Ada Kabar Oknum Wartawan Ngaku Anggota PWI Memeras. Masyarakat di Minta Lebih Teliti

pwiTEMBILAHAN (detikriau.org) – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) M Yusuf menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Inhil untuk mewaspadai  dan lebih teliti terhadap aksi penipuan dari oknum yang mengaku anggota PWI.

“Tolong jika ada wartawan yang melakukan pemerasan dan mengatas namakan PWI, segera laporkan kepada kami,” sebut Yusuf di Kantor PWI Inhil, Tembilahan, kemarin.

Sementara itu, Sekretaris PWI Inhil Mayanto, Selasa (1/9/2015) menyebutkan, himbauan tersebut disampaikan karena belakangan ini pihaknya mengaku menerima laporan dari segelintir masyarakat bahkan beberapa lembaga di Inhil yang menjadi korban pemerasan oleh oknum yang mengaku sebagai anggota PWI.

Menyikapi hal itu, pihaknya meminta untuk lebih mewaspadai dan jikapun kembali ditemukan anggota PWI yang meragukan, kata Maryanto jangan sungkan-sungkan untuk mempertanyakan secara detail.

“Kalau benar sebagai wartawan anggota PWI, maka mereka pasti memiliki kartu anggota yang diterbitkan oleh PWI pusat. Kalau tidak, maka bisa dipastikan mereka oknum wartawan gadungan yang mengaku sebagai anggota PWI,” tegasnya. (mirwan)




Sengketa Lahan, Besok, PWI Inhil Bertandang ke Kecamatan GAS

indexTEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) aagendakan sambangi Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) terkait adanya sengketa lahan masyatakat desa Rambaian dengan PT Citra Palma Kencana, Sabtu (22/8/2015) besok.

Rencana tersebut disampaikan langsung Ketua PWI Kabupaten Inhil, M Yusuf kepada sejumlah awak media di Kantor PWI Inhil jalan Telaga Biru, Tembilahan Hulu, Jumat (21/8/2015). Dikatakannya, wacana turun tersebut karena ingin membuktikan kebenarannya, sebab beberapa waktu lalu, warga setempat sempat mengadu kepada PWI.

“Jika nantinya di lapangan terbukti perusahaan menyerobot atau merusak lahan masyarakat, maka kita akan berusaha melakukan mediasi kedua belah pihak agar didapat keputusan yang saling menguntungkan. Secara otomatis, perusahaan wajib mengganti kerugian masyarakat. Jikapun perusahaan ingin membeli lahan tersebut, maka haruslah dengan nilai yang wajar,” kata Yusuf.

Disamping itu, jika mediasi tersebut tidak menghasilkan keputusan yang bisa diterima oleh kedua belah pihak, Yusuf nyatakan akan melaporkan apa yang ditemui di lapangan kepada pihak berwajib. (mirwan)




Wakili Bupati, Plt Sekda Sambut Silaturahmi Kuli Tinta

6Bagansiapapi (detikriau.org) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Rokan Hilir mengadakan silaturahmi dengan pemkab setempat. Hasil silaturahmi tersebut, sama-sama disepekati, hubungan Pemkab Rohil dengan wartawan, akan lebih diharmoniskan lagi, salah satunya rencana menggelar coffe morning setiap bulannya.

Silaturahmi dilaksanakan Jumat (6/2/15) di coffe shop Hotel Lion, Pemkab Rohil yang pada awalnya direncanakan dihadiri Wakil Bupati Erianda, namun karena kondisi sebelumnya ada acara keluarga sampai malam hari, sehingga diwakilkan kepada Plt Sekda Surya Arfan, Asisten III, Ali Aspar dan Kabag Humas Hermanto.

Silaturahmi ini merupakan silaturahmi pertama yang dilakukan PWI Rokan Hilir kepada pemkab setempat, sejak terbitnya Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 038-PKU/PP-PWI/2014 tentang Pengukuhan Pengurus PWI Kabupaten Rokan Hilir masa bakti 2013-2016, tanggal 25 Februari 2014.

Plt Sekda Suya Arfan menyambut baik silaturahmi yang dilaksanakan, pihak Pemkab Rohil membuka diri dengan PWI Rokan Hilir, terutama menjalin komunikasi.

Komunikasi menurut Surya Arfan sangat penting, dia mencontohkan, ketika terjadi gonjang  ganjing pemindahan IPDN beberapa waktu lalu, segera dibentuk forum peduli IPDN, sehingga suasana sekarang sudah aman.

“Sangat kita sambut baik kegiatan ini, kami sudah berencana dengan Pak Asisten, Pak Kabag, ada coffe morning, tapi saya minta persetujuan  Bapak Bupati dululah, saya inikan orang nomor tiga ni, Pak Wakil udah oke dia, tinggal Pak Bupati lagi, setiap hari Sabtu, setiap bulannya, kalau tidak di mes atau dilantai empat ruangan staf ahli,” rencana Surya Arfan.

Cuma yang menjadi persoalan diakui Surya Arfan, siapa saja wartawan yang bakal diundang, dia minta Kabag Humas selektif menentukannya.

Ditempat yang sama, Ketua PWI Kabupaten Rokan Hilir, Jaka Abdilah didampingi pengurus lainnya berharap dibawah kepemimpinan Bupati Suyatno dan Wakil Bupati Erianda, ada sebuah perubahan paradigma pola pikir cara memandang profesi wartawan.

“Pondasi-pondasinya sudah dilakukan oleh Pak Anas, kita tinggal berharap, apa yang dibuat Pak Anas tadi dalam hal yang positif, hubungan silaturahmi, hubungan komunikasi yang sudah terbina ini, bisa kita pertahankan, bisa kita harmoniskan, dan kita lestarikan,” harap Jaka. [tris/adv]