DPRD Inhil Berikan Masukan Untuk PLN Rayon Tembilahan

Ketua Komisi Tiga DPRD Inhil, Feriyandi
Ketua Komisi Tiga DPRD Inhil, Feriyandi

TEMBILAHAN (www.detikriau.org)– Ketua Komisi Tiga DPRD Indragiri Hilir (Inhil), Feriyandi, meminta agar pihak PT PLN Rayon Tembilahan, melakukan perawatan mesin (overhaul) secara terjadwal.  
Menurut Politisi Partai Golkar ini, PLN selama ini selalu beralasan terputusnya aliran listrik dikarenakan adanya pekerjaan overhaul. Dampak dari semua itu, menimbulkan tanggapan tidak baik ditengah masyarakat. Bahkan banyak yang menduga adanya permainan.
“Pihak PLN jelas mengetahui secara pasti kondisi mesin yang ada sehingga tentunya pelaksanaan perawatan bisa dijadwalkan. Sebelum pekerjaan itu dilaksanakan, untuk menghindari pemutusan aliran listrik, ada baiknya PLN mempersiapkan mesin pembangkit cadangan.” Ujar Feriyandi.
Disamping persoalan itu, ia juga menyarankan agar penerimaan pelanggan baru disesuaikan dengan ketersediaan daya agar tidak menimbulkan defisit daya.
Peningkatan kebutuhan daya terbilang wajar seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk. Namun kebijakan untuk melakukan penambahan pelanggan, tentunya harus disesuaikan dengan kemampuan dan ketersediaan daya. Jika  tetap juga harus dilakukan, konsekuensinya pihak PLN tentunya harus mempersiapkan penambahan mesin pembangkit.
Permasalahan lainnya, terkait lampu penerangan jalan, Feriayandi juga memintakan agar pencatatannya dilakukan dengan benar. Kurang lebih 25 ribuan pelanggan PLN  setiap bulannya dibebani kewajiban untuk membayarkan biaya penerangan jalan. Nominalnya tentu tidak sedikit  ditambah kurang lebih Rp 1 Milyar yang harus disubsidi melalui APBD Inhil setiap tahunnya.
“Selama ini, pembebanan biaya hanya dihitung berdasarkan jumlah lampu penerangan jalan. Padahal banyak dari lampu penerangan itu tidak lagi berfungsi dengan baik. Agar biaya yang dikeluarkan bisa terukur, salah satunya bisa dilakukan dengan pemasangan alat pencatat pemakaian daya.” Imbuh Feriyandi.(dro/*1)




Ramadan Giliran Pemadaman PLN Masih Diberlakukan.

TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Jelang Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang,  PT PLN  Rayon Tembilahan tidak menjamin ketersediaan pasokan listrik sehingga giliran pemadaman masih akan diberlakukan.

 

“Kita tak bisa berikan jaminan karena perbaikan mesin pasca kebakaran di parit IV belum maksimal,” Ujar Manajer Rayon PLN Tembilahan, Husnul ketika dikomfirmasi wartawan, kamis (19/7) di Tembilahan.

Ia menjelaskan, bahwa pada dasarnya PLN tidak membeda-bedakan antara bulan Ramadhan dengan bulan-bulan lainnya. PLN akan melayani pelanggan secara maksimal, meski memasuki Ramadhan, Lebaran dan hari besar lainnya. Dan pihaknya mengaku terus berupaya untuk dapat menormalkan kembali mesin-mesin tersebut dalam waktu dekat ini.

 

“Dalam waktu dekat ini diharapkan keadaan dapat kembali normal. Dan saat ini kami masih berusaha agar di awal puasa ini sudah ada mesin tambahan yang beroperasi guna meminimalisir terjadinya pemadaman,” pungkasnya.(Am)