikut mendampingi Plt Gubernur Riau pada kunjungan tersebut Danrem 031 Wirabima Brigjend TNI Nurendi MSi (Han), Kapolda Riau Brigjend Pol Drs Dolly Bambang Hermawan serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger.

Kedatangan Rombongan Plt Gubri di Inhu disambut langsung oleh Penjabat Bupati Inhu H Kasiarudin, Plt Sekda Inhu Isdjarwadi, Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo SIK serta anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan sejumlah pejabat terkait dilingkungan Pemkab Inhu.

Usai berkunjung ke Posko Penanggulangan Karlahut di Bandara Japura, rombongan Plt Gubernur Riau menuju Selensen Kabupaten Inhil dengan menggunakan dua helikopter.  (rizal)




Upayakan PErbaikan Ruas Jalan Provinsi, Bupati Terus Jalin Komunikasi Dengan Pemrov

Kondisi salah satu ruas jalan provinsi di kota Tembilahan seperti ini sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat. diharapkan hal ini menjadi perhatian serius Pemrov Riau untuk menyegerakan perbaikannya
Kondisi salah satu ruas jalan provinsi di kota Tembilahan seperti ini sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat. diharapkan hal ini menjadi perhatian serius Pemrov Riau untuk menyegerakan perbaikannya

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Bupati kabupaten Indragiri Hilir, HM Wardan menyatakan sudah kerap kali menyampaikan kondisi rusaknya sejumlah ruas jalan provinsi yang ada di Inhil kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Sesedihnya masyarakat, Bupati mengaku lebih sedih karena keberadaan kondisi jalan yang parah itu ada di wilayah kepemimpinannya.

“Dari hasil koordinasinya kepada pihak Provinsi, hingga saat ini memang masih belum bisa dilihat pembangunan secara fisik, namun ada harapan akan dialokasikan. Bahkan, kucuran dana nantinya akan sesuai harapan,” ujar Bupati disela menyampaikan sambutan Safari Ramadhan di kelurahan Sungai Piring kecamatan Batang Tuaka, kemaren.

Dicontohkannya, salah satunya jalan penghubung antara Sungai Luar ke Sungai Piring. Kucuran dana penghubung antar daerah ini sudah diketahuinya kurang lebih Rp 8 Miliyar. Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur jalan penghubung lainnya.

“Kemungkinan tahun 2016 mendatang sudah dimulai pekerjaannya,” ungkapnya sambil menyatakan komitmen untuk terus melakukan koordinasi serta komunikasi baik terhadap Pemprov.

Dengan demikian, orang nomor satu di Negeri Sri Gemilang ini meminta kepada masyarakat Kabupaten Inhil untuk tetap bersabar dan saling mendukung dalam memperjuangkan Negeri ini. (mirwan/advertorial)




Wabup Pinta Pemerintah Provinsi dan Pusat Bantu Perbaiki Kerusakan Perkebunan Kelapa di Inhil

kebun-kelapaTEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pusat diminta untuk membantu dan turut bersama-sama dalam memperbaiki kondisi kerusakan perkebunan kelapa masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Inhil, H Rosman Malomo terkait dengan semakin parahnya kerusakan perkebunan kelapa di Negeri Seribu Parit, baik karena intrusi air laut maupun permasalahan lainnya.

Dikatakan pria yang berasal dari Kelurahan Benteng, Kecamatan Sungai Batang ini, apabila hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Inhil saja, tentu tidak akan cukup untuk memperbaiki kerusakan perkebunan kelapa masyarakat selama ini.

Oleh karena itu, Wabup Rosman berharap kepada Pemprov Riau dan Pusat, untuk ikut ambil bagian dalam menanggulangi permasalahan tersebut, sehingga tidak semakin meluas.

“Jangan sampai keberadaan kelapa di Inhil hanya tinggal nama dan kenangannya saja,” tutur Wabup Rosman dalam sambutannya saat menghadiri salah satu kegiatan di Kota Tembilahan, belum lama ini.

Selanjutnya, Wabup Inhil dua periode ini menekankan agar permasalahan tersebut tidak terus dibiarkan dan harus menjadi prioritas utama untuk segera dibenahi serta dicari solusi dan jalan keluarnya bersama-sama.

“Mudah-mudahan ke depan, Inhil yang dikenal juga dengan sebutan hamparan kelapa dunia ini, bisa tetap ada dan terus dipertahankan hingga ke generasi-generasi berikutnya,” imbuhnya.(adi/advertorial)




Pemprov Riau Diminta Segera Perbaiki Jembatan Sungai Nyiur

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diminta untuk segera memperbaiki jembatan Sungai Nyiur Kecamatan Tanah Merah yang saat ini kondisinya sudah sangat memperihatinkan.

Permintaan tersebut disampaikan Anggota DPRD Inhil, Edi Haryanto Sindrang saat berbincang dengan sejumlah awak media di Gedung DPRD Jalan HR Soebrantas Tembilahan, belum lama ini.

Dikatakan Edi, keberadaan jembatan ini merupakan tanggung jawab Pemprov Riau, karena berada di jalan lintas provinsi dan jalan negara.

