TEMBILAHAN (detikriau.org) – Sejumlah calon peserta yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau, asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) saat ini sedang menjalani Trening Center (TC).
Dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Kesra, Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Inhil, HM Arifin, kemarin. Trening merupakan bagian dari tahapan pembinaan yang dilakukan terhadap para calon peserta MTQ Riau mendatang untuk semua cabang yang diperlombakan.
TC dimulai daritahap seleksi terhadap para pemenang dan para mantan juara MTQ tingkat Kabupaten pada tahun-tahun sebelumnya. Mereka yang terjaring akan dibina agar lebih memiliki potensi.
“Setelah kita dapatkan calonnya baru kita latih dan kita bina selama beberapa bulan menjelang dilaksanakanya MTQ Provinsi mendatang,” jelasnya. Para pembinanya melibatkan pelatih senior dan berpengalaman.
Untuk di Tembilahan, TC ditempatkan di dua titik. Sepeti rumah Kapilah, Jalan Lingkar. Dilokasi itu ditempatkan peserta cabang Tilawah, Tahtil, Tahfiz dan Tafsir. Lokasi ke dua, di Sekretariat LPTQ Jalan Gajah Mada. Disana ditempatkan peserta cabang Khatt, Fahmil, Syahril dan MMQ.(dro/*1).
Bupati dan Wakil Bupati inhil Ikuti rapat percepatan integrasi Jamkesda
Pekanbaru (detikriau.org) – Bupati dan Wakil Bupati Inhil menghadiri acara rapat percepatan integrasi Jamkesda Provinsi Riau ke Progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2015. Pada kegiatan yang dilaksanakan di aula Melati gedung Kantor Gubernur Riau itu, Bupati dan Wakil Bupati juga didampingi oleh Kepala Disnas Kesehatan (kadiskes), Kepala Dinas Sosial (Kadisos) dan bappeda. Rabu (8/10/2014)
Bupati Inhil, HM Wardan usai kegiatan mengatakan sambutan baiknya untuk penyelenggaraan percepatan integrasi Jamkesda Provinsi Riau ke Progam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun 2015 ini. Saat ini menurut Bupati, Kab Inhil sedang melakukan proses penyusunan RAPBD dan budget sharing antara provinsi dan kabupten inhil dalam kegiatan ini akan direaliasikan.
“Kesepakatan budget sharing ini akan segera kita realisasikan,” ujar Bupati sambil menyatakan bahwa sebagaimana ditetapkan, budget sharing provinsi dengan Kab Inhil dengan pola 50:50
Sebelumnya, kepala BPJS kesehatan divisi regional II, Benjamin Saut PS menyatakan bahwa hasil pertemuam ini telah disepakati dan ditandatangani tentang adanya budget sharing antara provinsi riau dan kabupaten/kota. Dengan adanya budget sharing ini maka sistem yang digunakan diukur melalui 4 kuadran yakni, 20:80, 30:70, 60:40 dan 50:50
“Budget sharing ini juga dilakukan dengan 3 indikator yakni kemampuan APBD, Pendapatan perkapita dan Geografi kabupaten/kota,” Ujarnya.
Di seluruh Indonesia menurutnya, peserta JKN saat ini berjumlah kurang lebih 128 juta, Untuk divisi regional II sebanyak 7,2 juta dimana riau sendiri sudah mencapai 1,9 juta. Jumlah ini menurutnya sudah melampaui dari target yang telah ditetapkan pada peta jalan cakupan semesta. Untuk divisi regional II terdiri dari 4 Provinsi dengan 9 kantor cabang.
“Sebagai bentuk komitmen kita dalam meningkatkan pelayanan, kita juga akan kembali mendirikan 2 kantor cabang yaitu di Tembilahan dan Payakumbuh.” Tandasnya. (dro/rul/adv pemkab inhil)
KPK Tetapkan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai Tersangka
Foto: halloriau
Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menetapkan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengurusan alih fungsi lahan kelapa sawit di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
“Lewat ekspose yang dilakukan satgas dan pimpinan KPK disimpulkan bahwa kasus ini ditingkatkan ke tahap penyidikan, artinya KPK bisa tetapkan tersangka. Yang pertama adalah saudara AM (Annas Maamun) selaku Gubernur Riau,” ujar Ketua KPK Abraham Samad saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/9/2014).
Oleh lembaganya, terang Abraham, Annas Maamun yang merupakan politisi Partai Golkar ini disangkakan dengan Pasal 12 huruf a atau 12 huruf b atau pasal 11 Undang Undang Tindak Pidana Korupsi .
