2000 an Guru di Inhil Segera Terima Dana Sertifikasi

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sekitar Rp 16 milyar dana sertifikasi yang diperuntukkan bagi 2 ribuan lebih tenaga guru siap untuk dibayarkan. Proses pencairanya melalui bank-bank yang sudah ditunjuk dan langsung dikirim ke rekening para guru.

“Dananya langsung ditranfer ke rekening masing-masing guru yang memang sudah bersertifikasi,”Sampaikan Plh Disdik Inhil, Ahmad Ramani, Rabu (17/9).

Menurut Ramani, pembayaran dana sertfikasi triwulan ke II ini hanya untuk 2 bulan, yakni bulan April dan Mei. Hal ini disebabkan dana yang dikirim pemerintah pusat melalui Kementrian Pendidikan hanya cukup untuk pembayaran 2 bulan sertifikasi.

Ia berharap para guru mempergunakan dana tersebut untuk sarana dan prasarana pembelajaran, sehingga guru yang bersertifikasi lebih inovatif dan kreatif dalam memajukan dunia pendidikan di Negeri Sri Gemilang.(dro/*1/adv pemkab inhil)




DEMO BATAL. KAMIS, DEWAN AGENDAKAN HEARING

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Rencana aksi demo yang akan dilakukan petani Desa pancur Kecamatan Keritang hari ini, Rabu (18/7) dibatalkan. Direncanakan, besok, Kamis (19/7) DPRD Inhil kembali akan melaksanakan hearing terkait persoalan petani Desa Pancur dengan PT. Palma Satu di Gedung DPRD Inhil.

“Benar, rencana aksi kita hari ini dita batalkan. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan hasil kunjungan ke lokasi konflik oleh unsure Upika Kecamatan Keritang Kemaren. Insyaallah besok persoalan ini akan dilanjutkan melalui hearing di DPRD Inhil.” Ujar Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Selamat, Achmad Rizal Zuhdi ketika dikomfirmasi detikriau.org melalui sambungan telepon selularnya, rabu (18/7).

Camat Keritang, Ahmad Ramani juga membenarkan bahwa persoalan penyerobotan lahan oleh PT. Palma Satu ini besok akan dihearingkan di DPRD Inhil. “ Ya. Saya sudah terima undangannya.” Jawab Camat melalui sambungan telepon. (fsl)




PT. PALMA SATU “DEGIL”, BESOK PETANI AKAN MELAKUKAN DEMO

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) –Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Selamat Desa Pancur Kecamatan Keritang besok, (rabu, 18/7) agendakan aksi demontrasi dilahan mereka yang kini di duduki pihak PT.Palma Satu. Aksi ini digelar untuk mendesak pihak perusahaan menghentikan segala aktifitas yang kini masih terjadi diatas asset milik mereka.

Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Gapoktan Selamat, Achmad Rizal Zuhdi kepada wartwan, Selasa (17/7).” Pemberitahuan rencana aksi ini sudah kita sampikan kepada pihak Polres Inhil beberapa hari yang lalu,”Terang Rizal.

Dijelaskan Rizal, aksi ini mereka lakukan untuk meminta PT.Palma Satu menghentikan aktifitas alat berat mereka yang kini masih terus bekerja dan mendesak agar seluruh alat berat ini untuk segera ditarik serta menuntut agar pihak perusahaan mengirimkan perwakilan mereka terkait perampasan lahan milik mereka oleh PT. Palma Satu.

Terkait persoalan petani desa pancur dengan PT. palma Satu ini dibenarkan adanya oleh Camat Kecamatan Keritang, Ahmad Ramani. Menurut pengakuan Ahmad Ramani, untuk melihat sejauhmana kebenaran dan fakta terkait persoalan ini, hari ini, senin (17/7) UPIKA Kecamatan Kerintang langsung turun ke lokasi komflik.

“Kami saat ini berada di lokasi untuk mengecek sejauh mana aktifitas PT Palma Satu di lapangan dan kebenaran laporan yang disampaikan petani Pancur. Menurut penilaian saya, perusahaan ini memang “degil.” ungkap Camat Keritang, Ahmad Ramani kepada wartawan, Selasa (17/7/12). (fsl)