Wakil Bupati Inhu H Khairizal Lepas Peserta Pawai Taaruf

“sekaligus membuka secara resmi bazar MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu”

Rengat, detikriau.org – Wakil Bupati Inhu H Khairizal melepas peserta pawai taaruf sekaligus membuka secara resmi bazar MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu yang dilaksanakan di Desa Seresam, Kecamatan Seberida, Minggu (21/8) pagi. Pawai taaruf yang diikuti para kafilah serta penggembira dari seluruh kecamatan se Kabupaten Inhu ini berlangsung meriah.

Selain melepas peserta pawai taaruf, Wakil Bupati Inhu H Khairizal juga melantik dewan hakim MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu yang berjumlah 80 orang yang berasal dari Kabupaten Inhu dan Provinsi Riau di Lapangan Sepakbola Desa Seresam yang menjadi lokasi Astaka MTQ Kabupaten Inhu.

Pawai taaruf MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu ini dilaksanakan dengan melintasi sejumlah jalan di  Desa Seresam. Tampak hadir seluruh camat se Kabupaten Inhu yang langsung memimpin peserta pawai taaruf dari masing-masing kecamatan. Selain itu, turut hadir sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Inhu.

Wakil Bupati Inhu H Khairizal yang hadir bersama istri Hj Marlinawati Khairizal menyampaikan bahwa pawai taaruf dan bazar merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Inhu. Kegiatan ini bertujuan untuk menyemarakkan sekaligus menumbuhkan semangat serta antusiasme masyarakat agar berpartisipasi mensukseskan MTQ tingkat Kabupaten Inhu. “Dan yang tidak kalah pentingnya, pawai taaruf merupakan bentuk syiar Islam kepada masyarakat,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wabup juga mengajak seluruh pihak untuk mensukseskan pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu dan bersama-sama membangun citra positif pelaksanaan MTQ, sehingga masyarakat akan tetap antusias serta mendukung setiap pelaksanaan MTQ dan kegiatan keagamaan lainnya yang dilaksanakan Pemkab Inhu.

Sementara itu, saat melantik dewan hakim MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu, Wabup H Khairizal menegaskan bahwa dewan hakim harus independen dan bebas dari segala macam intervensi, pengaruh kepentingan serta godaan untuk berpihak, sehingga pelaksanaan MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu ini benar-benar telaksana secara jujur dan adil seperti harapan kita semua.

Wabup juga mengungkapkan bahwa hasil dari MTQ ke-46 tingkat Kabupaten Inhu ini akan menjadi rujukan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Riau sekaligus menjadi bahan evaluasi dan masukan bagi Pemkab Inhu. Karena itu, Pemkab Inhu secara penuh telah melimpahkan tugas dan tanggungjawab tersebut kepada dewan hakim.“Pemkab Inhu melarang keras peserta yang didatangkan dari luar daerah yang bukan putra dan putri terbaik dari Inhu. Jika itu terbukti, saya minta agar di diskualifikasi,” tegasnya.

Wabup juga mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan MTQ tingkat nasional lalu, salah seorang kafilah yang berasal dari Kabupaten Inhu berhasil meraih juara pertama di bidang kaligrafi. Wabup berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi sekaligus membuktikan bahwa putra dan putri dari Kabupaten Inhu mampu berprestasi hingga tingkat nasional.(zal)




Libatkan 40 OKP, KNPI Inhu Agendakan Pemilihan Ketua

Ketua KNPI Inhu, Suprihandayani SE
Ketua KNPI Inhu, Suprihandayani SE

Rengat, detikriau.org, Musyawarah Daerah (Musda)Dewan Pimpinan Daerah (DPD)  Komite Nasional pemuda Indonesia (KNPI) kabupaten Indragiri Hulu (INHU)  dalam waktu dekat akan dilaksanakan oleh  para pemuda yang ada di kabupaten Inhu. Pesta domokrasi pemilihan Ketua DPD KNPI kabupaten Inhu ini  dikarenakan masa kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Inhu periode 2013 – 2016 segera akan berakhir.

saat ini panitia Musyawarah Daerah (Musda) XIII pemilihan Ketua DPD KNPI Kabupaten Inhu periode 2016 – 2019 sudah mulai dibentuk.

“Untuk tahapan Musda XIII KNPI Inhu sudah dirancang dan draf tahapan tersebut sudah disampaikan kepada DPD tingkat I KNPI Provinsi Riau,” ujar Ketua KNPI Kabupaten Inhu Suprihandayani SE didampingi sekretaris Setiawan SSI, Rabu (10/8).

