Dewan: Fasilitas yang Baik Semestinya Juga diimbangi Dengan Pelayanan yang Baik

Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto
Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto

Tembilahan, detikriau.org – Penyediaan fasilitas kesehatan yang baik sudah seharusnya juga dapat diimbangi dengan pemberian pelayanan yang baik pula.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Inhil, H Adriyanto kepada awak media usai menghadiri pencanangan PIN Polio, serta peresmian pemakaian 4 UPT Puskesmas dan 18 Pustu baru bertempat di jalan Sederhana Kecamatan Tembilahan Hulu, Senin (7/3/2016) kemarin.

.Dicontohkan Adriyanto, peresmian pemakaian gedung baru UPT Puskesmas Tembilahan Hulu yang dibangun dengan menelan dana APBD Inhil sebesar Rp 1,4 Miliar ini tentunya harus diimbangi dengan kinerja yang baik dan optimal.

“Sekarang gedungnya sudah bagus, jadi harus diimbangi dengan pelayanan yang bagus pula,” tutur Adriyanto.

Untuk itu, lanjut pria yang akrab disapa H Ateng ini, Kepala Puskesmas harus terus memantau kinerja para petugas kesehatan di lapangan. Apabila ada oknum yang tidak bekerja secara maksimal segera diambil tindakan tegas.

“Jangan sampai gara-gara satu oknum merusak nama Puskesmas. Itulah yang saya katakan, jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga,” imbuhnya. Adi




27 Petugas Promkes Pukesmas se-Inhil Ikuti Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Kampanye HIV AIDS

image-2TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sebanyak 27 petugas pengelola program Promosi Kesehatan (Promkes) di UPT Puskesmas se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti pertemuan monitoring dan evaluasi kampanye HIV AIDS, Rabu (26/8/2015).

Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Diskes) Inhil di aula Hotel Dubest Tembilahan ini, menghadirkan narasumber dari aparatur yang memang kompeten dibidangnya, dengan materi peningkatan pengetahuan komprehensif HIV AIDS pada usia 15-24 tahun, persentase dan diskusi hasil kegiatan kampanye Aku Bangga Aku Tahu (ABAT), serta monitoring dan evaluasi.

image-3Kasi Promkes Diskes Inhil, Fitri Astuti mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan agar diperolehnya data, informasi yang akurat dan potensial serta pencapaian kinerja kegiatan kampanye ABAT di seluruh UPT Puskesmas di Negeri Seribu Parit.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu melakukan persentase hasil kegiatan kampanye ABAT di wilayah kerjanya masing-masing,” tutur Fitri.

Selain itu, para peserta juga diharapkan bisa mengetahui apakah pelaksanaan penyuluhan sudah dilakukan sesuai dengan langkah-langkah penggunaan media KIE ABAT, serta mengetahui kapan pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan, penanggung jawab tempat sasaran maupun kepada sasaran.

“Mudah-mudahan, kegiatan ini dapat memberikan masukan terhadap hal-hal yang perlu dalam meningkatkan pengetahuan sasaran tentang HIV AIDS,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid PPKDPK Diskes Inhil, Ns Matzen berpesan agar seluruh pesera dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya, guna menekan penyebaran penyakit HIV AIDS di Kabupaten Inhil.

“Ini semua dalam rangka mewujudkan Kabupaten Inhil yang sehat,” imbuhnya. (adi/adv)




Sidak Hari Pertama Masuk Kerja, Kadiskes Minta Aparatur Tegakkan Disiplin

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Seluruh aparatur di lingkungan Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) hingga Puskesmas dan Pustu diminta untuk menegakkan disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Diskes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie saat ditemui detikriau.org usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Gajah Mada dan Puskesmas Tembilahan Hulu, Rabu (22/7/2015).

Dikatakan Alvi, dari hasil sidak tadi pagi, diketahui bahwa tingkat kehadiran para pegawai di dua puskesmas tersebut sangat memuaskan dan sesuai dengan apa yang telah diinstruksikan sebelumnya, yakni tidak ada penambahan hari libur lebaran Idul Fitri 1436.

“Ini terbukti dari absensi kehadiran para pegawai yang kita lihat langsung di lapangan, yang mencapai 99 persen,” tutur Alvi.

Selanjutnya, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Inhil ini mengingatkan kepada seluruh aparatur dan tenaga kesehatan untuk terus meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang juga tak kalah pentingnya bagi kita adalah menegakkan disiplin dalam bekerja, termasuk melaksanakan kewajiban apel pada pagi dan sore hari,” pesan Alvi. (adi/adv)




Kadiskes : Pustu Barometer Pelayanan Terdekat Bagi Masyarakat

dsc_0213TEMBILAHAN (detikriau.org) – Tahun anggaran 2015 ini, Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di seluruh wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) masih menjadi prioritas, untuk lebih dimaksimalkan peranannya di tengah-tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwi saat ditemui detikriau.org di ruang kerjanya, belum lama ini.