“Kalau saja jembatan ini menjadi kewenangan kebupaten, tentu kita siap menganggarkannya, tapikan ini tanggung jawab provinsi,” tutur Edi.

Oleh karena itu, lanjut politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) Inhil ini, Pemprov Riau harus secepatnya mengatasi persoalan tersebut karena keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Seperti kita ketahui bersama, keberadaan jembatan dan jalan penghubung sangat penting bagi masyarakat, khususnya untuk membuka keterisolasian dan akses dari suatu daerah ke daerah lainnya,” imbuhnya.(adi/adv)




Wabup Lepas Kafilah Pawai Ta’aruf

21bBagansiapiapi (detikriau.org) – Wakil Bupati Rokan Hilir, Riau, Erianda, SE secara resmi melepas kafilah pawai ta’aruf musabaqoh tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XII Tingkat Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (21/5) sore. Pelepasan Pawai dipusatkan di halaman Kantor Bupati Rokan Hilir, Jalan Merdeka Bagansiapiapi.

Pelepasan peserta Pawai Ta’aruf tersebut dihadiri Plt Sekdakab Rohil Drs. H. Surya Arfan, M.Si, Ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan bersama sejumlah anggota, Kapolres Rohil AKBP Subiantoro, SH S.Ik, Para Asisten, Kepala Dinas, Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Rohil.

Wakil Bupati Rokan Hilir, Riau Erianda dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para peserta dan kepada masyarakat Kabupaten Rokan Hilir. Karena, kegiatan Pawai Taaruf MTQ kali ini diikuti oleh ribuan peserta dan mereka begitu antusias sekali, termasuk masyarakat yang menyaksikan.

“Diharapkan tahun depan akan semakin meriah lagi,” kata Erianda.

Sementara itu, Ketua Panitia Pawai Ta’aruf H. Ferry H Parya mengungkapkan, maksud dan tujuan Pawai ini dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi diantara peserta khususnya, dan masyarakat Rohil pada umumnya. Selain itu juga sebagai sarana untuk memberikan informasi kepada masyarakat melalui program-program yang sudah dijalankan maupun yang akan dilaksanakan.

“Peserta Pawai Ta’aruf ini diikuti sebanyak 18 kecamatan se- Rokan Hilir. Kemudian, juga diikuti oleh Dinas, Badan dan kantor dilingkungan Pemkab Rohil sebanyak 25 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sedangkan Drum Band diikuti sebanyak 5 unit,” jelasnya.

Pada Pawai Ta’aruf kali ini tambahnya, juga diikuti oleh barisan “Berkuda” dari Propinsi tetangga Sumatera Utara.

“Diperkirakan jumlah peserta yang mengikuti pawai ini mencapai 6 Ribu orang. Sementara rute perjalanan dimulai dari Jalan Merdeka menuju jalan Pahlawan, kemudian dilanjutkan ke jalan Bangko menuju Jalan Perwira dan terakhir dijalan Riau,” pungkas Ferry. [tris/adv]




HPN Riau 2015 Bertema Kelapa, Dani Minta Insan Pers Sebarluaskan Kondisi Perkelapaan di Inhil

imageTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Dewan Perwakilan‎ Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil), Dani M Nursalam meminta kepada seluruh insan pers, untuk menyebarluaskan pemberitaan, baik melalui media cetak, online maupun media elektronik tentang kondisi perkelapaan terkini di Kabupaten Inhil.

Permintaan tersebut disampaikan politiai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Inhil ini dalam sambutannya saat menghadiri ramah tamah Pemkab Inhil bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau dan Inhil serta masyarakat, di kediaman dinas Bupati Inhil, Jalan Kesehatan Tembilahan, Jumat (20/3/2015) malam.

Dikatakan Dani, sesuai dengan tema yang diangkat pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Riau tahun 2015 yang dipusatkan di Negeri Seribu Parit, yakni kelapa, tentu akan memberikan dampak yang cukup besar bagi perkebunan kelapa di Inhil.

“Berhubung pada HPN kali ini mengangkat tema tentang kelapa, maka kita minta pihak media dapat terus memfollow up berita yang berkaitan dengan kondisi perkebunan kelapa kita,” tutur Dani.

Dijelaskan Dani, sebenarnya kelapa ini sangat berbeda dengan gas, bbm dan beras yang memiliki nilai politis, sehingga jika terjadi permasalahan, maka pemangku kepentingan dalam hal ini Pemerintah dengan cepat mengambil keputusan dan kebijakan yang berkaitan dengannya.

“Sekarang, kebun kelapa petani di Inhil sudah banyak yang rusak, ditambah lagi tidak stabilnya harga kelapa, yang membuat permasalahan ini semakin menyengsarakan petani. Ini yang perlu di ekspos oleh media,” terangnya.

Dengan begitu, lanjut Dani, Pemerintah Pusat dapat mengetahui bagaimana sesungguhnya kondisi dan permasalahan perkelapaan di lapangan.

“Saya sangat senang HPN diadakan di Tembilahan, karena bagi saya pena wartawan itu lebih tajam daripada pedang, sehingga dengan kegiatan ini saya yakin akan dapat membantu mensejahterakan petani kelapa di Inhil,” imbuhnya.(adi/adv)