Sementara itu, KPK juga menetapkan pula seorang pengusaha kelapa sawit dan Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia di Provinsi Riau bernama Gulat Medali selaku pihak penyuap Annas.
“Tersangka kedua adalah GM (Gulat Medali) sebagai pemberi. Yang bersangkutan diduga melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi,” kata Abraham.
Untuk penahanan keduanya, KPK sudah menyiapkan Rutan yang berada di Guntur untuk ditempati oleh Annas Maamun. “Sedangkan tersangka GM akan ditahan di Rutan KPK,” pungkas Abraham.
Gubernur Riau Annas Maamun ditangkap KPK di Komplek Citra Gran, Cibubur, Jakarta Timur. Dalam penangkapan itu, KPK mengamankan 8 orang lainnya. Mereka di antaranaya adalah, ajudan, sopir, pengusaha, dan keluarga sang Gubernur. Selain itu, KPK juga mengamankan uang dalam bentuk dolar singapura dan rupiah.
Gubernur Riau Annas Maamun sebelumnya diduga terlibat dalam kasus pelecehan terhadap anak Soemardhi Thaher, WW, saat sedang berkunjung ke rumah Annas.
Badan Reserse dan Kriminal Polri saat ini masih mengusut kasus tersebut dengan memeriksa saksi. Saksi yang telah diperiksa adalah putri Soemardhi Thaher yang diduga mengalami pelecehan tersebut.
Sumber: liputan6.com
Wabup Inhil Buka Kegiatan Penyuluhan Terorisme
“Tajaan BKBPPM Provinsi Riau bekerjasama dengan Kesbangpol Inhil”
Wabup Inhil memberikan sambutan pada acara tajaan BKBPPM Provinsi Riau dan Kesbangpol Inhil
Tembilahan (detikriau.org) – Wakil Bupati Inhil, H Rosman Malomo membuka acara penyuluhan tentang pencegahan dan penanggulangan bahaya terorisme. Kegiatan tajaan BKBPPM Provinsi Riau bekerjasama dengan Kesbangpol Inhil yang dilaksanakan di ruang pertemuan salah satu Hotel di Tembilahan ini menghadirkan narasumber dari BKBPPM Riau, Kesbangpol Inhil, Dandim 0314 Inhil, Letkol Inf, FP Tarigan dan Wadirbinmas Polda Riau, AKBP Nanang Purnomo. kamis (4/9/2014)
Dalam sambutannya Wabup menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat penting dalam rangka menyelaraskan pemahaman dan wawasan guna mewujudkan persamaan persepsi dan gerak dalam menghadapi terorisme serta potensi konflik yang dapat membahayakan bangsa dan negara.
Menghadapi tantangan dan persaingan yang semakian ketat dalam era globalisasi dan perubahan yang cepat dan mendasar, bangsa Indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan dalam negeri yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, antara lain dalam bentuk gerakan separatisme, gerakan radikal kanan dan kiri, serta terorisme.
Keberadaan terorisme di Indonesia kata Wabup merupakan kejahatan bersifat lintas negara, terorganisir dan mempunyai jaringan luas yang mengancam perdamaian, keamanan daerah, nasional maupun internasional. Kondisi ini, sangat nyata dan serius membahayakan keamanan bangsa dan negara.
“Dengan kondisi tersebut, penanganan serius secara terpusat, terpadu dan terkoordinir dengan semua elemen masyarakat di semua lini haruslah dimulai sejak dini,” Ujar Wabup
Dalam kesempatan ini Wabup juga menyampaikan harapan agar Pemda dan seluruh komponen masyarakat untuk saling bahu-membahu secara sinergis dan berkesinambungan. Dengan demikian hal-hal negatif yang berpotensi muncul dapat dieliminasi bahkan hilang dari kehidupan sosial di masyarakat.
“Kata kuncinya adalah kolaborasi sinergis, baik dalam internal organisasi maupun sesama masyarakat, karena itu hal ini perlu kita bangun terus dengan peningkatan rasa kebersamaan dan kolaborasi lintas sektoral, agama, etnis, suku dan ras seperti yang selama ini sudah dilaksanakan, dengan demikian maka Riau dan Indragiri Hilir khususnya, akan menjadi daerah yang aman.” Tandas Wabup
Sementara itu menurut Panitia kegiatan, Kasubbid Pemantauan dan Analisis Potensi Konflik Badan Kesbangpollinmas Provinsi Riau, Frida menyatakan bahwa tujuan acara penyuluhan ini adalah untuk mempersiapkan masyarakat agar memahami masalah terorisme serta memiliki deteksi dini untuk mencegah bahaya terorisme mulai dari penangkalan, pencegahan, penanggulangan dan penanganan akibat yang ditimbulkan oleh aksi terorisme.
