Defisit 1 MW, Budi: Pemadaman Hanya Pada Siang Hari

imagesTEMBILAHAN (detikriau.org) – Manajer PLN Rayon Tembilahan Budi Warman menyebutkan, saat ini listrik kota Tembilahan kembali diberlakukan pemadaman bergilir karena terjadinya gangguan pada beberapa unit mesin, namun pemadaman hanya diberlakukan pada siang hari.

“Kalau malam tidak akan ada lagi pemadaman bergilir. Pemadaman hanya diberlakukan pada siang hari, Ujar Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman, Selasa (1/9/2015).

Beberapa unit mesin yang mengalami gangguan, dijelaskan Budi, pertama terdapat pada 2 unit mesin PLN di jalan Gunung Daek yang mengalami kebocoran radiator disebabkan sudah keropos. Kerusakan itu sudah terjadi sekitar 1 minggu belakang, kemudian 1 unit mesin lagi terdapat gangguan bearing conrod sejak tanggal 30 Agustus kemarin.

Selain itu, juga terdapat beberapa gangguan pada mesin sewa, diantaranya mesin sseewa empat bintang, terjadi gangguan oli bercampur air pada mesin unit 3 dan gangguan crank shaft pada mesin unit 9.

Sedangkan mesin sewa Bima Golden, pada mesin unit 1 terdapat gangguan radiator, mesin unit 5 terdapat kompresi bocor, unit 8 terdapat gangguan piston gores dan unit 9 mengalami kebocoran radiator.

“Saat ini mesin sewa Bima Golden tersebut sedang dalam proses perbaikan dan dalam waktu dekan akan segera beroperasi. Terlebih pada unit 9, gangguan pada radiator bocor itu malam ini sudah bisa beroperasi,” paparnya.

Dikatakannya, efek dari sejumlah gangguan tersebut, maka daya listrik kota Tembilahan saat ini mengalami defisit lebih kurang 1 MW. Sebab itulah untuk dimalam hari tidak terjadi pemadaman bergilir karena WIC membantu daya 1 MW. (mirwan)




PLN Datangkan 6 Unit Mesin, Akhir Mei Pemadaman Diupayakan Berakhir

Manajer PLN Area Rengat, Armunanto (baju kaos belang) dan Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budiwarman memperlihatkan unit mesin yang baru didatangkan
Manajer PLN Area Rengat, Armunanto (baju kaos belang) dan Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budiwarman memperlihatkan unit mesin yang didatangkan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Mengatasi persoalan defisit daya yang melanda Kota Tembilahan dan sekitarnya, Managemen PLN Area Rengat mendatangkan sebanyak 6 unit mesin tambahan, yang dikirim dari berbagai daerah, seperti Padang, Jambi dan Pekanbaru.

Menurut Manager PLN Area Rengat, Armunanto, mesin-mesin yang telah didatangkan di PLN Rayon Tembilahan saat ini, diantaranya 2 unit mesin yang direlokasi dari PLN Area Jambi, dengan kekuatan daya sebesar 700 KW, serta 2 unit mesin PLN yang berkekuatan daya sebesar 1 MW.

“Kemudian, kami juga akan mendatangkan 1 unit mesin dari Pekanbaru, dengan kekuatan 650 KW dan 1 unit mesin lagi, yang direlokasi dari Padang, serta ditambah generator mobile dari Pekanbaru berdaya 200 KW,” tutur Armunanto saat ditemui sejumlah awak media di Kantor PLN Rayon Tembilahan, Sabtu (23/5/2015).

Dengan didatangkannya 6 unit mesin tersebut, lanjut Armunanto, pihaknya dan managemen PLN Rayon Tembilahan akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan permasalahan defisit listrik di Kota Tembilahan saat ini.

” kami mohon masyarakat bisa bersabar dan memberikan kami kesempatan untuk menyelesaikannya dalam waktu yang sesingkat mungkin,” tambahnya.

Senada dengan itu, Manager PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman menjelaskan, apabila semua mesin yang didatangkan ini bisa beroperasi, maka PLN Rayon Tembilahan akan mendapatkan tambahan daya sebesar 2,4 MW, yang digunakan untuk menutupi defisit daya yang mencapai 3,6 MW.

“Jika ditambah dengan mesin PLN yang sedang diperbaiki saat ini, insya Allah pada 30 Mei nanti tidak ada lagi pemadaman, dengan catatan tidak ada lagi unit mesin lainnya yang rusak,” terangnya.(adi)




Pemadaman 8:8 diperkirakan Masih Berlanjut dalam 1 atau 2 Hari Kedepan

Hearing Komisi III DPRD Inhil bersama manajer PLN Rayon Tembilahan belum lama ini. Foto: detikriau.org/mirwan)
Hearing Komisi III DPRD Inhil bersama manajer PLN Rayon Tembilahan belum lama ini. Foto: detikriau.org/mirwan)

Tembilahan (detikriau.org) – Durasi pemadaman bergilir 8 jam hidup dan 8 jam mati semakin memperburuk citra pelayanan PLN dimata pelanggannya. Diperkirakan, Pemadaman dengan durasi ini masih tetap berlanjut hingga 1 atau 2 hari kedepan.

“Mesin sewa kapasitas kecil (400kw. Red) milik mega power sudah masuk di PLTD parit 4. sekarang sedang kita pasang. Insyaallah selesainya, dalam 1 atau 2 hari kedepan durasi pemadaman kita sudah bisa kembali 2 hari hidup dan 1 hari mati,” Ujar Manajer PLN Rayon Tembilahan, Budi Warman melalui sambungan selularnya, minggu (15/3) malam

Perbaikan mesin-mesin sewa lainnya seperti tiga bintang menurutnya masih menunggu material. Namun diyakini dalam bulan ini juga sudah bisa dirampungkan.

“jika perbaikan sudah tuntas ditambah mesin sewa baru kapasitas 4 Mw, insyaallah april mendatang pasokan daya kita sudah dapat kembali normal.” Tambah Budi

Dalam kesempatan itu, Budi kembali memintakan pengertian dan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan PLN atas kondisi yang terjadi saat ini. (aam)