Dikatan , sesuai jadwal tahapan Musda XIII KNPI Kabupaten Inhu diawali dengan sosialisasi pelaksanaan Musda. Kemudian bersamaan dengan itu, yakni pada Sabtu (13/8) hingga Selasa (16/8) mendatang sudah memasuki tahapan pendaftaran organisasi kepemudaan (OKP) dan Pengurusan Kecamatan (PK) KNPI.

Menurut Suprihandayani, Dalam perjalanannya dari beberapa agenda yang di rancang dalam tahapan pelaksanaan Musda terdapat adanya verifikasi OKP dan PK KNPI, pendaftaran calon ketua, verifikasi calon ketua, pengumuman hasil verifikasi calon ketua, debat dan penyampaian visi misi kandidat serta pelaksanaan Musda.

“Sesuai rencana pelaksanaan Musda dilaksanakan pada Selasa (30/8) hingga Rabu (31/8),” papar orang akrab dipanggil Ando ini.

Dari data yang ada sambungnya, OKP peserta Musda KNPI Kabupaten Inhu mencapai sebagai 40 organisasi. Namun demikian, OKP yang ada masih akan dilakukan verifikasi aktual untuk mengikuti Musda. Untuk semua rangkian kegiatan pelaksanaan Musda KNPI, akan dijalankan secara keseluruan oleh panitia Musda.

“Tahapan dan pelaksanaan agenda Musda menjadi kewenangan panitia pelaksana Musda,” Tegas Ando.

Namun demikian  tahapan yang sudah dirancang masih menunggu persetujuan DPD tingkat I KNPI Provinsi Riau. Sebab pelaksanaan Musda XIII tetap melalui persetujuan dan arahan DPD KNPI Provinsi Riau. “Mudah-mudahan tahapan ini tidak ada kendala dan pemilihan Ketua KNPI Kabupaten Inhu pada (zal)




Samakan Persepsi, Kesbangpol Inhu Gelar Dialog Dengan Masyarakat

“Masalah Ketahanan Ekonomi dan SDA”

Rengat, detikriau.org – Kesamaan persepsi antara masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi masalah terkait ketahanan ekonomi dan sumber daya alam (SDA) suatu daerah menjadi sesuatu hal yang penting untuk dikomunikasikan.

Sebagai bentuk upayanya, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Inhu menggelar forum dialog di Aula Wisma Ferdy Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat, Selasa (9/8/2016).

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Inhu H Khairizal itu turut menghadirkan dua narasumber yakni Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Dirjen Kesbangpol Jakarta dan Rudolf Butar-Butar dari Badan Kesbangpol Propinsi Riau.

“Selain untuk menyamakan persepsi tentang potensi ketahanan ekonomi dan SDA yang ada di Inhu serta bagaimana mengembangkan dan memberdayakannya, forum dialog ini juga menjadi upaya untuk mengetahui potensi konflik sekaligus upaya pencegahan terjadinya konflik itu sendiri,”ujar Kepala Kesbangpol Inhu H Adri Bahar selaku Ketua Pelaksana.

Maka dari itu, ia mengharapkan agar seluruh peserta yang ikut dalam forum dialog ini dapat mengikuti kegiatan ini dapat mengikutinya dengan baik.

Sementara itu, Wakil Bupati Inhu H Khairizal menganggap forum dialog antara pemerintah dengan masyarakat seperti ini perlu untuk dilakukan. Sebab, upaya pengelolaan potensi sumber daya alam dan ekonomi di Inhu sejauh ini dinilai belum begitu maksimal.

Untuk itu, melalui kegiatan ini diharapkan akan memunculkan satu persepsi yang sama sebagai upaya untuk meminimalisir munculnya masalah terkait dengan ketahanan ekonomi dan SDA di daerah masing­-masing.

Wabup juga meminta agar koordinasi antara setiap mitra kerja, dalam hal ini masyarakat dengan Pemkab Inhu perlu untuk terus dilakukan guna suksesnya  pelaksanan pembangunan.

Total, sebanyak 80 peserta dari tujuh kecamatan di Inhu ikut serta pada forum dialog ini.

Turut hadir pada kegiatan itu, sejumlah Kepala Dinas, Kepala Kantor dan pejabat lain di lingkungan Pemkab Inhu (zal)




Pemkab Inhu Laksanakan Shalat Idul Fitri dan Upacara HUT RI di Stadion Narasinga Rengat

Stadion Narasinga Rengat, Foto: net
Stadion Narasinga Rengat, Foto: net

Rengat, detikriau.org – Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1437 H dan Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71 akan dilaksanakan di Stadion Narasinga Rengat. Hal ini disebabkan Lapangan Hijau Rengat yang biasanya digunakan untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri dan Upacara HUT RI masih dalam tahap pengerjaan.