Kaban Kesbangpolinmas Provinsi Riau, Nizhamul melalui Kabid pemantauan masalah strategis dan fasilitasi penanganan konflik, Hermansyah sebagai pembicara menyatakan bahwa setakat ini untuk Provinsi Riau belum ditemukan adanya kelompok ISIS.
Namun menurutnya tidak menutup kemungkinan jaringan atau mantan-mantan teroris yang telah kembali kemasyarakat terpengaruh dan mempengaruhi masyarakat Provinsi Riau yang lainnya untuk mendukung ISIS.
“melalui kegiatan penyuluhan seperti ini kita berharap akan dapat melakukan pencegahan dini agar paham-paham radikal seperti itu tidak tumbuh dan berkembang dimasyarakat kita,” Tutupnya. (dro/adv pemkab Inhil)
Pertengahan Juli, KPUD Tentukan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil
Tembilahan (www.detikriau.org) – Pertengahan Juni 2013, tepatnya tanggal 17 – 19 Juni, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Indragiri Hiilr akan menetapkan nomor urut dan mengumumkan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 4 September 2013 mendatang.
Setelah melewati masa pendaftaran pada 20 – 26 Mei yang lalu, dari 4 pasang Bakal Calon yang sudah mendaftarkan diri, saat ini pihak KPUD sedang melakukan penelitian pemenuhan syarat calon peserta pemilukada yang dijadwalkan selama 21 hari kerja.” Hasil penelitian terhadap masing-masing syarat bakal calon peserta pemilukada Inhil akan kita sampaikan pada tanggal 18 -21 juni 2013 mendatang,” Ujar Anggota KPUD Inhil, Rukhiyat, Kamis (30/5)
Usai menyampaikan pemberitahuan, masing-masing balon akan diberikan waktu selama 4 hari kerja untuk melakukan perbaikan ataupun melengkapi persyaratan yang salah ataupun tidak mencukupi.
Kemudian pada tanggal 22 juni – 5 juli 2013 atau selama 14 hari kerja, KPUD akan melakukan penelitian ulang terhadap kelengkapan dan perbaikan persyaratan pasangan calon sekaligus hasil penelitian.
“Tanggal 28 juni – 7 juli-nya, masing-masing pasangan calon akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan pada rumah sakit pemerintah yang ditetapkan oleh KPUD mengacu pada rekomendasi IDI Provinsi Riau yang akan dilakukan oleh Tim Dokter Pemeriksa Khusus. Hasil pemeriksaan akan disampaikan oleh Tim Dokter tersebut kepada KPUD yang sesuai jadwal diagendakan pada tanggal 8 – 13 Juli 2013,” Tambah Rukhiyat sambil menyebutkan bahwa pada tanggal 14-16 Juli 2013, KPUD mengagendakan untuk mengumumkan pasangan calon yang memenuhi persyaratan.
Setelah semua prose situ dilalui, diagendakan terhitung dari tanggal 17 – 19 Juli 2013-nya, KPUD akan menetapkan, menentukan nomor urut dan mengumumkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Inhil peserta pemilukada Inhil 4 September 2013 mendatang. (dro)
Indra Muchlis Adnan Daftar Gubernur Riau Senin Mendatang
TEMBILAHAN (www.detikriau.org) – Bakal calon (Balon) Gubermur Riau, Dr H Indra Muchlis Adnan pastikan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Riau pada senin (27/5) pekan mendatang.
Indra mengaku sudah memiliki 22 partai pengusung, baik di parlemen maupun non parlemen. Prihal apa saja partai tersebut, Indra akan menyampaikan secara terbuka setelah semua tahapan rampung.
Pun demikian pula dengan wakilnya. Indra juga belum bersedia menyebutkan, namun menurutnya pigur tersebut mewakili semua konponen masyarakat Bumi Lancang Kuning. Apakah orang yang mendampinginya itu orang dari parpol atau non parpol, Bupati berjenggot itu juga masih merahasiakanya.
“Tunggu saja nanti, kami pasti sampaikan siapa pasangan saya,” ujar Bupati dua priode ini.
Mengenai basis masa Indra mengaku sudah menguasai hampir seluruh Riau dan telah membentuk tim yang solid. Dia sangat optimis mampu membawa Riau ke arah yang lebih baik. Karena menurutnya semua program itu sudah dia terapkan di Inhil. (dro/*1)