Dikatakan Alvi, pihaknya ingin seluruh Pustu yang saat ini secara fisik bangunannya sudah mencapai 154 Pustu itu dapat benar-benar mendukung dan menunjang penyediaan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

“Kami mau Pustu menjadi barometer untuk pelayanan terdekat bagi masyarakat. Ini tentunya bukan pekerjaan yang mudah, karena perlu komitmen bersama antar seluruh pihak terkait,” terangnya.

Dijelaskan Alvi, tekad itu akan didukung 100 persen dengan penguatan perencanaan serta pemahaman terhadap aturan dan sinkronisasi antar program, yang kedepannya diharapkan bukannya hanya capaian program yang terjadi, tetapi adalah efektifitas dan efisiensi dalam pemanfaatan anggaran, untuk mencapai paripurnanya kesehatan di Inhil.

“Salah satu mungkin yang perlu kita sikapi dengan bijak, misalnya kita bertekad di tahun 2017 nanti Inhil bebas pasung. Itulah diantaranya contoh perbaikan konprehensif untuk kesehatan, yang kami sudah mulai tata sejak RPJMD dan draft Rensra kita di pemerintahan yang baru ini,” imbuhnya.(adi)




Bayi tak Diimunisasi dan Ditimbang, Siti Munziarni : Petugas Harus datang Langsung Ke Rumah Sasaran Berikan Pelayanan

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Turun ke Posyandu merupakan tanggung jawab seluruh tenaga kesehatan terutama para bidan, yang bertugas di Puskesmas. Oleh karena itu, tanpa dibantu dan diminta pun harus melaksanakannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi KIA, KB dan Gizi, Siti Munziarni dalam paparannya saat memberikan sosialisasi di Puskesmas Teluk Pinang, Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), beberapa waktu lalu.

Dikatakan Munziarni, Bidan PTT bertugas untuk mengisi kekosongan Bidan PNS di daerah pedesaan. Jadi, apabila ditemukan adanya bayi yang tidak diberikan imunisasi dan ditimbang oleh orang tuanya, maka petugas harus mendatangi langsung ke rumah-rumah sasaran.

“Langkah ini bertujuan, untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung bagi bayi tersebut,” tutur Munziarni.

Selanjutnya, Munziarni berpesan kepada seluruh tenaga kesehatan, untuk meningkatkan kerjasama dan saling memberikan dukungan, dalam upaya mensukseskan berbagai program kesehatan, khususnya di bidang KIA, KB dan Gizi.

“Laksanakanlah tugas dan tanggung jawab dengan sebaik dan semaksimal mungkin, karena keberadaan tenaga kesehatan terutama para bidan sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” imbuhnya.(adi/adv)




Ratusan Masyarakat di Tempuling Ikuti Bhakti Sosial Tajaan Yayasan SPMAA

“Kerjasama Dengan Dinkes dan Puskesmas”

Ket foto : Terlihat masyarakat sedang mengikuti proses pengobatan alternatif, dengan cara bekam.
Ket foto : Terlihat masyarakat sedang mengikuti proses pengobatan alternatif, dengan cara bekam.

TEMBILAHAN (detikriau.org) – Ratusan masyarakat di Kecamatan Tempuling mengikuti kegiatan bhakti sosial yang ditaja oleh Yayasan Sumber Pendidikan Mental Agama Allah (SPMAA) cabang Provinsi Riau, Kamis (5/3/2015).

Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Bumi Asih, Desa Karya Tunas Jaya ini, bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Inhil dan Puskesmas setempat.

Adapun kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan saat itu, diantaranya pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, pemeriksaan mata dan pemberian kaca mata, serta bekam secara gratis bagi masyarakat sekitar.

Kepala Dinkes Inhil, DR Hj Alvi Furwanti Alwie melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Dasar, Hayandi menyatakan sangat menyambut baik penyelenggaraan bhakti sosial tersebut, karena memberikan dampak positif bagi upaya peningkatan pelayanan dan kesehatan masyarakat.

“Jadi, siapapun dan dimanapun pelaksanaannya, kami dari Dinkes dan Puskesmas siap mendukung serta bekerjasama,” tutur Hayandi.

Selanjutnya, ia juga mengimbau dan mengajak berbagai pihak lainnya, untuk turut bersama-sama dalam menyukseskan berbagai program pemerintah, khususnya di bidang kesehatan.

“Kita harapkan yayasan dan pihak lainnya dapat menjadikan ini sebagai contoh, sehingga dapat juga dilaksanakan di daerah masing-masing,” imbuhnya. (adi/adv)