“Lokasi Shalat Idul Fitri 1437 H yang disiapkan Pemkab Inhu tahun ini sebenarnya sama dengan tahun lalu, yakni ada lima titik atau lokasi. Tetapi untuk Lapangan Hijau karena belum bisa digunakan, dialihkan ke Stadion Narasinga Rengat. Begitu juga upacara HUT RI tahun ini yang akan dilaksanakan di Stadion Narasinga Rengat,” ujar Wakil Bupati Inhu H Khairizal, Rabu (22/6) di Aula Bappeda dan Litbang Inhu.

Rapat koordinasi persiapan peringatan hari besar keagamaan Idul Fitri 1437 H dan HUT RI ke-71 ini juga dihadiri Komandan Kodim (Dandim) 0302 Inhu, Letkol Inf Mujibburahman Hadi serta perwakilan Polres Inhu dan pimpinan SKPD dilingkungan Pemkab Inhu.

Dijelaskan Wabup, lima lokasi Shalat Idul Fitri yang dipersiapkan diantaranya Stadion Narasinga Rengat, Halaman Kantor Bupati Inhu Pematangreba, Masjid Raya Ar Rahman, halaman Masjid Mukhlisin Rengat dan Masjid Ar Rahim Rengat.

“Apabila hari hujan, maka pelaksanaan Shalat Idul Fitri di Stadion Narasinga Rengat akan alihkan ke masjid terdekat dan untuk rombongan Bupati Inhu bersama pejabat Forkopimda akan dialihkan ke Masjid Ar Rahim Rengat,” ucapnya.

Selain itu, pada malam menyambut Idul Fitri 1437 H, Pemkab Inhu kembali melaksanakan pawai obor, becak dan mobil hias yang diikuti SKPD dilingkungan Pemkab Inhu, perwakilan masjid dan mushalla di Kecamatan Rengat serta ormas.

Pawai obor, becak dan mobil hias ini akan mengambil start di depan Gedung Sejuta Sungkai Rengat dan direncanakan akan diperlombakan. “Teknis mengenai rute serta daerah persiapan akan dibicarakan lebih lanjut secara bersama oleh pihak kepolisian, Pemkab Inhu dan TNI,” tuturnya.

Agar pelaksanaan pawai obor berjalan tertib dan lancar, Wabup juga minta sebelum pelaksanaannya terlebih dahulu diselenggarakan teknikal meeting, sehingga setiap peserta sudah mengetahui dimana posisi dan penempatannya. “Dan yang tidak kalah penting adalah kesiapan ambulance dan tenaga medis,  sebab seperti tahun-tahun sebelumnya, pawai obor akan lebih banyak diikuti anak-anak,” terangnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Inhu, H Abdul Kadir mengungkapkan bahwa petugas-petugas yang akan mengisi pelaksanaan Shalat Idul Fitri sudah diusulkan kepada Bupati Inhu melalui Bagian Kesra Setda Inhu.“Kami hanya mengimbau nantinya kepada para jemaah membawa sajadah untuk pelaksanaan Shalat karena lokasi Stadion Narasingan jauh lebih luas dan besar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kabupaten Inhu, Armansyah mengungkapkan bahwa pihaknya sudah melakukan seleksi terhadap 38 calon anggota Paskibraka. Mereka akan mulai menjalani karantina pada tanggal 20 Juli mendatang atau selama 3 pekan.

Sedangkan untuk memeriahkan HUT RI ke-71, Pemkab Inhu akan menggelar sejumlah pertandingan diantaranya bola voli tingkat pelajar SMA se Kabupaten Inhu putra dan putri, lomba futsal tingkat pelajar SMA sederajat serta lomba gerak jalan yang merupakan agenda rutin tiap tahun. (Zal)




Disaksikan Wabup Khairizal, Polres Inhu Musnahkan Barang Bukti Miras dan Sabu

pemusnahan minuman rengatRengat, detikriau.org – Hari pertama puasa Ramadhan 1437 H, Kepolisian Resort (Polres) Indragiri Hulu memusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai merk hasil operasi Pekat tahun 2016 di halaman Mapolres Inhu, Jalan Ahmad Yani Rengat, Senin (6/6) pagi. Selain Miras, ikut dimusnahkan beberapa barang bukti hasil kejahatan seperti narkotika jenis sabu, ribuan petasan dan makanan kadaluarsa.

Pemusnahan barang bukti yang dipimpin Kapolres Inhu AKBP Abbas Basuni ini disaksikan langsung Wakil Bupati Inhu H Khairizal, perwakilan Kodim 0302 Inhu, Kejari Rengat serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Inhu H Abdul Kadir dan Ketua LAMR Inhu H Zulkifli Gani.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 700 botol miras berbagai merk, 85 liter minuman tradisional (tuak), narkotika jenis shabu seberat 110,52 gram serta ribuan batang petasan jenis pentol korek dan beberapa botol minuman dan makanan kadaluarsa.

“Seluruh barang bukti kejahatan ini merupakan hasil sitaan dari operasi pekat jajaran Polres Inhu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H yang dimulai sejak 27 Mei hingga 05 juni kemarin,” ungkap Paur Humas Polres Inhu, Ipda Yarmen Djambak di sela-sela pemusnahan barang  bukti.

Diungkapkannya, barang bukti narkotika jenis sabu merupakan hasil sitaan dan penangkapan terhadap dua pelaku di Desa Sungai Dawu, Kecamatan Rengat Barat dan Kecamatan Pasir Penyu pada akhir Mei lalu.

Pemusnahan ratusan botol miras dilakukan menggunakan alat berat. Sedangkan pemusnahan sabu yang dilakukan dengan cara di blender setelah sebelumnya dicampur air mineral dan cairan pembersih lantai. Sedangkan untuk tuak dan minuman kadaluarsa dituangkan kedalam tempat limbah. Dan, untuk ribuan petasan dimusnahkan dengan dimasukkan kedalam wadah berisi air.

Usai pemusnahan, pada kesempatan itu Wabup Inhu H Khairizal bersama Kapolres Inhu AKBP Abbas Basuni serta sejumlah pejabat lainnya melakukan penandatanganan berita acara terkait dengan pemusnahan brang bukti kejahatan ini.

Wakil Bupati Inhu H Khairizal mengapresiasi upaya yang telah dilakukan Polres Inhu dalam upaya memberantas peredaran narkotika, miras dan tindak kejahatan lainnya. Meski demikian, upaya tersebut harus didukung dengan peran serta aktif dari seluruh element masyarakat.(zal)




Khairizal Hadiri Pelantikan Ketua dan Pengurus GOW Inhu

Rengat, detikriau.org, Lenggak-lenggok penari cilik yang membawakan tarian Persembahan oleh anak-anak TK An-Namiroh mengawali acara Pelantikan Ibu Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Indragiri Hulu Masa Bhakti 2016-2021 di Gedung Sejuta Sungkai Kamis (26/5).

Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Inhu Khairizal,Wakapolres Kompol Ferly Rosa Putra, Anngota Dewan Wisma Heppy,SKPD Inhu, Camat se Inhu, Organisasi Wanita yang ada di Inhu dan Ketua GOW yang akan dilantik beserta anggotanya serta BKOW dari Provinsi Dinawati, beserta rombongan

Dalam sambutannya Ketua GOW Hj. Marlinawati Khairizal mengatakan bahwa dengan adanya organisasi-organisasi wanita ini adalah bukti bahwa wanita juga mampu untuk berprestasi

Dinawati, selaku perwakilan dari BKOW Propinsi Riau berharap dengan dilantiknya Ketua GOW Inhu yang baru maka mekanisme Organisasi dapat berjalan dengan baik. Dinawati, juga menjelaskan betapa pentingnya Organisasi-organisasi Wanita yang masuk ke dalam GOW Dan ternyata masih banyak organisasi Wanita yang sudah memasuki level Nasional namun belum bergabung bersama GOW.

Khairizal selaku Pembina GOW Kab. Inhu mengatakan ada beberapa tantangan yang dihadapi wanita saat ini untuk lebih bekarya. Diantaranya wanita menjadi Cinderella Syndrom atau ketakutan yang dimiliki wanita untuk maju dan sukses serta menduduki posisi tinggi. Hal ini dikarenakan dilatarbelakangi oleh Budaya, dukungan dari Lingkungan serta asumsi masyarakat yang menilai aneh jika kaum wanita menjadi pemimpin. Hal tersebut dikarenakan terdapat pergeseran nilai yang tertanam bahwa kesuksesan hanya dinilai dari materi saja yang menjadi patokan ataupun acuan.

Wakil Bupati H. Khairizal juga menjelaskan solusi untuk menghadapi hal tersebut adalah dengan adanya Persamaan dan Keragaman. Persamaan garis pemikiran antara pria dan wanita yang terdapat kesamaan hak. Sementara Keragaman dapat dilihat dari Kodratnya masing-masing.

Sebagai Pembina GOW Kab Inhu Khairizal berharap agar GOW terlantik dapat menunjukan prioritas dalam bekerja dan dalam melakukan aktualisasi diri sebagai wanita yang juga menanamkan nilai-nilai mulia yanjg harus dijaga sehingga tantangan wanita dapat dihadapi dan dijalani sesuai dengan visi misi organisasi. Tidak hanya itu, beliau juga berharap agar GOW mampu berperan aktif dalam membantu pemerintah Kab. Inhu./ zal